Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Gunungsitoli

Sertifikasi SKKNI bidang TIK di Kota Gunungsitoli dilaksanakan pada tanggal 7-14 Maret 2017 diikuti oleh 50 peserta, dihadiri oleh beberapa Pejabat SKPD Kab. Nias dan Staff Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum  (Prof. Dr Henri Sibiakto, SH, MH). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli (Sowa’a Laoli, SE, M.Si) di Aula Kantor Walikota Gunungsitoli. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan Persaingan dalam mendapatkan pekerjaan dewasa ini semakin ketat, yang disebabkan meningkatnya jumlah angkatan kerja yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Selain angkatan kerja dalam negeri juga ada angkatan kerja yang berasal dari luar negeri terutama dari negara-negara ASEAN, seiring dengan kesepakatan perdagangan bebas antar negara-negara anggota ASEAN sejak tahun 2016, atau yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pemberlakuan MEA tersebut secara tidak langsung menuntut peningkatan kompetensi atau kemampuan sumber daya manusia Indonesia. Bukan hanya arus perdagangan barang, tapi juga arus perdagangan tenaga kerja profesional (seperti dokter, pengacara, akuntan, teknisi/operator komputer, dll) menjadi terbuka antara negara-negara Asia Tenggara dengan pemberlakuan MEA.
Diharapkan kiranya ke-50 orang peserta yang lulus seleksi administrasi pada kesempatan ini dapat mengikuti pelatihan dan uji kompetensi SKKNI dengan sungguh-sungguh dan kita berharap semuanya bisa lulus. Lulus berarti mendapat pengakuan secara nasional yang ditandai dengan kepemilikan Sertifikat SKKNI Bidang TIK.
Kepada pihak BBPPKI Medan Kementerian Kominfo, Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya karena telah memberikan kesempatan bagi angkatan muda kerja di Kepulauan Nias dan memilih Kota Gunungsitoli sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini. Harapan kami, kiranya di masa mendatang BBPPKI Medan tetap dapat melihat Kota Gunungsitoli sebagai tempat yang potensial dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang serupa, untuk memberikan peluang bagi angkatan kerja muda yang jumlahnya setiap tahun bertambah seiring dengan kelulusan dari sekolah dan/atau perguruan tinggi.

Kajian Kesra Februari 2017

POLICY BRIEF
Bidang Kesra Bulan Februari 2017

KONDISI INFRASTRUKTUR DI SUMATERA UTARA

Oleh :
Tim Media Monitoring
Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan
Kementerian Komunikasi dan Informatika

RINGKASAN

Infrastruktur dapat didefinisikan sebagai layanan dan fasilitas yang diperlukan agar perekonomian dapat berfungsi dengan baik. Istilah ini umumnya merujuk pada hal infrastruktur teknis atau atau fisik yang mendukung jaringan struktur seperti fasilitas yang berupa jalan, kereta api, bandara, pelabuhan, kanal, waduk, jembatan dan hal lainnya yang dapat membantu kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi infrastruktur fisik di Sumatera Utara cukup menarik perhatian media pada pemberitaan surat kabar bulan Februari 2017 ini. Sumatera Utara dengan penduduk lebih dari 13 juta jiwa dan menyimpan kekayaan alam yang cukup besar baik itu hasil pertanian, perkebunan maupun pariwisatanya membutuhkan infrastruktur yang baik untuk pengembangan potensi perekonomian yang dimilikinya. Hal ini mulai terlihat dari proyek pembangunan jalan tol trans Sumatera sepanjang 2.800 km membentang dari Provinsi Aceh hingga Lampung. Pembangunan infrastruktur Tol Trans Sumatera diharapkan menjadi urat nadi perekonomian Pulau Sumatera di masa depan. Selain pemberitaan mengenai pembangunan Tol Trans Sumatera ini, surat kabar terbitan Februari 2017 juga banyak menyoroti mengenai kondisi infrastruktur jalan di berbagai wilayah kerja BBPPKI Medan yang kondisinya rusak bahkan cukup menganggu aktivitas warga.

Kajian Ekuin Februari 2017

POLICY BRIEF

Bidang Ekuin Bulan Februari 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

Oleh :

Tim Media Monitoring

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan

Kementerian Komunikasi dan Informatika

 

 

RINGKASAN

Berita bidang ekuin yang mendapat perhatian surat kabar terbitan bulan Februari 2017 ini adalah mengenai pertumbuhan ekonomi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sektor UMKM merupakan suatu potensi yang cukup besar di Indonesia termasuk di Provinsi Sumatera Utara, hal inilah yang mendorong  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dispirindag) Provinsi Sumatera Utara yang mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke pasar internasional. Upaya yang dilakukan adalah dengan memperluas pasar UMKM dengan cara mendorong para pelaku UMKM turut serta mengikuti pameran baik berskala nasional dan internasional. Sasaran utama tahun 2017 ini adalah peningkatan daya saing UKM dan pedagang kaki lima meliputi peningkatan pendapatan dan pemberian bantuan yang dibutuhkan. Sepanjang tahun 2017 ini di sumatera Utara akan diadakan sejumlah pameran produk ekspor untuk mendukung dan mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produknya. Untuk menyikapi kelemahan aktivitas perdagangan yang diakibatkan oleh krisis perekonomian global yang masih belum pulih, UMKM merupakan salah satu contoh usaha yang cukup dapat bertahan di tengah krisis perekonomian. Untuk itulah UMKM harus selalu didukung dan didorong maju untuk dapat terus bersaing di era perdagangan bebas saat ini. Sumatera Utara pada tahun 2017 ini akan melakukan pelatihan-pelatihan bagi UKM agar mampu meningkatkan kompetensi SDM di era perdagangan bebas MEA ini mulai dari penyusunan, pelaksanaan, implementasi, pelaksanaan audit internal dan mendapatkan sertifikat halal.

Kajian Polhukam Februari 2017

POLICY BRIEF
Bidang Polhukam Bulan Februari 2017

KINERJA APARATUR PEMERINTAH

Oleh :
Tim Media Monitoring
Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan
Kementerian Komunikasi dan Informatika

RINGKASAN

Pada bulan Februari 2017, analisis media yang dilakukan oleh BBPPKI Medan dalam bidang Polhukam adalah mengenai Kinerja Aparatur, karena dari Sembilan sub bidang Polhukam yang telah diresume beritanya dari media cetak maupun media online yang ada di wilayah kerja BBPPKI Medan, sub bidang Kinerja Aparatur adalah berita yang paling banyak diberitakan.Kinerja Aparatur menjadi perhatian media selama bulan Februari 2017, karena banyak keluhan masyarakat yang merasa kecewa atas kinerja aparatur pemerintah dalam melaksanakan tugas pelayanannya terhadap kepentingan publik dalam berbagai hal. Untuk melaksanakan pelayanan yang baik kepada masyarakat, pemerintah telah mengeluarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang menerangkan bahwa daerah adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul dan / atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk dapat mengemban amanat undang-undang penyelenggaraan pemerintahan daerah tersebut, maka pemerintah membutuhkan dukungan dari aparatur pemerintah yang Tangguh, Profesional, dan mampu berbuat untuk kemajuan daerahnya serta dapat bersaing secara global. Dengan demikian pemerintah daerah sebagai pelaksana amanat untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat harus memiliki kemampuan mengelola sumber daya manusia yang tersedia didaerahnya masing-masing.

Bimtek Literasi TIK Bagi Guru dan Siswa SMP

Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), bagi Guru sekolah dan siswa SMP dilaksanakan diruang Media Center BBPPKI Medan, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Febuari 2017. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam melaksanakan tugas disekolah. Kemajuan TIK harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan sebagai alat untuk mewujudkan bangsa yang cerdas dan maju. Bimtek Tanggal 17 Febuari 2017 dilaksanakan bagi guru sekolah dengan materi cara gampang membuat blog bagi guru dan siswa. Bimtek dibuka Kepala Bagian TU, Amal Hasyim, S. Sos. dalam sambutannya mengatakan, sekarang guru dituntut untuk banyak menulis tentang kegiatan atau kewajiban di sekolah, blog merupakan salah satu sarana bagi guru untuk mempraktekkan kemampuan menulis di era internet ini. Kemudian Kabid Program dan Evaluasi Abdul Rahman S.Sos, M.Si. menambahkan, internet dapat memberikan manfaat besar bagi pendidikan, meningkatkan pengetahuan, aspek kehidupan lainnya serta keberdayaan dalam meraih kualitas kehidupan yang lebih baik. Dengan meningkatnya penggunaan ponsel, telah merubah akses dan penggunaan media digital internet di kalangan remaja selalu tertarik untuk belajar hal-hal baru, namun tidak menyadari risiko yang dapat ditimbulkan. Undang-undang Informasidan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008 perangkat perateran yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik. “Mereka yang secara sengaja dan tanpa hak melakukan penyadapan atas informasi ,atau dokumen elektronik pada komputer atau alat elektronik milik orang lain akan dikenakan hukuman berupa penjara dan denda termasuk menyampaikan informasi yang tidak jelas”, ujarnya. Selanjutnya kegiatan ini dibimbing oleh narasumber Relawan TIK, Syurahbil degan materi pembuatan blog. Dari hasil bimtek literasi TIK ini diharapkan para guru dan siswa sudah bisa membuat blog. Karena dengan blog, kita dapat berbagi informasi atau pengetahuan di dunia maya, ujarnya. (martha)