Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK di Kabupaten Deli Serdang

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Deli Serdang menyelenggarakan Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK bagi Angkatan Kerja Muda pada 7-10 April 2017 di Kabupaten Deli Serdang. Bimtek dan sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK, baik lulusan SMK, D1, D2, dan D3 dalam memperoleh sertifikasi keahlian. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Deli Serdang yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Deli Serdang, Drs. Haris Binar Ginting pada acara pembukaan di Hotel Miyana Percut Sei Tuan.

Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan bahwa Bimtek dan sertifikasi SKKNI ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian tentang pentingnya kompetensi sebagai suatu standar yang harus dicapai di tempat kerja. Sertifikasi SKKNI merupakan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja bidang Kominfo sekaligus bukti kepemilikan kompetensi standar yang dapat dimanfaatkan dalam mencari pekerjaan. Di sisi lain sertifikasi SKKNI ini juga merupakan salah satu komponen tingkat daya saing bangsa dari empat negara ASEAN yaitu Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand.

Sebanyak 70 (tujuh puluh) peserta yang berasal dari wilayah Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai menjalani sertifikasi kompetensi berbasis SKKNI dengan bidang keahlian: Junior Network Administrator (21 orang), Junior Graphic Design (7 orang), Junior Computer Operator (37 orang) dan Junior Programmer (4 orang). Adapun tempat uji kompetensi adalah SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan dengan menggunakan fasilitas  Ruang Praktek Lab Jaringan dan Lab Software. Uji kompetensi/assessment dilaksanakan oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Komputer Jakarta.

Bupati Deli Serdang dalam hal ini diwakili oleh Kadis Kominfo Deli Serdang Bapak Drs. Haris Binar Ginting dalam sambutannya menyampaikan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara serius dan sungguh-sungguh dengan mengikuti seluruh tahapan Bimtek dan Sertifikasi karena kegiatan ini tentunya lebih menekankan pada pembentukan keterampilan/praktek yang kelak akan menjadi dasar keterampilan peserta dalam menguasai TIK sebagai modal untuk mendapatkan lapangan pekerjaan apalagi peserta tidak dipungut biaya. Diharapkan semua peserta dapat lulus dan mendapat pengakuan secara nasional yang ditandai dengan kepemilikan sertifikat SKKNI bidang TIK.

FGD Pengembangan Rencana Strategis Teknologi Informasi dan Komunikasi Kabupaten Tapanuli Tengah

Focus Group Discussion (FGD) proposal penelitian kajian pengembangan rencana strategis teknologi informasi dan komunikasi Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini bertujuan menyusun rencana strategis pengembangan layanan TIK (domain organisasi, aspek suprastruktur e-Government) di lingkungan pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah. FGD ini dihadiri langsung Kepala BBPPKI Medan Drs. Irbar Samekto M.Si sekaligus membuka kegiatan FGD, dan dihadiri narasumber Prof. Dr. Opim Salim Sitompul, Dr. Poltak Sihombing serta peneliti BBPPKI Medan, Kamis 6 April 201, di Aula BBPPKI Medan.
Kepala BBPPKI Medan Drs. Irbar Samekto M.Si mengatakan penyelenggaran Focus Group Discussion kajian pengembangan rencana strategis teknologi informasi dan komunikasi tersebut Pemerintah kabupaten tapanuli Tengah telah menerapkan TIK dalam menjalankan pemerintahannya, hal ini sudah dilaksanakan SKPD secara online yaitu penyelenggaraan e-Government. Meskipun telah menerapkan pemanfaatan TIK dalam pemerintah namun belum optimal karena belum memiliki perencanaan yang jelas dalam pengembangannya. Oleh karena itu diharapkan dari para narasumber dan peneliti untuk mengkajinya dan bermanfaat sehingga bisa menjadikan kebijakan kominfo dan bisa memberikan sumbangsih pada pemerintahan di kabupeten Tapanuli Tengah.
Penyaji Mutaqin menjelaskan pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah telah menerapkan TIK dalam menjalankan pemerintahannya, hal ini dapat dilihat dari penyelenggaraan e-Government pemerintah Tapanuli Tengah yang dipusatkan dalam portal dengan alamat situs tapteng. go.id. Pada portal tersebut layanan pemerintah dilakukan melalui SKPD dapat disampaikan secara online, dalam situs tersebut pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah menyediakan beragam informasi daerah, informasi layanan, alamat-alamat dan kontak penting, serta menyedikan tautan untuk terhubung dengan website lembaga-lembaga yang ada. Dengan demikian dapat dikatakan penerapan e-Government melalui situs tapteng.go.id bersifat informatif bagi masyarakat Tapanuli Tengah dan penelitian ini fokus pada kajian pengembangan rencana suprastruktur e- Government yang merupakan domain organisasi.
Dari hasil FGD narasumber Prof.DR. Opim Salim Sitompul dan DR. Poltak Sihombing menyimpulkan dalam Kepmen Kominfo No.57/Kep/ M.KOMINFO/12/2003 diyatakan, konsep pengembangan e-Government di setiap lembaga pemerintah sangat ditentukan oleh tugas pokok dan fungsi dari setiap lembaga, jenis informasi sumber daya, jenis layanan yang diberikan oleh masing- masing lembaga. Dalam pengembangan e-Government di kabupaten Tapanuli Tengah tentu renstra yang dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat, apakah sudah terintegrasi dengan kabupaten lainnya, apakah strukturnya sudah pas dalam hal ini perlu dilakukan studi kelayakan. Rencana strategis yang dihasilkan harus ada 3 (tiga) dimensi yaitu pemerintah, masyarakat, teknologi diharapkan dari penelitian ini dapat menjadi panduan dalam pengembangan layanan TIK di lingkungan pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah dan memberikan kemudahan dalam pelayanan masyarakat.

Perjanjian Kerjasama Dengan Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat

Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika (BBPPKI) Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo melakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat. Perjanjian Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Kepala Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika (BBPPKI) Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Drs. Irbar Samekto M.Si dengan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat Drs. Taruna Gulo, M.M.
Turut hadir dalam penandatanganan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bidang komunikasi dan informatika (kominfo) tersebut Kepala Bidang Publikasi dan Dokumentasi Drs.Arifuddini,M,Si, Kabid Program dan Evaluasi Abdul Rahman S.Sos, M.Si. Kasubbag Umum Drs Asril, Kasubid ProgramYusrizal, S.Kom Eng, Kasubid Dokumentasi Hukeria Harianja,SH, Kasubid Publikasi Idawati Pandia,S.Sos, Pranata Humas Dra.Marthalina Sitanggang, Rabu 5 April 2017 di Aula BBPPKI Medan.
Kepala Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika (BBPPKI) Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Drs. Irbar Samekto M.Si mengatakan dengan adanya perjanjian kerjasama pengembangan sumber daya manusia bidang komunikasi dan informatika merupakan peningkatan kompetensi bidang kominfo melalui pelatihan dan pendidikan berupa bimbingan teknis (bimtek) literasi bidang kominfo. Bimtek literasi Kominfo merupakan short course practice bertujuan meningkatkan keterampilan, kecakapan, dan sikap dibidang Kominfo dan Tekologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sesuai dengan tuntutan pekerjaan di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Barat.
Kerjasama ini merupakan tugas BBPPKI Medan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat Drs. Taruna Gulo, M.M mengatakan Keberadaan TIK telah banyak memberikan manfaat positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam meningkatkan berbagai kemudahan dalam menjalankan aktifitas di berbagai bidang kehidupan termasuk tugas-tugas di kantor. Dikantor Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat tingkat komptensi SDM masih rendah, oleh karena itu perlu dilakukan bimbingan teknis (bimtek) literasi bidang TIK bekerjasama dengan BBPPKI Medan. Melalui kerjasama bimtek TIK tersebut diharapkan TIK bisa diterapkan dalam pengembagan SDM dan membantu masyarakat dalam meningkatkan akses informasi di Kabupaten Nias Barat.

Kemkominfo Mempersiapkan Angkatan Kerja Muda Bidang TIK Bersertifikat SKKNI

Tarakan, 10/04/2017 – Guna mempersiapkan angkatan kerja muda yang memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerjasama Pemerintahan Kota Tarakan melaksanakan fasilitasi, bimbingan teknis dan sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Acara ini dibuka resmi oleh Walikota Tarakan Sofian Raga. Dalam pidato sambutan, beliau menyampaikan, bahwa kegiatan ini sangat penting bagi mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni mencakup pengetahuan, keterampilan, dan keahlian bidang TIK yang bersertifikasi SKKNI, khususnya bagi angkatan kerja muda, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pencarian lapangan pekerjaan. Walikota juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BBPPKI Medan yang telah melakukan kegiatan ini di Kota Tarakan. Lebih lanjut beliau mengharapkan kerjasama kegiatan ini terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang.

Selanjutnya sambutan Kepala Badan Litbang SDM Kominfo Basuki Yusuf Iskandar  yang dibacakan oleh Kepala BBPPKI Medan, Irbar Samekto menyatakan, Kemkominfo telah memberikan dukungan dan bantuan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, agar tersedia SDM bidang TIK secara merata di setiap daerah, karena merupakan implementasi program ‘Indonesia Kerja’ yang termaktub dalam Nawa Cita, yakni memperkuat daerah-daerah dan desa-desa di wilayah perbatasan atau wilayah terdepan untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Kegiatan ini juga akan membangun daya saing SDM bangsa secara progresif dalam kerjasama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), ketersediaan lapangan kerja dan kualitas tenaga kerja. Untuk itu Irbar Samekto menghimbau semua peserta dapat mengikuti dan memanfaatkan kegiatan ini dengan baik. Kegiatan ini tidak dipungut biaya.

Acara pembukaan kegiatan ini diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian laporan kegiatan disampaikan oleh Amal Hasyim, bahwa Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 10 s/d 13 April 2017 dan diikuti sebanyak 60 peserta, yang terdiri dari alumni SMK, D1, D2, D3 dan S1 Jurusan TIK, yang direkrut dari Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan dan Nunukan.

Rangkaian kegiatan selanjutnya melakukan pre-tes dan tes uji kemampuan kepada peserta dilaksanakan di SMKN 2 Tarakan yang dipandu oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Indonesia dari Surabaya.