Pelatihan Pengelolaan Konten Animasi

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Profesi Universitas Panca  Budi (UNPAB) Medan melaksanakan pelatihan pengelolaan konten animasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumatera Utara di Aula kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Rabu, 5 Desember 2018. Dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta/staf Dinas  Kominfo tentang pengelolaan konten website di masing-masing dinas, mendorong terjadinya   pertukaran informasi dan pengetahuan serta pengalaman dalam rangka peningkatan kapasitas   SDM bidang TIK.

Pelatihan pengelolaan konten informasi tersebut dihadiri Rektor UNPAB Medan yang diwakili oleh Heru Tony Hardjanto, SE, MM, Narasumber Dr. Syafruddin Pohan, M.Si, Ratna, SE, MS, Komda  Raharja, Yusrizal, S. Kom, M. Eng, Aditya, ST, dan peserta ASN Dinas Kominfo Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Paluta dan Kabupaten Labuhan Batu, Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut dimulai pada tanggal 05 s/d 07 Desember 2018 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan komunikasi media saat ini adalah era masyarakat berpengetahuan dan harus bersiap menyambut era revolusi industri 4.0, sehingga kedepan kita akan memasuki masyarakat informasi. Kominfo sudah melaksanakan pengembangan SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kegiatan sertifikasi di bidang TIK.

Lanjutnya kerangka desainnya adalah untuk membangun kebebasan berekspresi terutama jurnalistik dalam menjamin keterbukaan informasi, pendidikan berkualitas untuk semua, menghormati keanekaragaman budaya dan bahasa, akses universal terhadap informasi dan pengetahuan menuju masyarakat berpengetahuan. Dimana suatu kelompok masyarakat yang setiap anggota masyarakatnya ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan menguasai keterampilan dasar yang diperlukan dan mendapatkan akses terhadap informasi.

Laporan Ketua Pelaksana Kabid Pengembangan SDM Kominfo Medan, Abdul Rahman, S.Sos, M.Si menegaskan kegiatan  ini merupakan  wujud  upaya Balai Besar  Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan dalam meningkatkan kapasitas  SDM bidang komunikasi dan informatika khusunya pengelolaan konten website. Penyelenggaraan kegiatan ini juga merupakan awal dari upaya kerjasama yang akan dibangun antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan LPPro Universitas  Panca Budi Medan dan merupakan implementasi dari kerjasama antara lembaga yang telah terjalin dengan baik antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara.

Menghadirkan lima Nara Sumber yang  akan menyampaikan materi:

  1. DR. Syafruddin Pohan, M.SI dari Universitas Sumatera Utara (Tehnik  menulis dan  membuat  berita)
  1. Komda Raharjo, dari Politehnik Media Kreatif Medan (Tehnik Fotographi, Aplikasi Grafis Corel Draw/Photoshop, praktek Desain Infografis dan  video grafis)
  1. Aditya, ST, dari Politehnik Media Kreatif Medan (Tehnik Animasi, praktek  tehnik  animasi)
  1. Ratna SE, MS, dari BBPSDMP Kominfo Medan (Kajian Opini Publik dalam pemberitaan media)
  1. Yusrizal, S.Kom, M.Eng dari BBPSDMP Kominfo Medan  (Manajemen Konten  Website)

Pelatihan pengelolaan konten animasi dilaksanakan  dengan metode pelatihan  ceramah, diskusi dan praktek. Dengan  terlaksananya pelatihan tersebut diharapkan dapat  meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, dan sikap  peserta. Serta  meningkatkan  kualitas dan produktivitas  Lembaga Pengembangan SDM, Dinas Kominfo, meningkatkan  kinerja  dan pada  gilirannya  akan meningkatkan  daya  saing  SDM bidang   komunikasi  dan Informatika   kearah  lebih  baik.

Seminar Hasil Penelitian Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Tahun 2018

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar hasil penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2018, di Aula BBPSDMP Kominfo Medan, 29 November 2018. Tema “ Komunikasi dan Pemanfaatan Hasil  Penelitian dan Pengembangan Bidang Kominfo Menuju Revolusi Industri 4.0. Dengan tujuan untuk berbagi informasi tentang berbagai strategi meningkatkan kemampuan peneliti dan penerapan hasil-hasil penelitian dalam pembuatan kebijakan secara nasional  maupun daerah. Seminar  tersebut  dihadiri Dinas Kominfo Provsu, Badan Litbang Provsu, Dinas Kominfo Kota Medan, Badan Litbang Kota Medan, Balai Bahasa Sumatera Utara, Ketua LPPM: USU, UNIMED, UIN-SU, UMA, Univ. Panca Budi, UMSU, Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, fungsional Peneliti dengan narasumber: Prof. Dr. Suwardi Lubis, MS, Prof. Dr Yusnadi, MS, Dr Mhd. Furqan Amal, M.Comp.Sc dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kabid Pengembangan TIK, Dedi Irawan.

Kegiatan seminar  hasil penelitian dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si dalam  sambutannya  mengatakan, Badan  Antariksa Amerika Serikat, Nasa, pada Hari Selasa, 27 November 2018 lalu telah memperlihatkan betapa bangganya profesi peneliti, Nasa menyatakan, hari ini kami telah sukses mendarat kedelapan kalinya di Planet Mars dalam sejarah manusia. Insight (sejenis robot penjelajah), akan meneliti interior Mars dan akan memberi ilmu sains yang berharga saat kami mempersiapkan astronot ke bulan dan kemudian Mars, yang berjarak 481,6 juta kilometer dan akan menjadi rumah kedua penduduk bumi. Peryataan  tersebut  untuk memposisikan  betapa  peran  peneliti  amatlah  penting  manakalah hasil penelitian tersebut bermanfaat bagi lembaga/industri maupun masyarakat dan pemerintahpun mendukung dalam bentuk pengakuan serta anggaran penelitian yang lebih dari memadai.

Saat ini, seiring dengan penggunan teknologi 4-5 G, teknologi digital telah memasuki barbagai  sisi kehidupan manusia, dengan kondisi demikian memberikan kesempatan metamorposis profesi peneliti menjadi digital researcher/peneliti digital. Profesi peneliti digital merupakan adaptasi dan antisipasi ke masa depan dimana Indonesia saat ini telah memasuki pasar bebas dan hasil  riset dunia dengan mudah ada dihadapan kita. Peneliti digital ini diharapkan dapat menjawab  tantangan Presiden RI Bapak Joko Widodo, tentang pemanfaatan lembaga riset agar  menghasilkan outcome hasil penelitian yang bernilai inovasi pada bidang teknologi, maka untuk pencapaian  tujuan  tersebut dibutuhkan penguatan kompetensi peneliti bidang kominfo yang diharapkan dapat beradaptasi terhadap era disrupsi dan kehadiran revolusi industri 4.0.

Lanjutnya di Indonesia penggunaan penelitian sebagai dasar pembuatan kebijakan belum cukup membumi, meskipun peran serta peneliti dalam penyusunan peraturan perundang-undangan sebagai instrumen kebijakan telah dibuka melalui UU No 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan yang mengatur bahwa dalam penyusunan peraturan perundang-undangan juga harus melibatkan peneliti dan tenaga ahli. Namun permasalahannya saat ini  adalah relasi antara lembaga penelitian sebagai para pihak penyedia data dan hasil-hasil penelitian dengan pihak pengambil  kebijakan masih belum optimal. Penyebab utamanya adalah  kurangnya kualitas dan kuantitas penelitian yang relevan dengan prioritas kebijakan pemerintah, serta belum optimalnya akses pengambilan kebijakan terhadap hasil penelitian yang relevan.

Menghadirkan empat  penyaji yang  akan menyampaikan materi:

  1. Jarudo Damanik, S. Kom: Penggunaan TIK Serta Implikasinya Terhadap Aspek Sosial Budaya Masyarakat Rural dan Perbatasan (di wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan).
  2. Oktolina Simatupang, Sos, M.IKom: Suvei Pemetaaan SDM TIK dan Kehumasan pada ASN Provinsi.
  3. Muttaqin, ST, M.Eng: Rencana Induk Pengembangan TIK Kabupaten Nunukan.
  4. Ratna, SE, MS: Analisis Kebijakan Pembangunan Bidang Kesra, Ekuin dan Polhukam pada surat kabar terbitan Sumatera Utara.

Forum seminar diisi dengan pemaparan hasil studi oleh penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, sehingga menjadikan hasil-hasil penelitian sebagai masukan penyusunan dan penyempurnaan kebijakan. Melalui forum seminar ini hasilnya diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial budaya khususnya bidang kominfo.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Batam

Pemerintah Kota Batam sangat menyambut baik kegiatan Bimbingan Teknis sekaligus Fasilitasi sertifikasi SKKNI bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Pelatihan ini diharapkan akan menciptakan banyak entrepreneur/wirausaha yang bisa menumbuhkan ekonomi kreatif. Orang orang yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Orang-orang pintar bergabung saya yakin suatu saat Kota Batam mampu bersaing. Tak lupa beliau menyampaikan terima kasih kepada Kominfo yang sudah memberi kesempatan kedua pada anak muda Batam. Hal ini disampaikan oleh Walikota Batam dalam hal ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Batam, Pebrialin, SE, MSi dalam kegiatan pembukaan acara Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Batam. Acara pembukaan dilaksanakan di Nagoya Mansion Hotel & Residence hari Rabu 21 November 2018.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kota Batam adalah sebuah kawasan yang sangat strategis karena berada pada jalur perlintasan internasional sekaligus memiliki kedekatan dengan Negara Singapore dan Malaysia. Fakta lain tergambarkan bahwa kawasan ini masih didominasi pendatang,  termasuk di dalamnya pengisian tenaga kerja. Harus diakui bahwa penduduk Kota Batam kalah bersaing dengan SDM daerah lain dalam mengisi posisi lowongan kerja yang ada. Disamping itu pertumbuhan ekonomi Kepri masuk dalam urutan ke-33  dari 34 provinsi yang ada. Batam tidak mampu jadi lokomotif perekonomian. Ini belum pernah terjadi. Dan ini terjadi karena pergeseran pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, beliu berharap anak-anak peserta ini nantinya dapat menumbuhkan kembali pertumbuhan ekonomi ini, dan juga kegiatan Sertifikasi kompetensi SKKNI ini diharapkan nantinya dapat menjadi awal untuk meningkatkan daya saing bagi angkatan kerja yang ada saat ini. Momen itu sangat menarik karena saat ini pengenaan standar kompetensi merupakan sebuah keharusan menyusul disepakatinya beberapa konsensus, termasuk konsensus Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pemberlakukan MEA akan memunculkan sebuah kondisi terkait dengan bebasnya keluar masuk arus tenaga kerja dari seluruh Negara Asean, sehingga kompetensi dan keahlian tenaga kerja menjadi satu tolak ukur seseorang untuk mampu bersaing satu sama lain.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika , DR. Basuki Yusuf Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu implementasi program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam NawaCita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Kabadan mengatakan bahwa potensi Indonesia menjadi salah satu Negara dengan ekonomi terbesar di dunia seperti hasil riset yang dipublikasikan oleh McKinsley Global Institut menunjukan bahwa Negara ini akan menjadi sebuah Negara besar dengan berbagai potensi yang dimiliki. Kebutuhan tenaga kerja terampil sangat mendesak. Namun demikian, keberadaan angkatan kerja yang ada yang hanya didominasi SMA/SMK masih memiliki kekurangan terkait dengan kemampuan dan keterampilan bekerja yang dimiliki. Kondisi ini ditegaskan dalam peringkat daya saing Indonesia berdasarkan penelitian Institute Management Development (IMD) tahun 2017 yang mengatakan masih berada di bawah Singapore, Malaysia, Thailand dan Philipina yang notebene merupakan pesaing nyata Indonesia dalam kelompok Masyarakat Ekonomi Asean. Globalisasi dan liberalisasi perdagangan bebas antar Negara (MEA dan WTO) menimbulkan dampak ganda di satu sisi era ini membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi tenaga SDM professional Indonesia untuk bisa berkiprah secara global namun di sisi lain berdampak SDM asing juga mendapatkan kesempatan yang sama berkompetisi menempati posisi tenaga SDM professional lokal Indonesia. Integrasi global, berdampak pada semakin derasnya arus: 1. manusia, 2.  Barang dan jasa, 3.  modal dan investasi , 4. Informasi. Era sekarang apalagi di era industri 4.0 keunggulan ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan yang melekat pada Sumber Daya Manusia dan suatu masyarakat /komunitas peran kompetensi SDM menjadi sangat penting.

Atas dasar dan fakta tersebut, maka Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika RI berupaya meningkatkan kualitas dan kompetensi kerja masyarakat dengan menyusun Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 24 Tahun 2015 tentang pemberlakukan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Kominfo. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan tenaga kerja Indonesia bidang Kominfo yang kompeten dan professional serta memiliki daya saing nasional dan produktivitas. Seperti diketahui bahwa langkah ini dilakukan sebagai pelaksanaan mandat dari UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Upaya penyiapan Sumber Daya Manusia Indonesia yang berkualitas dalam menghadapi MEA dan persaingan global harus dilakukan secara sinergitas dan kontinuitas. Penyiapan program dan pengembangan SDM Kominfo bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota diharapkan dapat berjalan harmonis sehingga terwujud peningkatan pengembangan SDM bidang Kominfo  yang merata pada tiap daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini (21 November S/d 23 November 2018) diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kota Batam dan sekitarnya. Secara umum, pembukaan kegiatan Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Batam berlangsung lancar. Antusias semua pihak pada pelaksanaan kegiatan ini cukup besar. Kehadiran jajaran pimpinan dilingkungan Pemerintah Kota Batam, peserta yang antusias menjadi indikator yang dapat dinilai. Diharapkan kegiatan ini berjalan lancar hingga beberapa hari ke depan, termasuk dalam proses pengujian peserta yang akan dilaksanakan oleh Tim Assesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Telematika Jakarta.

Batam, 21 November 2018 (Ida)

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Pontianak

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 8 s/d 10 November 2018 melaksanakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Pontianak. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini bertempat di Hotel Grand Mahkota Pontianak dan diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kota Pontianak dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada 8 November 2018 dan dihadiri oleh Asisten III Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Marlina, MSi, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Plt. Kadis Kominfo Kota Pontianak, Drs. Alfian, MSi, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA dan dibuka secara resmi oleh oleh Asisten III Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Marlina, Msi. Dalam laporan Panitia, Abdul Rahman, S.Sos, M.Si selaku Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan fasilitasi sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto mengatakan bahwa dengan adanya Revolusi Industri 4.0 maka peluang pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar dan hal ini merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan terhadap peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Asisten III Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Marlina, M.Si dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo atas perhatian yang diberikan kepada pengembangan SDM bidang TIK di Provinsi Kalimantan Barat dan mengatakan bahwa perkembangan TIK dewasa ini semakin membuka banyak peluang bagi angkatan kerja muda untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK dibuka secara resmi dengan harapan sertifikasi ini dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kota Pontianak dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya, melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan  kerja muda di Kota Tarakan. Fasilitasi Sertifikasi SKKNI tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari Kota Tarakan dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu  Junior Network Administrator, Junior Web Programming, Desain Grafis Junior, Desainer Multi Media, Digital Imaging.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dimulai pada tanggal 24 s.d. 26 Oktober 2018 bertempat di Hotel Lotus Tarakan yang diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1 , D2, D3,  dan S1,  bidang TIK. Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Pembukaan dilaksanakan pada Hari Rabu, tanggal 24 Oktober 2018, yang dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.Si, Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Tarakan, Muhammad Haris, SH, M.Hum, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tarakan, Direktur LSP TIK Indonesia Surabaya, Ir.Edwin Suryosaptanto,BBA, MBA, Kepala SMK Negeri 2 Tarakan diwakili oleh Zulfikar, para perwakilan perguruan tinggi/institut/sekolah tinggi, para instruktur dan assesor.

Sambutan Kepala Badan Litbang SDM Kominfo yang disampaikan oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si  dalam sambutannya mengatakan, yang memicu peningkatan pengembangan SDM bidang kominfo/TIK dalam rangka  menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis pengetahuan. Pertama, persaingan  yang semakin  tinggi  di era globalisasi ditandai dengan inovasi dan strategi   baru dari tiap negara, institusi dan individu. Kedua, penguatan blog perdagangan antar kawasan, seperti kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ketiga trending revolusi industri 4.0, saat ini sudah terasa cenderung berkembang khususnya dalam menangani/menggunakan kecerdasan buatan (artifical intellegent), rekayasa genetika dan teknologi lainnya.

Lanjutnya teknologi pada revolusi industri 4.0 akan mengubah struktur ekonomi dunia secara mendasar, termasuk efeknya pada tenaga kerja dan masa depan pekerjaaan yang mengakibatkan ketidaksetaraan pendapatan. Kegiatan bimtek vokasional SKKNI di Kota Tarakan ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital, bersamaan dengan tiga momentum besar tersebut, sehingga angkatan kerja muda  yang merupakan bonus demografi dalam masa Indonesia emas akan memiliki jati diri  yang kuat serta lebih bermakna bagi masyarakat dan negara.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Walikota Tarakan dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Tarakan, Mohammad Haris, SH, M.Hum dalam sambutannya mengatakan, di era  globalisasi sekarang dengan semakin pesatnya perkembangan pembangunan yang  memanfaatkan teknologi informasi diperlukan sumber daya manusia yang mampu  bersaing dan menguasai TIK. Untuk memenuhi SDM tersebut angkatan muda yang  sekarang disebut kaum milenial yang akan mampu menjawab dan berperan dalam persaingan tersebut. Sejalan dengan program pemerintah Kota Tarakan yang membangun kota  dengan cerdas yaitu Smart City. Smart City yang dimaksud antara lain Smart Living, Smart Economy, Smart Government, Smart People, Smart Mobility.

Badan Litbang SDM Kemkominfo mengharapkan adanya sinergitas pelaksanaan program  pengembangan SDM Kominfo bersama-sama dengan pemerintah Kota Tarakan dalam  upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan dalam pengembangan SDM  bidang kominfo di setiap wilayah/daerah di Indonesia.

BBPSDMP KOMINFO MEDAN GELAR UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE – 90 TAHUN 2018

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Amal Hasyim, S.Sos. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (29/10/2018) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Dengan mengambil tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kerangka NKRI.

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pembacaan naskah Pancasila, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Ikrar Sumpah Pemuda, menyanyikan lagu wajib nasional Satu Nusa Satu Bangsa serta diakhiri dengan doa.

LOMBA PEMENTASAN MEDIA TRADISIONAL PERTUNJUKAN RAKYAT TAHUN 2018

Dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan Kelompok Media Tradisional di bidang  Komunikasi  dan Informasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menggelar Lomba Pementasan Media Tradisional Pertunjukan Rakyat  Tahun 2018 di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Selasa, 16 Oktober 2018. Dengan  mengangkat Tema “Media Tradisional Pertunjukan Rakyat Sumut Sadar Teknologi Informasi dan Memelihara Kearifan Lokal”.

Lomba pementasan media  tradisional pertunjukan rakyat tersebut dinilai oleh Dewan Juri yang terdiri dari Budayawan Sumut, Syawaluddin, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto M,Si; dan Kadis Budaya dan Pariwisata, Hidayati. Kegiatan juga dihadiri para  tokoh seni, pimpinan sanggar budaya, para peserta lomba dari kabupaten/kota se-provinsi Sumatera Utara dan para insan pers. Maksud dan tujuan digelarnya lomba tersebut adalah untuk mengembangkan media tradisional yang mampu bersinergi dengan media-media lain dalam upaya memperlancar arus informasi di Provinsi Sumtera Utara dan memilih kelompok pertunjukan rakyat terbaik dan berprestasi tingkat Provinsi  Sumatera Utara  tahun 2018.

Perlombaan tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Provsu, Drs. H. Mhd. Fitriyus, SH, MSP.  Dalam sambutannya Gubsu yang dibacakan oleh Kadis Kominfo Provsu menyampaikan, bahwa pemenang perlombaan ini akan mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam Festival Nasional Pertunjukan Rakyat pada tanggal 28-29 Oktober 2018 di Serpong Banten, Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) merupakan event tahunan yang rutin digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas). Gubsu juga menambahkan agar peserta lomba pementasan media tradisional pertunjukan rakyat perwakilan Sumatera Utara dapat meraih juara pertama pada Festival Nasional Pertunjukan Rakyat yang diselenggarakan di Serpong Banten nanti.

Peserta lomba ini diikuti 15 kelompok Media Tradisional Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yaitu 1. Kota Medan, 2. Kota Tebing Tinggi, 3. Binjai, 4. Kab. Deli Serdang, 3.Kab. Serdang Bedagai, 4.Kab. Langkat, 5. Kab. Karo, 6. Kab. Pakpak Barat, 7. Kota Padang Sidempuan, 8. Kota Tanjung Balai, 9. Kab. Paluta, 10. Kab. Asahan, 11. Kab. Labuhan Batu, 12, Kab. Humbahas, 13. Kab. Labuhan Batu Utara dan 15. Kab. Samosir. Kegiatan ini diharapkan  dapat menjadi fasilitator bagi pemerintah untuk menyampaikan program-program dan kebijakan terbaru dalam pemerintahan kepada masyarakat demi terwujudnya visi Provinsi Sumatera Utara maju, aman dan bermartabat.

Setelah dilakukan penilaian terhadap satu-persatu peserta lomba pementasan media tradisional pertunjukan rakyat Sumatera Utara, dewan juri akhirnya menetapkan 3 (tiga) Kelompok Pertunjukan Rakyat Tradisional sebagai pemenang yaitu juara I dari Kota Medan, Juara II Kabupaten Deli Serdang dan juara III Kabupaten Asahan, sementara pada juara harapan I dari Kabupaten Serdang Bedagai, juara  harapan II dari Kabupaten  Langkat dan juara harapan III dari Kabupaten Paluta.

SERTIFIKASI NASIONAL BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI BERBASIS SKKNI DI BANDA ACEH

Dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta mengimplimentasikan Permen Kominfo No. 24 tahun 2015 tentang pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai amanat UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh menyelenggarakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda pada tanggal 25 s/d 27 September 2018 di Kota Banda Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari bertempat di Hotel Mekkah Banda Aceh dan diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 25 September 2018 dan dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof. Dr. Henri Subiakto, MA, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Kadis Kominfo Kota Banda Aceh, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA dan dibuka secara resmi oleh oleh Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. Zainal Arifin. Dalam sambutannya Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo yang diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan, Ir. Arifin Saleh Lubis, MT mengatakan bahwa peluang pertumbuhan ekonomi terbuka lebar dengan adanya Revolusi Industri 4.0 yang merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. Zainal Arifin dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa perkembangan TIK membuka banyak peluang untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan dibuka secara resmi dengan harapan Fasilitasi Sertifikasi ini dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar mereka dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (Ratna)

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Pidie Provinsi Aceh

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie Provinsi Aceh dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya, melaksanakan Fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan  kerja muda di Kabupaten Pidie. Fasilitasi Sertifikasi SKKNI tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Pidie dan Kota Banda Aceh.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dimulai pada tanggal 30 Agustus s.d. 01 September 2018 yang diikuti oleh 54 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1 , D2, D3,  dan S1,  bidang TIK. Pembukaan dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 30 Agustus 2018 dihadiri oleh Bupati Kabupaten Pidie yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Kabupaten Pidie, Bapak Bahrul Walidi, Kepala BBPPSDMP Kominfo Medan yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Amal Hasyim, S.Sos, Direktur LSP TIK Indonesia Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, BBA, MBA, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Pidie diwakili oleh Bapak Muzakkir.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara  resmi oleh Bupati Pidie dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Kabupaten Pidie, Bapak Bahrul Walidi. Dalam sambutannya mengatakan, diselenggarakannya sertifikasi SKKNI  ini memberikan konstribusi besar dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang TIK khususnya bagi calon tenaga kerja muda yang handal dan siap pakai. Lebih lanjut Barul Walidi menjelaskan hal ini sejalan dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Tranmigrasi RI Nomor 5 Tahun 2012 tentang Sistem Standarisasi Kompentensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sebagai salah satu rumusan kemampuan para tenaga kerja yang mencakup aspek pengetahuan keterampilan dan keahlian dan kemampuan serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan perundang-undangan. Kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-sebaiknya dan diharapkan lulus memperoleh sertifikat Standarisasi Kompentensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Pencerahan/pembekalan yang disampaikan oleh Nara Sumber Yusrizal,  S. Kom, M. Eng tentang fungsi TIK dalam segala bentuk termasuk dalam bidang ekonomi. Nara sumber dari LSP TIK Indonesia, Ir. Edwin Suryosuptanto, BBA, MBA dalam  paparannya menjelaskan tentang pentingnya TIK  pada masa sekarang ini, kompentensi kerja merupakan spesifikasi yang terdiri dari sikap kerja (attitude) pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) maka kepada peserta  dapat meningkatkan tiga hal tersebut dalam mengelola SDM TIK sehingga impelementasinya dapat mendukung tata kelola TIK di Kabupaten Pidie.

BIMBINGAN TEKNIS DAN SERTIFIKASI BERBASIS SKKNI BIDANG TIK BAGI ANGKATAN KERJA MUDA DI KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA

Penggunaan internet di Indonesia semakin meningkat dari masa ke masa dan akan semakin meningkat pada masa yang akan datang. Pemerintah juga telah membangun berbagai infrastruktur pendukung aksesibilitas internet secara menyeluruh melalui proyek palapa ring, yakni proyek yang menghubungkan pulau – pulau besar di negeri ini dengan menggunakan fiber optik. Proses negara ini dalam industri digital akan semakin diperhitungkan dunia manakala Indonesia pada tahun 2030 akan menjadi the big five GDP Forecast In Purchasing Power Parity. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Henri Subiakto, SH, MA, staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bidang Hukum dalam acara Pembukaan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Asahan Sumatera Utara, Selasa 2 Oktober 2018.

Menurut Henri, secara kasatmata perkembangan ekonomi digital akan menjadi tren menarik bagi Indonesia dan dipastikan akan menjadi penopang utama perekonomian nasional saat ini dan masa mendatang. Saat ini sektor budaya sosial pantas menjadi perhatian kita semua agar perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang diselaraskan dengan ekonomi dan perkembangan digitalisasi pada seluruh sektor kehidupan dapat menjadi selaras. Perkembangan Artificial Intelligence yang tertanam dalam platform Internet Of Thing akan memberi dampak besar dalam berbagai kondisi termasuk pada pengembangan sumber daya manusia. Upaya untuk hadir dan menjadi bagian dari perkembangan dan penerapan revolusi industri 4.0 bagi semua kalangan, khususnya bagi angkatan kerja adalah dengan meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan kreativitas diri. Dengan kreativitas tinggi maka, melesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk didalamnya revolusi industri 4.0 akan menjadi peluang besar bagi siapapun baik dari sisi karir, sosial dan finansial.

Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi mengingatkan semua pihak untuk bersiap diri, ditengah hadirnya revolusi industri 4.0. Sebagaimana diketahui bahwa revolusi industri 4.0 akan mengedepankan penerapan Artificial Intelligence (AI) pada seluruh sistem dan kebutuhan manusia, termasuk didalamnya aplikasi robotic yang akan memberikan beberapa dampak bagi manusia, khususnya sumber daya manusianya. Ibarat kata, saat ini gerbong-gerbong industri teknologi tinggi sudah dibuka, dan akan kembali kepada diri kita sendiri, apakah kita akan menjadi bagian dari gerbong industri itu sendiri, atau hanya menjadi penonton dan tidak mendapatkan apa – apa, selain hanya sebagai user atau pengguna semata. Dengan bimbingan teknis dan uji kompetensi ini, diharapkan sinergisitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mengadvokasi kesiapan angkatan kerja menyongsong masifnya penerapan industri 4.0 akan menjadi lebih siap.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Asahan yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bapak Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, Msi mengatakan bahwa era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi secara global dipastikan juga akan menerpa Kabupaten Asahan. Secara birokrasi, Pemerintah Kabupaten Asahan harus siap dengan perkembangan apapun itu. Berbagai upaya telah dilakukan baik perbaikan infrastruktur, termasuk peningkatan sumber daya manusia. Upaya dan fasilitasi yang diberikan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam uji kompetensi ini akan menjadi tren sangat positif serta selaras dengan tujuan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah ini. Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 5/2012 tentang Sistem Standar Kompetensi Kerja Nasional telah dirumuskan tentang kemampuan standar angkatan kerja yang harus disepakati bersama. Untuk itu, kepada seluruh peserta yang merupakan angkatan kerja di Kabupaten Asahan ini untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, sehinga daya saing daerah ini akan didukung oleh sumber daya kompeten dan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan daerah ini terkait teknologi informasi dan komunikasi.

Secara umum, pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis SKKNI Bidang TIK di Kisaran, Kabupaten Asahan Sumatera Utara berjalan lancar. Acara yang diikuti 65 orang angkatan kerja bidang TIK dari berbagai kawasan di Kabupaten Asahan, beberapa pimpinan OPD Kabupaten Asahan, jajaran pimpinan dan asesor LSP Komputer Jakarta dan undangan dari berbagai pihak, diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat dan kreativitas semua pihak dalam menyongsong hadirnya berbagai teknologi informasi dan komunikasi yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi dalam menyonsong hadirnya ekonomi digital di negeri ini pada masa mendatang.