Asesmen Akreditasi Kelembagaan Litbang Oleh KNAPPP

Balai Besar Pengembagan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan dikunjungi oleh tim Asesmen dari Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP), Kamis 19-20 Maret 2018 di Aula Kantor BBPSDMP Kominfo Medan. Dengan  tujuan  untuk memperoleh  akreditasi  kelembagaan dan pengakuan  sebagai lembaga  Litbang yang profesional. Adapun Tim Asesor Asesmen Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) adalah sebagai  Ketua Tim OK Sofyan, Anggota Arsyad D. Koedadiri, Eka Nuryanto, Kasubdit PMPK leyla Nirsa, Ses. KNAPPP Asep P.Adiwikarta.

BBPSDMP Kominfo Medan adalah perubahan nomenklatur dari Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan  Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan  yang semula  adalah Balai Penelitian Pers dan Pendapat Umum (BP3U) dengan kesejarahan  panjang sejak tahun 1952. Melalui Pereturan Menteri Komunkasi dan Informatika nomor 19 tahun 2017 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo. BBPSDMP Kominfo Medan memiliki Cakupan wilayah  kerja antara lain Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara. Perubahan ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi  yang dilaksanakan oleh Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tugas BBPSDMP Kominfo Medan adalah melaksanakan  pengembangan sumber daya manusia dan penelitian dan pengembangan  bidang  komunikasi dan  informatika di wilayah kerja  dan daerah pebatasan. Ruang lingkup yang dimohonkan untuk diakreditasi dengan keberadaan dan kelengkapan sumber daya  litbang yang dimiliki  oleh BBPSDMP Kominfo Medan  yaitu 14.04- Teknik Sistem Informasi dan 34.04. Komunikasi  Media (media communication), dinyatakan dengan Pedoman KNAPPP 03: 2017.

BBPSDMP Kominfo Medan memiliki  perangkat kelengkapan sebagai Pranata Litbang  selaras  dengan  ruang lingkup  yang dimohonkan. SDM  fungsional  peneliti  madya (3 orang), peneliti  muda (4 orang), peneliti pertama (3 orang), non kelas (0 orang) di dukung  dengan  pustaka dan galeri 1 (satu). Publikasi  yang dimiliki  oleh BBPSDMP Kominfo Medan adalah  Jurnal TIK, Jurnal PIKOM (OJS) dan majalah Warta Litkayasa. Keseluruhan sistem manejemen mutu kelitbangan yang dituangkan  dalam klausul-klausul untuk unsur yang diperiksa telah dinilai berdasarkan persyaratan Pedoman KNAPPP 02: 2017. Ringkasan  dari pengamatan yang dijumpai/ diamati selama  kunjungan asesmen yang sangat penting, positif  maupun negatif, terkait dengan penerapan dan keefektifan sistim prosedur yang berlaku di Pranata Litbang :

        1. Penting
          • Pentingnya peningkatan keserempakan kegiatan dalam perubahan nomenklatur dari BBPPKI menjadi BBPSDMP Kominfo dengan munculnya bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dan sasaran yang telah ditetapkan pranata litbang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
        1. Positif
          • Hasil penelitian BBPSDMP Kominfo Medan telah digunakan sebagai dasar pengambil keputusan pembuatan kebijakan atupun praktek-praktek pembangunan  komunikasi dan informasi di lapangan dalam mendukung pencapaian kedaulatan  nasional (smart province, Renstra TIK).
          • BPSDMP Kominfo Medan ditunjuk sebagai tim seleksi dalam merekrut karyawan dari stakeholder di daearah (pemprov, pemkab/kota, swasta) dalam upaya menanggulangi   kekurangan  tenaga-tenaga ahli bidang TIK.
          • BBPSDMP Kominfo Medan telah menempatkan komunikasi dan informatika  sebagai komoditas superior, dicitrakan sebagai indikator kemajuan daerah secara manajerial  pemerintahan  yang dianggap baik.
          • BBPSDMP Kominfo Medan aktif menginformasikan dan meneruskan pengetahuan  ke masyarakat terkait manfaat komunikasi dan informatika dan problematikanya  yang dilaksanakan secara intensif melalui pelatihan TIK (internet sehat) kepada ibu- ibu dan generasi muda.
          • BBPSDMP Kominfo Medan secara regular  melakukan  sertifikasi  tenaga kerja bidang TIK sesuai dengan standar  Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
        1. Negatif
          • Jenjang fungsional peneliti  antara peneliti  madya ke atas (peneliti utama) belum seimbang.
          • Sebagian besar peneliti (6 dari 10 peneliti) didayagunakan pada kegiatan administrasi

BBPSDMP Kominfo Medan untuk memperoleh akreditasi kelembagaan dan pengakuan  sebagai lembaga  Litbang yang profesional diharapkan perlu:

        1. Peningkatan koordinasi dan sinkronisasi program  maupun kegiatan  dengan Dinas Kominfo Provinsi dan kabupaten/kota di wilayah kerja serta pihk-pihak terkait  dalam membangun  Lembaga sertifikasi Profesi TIK di daeah-daerah.
        2. BBPSDMP Kominfo Medan terus mengupayakan inovasi teknologi komuikasi dan informatika yang berkelanjutan guna merevitalisasi potensi daerah dan meminimalisir kesenjangan  teknologi komunikasi dan infomatika di daerah.
        3. Mendorong publikasi ilmiah dari hasil–hasil riset.
        4. Mengawal penerbitan jurnal TIK dan PIKOM agar akreditasinya  tetap terpelihara.
        5. BBPSDMP Kominfo Medan tetap mendorong  kreativitas  para peneliti untuk melakukan  secara mandiri dan paralel kebijakan penelitian instruktif.(marta)

Ujian Kompetensi Dengan Sistem CAT Di Lingkungan Kemkominfo

Biro Kepegawaian dan Organisasi Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan ujian kompetensi dengan system kompetensi Computer  Assited  Test (CAT) bagi Jabatan Pelaksana dan Fungsional di Lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tanggal 27 – 29 Maret 2018, di Gedung Pusat TIK  Nasional, Jalan  Kertamukti  Nomor 10 Ciputat  Tangerang Selatan.

Ujian  kompetensi dengan system kompetensi Computer  Assited  Test dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi dalam hal ini diwakili Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan, Bapak Isnaldi, mengatakan sesuai  dengan Undang- Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) No 5 Tahun 2014, diperlukan Sumber Daya Manusia ASN yang  profesional. Untuk menghasilkan ASN yang profesional perlu dilaksanakan ujian kompetensi dengan sistem CAT bagi Jabatan Pelaksana dan Fungsional di Lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang objektif, transparan dan akuntabel. Peserta yang mengikuti ujian kompetensi dengan sistem Computer Assited  Test (CAT) sebanyak 577 peserta dari  unit kerja Ditjen PPI, Ditjen APTIKA, Itjen, Badan Litbang SDM , Setjen, Ditjen IKP.

Lanjutnya, materi yang diujikan kompetensi Umum 30% yaitu UU ASN, Good Government Governance, Reformasi Birokrasi, Tata Naskah Dinas Elektronik, Kode Etik Pelayanan Publik, Kompetensi Manajerial dan Wawasan  Kebangsaan. Kompetensi  dasar 20%,  yaitu bahasa Inggris umum. Kompetensi Inti 50%, yaitu Renstra, SOTK (Permen Kominfo 01 Tahun 2016), Manajemen Informatika (UU ITE,  UU KIP, dan tren teknologi terkini). Jumlah  soal yang diujikan sebanyak 100 soal yang  harus dikerjakan dalam waktu  90 menit.

Penjelasan mengenai prosedur pelaksanaan ujian  kompetensi dengan sistem kompetensi Computer  Assited  Test (CAT) dibimbing oleh Ibu Dewi Sartika dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ujian  kompetensi dengan sistem kompetensi Computer Assited  Test (CAT)  CAT bagi  Jabatan Pelaksana dan Fungsional di Lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika hasil yang diperoleh, dapat diketahui secara langsung tanpa perlu menunggu lama nilai hasil ujian akan langsung keluar setelah selesai mengikuti ujian.(marta)

Kuliah Umum Antisipasi Konten Hoax di Media Sosial

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan bekerjasama  dengan pogram Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumateta Utara, menyelenggarakan kuliah umum antisipasi konten Hoax di media Sosial, pada Senin 19 Maret 2018, di Aula Kantor Balai Besar Pengembangan  SDM Komunikasi dan Informatika Medan Jalan Tombak No. 31 Medan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UINSU, Prof. DR. Ahmad Qorib, MA, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UINSU DR. Hasan Sazali,MA dan mahasiswa-mahasiswi UINSU.

Sambutan sekaligus membuka acara secara resmi Kepala BBPSDM Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutanya mengatakan   kegiatan   diselenggarakannya   kuliah  umum  menindaklanjuti  kerjasama BBPSDMP Kominfo Medan  dengan Fakultas Ilmu Sosial UINSU dalam memperkuat ilmu pendidikan dan profesi keguruan. Dengan menghadirkan  nara sumber Prof. DR. H. Hendry Subiakto, Staf Ahli Menkominfo RI, Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga.

Dalam  paparannya nara sumber Prof. DR. H. Hendry Subiakto, menjelaskan pengertian Hoax dan dampaknya bagi masyarakat. Hoax adalah pesan yang dibuat  tujuannya  mengelabui  dengan cara  memasulkan  fakta. Ciri-cirinya Hoax yaitu menciptakan  kecemasan, kebencihan, permusuhan, juga pemujaan berlebihan, sumber medianya tidak jelas, tidak ada  yang bisa dipertanggungjawabkan atau klarifikasi kebenaran pesan itu.

Dampak maraknya Hoax dan Hate Speech menyebabkan terjadinya cara berpikir dan opini  yang salah karena teracuni informasi yang  masuk. Masyarakat menjadi tidak percaya dengan aparat dan pemerintah, masyarakat  jadi  saling  curiga, terjadi pengelompokan dan radikalisme dimana hal ini akan menimbulkan rawan terjadinya eskalasi konflik dan kerusuhan  atau hate crime, yang dapat merusak demokrasi, memecahkan NKRI dan menjelekkan agama.

Kulish umun diakhiri dengan penyerahan cenderamata disampaikan oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UINSU DR. Hasan Sazali, MA dan Bapak Dekan Dekan Fakultas Ilmu Sosial UINSU, Prof. DR. Ahmad Qorib, MA kepada Staf Ahli Menkominfo RI, Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga Prof. DR. H. Hendry Subiakto. (marta)

Kunjungan BBPSDMP Kominfo Medan ke Universitas Telkom Bandung

Demi mewujudkan visi Indonesia menjadi negara maju di tahun 2025, Universitas Telkom Bandung  turut berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional terutama di bidang TIK. Hal ini sejalan dengan tugas dan fungsi  Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo (BBPSDMP) Medan yaitu melaksanakan pengembangan sumber daya manusia dan penelitian di bidang komunikasi dan informatika di wilayah kerja dan daerah perbatasan. Sinergi ini dimanfaatkan oleh jajaran BBPSDMP Kominfo Medan dengan mengajak mitra kerja seperti Kepala Dinas Kominfo Kab. Nunukan, Kepala Dinas Kominfo Kab.Labuhan Batu, Kepala Dinas Kominfo Kota Sibolga dan Kepala Dinas Kominfo Kab.Paser  untuk mengunjungi Universitas Telkom Bandung pada tanggal 16 Maret 2018.

Salah satu institusi yang dikunjungi dalam lawatan ke kompleks Kampus Universitas Telkom tersebut adalah Bandung Techno Park. Direktur Bandung Tecno Park, Dr. Adi Wijaya dalam sambutannya mengatakan  Bandung Tecno Park hadir dengan membawa misi untuk berkontribusi kepada bangsa Indonesia dan masyarakat dunia dengan menghasilkan lulusan start up yang memiliki wawasan internasional dan memiliki kemampuan berkompetisi secara global.

Institusi lainnya yang dikunjungi adalah Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitas Telkom. Wakil Dekan I FKB DR. Roro Woelan turut hadir dan berbicara mewakili civitas dalam menerima kunjungan tersebut. Dalam sambutannya, beliau meyampaikan misi Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitas Telkom yaitu mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu komunikasi dan bisnis berbasis teknologi informasi serta memanfaatkan  karya cipta unggul dalam bidang ilmu komunikasi dan bisnis untuk kesejahteraan dan  kemajuan  peradaban  bangsa. Lebih khusus institusi ini bertujuan  menghasilkan karya  cipta  dan  inovasi   yang bermanfaat   dalam peningkatan  kualitas  hidup masyarakat.

BBPSDMP Kominfo Medan melanjutkan kunjungan ke Bandung Digital Valley yang merupakan tempat bagi institusi, UKM maupun bisnis startup melakukan pengembangan produk mereka. Bisnis startup di Kota Bandung saat ini mulai bermunculan. Ciri khas bisnis ini adalah pemanfaatan kemajuan teknologi, khusunya teknologi informasi. Bandung Digital Valley (BDV) dihadirkan sebagai wadah tempat berkumpulnya startup, berkolaborasi dan menghasilkan inovasi dalam pengembangan bisnis mereka. BDV berada di bawah naungan dari PT. Telkom Indonesia, Tbk., dan mulai aktif sebagai pusat inkubasi bisnis yang memanfaatkan TIK sekitar 2012 lalu. Pada kesempatan tersebut Ibu Sendi memaparkan sekilas Divisi Digital Service, bagian dari PT. Telkom Indonesia, Tbk. yang mendapat tugas mengurus keberadaan BDV. Bagi startup yang ingin bergabung dengan BDV cukup membuka website www.indigo.co.id dan mendaftarkan startupnya, kemudian dapat langsung mencurahkan ide kreatif dan konsep yang ingin dijalankan. Pegawai BBPSDMP Kominfo Medan beserta rombongan sangat antusias dan aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab serta dalam mengeksplorasi laboratorium dan perpustakaan di BDV.(marta)

Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian /Lembaga dan Pembinaan Kepegawaian

Balai Besar Pengembagan SDM dan Penelitian Kominfo (BBPSDMP) Kominfo menyelenggarakan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) BBPSDMP  Kominfo Medan Tahun 2019 dan Pembinaan Kepegawaian, di Aula  Hotel Grand Pacific  di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 15 Maret 2018. Acara ini diselenggarakan dengan tema “ Membangun Sinergitas dan Kerjasama  Menuju ASN yang  Ikhlas dan Profesional “.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, pejabat, para peneliti, dan staf di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, dan dibuka oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan bahwa BBPSDMP Kominfo Medan merupakan bagian  strategis di daerah dalam pengembangan SDM dan penelitian bidang Kominfo. Pelaksanaan agenda ini di Bandung juga ditujukan untuk belajar kepada Universitas  Telkom Bandung yang melakukan riset di bidang TIK dan pengembangan SDM strategis bidang Kominfo. BBPSDMP Kominfo Medan sebagai bagian dari Organisasi yang lebih besar, yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika, saat ini memang memiliki fokus yang lebih besar ke arah pengembangan SDM TIK. “Kedepan perlu dilakukan perubahan infrastruktur, perubahan SDM, penyediaan nara sumber, widiaswara dan kita perlu melaksanakan TOT’, ujar Irbar.

Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, MSi., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan rencana kerja anggaran Kementerian Lembaga (RKAKL)  BBPSDMP  Kominfo Tahun 2019 dan pembinaan kepegawaian kali ini dilaksanakan sekaligus untuk mempersiapkan proses akreditasi lembaga litbang yang dilakukan oleh Kemenristekdikti. BBPSDMP Kominfo Medan harus harus menyiapkan program kegiatan kelitbangan melalui RKAKL sekaligus melengkapi dokumentasi berkas  manajemen pengelolaannya sesuai dengan persyaratan  yang diatur dalam KNAPPP No 2: 2017.

Melanjutkan pemaparan dari Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan, manajer Mutu sekaligus Kabag Tata Usaha, Amal Hasyim, S.Sos memimpin pembahasan penyempurnaan dokumen KNAPPP BBPSDMP Kominfo Medan. Dalam agenda persiapan menghadapi penilaian oleh tim KNAPPP yang akan diselenggarakan pada 19-21 Maret 2018 ini, berhasil dilakukan beberapa penyempurnaan terkait standar dokumen manajemen resiko, SOP penelitian, kode etik dan lain-lain. (marta)

Konsiyering Pengembangan SDM Kominfo

Saat ini, fokus pembangunan sektor komunikasi dan informatika adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo (BBPSDMP) Medan menyelenggarakan kosinyering pengembangan  SDM Kominfo pada Jumat, 16 Maret 2018 di  Aula  Hotel Grand Pacific  di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, pejabat dan staf di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, Relawan TIK Bandung, Dr. Hendri Subiakto, Kepala BPPTIK Kominfo Cikarang Dr. Nusirwan, S.Ag, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Kab.Nunukan, Kepala Dinas Kominfo Paser, Kepala Dinas Kota Sibolga, Kepala Dinas Kabupaten Labuhan Batu.

Kepala BPPTIK Kominfo Cikarang Dr. Nusirwan, S.Ag, M.Si dalam paparannya mengenai pelatihan teknis bidang TIK pada Aparatur Sipil Negara (ASN) mengatakan  SDM merupakan  salah satu elemen penting dalam e-Government disamping telekomunikasi, infastruktur dan online service. Pengembangan kapasitas SDM bidang TIK merupakan salah  satu starategi  yang perlu dilaksanakan untuk mencapai  tujuan strategis e-Government  dan  merupakan  salah satu hak PNS, khususnya yang bidang tugasnya di bidang TIK. Hal ini juga berkenaan dengan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), yang menyebutkan bahwa pelatihan teknis diselenggarakan oleh lembaga pelatihan yang terakreditasi. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi teknis bidang TIK bagi ASN dan mendukung implementasi e-Government di Indonesia.

Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Kabupaten Bandung, Latif, pada kesempatan konsinyering tersebut mengatakan pihaknya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan media sosial sebagai wadah citizen journalism, termasuk melakukan aktivitas literasi TIK untuk menyebarkan informasi di sekitar mereka disertai dengan foto dan keterangannya. Informasi itu bisa diposting di Facebook, Instagram, Twitter, dan berbagai media sosial lainnya. Relawan TIK Bandung  bekerja sama dengan pemerintah daerah juga menggelar Bandung Barat Digital Festival. Kegiatan ini mengundang para pelajar, mahasiswa, santri serta menghadirkan para pakar di bidang informasi dan teknologi serta Relawan TIK untuk terus mengampanyekan penggunan internet secara sehat.

Kegiatan konsiyering SDM kominfo ditutup oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Hasil konsiyering tersebut diharapkan dapat  meningkatkan sinergitas dalam  pengembangan program SDM Kominfo dan memiliki semangat untuk maju dan berkontribusi bagi bangsa dan negara. Forum konsiyering disambut antusias oleh para peserta dengan menyampaikan usulan-usulan terkait program yang sudah dianggarkan di satker daerahnya. (marta)