Penyusunan Modul Pelatihan e-Jurnalistik

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Komunikasi dan Informatika Medan pada tanggal 24 Mei 2018 melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Modul Pelatihan e-Jurnalistik bertempat di Aula BBPSDMP Kominfo Medan.  Diskusi ini diikuti staf Bidang Pengembangan SDM Kominfo Medan dan Perwakilan dari Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara. Narasuber berasal dari tiga institusi yaitu Dr. Hasan Sazali, MA ketua Program studi Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara, Komda Suharja Dosen Politeknik Negeri Media Kreatif Medan, serta Juraidi dan Akung dari LKBN Antara Biro Medan.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam arahan pembukaan diskusi menyampaikan bahwa penyusunan modul pelatihan e-Jurnalistik ini sangat penting karena dapat digunakan sebagai acuan pembelajaran bagi para penulis berita/ jurnalis di lingkungan pemerintah daerah khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika dalam upaya meningkatkan kompetensi pengelolaan media publikasi khususnya media online.

Hasan Sazali, dalam paparannya menyampaikan bahwa keberadaan media online khususnya website di pemerintahan daerah seyogianya dapat berperan dalam pembangunan daerah melalui publikasi konten yang mampu mendorong peningkatan aspek pembangunan seperti ekonomi, pendidikan, pertanian, politik dan sosial budaya. Oleh karena itu, penguasaan terhadap kompetensi jurnalis merupakan persyaratan wajib dan harus dimiliki oleh para petugas pembuat berita, diantaranya kemampuan dalam menghadirkan konten yang menarik, terbaru dan berimbang serta mampu menarik minat pembaca sebagaimana yang disampaikan oleh Juraidi dan Akung dari LKBN Antara Biro Medan.

Dasi sisi desain dan layout pemberitaan di media online, Komda Saharja dari Politeknik Negeri Media Kreatif mengatakan bahwa aspek multimedia seperti foto dan video merupakan elemen pendukung utama menariknya sebuah konten, sehingga penguasaaan terhadap kedua bidang ilmu tersebut menjadi penting.

Diskusi yang berjalan cukup dinamis tersebut diisi dengan tanya jawab oleh para peserta kegiatan, dan diakhir sesi diskusi, Abdurrahman Harahap, S.Sos, M.Si, yang bertugas menjadi moderator merumuskan  beberapa hal diantanya seorang jurnalis harus mampu membuat berita yang sifatya membangun, akurat, aktual dan menggunakan bahasa kekinian, serta mampu menarik minat khalayak. Selain itu, seorang jurnalis juga harus menguasai beberapa bidang keilmuan desain grafis, seperti typografi, ilustrasi, layout dan komposisi warna.

Coaching Survei Penggunaan TIK

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Komunikasi dan Informatika Medan pada tanggal 23 Mei 2018 melaksanakan pelatihan pengisian kuesioner  (coaching) survei penggunaan TIK serta  implikasinya terhadap aspek sosial budaya masyarakat tahun 2018 bertempat di Aula BBPSDMP Kominfo Medan.

Coaching ini dihadiri Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto Msi, Kabid Penelitian Kominfo Budiman S.Sos, Tim Leader penelitian survei indikator TIK dari Puslitbang Aptika dan IKP Jakarta Hariati, Iin Indah Maharani, para fungsional peneliti,  dan Litkayasa dilingkungan BBPSDMP Kominfo  Medan.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam arahan pembukaan coaching menyampaikan dalam pelatihan pengisian kuesioner  survei penggunaan TIK penting dipelajari dan mengenai masalah keseluruhan teknis agar dapat mengerti. Cobalah untuk meminilisir kesalahan-kesalahan pada saat pengumpulan data  berlangsung dilapangan.

Hariati, dalam paparannya menyampaikan tujuan dilaksanakan pelatihan pengisian kuesioner (coaching) survei penggunaan TIK merupakan sebagai bahan untuk turun kelapangan pengumpulan data, tadinya indikator TIK untuk rumah tangga sekarang  untuk pengguna TIK dan pengaruhnya terhadap sosial budaya.

Lanjutnya hal-hal yang ingin ditekankan adalah integritas dilapangan, karena para pengumpul data banyak melakukan kecurangan dalam pengumpulan data. Oleh kerena itu para pengumpul data sebelum kelapangan buat surat pernyataan  bermaterai 6000, yang menyatakan dalam data  yang diambil benar-benar asli dan bukan hasil rekayasa. Coaching  survei penggunaan TIK tersebut berjalan cukup dinamis diisi dengan tanya jawab  yang sangat antusias oleh para fungsional peneliti dan Litkayasa.

BBPSDMP KOMINFO MEDAN GELAR UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 110 TAHUN 2018

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan  Drs. Irbar Samekto, M.Si memimpin upacara bendera memperingati  Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018. Upacara digelar di halaman kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (21/5/2018). Dihadiri Pejabat  Eselon III, Eselon IV, Fungsional Peneliti, Litkayasa, Pranata Humas serta diikuti karyawan di lingkunggan BBPSDMP Kominfo Medan. Dengan mengambil Tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Di Era Digital” Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan  Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya Menkominfo menyampaikan, “Ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan, lebih dari seabad lalu, kita nyaris tak punya apa-apa, kita hanya memliki semangat. Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen telah cukup, asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama, kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi Menkominfo menegaskan, butir ke lima dari nawacita kabinet presiden Joko Widodo dan wakil presiden Jusuf Kalla berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Pada awal tahun ini, visi tersebut mendapat penekanan lebih melalui amanat presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pada tahun-tahun sebelumnya. Melalui pembangunan manusia  yang terampil dan terdidik, pemerintah  ingin meningkatkan daya  saing ekonomi dan secara  simultan meningkatkan  kapasaitas sumber daya  manusianya.

Selain itu, Menkominfo menyampaikan, Dalam peringatan Hari Kebangkitan nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan  diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas  diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri. Pengemabangan kapasitas sumber daya  manusia  juga harus diletakan dalam konteks  pemerataan  dalam pengertian kewilayaan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan.

Upacara Hari Kebangkitan Nasional berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, Pembacaan Panca  Prasetya Korpri, menyanyikan dua lagu wajib nasional “Padamu Negeri” dan “Satu Nusa Satu Bangsa” serta diakhiri  dengan doa.

KETERSEDIAAN BAHAN POKOK MENJELANG RAMADHAN DAN IDUL FITRI 1439 H

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan coffee morning di Aula Transparansi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, Rabu, 9 Mei 2018. Dengan mengangkat tema “Ketersediaan dan Kestabilan Harga 9 (Sembilan) Bahan Pokok di Provinsi Sumatera Utara”.

Turut hadir  di kegiatan coffee morning Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. Mhd. Fitriyus, SH, MSP, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Abdul Aziz, S. Sos, M.AP, narasumber Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Misbah, Asisten Perum Bulog Divre Sumut, Brayunsyah, SKPD Provsu serta para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dinas Kominfo Provsu.

Kegiatan coffee morning tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. Mhd. Fitriyus, SH, MSP. Dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghimbau kepada Masyarakat Sumatera Utara untuk tidak khawatir dalam menghadapi  Bulan Suci Ramadhan maupun Idul Fitri 1439 H, dalam ketersediaan bahan dan kestabilan harga pokok pangan. Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri kebutuhan pangan meningkat, yang berpotensi terjadinya lonjakan harga bahan pangan, ujar Kepala Dinas Kominfo Provsu.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Misbah, selaku narasumber mengatakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumut tetap melakukan monitoring harga bahan pokok setiap harinya dengan  melakukan pengawasan ke toko retail dan pasar tradisional yang dilakukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Konsumen, juga pengelolaan standar yang berada di Kota Medan, Pematang Siantar, Kisaran, Sibolga langsung sampai di daerah bawahannya.

Assisten Perum Bulog Divre Sumut Brayunsyah mengatakan berdasarkan PerPres No. 48 Tahun 2016, Perum Bulog ditugaskan untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi  harga pangan pada tingkat konsumen dan produsen khususnya untuk jenis  pangan pokok beras, jagung dan kedelai.

Lanjutnya hal ini sesuai misi Bulog menjamin ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas komoditas pangan pokok dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Perum Bulog dan instansi terkait akan melakukan operasi pasar, sehingga stok bahan kebutuhan pokok tetap tersedia dan dipastikan harga bahan pokok tidak akan naik.

Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri diharapkan kepada masyarakat Sumatera Utara agar lebih cerdas dan selektif dalam membeli bahan pokok pangan. Belilah bahan pokok pangan sesuai dengan kebutuhan untuk menghindari terjadinya penimbunan barang, sehingga dapat mencegah terjadinya kelangkaan stok bahan pangan dan tidak terjadinya lonjakan harga bahan pokok pangan di Sumut.

Temu Konsultasi Bakohumas Provinsi Sumatera Utara

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Temu Konsultasi Bakohumas Provinsi Sumatera Utara di Hotel Madani Medan, Selasa, 08 Mei 2018. Hadir pada temu Bakohumas tersebut pengurus dan anggota Bakohumas serta para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dinas Kominfo Provsu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara selaku Ketua Bakohumas Provsu Drs. H. Mhd. Fitriyus, SH, MSP, secara resmi membuka temu konsultasi Bakohumas Provsu. Dalam sambutannya mengatakan Bakohumas harus berupaya untuk membangun persepsi dan semangat yang sama tentang pentingnya sistem komunikasi publik. Bakohumas sebagai lembaga komunikasi bertugas tidak sekedar menyediakan data  informasi penyelenggaraan  pemerintahan  dan pembangunan  namun harus melaksanakan  penyebaran  informasi  kepada masyarakat.

Peranan kehumasan ke depan sangat strategis, yaitu mengkomunikasikan, mengkoordinasikan dan menginformasikan visi, misi, kebijakan, program dan kegiatan pemerintahan dan pembangunan kepada masyarakat. Untuk meningkatkan kinerja aparatur kehumasan agar profesional diperlukan  wawasan pengetahuan di bidang kehumasan sehingga dengan terbentuknya aparatur kehumasan yang profesional dan kompeten akan menciptakan terbentuknya opini publik yang positif, tersosialisasinya kebijakan dan program pemerintah,  Ujar Kadis Kominfo Provsu.

Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Provsu selaku ketua Panitia Pelaksana Temu konsultasi Bakohumas, Abdul Aziz, S. Sos, MAP, mengatakan pertemuan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Bakohumas pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bertujuan untuk membangun persepsi dan semangat yang sama tentang pentingnya membangun sistem komunikasi publik dan menyusun kepengurusan Bakohumas pemerintah Provinsi Sumatera Utara periode 2018-2020.

Pada pertemuan tersebut dilanjutkan dengan musyawarah untuk menentukan Pengurus Bakohumas Periode 2018-2020, dikarenakan kepengurusan Bakohumas Provsu Periode 2016-2018 akan berakhir dipertengahan tahun 2018 mendatang. Dari hasil musyawarah menghasilkan kepengurusan yang aspiratif dan akomidir, yang kedepannya diharapkan dapat melaksanakan program kerja Bakohumas pemerintah  Provinsi Sumatera Utara dengan lebih baik.

BIMTEK PENGENALAN TIK BAGI KALANGAN PEREMPUAN DI KISARAN, KABUPATEN ASAHAN

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Asahan pada tanggal 3 Mei 2018, melaksanakan kegiatan pengenalan TIK bagi masyarakat khususnya kaum Wanita dengan tema “Pemanfaatan TIK Untuk Pemberdayaan Wanita”. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Antariksa Kisaran. Kegiatan diikuti oleh 75 orang kaum wanita yaitu Pengurus TP PKK, Dharma Wanita Asahan, Pengajian Adziniyah Kecamatan Kisaran Timur dan Barat dan ibu-ibu wanita Gereja dari Kisaran dan sekitarnya. Acara dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Asahan, Jhon Hardi Nasution. Dalam sambutannya John Hardi Nasution menyampaikan bahwa peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam berbagai aspek kehidupan seiring dengan perkembangan TIK yang telah di implementasikan dalam berbagai bentuk tujuan yang beragam. ”Kemajuan teknologi ini telah menempatkan informasi sebagai sumber daya yang sangat penting dan perlu dikelola secara baik dan benar, ujarnya. Beliau juga  berpesan kepada peserta agar dalam penggunaan dan pemanfaatan internet dan jejaring sosial dapat memilah informasi mana yang benar  dan mana yang tidak benar (hoax).

Kegiatan pengenalan TIK juga dirangkai dengan penyerahan plakat dan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan BBPSDMP Kominfo Medan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kominfo Asahan,  Rahmad Hidayat Siregar, S.Sos., M.Si dan Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si.

Dalam kesempatan itu, Drs. Irbar Samekto, M.Si menyampaikan bahwa pengguna internet di Indonesia setiap tahun meningkat. Sesuai data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2017 pengguna internet di Indonesia mencapai 143,2 juta orang dengan 48% diantara adalah kaum perempuan. Oleh sebab itu mari gunakan dan manfaatkan internet secara bijak, sesuai dengan aturan dan etika. Kita perlu memahami UU No.11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta perubahannya undang undang Nomor 19 Tahun 2016, agar dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi tetap mengacu pada aturan dan etika.

Pertemuan Kominfo Se-Sumatera Utara

Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara melaksanakan pertemuan Kominfo se-Sumatera Utara di Hotel Madani Medan, Senin, 09 Mei 2018. Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Kominfo se-Sumatera Utara. Sesuai dengan tema sinergitas Kominfo Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, aparat pemerintah perlu mengimplementasikan e-Government guna mendukung satu data statistik sektoral Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. Mhd. Fitriyus, SH, MSP, secara resmi membuka pertemuan Kominfo se-Sumatera Utara, dalam sambutannya mengatakan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menimbulkan dampak terhadap kehidupan masyarakat dan menjadi telah bagian dari budaya manusia. Penerapan TIK telah merubah cara kerja dan cara berkomunikasi. Literasi kepada masyarakat harus diberikan agar masyarakat juga melek TIK. Salah satu prestasi yang telah dicapai pemerintah Provsu dalam mewujudkan e-Government adalah dengan melaunching Sumut Smart Province.

Selaku Narasumber, Wakil Dekan III Fakultas MIPA Universitas Sumatera Utara, Saharman Gea, Ph.D, menyampaikan pengembangan e-Government merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan manajemen pemerintah yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Dengan e-Government masyarakat diharapkan dapat mengakses situs pelayanan publik dengan menggunakan jaringan telekomunikasi, jaringan internet maupun media komunikasi lainnya.

Sementara narasumber Kepala Bidang Layanan e-Government Dinas Kominfo Provsu, Dra. Eli Suhaeriyah, M.Si, mengatakan Sumut Smart Province adalah sebuah penerapan konsep provinsi pintar yang mengoptimalkan pemanfaatan TIK untuk mengetahui, memahami dan mengendalikan sumber daya provinsi dengan lebih efektif dan efesien demi memaksimalkan layanan publik dan mendorong mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih dengan sistem yang terintegrasi dengan OPD pemprovsu dan pemerintah Kabupaten/Kota.

Lanjutnya e-Government dapat diterapkan untuk layanan-layanan seperti e-Sumut, e-keuangan, report e-Sumut, realisasi penyerapan belanja daerah per SKPD, manajemen barang daerah, manajemen barang pakai habis, realisasi penerimaan daerah per SKPD, realisasi penerimaan daerah per objek pajak, struktur anggaran, database kondisi jalan, LPSE Provinsi Sumatera Utara dan sistem informasi rencana umum pengadaan.

Dari hasil pertemuan Dinas Kominfo se-Sumatera Utara Kadis Kominfo Provsu mengharapkan perlunya menyiapkan peraturan Gubernur, peraturan daerah terkait e-Government Provinsi, Kabupaten/Kota serta mengintegrasikan data-data statistik sektoral Provinsi Sumatera Utara.

Sosialisasi Penguatan Peran PPID

Balai Besar Pengembagan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk akuntabilitas pengelolaan informasi publik  yang professional pada hari Jumat, 27 April 2017 di Aula Kantor Bappeda Kab. Tapanuli Selatan.

Kegiatan ini yang awalnya akan dihadiri oleh Bapak Bupati Kab. Tapanuli Selatan, diwakili oleh Sekretaris Daerah, Bapak Drs. Parulian Nasution, MM. Turut hadir Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto M.Si, narasumber, Kabid.Pelayanan Informasi Biro Humas Kementerian Kominfo, Soekartono, Kepala Dinas Kominfo Kab. Tapanuli selatan, Rahmad Hidayar Siregar, S.Sos, M.Si dan seluruh OPD di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kegiatan sosialisasi penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tersebut dibuka secara resmi oleh Bapak Bupati Kab. Tapanuli Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Bapak Drs. Parulian Nasution, MM. Beliau mengharapkan acara ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih jauh dan lebih spesifik mengenai PPID kepada semua peserta yang hadir.

Dengan menghadirkan narasumber Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto M.Si dengan pembahasan materi PPID melayani informasi dengan profesi. Maksud dan tujuan dari sosialisasi ini adalah menjadikan PPID  bertanggung jawab untuk mendorong informasi publik dan meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat dan juga memberikan informasi yg berkualitas.

Kemudian narasumber Kabid Pelayanan Informasi Biro Humas Kementerian Kominfo, Bapak Soekartono, dengan pembahasan materi Penguatan PPID untuk akuntabilitas pengelolaan informasi publik yang profesional. Setelah selesai diselenggarakan sosialisasi tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama bidang pengembangan SDM dan Penelitian komunikasi dan informatika antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan.