Seminar Hasil Penelitian Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar hasil penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2019 di Hotel Miyana, Kabupaten Deli Serdang, 21 November 2019. Dengan mengusung tema “Kontribusi E-Commerce dan E-Goverment di Era Digital untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”. Tujuan kegiatan seminar ini adalah untuk berbagi informasi tentang berbagai strategi peningkatan kemampuan peneliti dan penerapan hasil-hasil penelitian dalam pembuatan kebijakan secara nasional  maupun daerah. Seminar  tersebut  dihadiri Dinas Kominfo Provsu, Badan Litbang Provsu, Dinas Kominfo Kota Medan, Badan Litbang Kota Medan, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tanjung Balai, Dinas Koperasi UKM dan Ketenagakerjaan Kota Sibolga, Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Sidempuan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gunung Sitoli, Dinas Kominfo Kabupaten Padang Lawas Utara, Dinas Kominfo Kota Padang Madina, Ketua GRADASI Sumut, Ketua LPPM: USU, UNIMED, UIN-SU, UMSU, Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, fungsional Peneliti dan menghadirkan narasumber sebagai reviewer Drs. Poltak Sihombing, M.Kom, Ph.D dan Dr. Dra. Nina Siti S.Siregar, M.Si dan pembicara mengenai ‘success story’ pelaku UKM, M. Taimiah Nasution, S.Pd.

Kegiatan seminar  hasil penelitian ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si dalam  sambutannya  mengatakan, “Digitalisasi dan inovasi perspektif ke masa depan telah memperlihatkan betapa bangganya profesi peneliti, Nasa menyatakan, hari ini kami telah sukses mendarat kedelapan kalinya di Planet Mars dalam sejarah manusia. Insight (sejenis robot penjelajah), akan meneliti interior Mars dan akan memberi ilmu sains yang berharga saat kami mempersiapkan astronot ke bulan dan kemudian Mars, yang berjarak 481,6 juta kilometer dan akan menjadi rumah kedua penduduk bumi. Peryataan  tersebut  untuk memposisikan  betapa  peran  peneliti  amatlah  penting  manakalah hasil penelitian tersebut bermanfaat bagi lembaga/industri maupun masyarakat dan pemerintah pun mendukung dalam bentuk pengakuan serta anggaran penelitian yang lebih dari memadai. Saat ini, seiring dengan penggunan teknologi 4-5 G, teknologi digital telah memasuki barbagai  sisi kehidupan manusia, dengan kondisi demikian memberikan kesempatan metamorposis profesi peneliti menjadi digital researcher/peneliti digital. Profesi peneliti digital merupakan adaptasi dan antisipasi ke masa depan dimana Indonesia saat ini telah memasuki pasar bebas dan hasil  riset dunia dengan mudah ada dihadapan kita. Peneliti digital ini diharapkan dapat menjawab  tantangan Presiden RI Bapak Joko Widodo, tentang pemanfaatan lembaga riset agar  menghasilkan outcome hasil penelitian yang bernilai inovasi pada bidang teknologi, maka untuk pencapaian  tujuan  tersebut dibutuhkan penguatan kompetensi peneliti bidang kominfo yang diharapkan dapat beradaptasi terhadap era disrupsi dan kehadiran revolusi industri 4.0. Lanjutnya di Indonesia penggunaan penelitian sebagai dasar pembuatan kebijakan belum cukup membumi, meskipun peran serta peneliti dalam penyusunan peraturan perundang-undangan sebagai instrumen kebijakan telah dibuka melalui UU No 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan yang mengatur bahwa dalam penyusunan peraturan perundang-undangan juga harus melibatkan peneliti dan tenaga ahli. Namun permasalahannya saat ini  adalah relasi antara lembaga penelitian sebagai para pihak penyedia data dan hasil-hasil penelitian dengan pihak pengambil  kebijakan masih belum optimal. Penyebab utamanya adalah  kurangnya kualitas dan kuantitas penelitian yang relevan dengan prioritas kebijakan pemerintah, serta belum optimalnya akses pengambilan kebijakan terhadap hasil penelitian yang relevan”.

Seminar ini menghadirkan 4 (empat) orang penyaji yang menyampaikan materi:

  1. Muttaqin, ST, M.Eng: Penelitian Penyusunan Rencana Induk Pengembangan TIK Kabupaten Padang Lawas Utara.
  2. Burhanuddin Panjaitan, SH: Kesiapan Usaha Kecil Dalam Menghadapi E-Commerce di Sumatera Utara.
  3. Oktolina Simatupang, Sos, M.I.Kom: Pemanfaatan TIK dalam proses Bauran Pemasaran Oleh Usaha Mikro dan Kecil di Kota Gunungsitoli.
  4. Ratna, SE, MS: Persepsi Pelaku UMKM di Kota Tanjung Balai Terhadap Penggunaan Financial Technology.
  5. Idawati Pandia, S.Sos : Penggunaan Internet Untuk Pemasaran Produk UK Pallet di Kota Binjai.

Forum seminar diawali dengan pemaparan hasil studi oleh penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta dan kemudian ulasan oleh pakar/reviewer. Dengan seminar ini diharapkan menjadikan hasil-hasil penelitian sebagai masukan penyusunan dan penyempurnaan kebijakan, dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial budaya khususnya bidang kominfo.

Workshop Cyber Security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hotel Miyana, Kabupaten Deli Serdang

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, melaksanakan Worshop Cyber Security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hotel Miyana, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli serdang, Hari Rabu, 20 November 2019. Dengan materi “Manajemen Keamanan Informasi Dalam Pengelolaan E-Goverment di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Workshop Cyber Security tersebut dihadiri Narasumber, Bapak Josua M. Sinambela, M.Eng, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, pegawai di lingkungan BBPSDMP kominfo Medan dan para peserta ASN dari Dinas Kominfo Provinsi Aceh, Dinas Kominfo Prov. Sumatera Utara, Dinas Kominfo Prov. Sumatera Barat, Dinas Kominfo Kota Banda Aceh, Kodam I Bukit Barisan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Utara, Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah, Dinas Kominfo Kabupaten Pidie, Dinas Kominfo Kab. Bireuen, Dinas Kominfo Subulussalam, Dinas Kominfo Kab. Aceh Singkil, Dinas Kominfo Kab. Aceh Tenggara, Dinas Kominfo Kota Langsa, Dinas Kominfo Kota Lhokseumawe, Dinas Kominfo Kota Medan, Dinas Kominfo Kab. Deli Serdang, Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi, Dinas Kominfo Kota Binjai, Dinas Kominfo Kab. Langkat, Dinas Kominfo Kab. Asahan, Dinas Kominfo Kota Tanjung Balai, Dinas Kominfo Kab. Batu Bara, Dinas Kominfo Kab. Tapanuli Selatan, Dinas Kominfo Kab. Padang Lawas Utara dan Dinas Kominfo Kab. Labuhan Batu.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan “Pentingnya kedepan mengenai workshop cyber security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Komunikasi media saat ini berada pada era masyarakat berpengetahuan dan harus bersiap menyambut era revolusi industri 4.0, sehingga kedepan kita akan memasuki masyarakat informasi. Kominfo sudah melaksanakan pengembangan SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kegiatan sertifikasi di bidang TIK”. Lanjutnya, “tema narasumber ‘Keamanan Informasi Pada Pemerintahan’ kerangka desainnya adalah untuk membangun kebebasan berekspresi terutama jurnalistik dalam menjamin keterbukaan informasi, pendidikan berkualitas untuk semua, menghormati keanekaragaman budaya dan bahasa, akses universal terhadap informasi dan pengetahuan menuju masyarakat berpengetahuan. Dimana suatu kelompok masyarakat yang setiap anggota masyarakatnya ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan menguasai keterampilan dasar yang diperlukan dan mendapatkan akses terhadap informasi”.

Laporan Ketua Pelaksana Kabid Pengembangan SDM Kominfo BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan  ini merupakan  wujud  upaya Balai Besar  Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan dalam meningkatkan kapasitas  SDM bidang komunikasi dan informatika khususnya pengelolaan konten website. Dengan menghadirkan 1 (satu) orang narasumber, Josua M. Sinambela, M.Eng dari Universitas Gajah Mada (Tehnik Informatika) yang  akan menyampaikan materi ‘Workshop Cyber Security yang dilaksanakan  dengan metode pelatihan  ceramah, diskusi dan praktek. Dengan  terlaksananya pelatihan tersebut diharapkan dapat  meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, dan sikap  peserta. serta  meningkatkan kualitas dan produktivitas  Lembaga Pengembangan SDM, Dinas Kominfo, dan juga akan meningkatkan kinerja dan pada gilirannya akan meningkatkan daya saing SDM bidang komunikasi  dan Informatika kearah lebih baik.

Pelatihan Teknis Bidang TIK dan Kehumasan Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah 3T

Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikannya pada tanggal 20 Oktober 2019 yang lalu mengamanatkan lima poin penting, yaitu Pengembangan SDM, Pembangunan Infrastruktur, Simplifikasi Regulasi, Penyederhanaan Regulasi, dan Transformasi Ekonomi, dengan arah pembangunan SDM pada peningkatan kapasitas SDM baik individu maupun lembaga. Pengembangan SDM sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, didukung dengan aturan tambahan lainnya untuk membangun SDM Unggul Indonesia Maju.

Atas dasar aturan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi, Badan Litbang SDM, menyelenggarakan Pelatihan Teknis Bidang TIK dan Kehumasan Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Daerah 3T, yang akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 25-29 November 2019, di Hotel Ibis, Padang. Kegiatan ini  dibuka oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si, dan diikuti oleh 47 orang peserta dari Dinas Kominfo Kabupaten di tiga provinsi yang masuk dalam kategori Daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) menurut Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019.

Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan menyampaikan bahwa dari jumlah PNS Indonesia per 30 Juni 2019 sebanyak 4.286.918 PNS, terdapat 857.383 PNS yang perlu mendapatkan pelatihan teknis untuk mendukung berjalannya roda e-government di Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas SDM di daerah melalui penyelenggaraan pelatihan-pelatihan teknis sesuai dengan bidangnya.

Kegiatan pelatihan bagi ASN tahun 2019 ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi ASN pada bidang web design. Secara spesifik, dari pelatihan Web Design diharapkan para peserta mampu memahami konsep dan menguasai praktik membuat website, sedangkan untuk pelatihan kehumasan, diharapkan peserta mampu memahami perencanaan kegiatan humas, menguasai konsep persiapan seminar, konferensi, lokakarya, Master of Ceremony, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan kegiatan kehumasan. Kegiatan pelatihan ini diisi dengan materi oleh tim pengajar atau instruktur dari Universitas Andalas dan Politeknik Negeri Padang.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Ketapang

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Politeknik Negeri Ketapang, Dinas Kominfo Kab.Ketapang dan LSP Komputer Jakarta menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi berbasis SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kab. Ketapang. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari  dimulai dari tanggal 12 s.d 16 November 2019 di Politehnik Negeri Ketapang dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan D3 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kabupaten Ketapang dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan dan D3 bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 12 November 2019 yang dihadiri oleh, Direktur Politehnik Negeri Ketapang Bapak Endang Kusmana, SE,MM,AK,CA, Wakil Direktur Poltek Ketapang Martanto, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Dinas Kominfo Kab. Ketapang Merli Andika,S.Kom, Direktur LSP Komputer Jakarta diwakili Sofwan Hidayat, S.Si, MM, para Instruktur dan Assesor.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Indonesia akan menikmati bonus demografi pada tahun 2020-2030, namun menurut proyeksi ILO (International Labour Organization) hal itu tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga ahli, dari 113 juta tenaga kerja, kita hanya memiliki 13,4 juta tenaga ahli dan non ahli 100 juta. Oleh karena itu perlu adanya percepatan peningkatan SDM bidang TIK untuk menghadapi ekonomi digital dengan membentuk kompetensi pada level operator atau teknis guna mengawal  pencapaian tenaga ahli untuk  digital talentpreneur. Lanjutnya lagi, “Kegiatan bimtek vocasional SKKNI di Kabupaten Ketapang ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital bersamaan dengan kemajuan TIK tersebut. Melalui kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengharapkan terwujudnya sinergitas pelaksanaan program pengembangan SDM TIK dengan pemerintah Kab. Ketapang dalam upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan pengembangan SDM bidang TIK di setiap wilayah/daerah Indonesia”.

Fasilitasi bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Ketapang, Bapak Endang Kusmana, SE, MM, AK, CA, yang dalam sambutannya mengatakan, “Selama beberapa tahun ini kita dibuat teperangah oleh betapa dasyatnya disruption yang melanda sektor kehidupan kita, yang berakibat timbulnya tantangan dan ketidakpastian tapi juga kesempatan baru. Hal ini juga melanda perguruan tinggi termasuk Politeknik Negeri Ketapang. Untuk itulah langkah yang kini dilakukan adalah melakukan transformasi secara internal dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Upaya  untuk menjawab tantangan disruption ini maka manajemen melakukan langkah-langkah dengan memberdayakan TIK melalui layanan sistem informasi akedemik. Seluruh layanan mulai TA 2019/20120 ini sejak registrasi, perkulihan dan penilaian secara digital dilakukan melalui internet  maupun smartphone. Diselenggarakannya Bimtek dan sertifikasi SKKNI bidang TIK ini merupakan suatu kegiatan yang sangat berharga dan memberikan ilmu untuk meningkatkan skill kepada generasi muda. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya yang tentunya dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan. Pemerintah Kab. Ketapang sangat mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya. Dengan adanya program kerjasama Kementerian Kominfo dengan Politeknik Negeri Ketapang akan dapat mencetak SDM level teknis sehingga dapat meningkatkan daya  saing SDM Indonesia di bidang TIK”.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Langsa

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  05 s/d 09 November 2019, bertempat di SMK Negeri 2 Langsa dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 06 November 2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Langsa yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.SI, Asisten Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Riza Fahlevi, S.STP., M.AP, Direktur LSP Komputer Jakarta, Ir. Besar Agung Martono, MM, DBA, diwakili oleh Satrya Gunayoman, Instruktur Rian Farta Wijaya, S.Kom, M.Kom, Saiful Bahril, S.Kom, M.Kom, Khairul, S. Kom, M.Kom dan Firdaus Nuzula, S.Kom, M.Kom.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada tiga kemajuan teknologi spesifik yaitu kecerdasan buatan, adopsi bigdata analitik yang meluas dan teknologi cloud. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”. Lanjutnya, “Mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2021, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan”.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Langsa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si Yanis Prianto, SE, M.Si, dalam  sambutannnya mengatakan, “Bimbingan dan Sertifikasi ini akan menghasilkan tenaga kerja yang handal dan teruji kompetensinya sehingga sanggup bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Saat ini kita sudah berada di era industri 4.0 yang salah satunya ditandai dengan digitalisasi dan otomasi yang akan mengubah struktur dan lapangan pekerjaan di Indonesia. Menurut riset PT. McKinsey Indonesia, pada tahun 2030 diperkirakan 23 juta pekerjaan di Indonesia bakal digantikan mesin otomasi. Analisis mereka menunjukkan 800 jenis pekerjaan dari 2.000 jenis pekerjaan yang dijadikan unit analisis rentan diganti otomasi yaitu jenis pekerjaan yang mengandalkan aktivitas fisik berulang dan pengolahan data. Potensi kehilangan pekerjaan tersebut akan tergantikan dengan terciptanya peluang pekerjaan baru yang diperkirakan akan mencapai 27 juta pekerjaan tambahan darii otomasi, artinya Indonesia akan mendapatkan keuntungan bersih dari sektor tenaga kerja sebanyak 4 juta pada tahun 2030”. Lanjutnya, “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan”. Tambahnya lagi, “Di dalam dunia kerja harus ada keterbukaan informasi agar dapat terjalin hubungan komunikasi yang baik di Kota Langsa dalam rangka pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)”. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kota Langsa dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Labuhan Batu Utara

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 29 Oktober s/d 2 November 2019 melaksanakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini bertempat di Hotel Grans Labura Aek Kanopan dan diikuti oleh 53 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Labuhan Batu Utara dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2019 dan dihadiri oleh Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Kadis Kominfo Kabupaten Labuhan Batu Utara, Drs. Sugeng, Direktur LSP Komputer, Ir. Besar Agung Martono, MM dan dibuka secara resmi oleh oleh Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP. Dalam laporan Panitia, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si selaku Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto mengatakan bahwa dengan adanya Revolusi Industri 4.0 maka peluang pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar dan hal ini merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan terhadap peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada BBPSDMP Kominfo Medan atas perhatian yang diberikan kepada pengembangan SDM bidang TIK di Kabupaten Labuhan Batu Utara dan mengatakan bahwa perkembangan TIK dewasa ini semakin membuka banyak peluang bagi angkatan kerja muda untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kabupaten Labuhan Batu Utara dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

BBPSDMP Kominfo Medan Gelar “UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA KE 91” Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 yang dipimpin oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (28/10/2019) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan dan anak PKL di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Dengan mengambil tema “Bersama Kita Maju”, pentingnya Komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pengibaran bendera merah putih, pembacaan naskah Pancasila, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Ikrar Sumpah Pemuda, menyanyikan lagu wajib nasional Satu Nusa Satu Bangsa dan Bangun Pemuda Pemudi, Penyerahan SK Kenaikan Pangkat Peneliti Muda (IIIc) atas nama Moh. Muttaqin dan diakhiri dengan pembacaan doa.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Siak

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, Badan Litbang SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi angkatan kerja muda bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang pada kesempatan kali ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Siak dan Lembaga Sertifikasi Profesi Komputer bertempat di Hotel Mutiara, Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kegiatan ini berlangsung selama 5 (lima) hari dimulai dari tanggal 15 s.d. 19 Oktober 2019 dan diikuti oleh 60 (enam puluh) peserta yang berasal dari lulusan SMK, D1, D2, dan D3 bidang TIK di wilayah Kab. Siak dan sekitarnya.

Acara pembukaan yang digelar tanggal 15 Oktober 2019 dibuka secara resmi oleh Bupati Kab. Siak yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Siak, Bapak Drs. H. Arfan Usman, M. Pd,. Dalam sambutannya, Beliau mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan penghargaan bagi Pemerintah Kab. Siak karena Kab. Siak sedang berbenah menuju Smart Regency/City. Namun, dalam memaksimalkan Smart Regency/City ini Pemerintah Kabupaten Siak mengalami hambatan yaitu kekurangan SDM di Bidang TIK. Upaya perekrutan tenaga kerja bidang TIK sudah dilakukan, namun kuota yang terpenuhi hanya 10% dari yang diharapkan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjawab permasalahan/hambatan yang terjadi pada Pemerintah Kab. Siak dengan lahirnya SDM TIK yang tersertifikasi untuk mengisi kekurangan SDM Bidang TIK yang kompeten di Pemerintahan Kab. Siak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si memberikan sambutan, Beliau mengatakan pada tahun 2030, kompetensi ICT Skill tingkat advanced akan berkembang di bidang networking dan programming karena pada tahun tersebut pemanfaatan penggunaan TIK akan meningkat sebesar 55% menuju revolusi industri 4.0. Oleh sebab itu, Kementerian Kominfo menggencarkan sertifikasi kompetensi (SKKNI) dengan menyiapkan SDM TIK menuju MEA. Bagi peserta, nantinya diharapkan dapat membantu Pemerintah Kab. Siak dengan e-government dan Smart Regency/City. Beliau juga mengharapkan pada SKKNI tahun ini, tingkat kompetensi peserta di Kab. Siak dapat meningkat dari 2 tahun sebelumnya yaitu sebesar 70% dan tahun ini agar bisa ditingkatkan menjadi 90% atau lebih.

Dalam pelaksanaannya, bimtek dan sertifikasi ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu 3 (tiga) hari pembekalan oleh instruktur dan dilanjutkan dengan 2 (dua) hari uji kompetensi oleh Asesor dari LSP Komputer dengan skema yang diujikan yaitu  Junior Network Administrator, Junior Technical Network, Junior Programming, Junior Graphic Design, dan Junior Technical Support serta diakhiri dengan pembekalan entrepreneurship oleh Narasumber.

GENERASI MILLENIAL HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0, GRADASI DAN TRIGUNA DHARMA GELAR SEMINAR NASIONAL

Generasi Digital Indonesia (Gradasi) bekerjasama dengan STMIK Triguna Darma mengadakan seminar nasional yang mengangkat tema “Generasi Millenial yang Digital Menghadapi Revolusi Industri 4.0 ”, bertempat di Aula STMIK Tri Guna Dharma, Kamis (3/10). Sebelum seminar acara didahului dengan pelantikan dan pengukuhan DPD Gradasi Provinsi Sumatera Utara periode 2019-2024, yang dalam hal ini Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, Drs. Irbar Samekto. M.Si, diberi kehormatan untuk melantik dan melakukan pengambilan sumpah jabatan para pengurus DPD Gradasi Provinsi Sumatera Utara tersebut. Setelah itu dilakukan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan STMIK Triguna Darma, BBPSDMP Kominfo Medan dengan Gradasi dan STMIK Triguna Darma dengan Gradasi.

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto. M.Si dalam paparannya menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2018 ada sekitar 154 juta masyarakat sudah penetrasi internet yang artinya 54 persen penduduk Indonesia sudah terindikasi tersentuh dengan internet, dan ini sudah melebihi ekspetasi dari Wordl Summit Information Society (WSIS) dari tahun 2003 yang merupakan pekerjaan rumah dari Kementerian Kominfo dan baru tercapai di tahun 2018.

Seminar ini diisi juga oleh para narasumber seperti Aditya yang merupakan seorang Creative Digital yang memberikan materi “Meraih Mimpi Menjadi Digital Creativepreneur Sukses”, dan motivator Yoffi Andinata yang membawakan materi “Motivasi Diri Meraih Kesuksesan di Era Digital”, dan di hadiri mahasiswa, akademisi dibidang digital dan juga penggiat digital yang ada di Medan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gradasi Sumut, Mukhlis Ramadhan, dalam laporannya mengatakan, “Tujuan diadakannya seminar nasional ini adalah untuk mengajak generasi muda seperti mahasiswa untuk mulai menghilangkan mindset konsumtif yang selama ini dilakukan. Saat ini seluruh aspek kehidupan sudah digital, oleh karena itu kami dari Gradasi dan Triguna Darma khusunya mahasiswa agar bisa mendapatkan ilmu dari seminar ini. Selama ini adanya kemajuan teknologi seperti banyaknya aplikasi, para anak-anak muda kebanyakan hanya sebagai penikmat dan di seminar tersebut ingin mengajak anak-anak muda untuk menjadi pecipta juga. Jadi tak hanya melulu menjadi penikmat, kita buktikan bahwa kita juga bisa menjadi pencipta dan ikut bergabung untuk kemajuan digital saat ini”.

Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa kerjasama dengan Triguna Darma dilakukan Gradasi bukan hanya pada seminar nasional tersebut saja melainkan beberapa kerjasama lainnya seperti mengirimkan mahasiswa untuk pelatihan desainer, programing hingga web design, kerjasama pelatihan perizinan yang tujuannya untuk mengembangkan bakat anak muda untuk go digital. Hal ini dilakukan karena Gradasi adalah wadah perkumpulan orang-orang kreatif yang mana pada dasarnya memiliki ilmu yang luar biasa dan memiliki keahlian masing-masing yang bergabung dan memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya anak muda. Salah satu rencana ke depan Gradasi di Sumut adalah akan membuat kampung digital dan sudah mulai menjajaki beberapa tempat.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Aceh Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Lhoksukon, Bidang Kominfo Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Aceh Utara dan LSP Komputer Jakarta menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi berbasis SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kab. Aceh Utara. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari  dimulai tanggal  22  s.d 26 Oktober 2019 di sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon dan diikuti oleh 65 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3, D4 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kabupaten  Aceh Utara dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2019 yang dihadiri oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon, Dra. Nurazizah, Ketua Jurusan TI Politeknik Lokseumawe Arhami, Kepala Bidang Kominfo Setda Kab. Aceh Utara, Yulizar, M.Si, Direktur LSP Komuputer Jakarta dan para Instruktur.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Menurut proyeksi ILO (International Labour Organization) Indonesia akan menikmati bonus demografi pada tahun 2020 – 2030, namun hal ini tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga ahli, dari 113 juta pekerja, kita hanya memiliki 13,4 juta tenaga ahli. Kerena itu perlu adanya percepatan peningkatan SDM bidang TIK untuk menghadapi ekonomi digital dengan membentuk kompetensi dalam level operator atau teknis guna mengawal  pencapaian tenaga ahli untuk  digital talentpreneur”. Lanjutnya lagi “Kegiatan bimtek vocasional SKKNI di Lhoksukon Kab. Aceh Utara ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital bersamaan dengan kemajuan TIK itu sendiri. Melalui kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengharapkan terwujudnya sinergitas pelaksanaan program pengembangan SDM TIK dengan pemerintah Kab. Aceh Utara dalam upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan pengembangan SDM bidang TIK di setiap wilayah/daerah di Indonesia”.

Fasilitasi bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, yang dalam sambutannya mengatakan, “Dengan adanya kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI bagi angkatan kerja muda bidang TIK di Kab Aceh utara ini akan dapat meningkatkan kompetensi lulusan SMK yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka penggangguran, serta mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang TIK. Kegiatan ini cukup strategis, terutama bagi para lulusan SMK, yang bisa mendapatkan sertifikat kompetensi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan adanya program kerjasama Kementerian Kominfo dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe juga diharapkan akan dapat mencetak talenta/SDM level teknis sehingga dapat meningkatkan daya  saing SDM Indonesia di bidang TIK dengan negara lain. Pemerintah Kab. Aceh Utara sangat mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya, karena sangat  bermanfaat bagi Kab. Aceh Utara dalam rangka memutus mata rantai pengangguran”.