KOMINFO GELAR PEMBUKAAN PELATIHAN DIGITAL TALENT SCHOLARSHIP (DTS) DI POLITEKNIK NEGERI MEDAN TAHUN 2019

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Litbang SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2019, Vacation School Graduate Academy (VGA) di Aula Gedung Z Lt.V.Po­liteknik Negeri Medan, Jumat (5/7).

Kegiatan ini betujuan guna meningkatkan “kompetensi lulusan SMK serta untuk mengurangi angka pengangguran dan memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi”. Demikian disampaikan Wakil Direktur IV Polmed, Ir. Berta Ginting, M.T dalam sambutannya saat membuka kegiatan yang diikuti 175 peserta ini.

Peserta program akan dilatih di Pol­med secara intensif untuk menguasai hardskill dan softskill sesuai dengan pe­minat di bidang teknis yaitu Junior Network Administrator sebanyak 50 orang, Junior Mobile Programmer se­banyak 25 orang, Junior Graphic Designer sebanyak 50 orang, dan Junior Web Developer sebanyak 50 orang.

Kementerian Kominfo RI juga menyiap­kan kegiatan pasca pelatihan bagi peserta program. Targetnya untuk mempertemukan ke­ahlian yang dimiliki oleh talenta digital dengan “peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi”.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur IV Polmed, Ir. Berta Ginting, M.T menyampai­kan terima kasih kepada Kominfo atas kepercayaan kepada Politeknik Negeri Medan sebagai penyelenggara, dan ia berharap kepada seluruh peserta semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua pe­serta dan memperoleh sertifikat kom­petensi sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Polmed untuk waktu dan tenaga dalam proses pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) ini. Ia juga meng­ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang lulus dalam proses seleksi talenta digital ini, dan nantinya diharapkan semua adik-adik peserta 100 persen dinyatakan lulus dalam pelatihan ini.

Turut juga hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Wakil Direktur I Polmed, Nursiah, S.E., M.Si, Wakil Direktur III Polmed, Nisfan Bah­ri, S.T., M.T, serta jajaran Polmed dan Kepala Dinas Kominfo Provsu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Me­dan, serta jajaran dari Balai Besar Pengem­bangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Asahan

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan melaksanakan fasilitasi sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Kominfo bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 (lima) hari tersebut dimulai pada tanggal 09 s/d 13 Juli 2019, bertempat di Hotel Septy Garden dan diikuti oleh 60  peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3 dan S1 bidang Kominfo yang berasal dari wilayah Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, Kabupaten Labura dan Kota Tanjung Balai. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan SMK bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Asahan yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan H. Rahmad Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si, mewakili Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo yaitu Kepala Bidang Pengembangan SDM Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA, Instruktur dan Assesor LSP TIK Surabaya.

Sambutan Kepala Badan Litbang SDM Kominfo yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan SDM Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si dalam  sambutannya mengatakan, kegiatan  fasilitasi sertifikasi SKKNI bagi angkatan kerja muda  ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo mengimplementasikan  program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam Nawa Cita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Pertama, era distrubsi dan persaingan bisnis/usaha  yang makin  tinggi diera globalisasi ditandai dengan inovasi dan strategi baru dari tiap negara, institusi dan individu. Kedua, penguatan blog perdagangan  antar kawasan, seperti kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah membuka peluang persaingan, peluang pasar serta aliran perpindahan tenaga ahli (profesionalism expert) dan jasa. Ketiga, trending revolusi industri 4.0 menuju making Indonesia 4.0.

Lanjutnya momentum pertama dan kedua dampaknya sedang  kita  rasakan sampai saat ini (real time), adanya lintas komunikasi mendunia dan adanya industri maupun institusi yang terus maju ada juga institusi/perusahaan yang tidak mampu beradaptasi terhadap  keberadaan momentum tersebut dengan berbagai alasan. Revolusi industri 4.0 merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif hasil dari fasilitas penelitian dan pengembangan yang tidak pernah berhenti.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Bupati Asahan dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, H. Rahmad Hidayat  Siregar S.Sos, Msi dalam sambutannnya mengatakan, era kemajuan yang ditandai dengan  semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini telah menuntut kita semua untuk meningkatkan kualitas sumber daya  manusia, terlebih  dalam  upaya kita menyiapkan para generasi mudah calon angkatan kerja yang handal dan siap pakai. Hal ini sejalan  dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No 5 Tahun 2012, tentang Sistem Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai salah satu rumusan kemampuan para tenaga kerja, yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan keahlian serta sikap kerja  yang  relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan perundang-undangan.

Badan Litbang SDM Kemkominfo mengharapkan hasil dari bimtek dan sertifikasi ini dapat  membentuk tenaga kerja bidang kominfo yang mengenali kompetensi milik sendiri, yang dapat diindikasikan melalui sikap dan perilakunya, pengetahuan dan keahlian. Standar  kompetensi yang akan diujikan kepada para peserta merupakan persyaratan kompetensi manajerial minimal yang harus dimiliki oleh seorang tenaga kerja dalam melaksanakan tugas  jabatan kelak. Diharapkan juga untuk pemerintah di setiap kabupaten/kota untuk sinergitas dan kontinuitas dalam menyiapkan program pengembangan SDM bidang kominfo agar  terwujud pemerataan pengembangan SDM bidang kominfo di setiap  daerah.

Konsinyering Penyusunan Program Kinerja BBPSDMP Kominfo Medan

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kinerja BBPSDMP Kominfo Medan tahun 2019, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan kegiatan konsinyering program kerja di Hotel Miyana Kabupaten Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara. Agenda ini diselenggarakan pada Kamis, 27 Juni 2019 s.d. Jumat, 28  Juni 2019, dengan dihadiri oleh pejabat eselon III, IV, para peneliti, dan seluruh staf di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan. Tujuan pelaksanaan kegiatan konsinyering ini adalah untuk mengkoordinasikan dan menyelesaikan program-program kerja yang telah ditargetkan untuk diselesaikan di semester pertama tahun 2019.

Salah satu bagian dari kegiatan konsinyering ini adalah Coaching  Penelitian Survei Indikator TIK yang dipandu oleh perwakilan tim peneliti dari Puslitbang Aptika yaitu Andry Rivan Sumara dan Feki Pangestu Wijaya. Coaching ini biasa dilakukan sebelum proses pengumpulan data penelitian survei indikator TIK turun ke lapangan.

Acara ini dibuka oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan saat ini Kementerian Kominfo merupakan lembaga yang berperan penting dalam perkembangan dunia komunikasi dan informatika nasional. Pertumbuhan yang masif di bidang ini pada tataran nasional memang melahirkan lembaga baru yang turut terlibat, misalnya kehadiran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga Kementerian Kominfo perlu menempatkan diri dengan baik mengingat tentu akan ada irisan dengan hadirnya lembaga baru. Kondisi ini juga menuntut Kementerian Kominfo untuk lebih meningkatkan pelayanan dengan meningkatkan kecepatan, kecermatan, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam bekerja.

Di akhir kegiatan konsinyering tersebut masing-masing bagian memaparkan hasil yang diselesaikan dalam kegiatan selama dua hari tersebut. Bagian Tata Usaha melalui Kabag Tata Usaha, Amal Hasyim, S.Sos, menyampaikan progress merapikan arsip surat-menyurat baik itu surat tugas, surat keluar, surat masuk, surat keputusan (SK) dan arsip lainnya; Bidang Pengembangan SDM Kominfo melalui Kabid. Pengembangan SDM Kominfo, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si memaparkan mengenai lokasi SKKNI bidang TIK dan rencana pelaksanaan Bimtek Literasi TIK di sejumlah daerah dan pembentukan tim pengawasan pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) yang akan mulai serentak tanggal 1 Juli 2019 di 5 (lima) wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan; Bidang Penelitian Kominfo melalui Kabid Penelitian Kominfo, Budiman S.Sos, memaparkan mengenai pengelolaan jurnal Pikom, yang edisi Juni tahun 2019 akan terbit di akhir Juni ini, pelaksanaan pengumpulan datan penelitian Indikator TIK yang akan dimulai Juli 2019, penelitian penyusunan Rencana Strategis TIK bagi Pemerintah Daerah dalam hal ini di Kab. Padang Lawas Utara yang saat ini masih dalam tahapan pengumpulan data dari SKPD setempat. penerbitan policy brief melalui Analisis Isu Media/Kajian Opini Publik yang telah rampung sampai dengan bulan Juni dan penyelesaian dokumen KNAPPP untuk manajemen mutu penelitian.

Pelaksanaan konsinyering ini diharapkan akan semakin mematangkan program-program kinerja BBPSDMP Kominfo Medan yang telah disusun dan dapat diselesaikan tepat waktu.

SERTIFIKASI SKKNI BIDANG TIK BAGI ANGKATAN KERJA MUDA DI KABUPATEN ACEH TENGAH

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 25 s/d 30 Juni 2019 melaksanakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini bertempat di Hotel Bayu Hill Takengon dan diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya.


Acara pembukaan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2019 dan dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof. Henri Subiakto, MA, Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Kadis Kominfo Aceh Tengah, Khaeruddin, ST, MM, Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan Harun Manzola, ST, MM, Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Arslan Abu Bakar. dan dibuka secara resmi oleh , Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar. Dalam laporan Drs. Irbar Samekto, M.Si selaku Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Sementara itu Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof. Henri Subiakto, MA mengatakan bahwa dengan adanya Revolusi Industri 4.0 maka peluang pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar dan hal ini merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan terhadap peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar. dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada BBPSDMP Kominfo Medan atas perhatian yang diberikan kepada pengembangan SDM bidang TIK di Kabupaten Aceh Tengah dan mengataka bahwa perkembangan TIK dewasa ini semakin membuka banyak peluang bagi angkatan kerja muda untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK dibuka secara resmi dengan harapan Sertifikasi ini dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kabupaten Aceh Tengah dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.