Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Aceh Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Lhoksukon, Bidang Kominfo Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Aceh Utara dan LSP Komputer Jakarta menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi berbasis SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kab. Aceh Utara. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari  dimulai tanggal  22  s.d 26 Oktober 2019 di sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon dan diikuti oleh 65 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3, D4 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kabupaten  Aceh Utara dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2019 yang dihadiri oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon, Dra. Nurazizah, Ketua Jurusan TI Politeknik Lokseumawe Arhami, Kepala Bidang Kominfo Setda Kab. Aceh Utara, Yulizar, M.Si, Direktur LSP Komuputer Jakarta dan para Instruktur.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Menurut proyeksi ILO (International Labour Organization) Indonesia akan menikmati bonus demografi pada tahun 2020 – 2030, namun hal ini tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga ahli, dari 113 juta pekerja, kita hanya memiliki 13,4 juta tenaga ahli. Kerena itu perlu adanya percepatan peningkatan SDM bidang TIK untuk menghadapi ekonomi digital dengan membentuk kompetensi dalam level operator atau teknis guna mengawal  pencapaian tenaga ahli untuk  digital talentpreneur”. Lanjutnya lagi “Kegiatan bimtek vocasional SKKNI di Lhoksukon Kab. Aceh Utara ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital bersamaan dengan kemajuan TIK itu sendiri. Melalui kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengharapkan terwujudnya sinergitas pelaksanaan program pengembangan SDM TIK dengan pemerintah Kab. Aceh Utara dalam upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan pengembangan SDM bidang TIK di setiap wilayah/daerah di Indonesia”.

Fasilitasi bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, yang dalam sambutannya mengatakan, “Dengan adanya kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI bagi angkatan kerja muda bidang TIK di Kab Aceh utara ini akan dapat meningkatkan kompetensi lulusan SMK yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka penggangguran, serta mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang TIK. Kegiatan ini cukup strategis, terutama bagi para lulusan SMK, yang bisa mendapatkan sertifikat kompetensi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan adanya program kerjasama Kementerian Kominfo dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe juga diharapkan akan dapat mencetak talenta/SDM level teknis sehingga dapat meningkatkan daya  saing SDM Indonesia di bidang TIK dengan negara lain. Pemerintah Kab. Aceh Utara sangat mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya, karena sangat  bermanfaat bagi Kab. Aceh Utara dalam rangka memutus mata rantai pengangguran”.

Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Indonesia Di Kota Binjai

      Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Binjai Dan LSP Komputer melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang Kominfo bagi angkatan kerja muda di Kota Binjai. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari dimulai tanggal 8-12 Oktober 2019 bertempat di SMK Tunas Pelita Binjai dan diikuti oleh 71 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2,D3 bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berasal dari wilayah Kota Binjai dan sekitarnya. Skema yang diujikan dalam kegiatan kali ini adalah Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

     Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 09 Oktober 2019, yang dihadiri oleh Walikota Binjai yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, H. Ahmad Ilham, SH, M.AP, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Direktur LSP Komputer, diwakili oleh Taufik Akbar Fauji, Kepala Sekolah SMK Tuna Pelita Binjai, Emri Yurizal, S.Pd, Ketua Tim Leader  Binjai Smart City, Ing Heru Pranoto, ST.,M.Sc dan  para Instruktur.

   Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sangat penting bagi angkatan kerja muda, khususnya di Kota Binjai dan sekitarnya. Karena generasi muda yang sekarang pada tahun 2030 yang akan menjadi leadership di Kota Binjai, tentunya juga akan mempermudah dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Jumlah angkatan kerja Indonesia saat ini cukup besar tapi itu merupakan bonus demografi. Oleh karena itu peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital. Selain kegiatan sertifikasi SKKNI, Kementerian Kominfo juga melakukan kegiatan Digital Talent Scholarship (DTS) yang juga untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi yang mana hal ini merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. Melihat pentingnya kegiatan sertifikasi SKKNI bidang TIK ini, peserta diharapkan dapat serius mengikuti kegiatan ini sehingga nantinya memiliki kompetensi dan sertifikat”.

      Fasilitasi sertifikasi SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Walikota Binjai yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, H. Ahmad Ilham, SH,M.AP, dalam sambutannnya mengatakan, “Kegiatan bimtek dan sertifikasi SKKNI bagi angkatan kerja muda bidang TIK di kota Binjai ini sangat penting untuk mempersiapkan SDM yang ada yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan tingkah laku bidang TIK yang bersertifikasi SKKNI. Melalui kegiatan ini diharapkan angkatan kerja muda Kota Binjai dapat memanfaatkannya untuk mendukung pencarian lapangan pekerjaan. Dihimbau kepada semua peserta dagar apat mengikuti dan memanfatkan kegiatan ini dengan baik. Saya juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BBPPSDM Kominfo Medan yang telah melakukan kegiatan ini di Kota  Binjai”.

   Kepala Sekolah SMK Tunas Pelita Binjai, Emri Yurizal, S.Pd mengharapkan agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena akan memberikan bekal pengetahuan bagi mereka untuk memiliki kesiapan skill dalam memasuki lapangan pekerjaan. Saat ini Kota Binjai terus melakukan penerapan konsep “Smart City”, yaitu sebuah kota cerdas yang mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Untuk meraih masa depan yang lebih baik perlu dilakukannya kolaborasi antara dunia industri, akedemisi dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bagi era digital di masa depan.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Informatika Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Batam

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan Kerja Muda di Kota Batam. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari dimulai pada tanggal 17 s/d 21 September 2019 bertempat di Hotel 89 Batam dan diikuti oleh 62  peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3 dan S1 bidang TIK  yang berasal dari Kota Batam dan sekitarnya. Fasilitasi sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari  Selasa (17/9)  dan dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, DR. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Kadis Kominfo Kota Batam, Salim, S.Sos, Msi, Direktur LSP Telematika, Victor Terinathe, dan para Instruktur. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si selaku penanggung jawab kegiatan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan fasilitasi sertifikasi ini mengimplementasikan program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam  nawacita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital. Kementerian Kominfo telah  melakukan  beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi dan merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. Sementara itu Kadis Kominfo Kota Batam, Bapak Salim, S.Sos, M.Si mengapresiasi BBPSDMP Kominfo Medan memilih Kota Batam sebagi tempat dilaksanakannya fasilitasi SKKNI ini, beliau juga mengatakan pengembangan kompetensi SDM di era Revolusi Industri 4.0 mutlak diperlukan, Dilaksanakannya SKKNI bidang TIK ini bertujuan untuk mewujudkan tenaga kerja bidang komunikasi dan informatika yang kompeten dan professional. Oleh karena itu peserta diharapkan fokus agar tercapai komponen kompetensi yakni sikap kerja yang merupakan satu dari tiga aspek penting yang membentuk kompetensi kerja.

Sementara itu Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, DR. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA dalam paparannya mengatakan dampak disrupsi digital sangat berpengaruh terhadap SDM di Indonesia. Berdasarkan riset Oxford Economic, pada tahun 2028 akan terdapat 9,5 juta job displaced jika tidak dilakukan shifting. Kondisi ketenagakerjaan di Indonesia saat ini mayoritas tenaga kerja Indonesia berpendidikan dan berketerampilan rendah namun era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan tenaga kerja hingga 2,1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025. Semua keterampilan di bidang teknologi baik yang dasar maupun lanjutan akan mengalami kenaikan permintaan yang substansial di masa mendatang karena itulah sikap kerja (attitude), pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Dengan terselenggaranya sertifikasi nasional berbasis SKKNI diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi  diri, disiplin dan memiliki daya saing tinggi dalam  mencari kerja dan menciptakan peluang kerja baru. (Ratna)

Sertifikasi Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Informatika di Kota Tarakan

Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Informatika yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari pada tanggal 10-14 September 2019 di Hotel Lotus Panaya. Peserta berjumlah 60 orang yang berasal dari Kota Tarakan dan sekitarnya dengan skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes pada tanggal 12 September 2019, dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Supriono, SE, M.Si, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Irbar Samekto, Kepala Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Banjarmasin Ricky Paat serta Organisasi Perangkat Daerah Kab.Tarakan.

Dalam sambutannya Walikota Tarakan menyampaikan Bimtek dan Sertifikasi SKKNI yang dilaksanakan dapat menjembatani dan mempermudah lulusan SMK, Diploma dan Sarjana untuk memasuki dunia kerja secara kompetitif. Era keterbukaan yang saat ini sedang kita hadapi merupakan peluang besar, apabila angkatan kerja dapat membekali dirinya bukan hanya dengan ijazah formal, namun juga dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang baik.

Walikota Tarakan mengapresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Kominfo melalui BBPSDMP Kominfo Medan yang telah melakukan fasilitasi sehingga bimtek dan sertifikasi dapat terlaksana, beliau juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius dan terus berupaya meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Sertifikasi SKKNI sejalan dengan visi terwujudnya Kota Tarakan sebagai kota maju dan sejahtera memalui Smart City, maka kita juga harus mulai berpikir tentang pembangunan SDM Informatika yang professional.

PELAKSANAAN PENUTUPAN PELATIHAN DIGITAL TALENT SCHOLARSHIP (DTS) DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2019

Sebanyak 127 orang berhasil mengikuti program pelatihan intensif di bidang teknologi, yaitu Digital Talent Scholarship (DTS) 2019 yang dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai tanggal 8 Juli – 8 September 2019. Hal ini disampaikan pada Closing Ceremony kegiatan ini oleh Wakil Rektor IV, Dr. Hizir di Aula FMIPA Unsyiah. (Senin, 9/9).

Digital Talent Scholarship 2019 merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Kegiatan ini adalah program beasiswa pelatihan intensif bagi 25.000 peserta, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi dalam menyongsong revolusi industri 4.0.

Kepala UPT TIK Unsyiah, Nazaruddin, S.Si., M. Eng.Sc dalam laporannya mengatakan, dalam kegiatan ini ada enam program yang ditawarkan kepada Unsyiah yaitu Big Data Anaytic, Artificial Inteligent, Machine Learning, Cloud Computing, Cyber Security dan Internet of Things.

Namun Unsyiah hanya menjalankan tiga program saja yaitu “Big Data Analytic, Cyber Security dan Internet of Things”. Program ini dijalankan dalam 36 sesi atau 144 jam pelajaran. Nazar juga menjelaskan, awalnya kegiatan ini diikuti oleh 185 orang yang terdiri dari 75 orang di bidang Big Data Analytic, 60 orang di bidang Cyber Security dan 50 orang bidang Internet of Things. “Namun dalam perjalananannya, jumlah tersebut berkurang sebanyak 58 orang, sehingga tinggal 127 orang berhasil melewati program ini. Dari 8 kelas, tinggal 7 kelas saja,” ucap Nazaruddin.

Peserta yang mengikuti program ini berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional dan swasta di Aceh. Yaitu, Universitas Malikussaleh, Politeknik Lhokseumawe, Politeknik Aceh, UIN Ar Raniry, Ubudiyah, Universitas Serambi Mekkah, STIMIK Bina Bangsa Lhokseumawe. Sementara dari Unsyiah, pesertanya berasal dari Fakultas Teknik dan FMIPA.

Sementara itu Wakil Rektor IV, Dr. Hizir Unsyah mengucapkan selamat kepada 127 orang yang berhasil mengikuti materi program ini. Beliau berharap, peserta yang lulus ini bisa memberikan kontribusi yang positif baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat. Mengingat, ilmu yang mereka peroleh melalui program ini adalah sesuatu yang sangat mahal. Apalagi di era revolusi industri seperti sekarang ini. “Semoga ilmu yang telah kalian dapatkan, bisa bermanfaat bagi masyarakat. Karena ilmu ini adalah bekal yang sangat penting untuk bisa bersaing di era digital sekarang ini”.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Bukit Tinggi

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi  melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang Kominfo bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  27 s/d 31 Agustus 2019, bertempat di Hotel Grand Royal Denai dan diikuti oleh 60  peserta yang merupakan lulusan SMK,  D3 dan S1 bidang Kominfo yang berasal dari wilayah Kabupaten Darmasraya, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pariaman, Kota Padang dan Kota Bukit Tinggi. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Agustus  2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Bukit Tinggi, H. Irwandi, SH, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi Drs. Novri, M.Pd, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA, Instruktur Dr. Yuhefizar, S.Kom.,M.Kom, Taufik Gusman, M.DS, Lilik Suhery, S. Kom, M.Kom.

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada empat kemajuan teknologi spesifik yaitu internet seluler yang berkecepatan tinggi, kecerdasan buatan, adopsi big data analitik yang meluas dan teknologi cloud. Ke-4 hal tersebut ditetapkan akan mendominasi periode 2018-2022 sebagai pendorong yang secara positif mempengaruhi pertumbuhan bisnis. Mereka diapit oleh berbagai tren sosial-ekonomi yang mendorong terciptanya peluang bisnis seiring dengan penyebaran teknologi, seperti lintasan pertumbuhan ekonomi nasional dan perluasan pendidikan. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”.

Lanjutnya, mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2022, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan. Stabilitas keterampilan rata-rata global, proporsi keterampilan inti yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan sama, diperkirakan  sekitar 58%,  yang berarti perubahan rata-rata 42% untuk keterampilan tenaga kerja yang diperlukan selama periode 2018-2022.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bukit Tinggi H. Irwandi, SH, dalam  sambutannnya mengatakan, “Arus globalisasi yang sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia, disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin  canggih. Dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan serba  digitalisasi dan otomasisasi. Pada era globalisasi saat ini, penggunaan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan perkembangan teknologi informasi semakin hari semakin berkembang pesat. Saat ini Kota Bukit Tinggi berupaya melakukan percepatan untuk penerapan konsep “Smart City“, sebuah kota cerdas yang mempercepat pelayanan kepada  masyarakat. Pesatnya  perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, harus mampu kita siasati dengan  mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki skill dibidang TIK. Pemerintah Kota Bukit Tinggi memandang bimtek dan sertifikasi SKKNI bidang TIK merupakan suatu kegiatan yang sangat berharga, karena dengan bimtek dan sertifikasi TIK akan memberikan ilmu dan pengayaan untuk meningkatkan skill dari  generasi muda”.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi Drs. Novri, M.Pd, mengharapkan, “manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan. Selalu mencoba dan menerapkan prototype teknologi terbaru, dengan menggali bentuk kolaborasi baru dengan model sertifikasi atau pendidikan dalam ranah peningkatan digital skill. Untuk meraih  masa depan perlu dilakukannya kolaborasi antara dunia industri, akedemisi dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bagi era digital dimasa depan”.

BBPSDMP Kominfo Medan Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si memimpin upacara bendera memperingati hari ulang tahun Kemerdekaan RI Ke-74 tahun 2019. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Sabtu (17/8/2019) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya Menkominfo menyampaikan, “Bukan dengan pesawat tempur, kapal perang, tank-panser, kita merebut kemerdekaan. Bukan dengan emas permata yang tinggal petik di pohon, kita angkat ekonomi dari keterpurukan” ujarnya.

Lebih lanjut lagi Menkominfo menegaskan, ketika Republik Indonesia masih berusia  74 tahun, generasi baru lahir dalam buaian teknologi digital. Akses ke manapun ke ujung dunia ini semua ada dalam genggaman. Kita dihadapkan pada sejuta pilihan. Terbuka luas ruang belajar, banyak pula godaan untuk hanya mengejar hiburan. Lanskap ekonomi berubah dengan tiba-tiba. Ekonomi disebut-sebut sedang menuju era ketidakpastian, disrupsi, dan revolusi. Mereka yang menguasai teknologi dan cara bisnis yang baru memimpin di depan. Semoga kita waspada dan dapat merespons dengan penuh kesigapan dan kejelian.

Selain itu, Menkominfo menyampaikan, tahun ini, 74 tahun tepatnya tanggal 17 Agustus  2019, di hari peringatan kemerdekaan Republik ini, mari kita serap kecermerlangan dan semangat para pemuda pahlawan pendahulu kita.  Kita telikung keterbatasan agar justru menjadi kesempatan. Kita ubah lanskap ekonomi, mumpung sedang dalam tikungan menuju digital. Ekonomi digital memberi kita ruang untuk berusaha dengan cara-cara yang sama sekali baru. Tidak ada perbedaan antara muda-tua, kaya-dhuafa, warga kota-warga desa, kuliah-putus sekolah. Kecuali oleh mimpi dan kebaruan gagasan.

Dalam upacara ini, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan,  Drs. Irbar Samekto, M.Si menyerahkan tanda kehormatan Satya Lencana 10, 20 dan 30 tahun dari Presiden Republik Indonesia untuk para ASN di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan. Adapun para penerima tanda kehormatan Satya Lencana 30 tahun adalah Drs. Irbar Samekto, M.Si, Dra. Marthalina Sitanggang, penerima tanda kehormatan Satya Lencana 20 tahun adalah Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, Lahmuddin Harahap, SE, Budiman, S.Sos, Idawati Pandia, S.Sos dan penerima tanda kehormatan Satya Lencana 10 tahun adalah Yusrizal, S.Kom, M.Eng, Erwin Antonius Manurung, ST. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan selama ini.

Upacara hari ulang tahun peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara seperti pembacaan naskah Pancasila, pembacaan naskah Proklamasi RI, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Menyanyikan Lagu Nasional / Kebangsaan serta diakhiri  dengan doa.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan

   BBPSDMP Kominfo Medan melaksanakan Sertifikasi berbasis SKKNI bidang TIK bagi Angkatan Kerja Muda di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, 20/08/2019, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Selatan. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari bertempat di SEM Hotel Teluk Dalam dan diikuti oleh peserta yang merupakan lulusan SMK, D3, dan S1 bidang TIK yang bukan hanya berasal dari Teluk Dalam saja, melainkan juga berasal dari daerah lain bahkan dari luar pulau Nias. Skema yang diujikan antara lain, Junior Technical Support, Junior Networking, Graphic Design, dan Junior Programming.

      Acara pembukaan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Nias Selatan, Bapak  Dr. Hilarius Duha, S.H., M.H., Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Nias Selatan, Bapak Deri Dohude, S.Ag., MM., dan Direktur LSP Komputer, Bapak Satria Gunayoman.

       Laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Selatan, Bapak Dery Dohude, dalam laporannya disebutkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya SKKNI saja, melainkan ada empat kegiatan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Nias Selatan yaitu Sosialiasi Dampak IT yang dilaksanakan di 2 (dua) lokasi yaitu SMPN 1 Teluk Dalam dan SMPN 1 Lolowao, dan terakhir adalah Pelatihan Dasar Komputer dan Internet bagi ASN dalam lingkup Pemkab Nias Selatan.

        Diharapkan dengan adanya kegiatan-kegiatan ini, siswa-siswi dan juga para ASN di lingkungan Pemkab Nias Selatan mampu berinternet secara kritis, sehat, dan aman, juga diharapkan mampu mengoperasikan perangkat komputer dan jaringan.

       Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan pada sambutannya mengatakan “Indonesia harus melihat MEA sebagai peluang yang terbuka untuk memperbaiki kualitas SDM yang ada dengan meningkatkan daya saing dan juga menyediakan pendidikan. Perkembangan TIK tidak hanya pada satu bagian saja bahkan telah berkembang di berbagai lini dan sektor kehidupan. Seperti otomatisasi, Artifisial Intelegensia, Internet of Things dan sebagainya yang dimana kita dipaksa untuk dapat mengembangkan SDM kita agar nantinya dapat dengan mudah menghadapi kemajuan teknologi pada bagian-bagian tersebut”.

    Selanjutnya Bupati Nias Selatan Bapak Hilarius Duha dalam sambutannya mengatakan “ Tumbuhnya Industri Teknologi Informasi di Indonesia memunculkan kebutuhan tenaga kerja yang cukup signifikan, terutama di sektor industri kesehatan, pertambangan, ritel, dan energi. Penggunaan teknologi informasi untuk melihat kebutuhan konsumen dan tren yang terjadi menjadi hal yang krusial dalam meningkatkan efisien dan daya saing perusahaan ”. Sebelum membuka kegiatan di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan secara resmi, Bapak Hilarius Duha menambahkan, “Bahwa dengan adanya kegiatan fasilitasi sertifikasi ini diharapkan, angkatan kerja muda Kabupaten Nias Selatan harus siap menghadapi persaingan yang semakin kompetitif dan komprehensif”.

Pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) di Kota Lhokseumawe

Pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) di Kota Lhokseumawe diikuti sebanyak 172 orang siswa SMK yang berasal dari berbagai daerah di Aceh, antara lain Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Lhokseumawe, dan Aceh Utara. Pembukaan DTS digelar di Auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Kampus Buket Rata, Lhokseumawe.

DTS yang merupakan program pelatihan dan sertifikasi digital ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Litbang SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe. Kegiatan ini akan berlangsung selama 30 hari mulai tanggal 1 sampai dengan 30 Juli 2019.

Para peserta akan diampu oleh instruktur-instruktur yang mempunyai skill atau keahlian khusus bidang IT yang didatangkan oleh Kementerian Kominfo. Nantinya peserta akan disertifikasi kompetensinya berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga keahliannya diakui secara nasional,” kata Ketua Panitia DTS, Muhammad Hatta, MT saat acara pembukaan, Rabu (3/7). Ia menjelaskan, ada empat bidang teknis yang akan diberikan kepada para peserta pelatihan DTS untuk dipilih yaitu Junior Mobile Programmer, Junior Graphic Designer, Intermediate Animator, dan Junior Web Developer.

Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib saat membuka pelatihan itu mengajak generasi milenial cerdas dalam memanfaatkan teknologi informasi, terlebih di era revolusi industri 4.0 saat ini. “Jadilah generasi yang maju dan cerdas, jangan sebagai generasi yang menjadi objek teknologi,” katanya seraya mencontohkan main game sampai berjam-jam dan lupa waktu sebagai bentuk kebiasan buruk. Menurutnya, jika dimanfaatkan secara benar, teknologi akan sangat berguna untuk kemajuan daerah. Bukan hanya terhadap perbaikan sistem layanan publik oleh pemerintah, tetapi juga dalam pertumbuhan ekonomi berbasis digital atau yang disebut sebagai ekonomi kreatif.

Direktur PNL, Rizal Syahyadi, ST, M.EngSc mengatakan, PNL akan terus berupaya mengembangkan pendidikan vokasional bagi masyarakat. Karenanya PNL sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian Kominfo yang telah memercayakan PNL melaksanakan pelatihan DTS bagi siswa-siswa SMK di Aceh.

Sementara itu, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Sumekto, M.Si mengharapkan semua peserta yang telah mengikuti pelatihan DTS dapat berkompeten nantinya. Sebab di akhir masa pelatihan peserta akan diuji kompetensinya sesuai bidang keahlian yang diambil masing-masing peserta. Selanjutnya beliau memaparkan, “Ke depan, semua bidang pekerjaan dan profesi akan ditangani dan dikendalikan dengan basis teknologi IT, baik dalam administrasi pemerintahan maupun  swasta. Misalnya, dalam pengembangan Smart City, E-commerce, juga pertumbuhan ekonomi digital yang kian pesat sekarang ini”.

Pembukaan pelatihan DTS tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf, SE, MM, sejumlah kepala SKPK Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe, Wakil Direktur PNL, sejumlah dosen PNL, dan pejabat dari BBPSDMP Kominfo Medan.

KOMINFO GELAR PEMBUKAAN PELATIHAN DIGITAL TALENT SCHOLARSHIP (DTS) DI POLITEKNIK NEGERI MEDAN TAHUN 2019

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Litbang SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2019, Vacation School Graduate Academy (VGA) di Aula Gedung Z Lt.V.Po­liteknik Negeri Medan, Jumat (5/7).

Kegiatan ini betujuan guna meningkatkan “kompetensi lulusan SMK serta untuk mengurangi angka pengangguran dan memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi”. Demikian disampaikan Wakil Direktur IV Polmed, Ir. Berta Ginting, M.T dalam sambutannya saat membuka kegiatan yang diikuti 175 peserta ini.

Peserta program akan dilatih di Pol­med secara intensif untuk menguasai hardskill dan softskill sesuai dengan pe­minat di bidang teknis yaitu Junior Network Administrator sebanyak 50 orang, Junior Mobile Programmer se­banyak 25 orang, Junior Graphic Designer sebanyak 50 orang, dan Junior Web Developer sebanyak 50 orang.

Kementerian Kominfo RI juga menyiap­kan kegiatan pasca pelatihan bagi peserta program. Targetnya untuk mempertemukan ke­ahlian yang dimiliki oleh talenta digital dengan “peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi”.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur IV Polmed, Ir. Berta Ginting, M.T menyampai­kan terima kasih kepada Kominfo atas kepercayaan kepada Politeknik Negeri Medan sebagai penyelenggara, dan ia berharap kepada seluruh peserta semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua pe­serta dan memperoleh sertifikat kom­petensi sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Polmed untuk waktu dan tenaga dalam proses pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) ini. Ia juga meng­ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang lulus dalam proses seleksi talenta digital ini, dan nantinya diharapkan semua adik-adik peserta 100 persen dinyatakan lulus dalam pelatihan ini.

Turut juga hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Wakil Direktur I Polmed, Nursiah, S.E., M.Si, Wakil Direktur III Polmed, Nisfan Bah­ri, S.T., M.T, serta jajaran Polmed dan Kepala Dinas Kominfo Provsu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Me­dan, serta jajaran dari Balai Besar Pengem­bangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan.