SOSIALISASI INTERNET SEHAT BAGI KAUM WANITA DI KABUPATEN ASAHAN

Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Asahan mengundang Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan sebagai narasumber pada kegiatan Sosialisasi Internet Sehat Bagi Kaum Wanita Kab. Asahan yang dilaksanakan di Hotel Antariksa pada 12 Januari 2019 yang dihadiri oleh 4 orang narasumber yaitu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M. Si. Kepala Seksi Pengolahan Data Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara Junaidi Irwansyah, ST dan Dosen STMIK Royal Sumantri, MH dan Rizky Fauziah, S. Sos, M. Kom. Pada kegiatan ini berjumlah 71 orang yang terdiri dari Ibu-ibu PKK, Dharmawanita Pemkab. Asahan dan Ibu-ibu pengajian di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan.

Adapun acara sosialisasi ini dibuka oleh Bupati Kab. Asahan Bapak Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M. AP diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Asahan yaitu Bapak Rahmat Hidayat Siregar, S. Sos, M. Si. Beliau menyampaikan dalam sambutannya, pelaksanaan sosialisasi ini dilaksanakan agar para narasumber dapat membantu memberikan pemahaman dan penguasaan terhadap manfaat penggunaan internet serta pemahaman terhadap sisi negatifnya sehingga dapat terhindar dari hal tersebut dan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memanfaatkan internet dengan sehat dan aman bagi diri dan keluarga.

Selanjutnya pemaparan materi oleh para narasumber, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan menyampaikan materi yang berjudul “Pemanfaatan Internet; Berselancar; Berbagi dan Menerima Informasi dengan Bijak”.  Beliau meyampaikan bahwa di zaman sekarang ini, setiap orang harus memiliki email untuk memulai suatu hubungan internasional terlebih kepada kaum wanita khususnya Ibu-ibu yang hadir sebagai peserta agar dapat memanfaatkan penggunaan internet dengan kreatif dan bijak serta harus taat kepada UU ITE. Internet bagi kaum Ibu/Wanita tidak hanya sekedar media sosial saja, namun juga dapat memberikan penghasilan untuk itu pada tahap selanjutnya perlu diadakan Pelatihan TIK di Kab. Asahan agar mendorong Ibu-ibu untuk lebih kreatif lagi menggunakan internet yang dapat memberikan penghasilan. Untuk penangan dari kementerian kominfo terkait masalah ketidakbenaran informasi yang diterima, penipuan, ujaran kebencian ataupun konten-konten yang melanggar UU ITE, kaum Ibu atau siapapun dapat mengirimkan aduan konten dengan mengirimkan detail pengaduan dan alamat website lewat email aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Materi kedua dipaparkan oleh Kepala Seksi Pengolahan data Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, Bapak Junaidi Irwansyah, ST dengan judul materi “Internet Sehat dan Aman”. Beliau menyampaikan tips dan trik agar terhindar dari kejahatan-kejahatan yang kerap muncul di dunia maya khususnya bagi Ibu-ibu yang sering menjadi korban. Pemateri selanjutnya Dosen STMIK Royal Ibu Rizky Fauziah, S. Sos, M. Kom  dengan judul “Wanita Kader Internet Sehat Indonesia” menyampaikan bahwa seorang Ibu adalah sosok yang sangat berpengaruh di dalam keluarga, karena biasanya perkataan seorang Ibu selalu didengarkan oleh anak dan suaminya serta anggota lainnya, untuk itu seorang Ibu harus mampu menyaring informasi yang Ia terima dan mencari kebenaran terlbih dahulu sebelum menyampaikan sesuatu yang Ia temui di internet kepada keluarganya. Pemateri terakhir Dosen STMIK Royal Bapak Sumantri, MH menyampaikan materi yang berjudul “Cara Hadapi Hoax dan Kampanye Hitam di Media Sosial” menyampaikan agar para Ibu-ibu selalu waspada dan berhati-hati di dalam menggunakan internet dan agar selalu mengklarifikasi terlebih dahulu berita/informasi yang diterima di internet agar tidak menimbulkan korban dalam persoalan hukum. Sesi ini dipandu oleh Moderator Kabid.  Teknologi Informatika Dinas Kominfo kab. Asahan Bapak Zulkarnain, SE, M. Si yang sekaligus menjadi ketua panitia pelaksana kegiatan sosialisasi ini. Pemaparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Selanjutnya, acara sosialisasi ini ditutup oleh Kadis. Kominfo Kab. Asahan Bapak diwakili oleh Kabid  Teknologi Informatika Dinas Kominfo Kab. Asahan Bapak Zulkarnain, SE, M. Si. Beliau mangharapkan kepada seluruh peserta acara yang hadir agar setelah pulang dari kegiatan sosialisasi ini, peserta dapat menyebarkan informasi/pelajaran yang di dapat dari kegiatan ini kepada keluarga maupun masyarakat sekitar serta berperan aktif dalam upaya membantu menyediakan atau menyelenggarakan internet yang aman dan nyaman bagi anak, remaja, pribadi maupun masyarakat secara umum.

PENGENALAN TIK DAN BIMTEK PENGEMBANGAN SDM TIK BAGI MASYARAKAT

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 22 Januari 2019 melaksanakan Pengenalan TIK dan Bimbingan Teknis Pengembangan SDM TIK Bagi Masyarakat di Kota Medan. Kegiatan ini dilaksanakan di Poltek Negeri Media Kreatif Medan yang dihadiri oleh DR. Dedy Permadi, MA sebagai Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Direktur Poltek Negeri Media Kreatif Medan, Parningotan Simamora, Msi, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viadia Hafid, MAP. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan 50 orang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berasal dari Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Belawan Kota, Kecamatan Medan Deli dan Kecamatan Medan Marelan.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang berada pada dunia yang cepat berubah, pembangunan Kominfo terus dilanjutkan dan disempurnakan, namun sekarang dan ke depan persoalan internet telah berpindah pada ekonomi digital. Kaum milenial menentukan wajah Indonesia karena mereka berada pada usia produktif dan berpeluang mencapai target Indonesia menembus status negara berpendapatan tinggi di tahun 2045 dan memberikan standar kehidupan yang lebih tinggi bagi masyarakat.

Sementara itu sebagai Keynote Speech, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viadia Hafid, MAP mengatakan agar penggunaan TIK dapat menghasilkan manfaat yang tepat serta menghindarkan dampak negatif penggunaannya maka diperlukan kebijakan dan upaya pengawasan terhadap anak-anak agar mereka mampu menggunakannya secara benar dan efektif. Untuk kepentingan perlindungan anak-anak, diharapkan para orangtua terutama kaum Ibu agar memiliki peran penting dalam membina dan mengawasi anak pada saat mengakses internet. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan narasumber Tenaga Ahli Menteri Bidang Kebijakan Digital, Deddy Permadi, SIP, MA, PhD yang membahas mengenai Literasi Digital untuk pengembangan ekonomi masyarakat, bagaimana meningkatkan kesejahteraan bersama melalui dunia maya.
Acara berlanjut hingga sore hari dengan kegiatan pembelajaran yang dipandu oleh instruktur dari Komunitas Digital Marketing. Para peserta yang merupakan anggota KIM dan para pelaku UMKM sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. (Ratna)

Pusat Unggulan Iptek dan Akreditasi Jurnal Ilmiah

Setelah terakreditasi kelembagaan KNAPPP, BBPSDMP Kominfo Medan berkeinginan untuk meningkatkan status menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI) dibidang Humaiora, untuk itu, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDM) Kominfo Medan berkoordinasi dengan Kemenristekdikti.. Terkait dengan PUI, Kepala BBPSDMP Kominfo Drs. Irbar Samekto dkk diterima oleh Direktur Lembaga Litbang Kemenristekdikti Bapak Ir. Kemal Prihatman, M.Eng; Ibu Edita Diah Triana D, SE sebagai Kasie Lemlitbang LPK; dan Bapak Asep Purnama. Dalam diskusi yang dilakukan, Kemal Prihatman menyatakan, Kemenristekdikti melalui PUI (Pusat) hingga tahun 2018 yang lalu menganggarkan cukup besar (sekitar 800 juta) setiap tahunnya untuk penyelenggaraan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, namun kemudian dihentikan karena tidak cukup bermanfaat bagi produk-produk yang dipamerkan. Oleh karena itu, PUI pada akhir tahun 2018 yang lalu, menggelar kegiatan Indonesia Innovation Day di Jepang, yang bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk riset dan inovasi PUI di skala internasional. Hasilnya, produk-produk yang dipamerkan pada kegiatan tersebut ternyata mendapat respon positif dari investor negara asing, dan kegiatan ini menghasilkan kontrak untuk menanamkan investasi pada produk-produk unggulan yang dipamerkan. Tahun ini, kegiatan yang sama akan diadakan juga di Amerika dan Eropa.
Utamanya pelaksanaan kegiatan pengembangan Pusat Unggulan Iptek adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan, sumber daya dan jaringan iptek dari lembaga litbang dalam bidang prioritas spesifik agar terjadi peningkatan relevansi dan produktivitas serta pendayagunaan iptek dalam sektor produksi untuk menumbuhkan perekonomian nasional yang pada gilirannya dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BBPSDMP Kominfo Medan sebagai salah satu lembaga litbang yang memiliki tupoksi melakukan penelitian, pengembangan, dan pengkajian, juga dapat menjadi Pusat Unggulan Iptek, namun harus menegaskan arah dan fokus yang akan diunggulkan, apakah dari sisi TIK, humaniora/sosial budaya, kebijakan, atau yang lainnya. PUI (pusat) dalam hal ini berperan melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap lembaga litbang terkait SDM, anggaran, dan unsur pendukung lainnya hingga lembaga litbang ditetapkan sebagai PUI. Produk unggulan ini tentunya harus melalui proses riset, pengembangan, atau pengkajian.
Lebih lanjut Kemal Prihatman menambahkan, untuk dapat menjadi PUI, lembaga litbang juga harus memperkuat rencana kegiatan (berdasarkan renstra 5 tahun). Selain itu, kolaborasi dengan instansi dan pihak-pihak terkait lainnya sangat penting untuk mewujudkan produk unggulan dari sebuah lembaga litbang. Sementara itu Edita menambahkan, untuk sosialisasi mengenai PUI ini selanjutnya dapat berkoordinasi dengan Kasubdit Lemlitbang Pemerintah Pusat Bapak Yudho Baskoro Muriadi, S.Sos, M.Si, MPP, dan informasi lainnya terkait dengan PUI dapat dilihat di https://pui.ristekdikti.go.id/Setelah berkoordinasi tentang PUI, BBPSDMP Kominfo Medan berkoordinasi tentang reakreditasi dan akreditasi jurnal ilmiah. Koordinasi reakreditasi Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan) di Gedung BPPT II Lt. 20 Jalan MH. Thamrin No. 8, dan diterima oleh Bapak Fajar dan Ibu Ninuk dari Bagian Jurnal Ilmiah, Direktorat Pengelolaan Hak dan Kekayaan Intelektual. Fajar menjelaskan, usulan akreditasi sebaiknya dilakukan dua bulan sebelum masa akreditasi jurnal berakhir. Karena masa akreditasi Jurnal PIKOM berakhir pada April 2019, maka akreditasi ulang (reakreditasi) sebaiknya sudah diusulkan pada Februari 2019. Pengajuan akreditasi dan akreditasi ulang dapat dilakukan melalui ARJUNA (Akreditasi Jurnal Ilmiah) di alamat http://arjuna.ristekdikti.go.id. Ninuk menambahkan bahwa mekanisme pengusulan akreditasi saat ini sudah lebih sederhana dibandingkan pengusulan akreditasi ketika jurnal belum menggunakan OJS. Jurnal cukup mendaftarkan identitas jurnalnya dan mengisi borang akreditasi. Untuk usulan reakreditasi, terbitan yang diusulkan untuk dinilai hanya 1 (satu) terbitan terakhir, yaitu Vol. 19 No. 2 Desember 2018. Jurnal juga dapat melakukan evaluasi diri terlebih dahulu sebelum mengajukan akreditasi. Saat ini unsur DOI belum menjadi persyaratan mutlak untuk mengajukan akreditasi. Hal ini memberi peluang bagi Jurnal TIK jika ingin mengajukan akreditasi. Kemenristekdikti memberikan hibah atau bantuan setiap tahunnya, salah satunya untuk tata kelola jurnal elektronik. Bantuan ini diberikan bagi jurnal yang telah terakreditasi S2, dengan syarat harus mendampingi jurnal yang belum terakreditasi hingga terakreditasi S2. Namun, kesempatan ini sudah ditutup pada tanggal 5 Januari 2019. Kemenristekdikti juga menyelenggarakan berbagai pelatihan dan asistensi terkait jurnal dan penulisan ilmiah terindeks global, yang dapat diakses melalui Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Simlitabmas) di alamat http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/.

Pelatihan Pengelolaan Konten Animasi

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Profesi Universitas Panca  Budi (UNPAB) Medan melaksanakan pelatihan pengelolaan konten animasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumatera Utara di Aula kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Rabu, 5 Desember 2018. Dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta/staf Dinas  Kominfo tentang pengelolaan konten website di masing-masing dinas, mendorong terjadinya   pertukaran informasi dan pengetahuan serta pengalaman dalam rangka peningkatan kapasitas   SDM bidang TIK.

Pelatihan pengelolaan konten informasi tersebut dihadiri Rektor UNPAB Medan yang diwakili oleh Heru Tony Hardjanto, SE, MM, Narasumber Dr. Syafruddin Pohan, M.Si, Ratna, SE, MS, Komda  Raharja, Yusrizal, S. Kom, M. Eng, Aditya, ST, dan peserta ASN Dinas Kominfo Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Paluta dan Kabupaten Labuhan Batu, Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut dimulai pada tanggal 05 s/d 07 Desember 2018 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan komunikasi media saat ini adalah era masyarakat berpengetahuan dan harus bersiap menyambut era revolusi industri 4.0, sehingga kedepan kita akan memasuki masyarakat informasi. Kominfo sudah melaksanakan pengembangan SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kegiatan sertifikasi di bidang TIK.

Lanjutnya kerangka desainnya adalah untuk membangun kebebasan berekspresi terutama jurnalistik dalam menjamin keterbukaan informasi, pendidikan berkualitas untuk semua, menghormati keanekaragaman budaya dan bahasa, akses universal terhadap informasi dan pengetahuan menuju masyarakat berpengetahuan. Dimana suatu kelompok masyarakat yang setiap anggota masyarakatnya ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan menguasai keterampilan dasar yang diperlukan dan mendapatkan akses terhadap informasi.

Laporan Ketua Pelaksana Kabid Pengembangan SDM Kominfo Medan, Abdul Rahman, S.Sos, M.Si menegaskan kegiatan  ini merupakan  wujud  upaya Balai Besar  Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan dalam meningkatkan kapasitas  SDM bidang komunikasi dan informatika khusunya pengelolaan konten website. Penyelenggaraan kegiatan ini juga merupakan awal dari upaya kerjasama yang akan dibangun antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan LPPro Universitas  Panca Budi Medan dan merupakan implementasi dari kerjasama antara lembaga yang telah terjalin dengan baik antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara.

Menghadirkan lima Nara Sumber yang  akan menyampaikan materi:

  1. DR. Syafruddin Pohan, M.SI dari Universitas Sumatera Utara (Tehnik  menulis dan  membuat  berita)
  1. Komda Raharjo, dari Politehnik Media Kreatif Medan (Tehnik Fotographi, Aplikasi Grafis Corel Draw/Photoshop, praktek Desain Infografis dan  video grafis)
  1. Aditya, ST, dari Politehnik Media Kreatif Medan (Tehnik Animasi, praktek  tehnik  animasi)
  1. Ratna SE, MS, dari BBPSDMP Kominfo Medan (Kajian Opini Publik dalam pemberitaan media)
  1. Yusrizal, S.Kom, M.Eng dari BBPSDMP Kominfo Medan  (Manajemen Konten  Website)

Pelatihan pengelolaan konten animasi dilaksanakan  dengan metode pelatihan  ceramah, diskusi dan praktek. Dengan  terlaksananya pelatihan tersebut diharapkan dapat  meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, dan sikap  peserta. Serta  meningkatkan  kualitas dan produktivitas  Lembaga Pengembangan SDM, Dinas Kominfo, meningkatkan  kinerja  dan pada  gilirannya  akan meningkatkan  daya  saing  SDM bidang   komunikasi  dan Informatika   kearah  lebih  baik.

Seminar Hasil Penelitian Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Tahun 2018

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar hasil penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2018, di Aula BBPSDMP Kominfo Medan, 29 November 2018. Tema “ Komunikasi dan Pemanfaatan Hasil  Penelitian dan Pengembangan Bidang Kominfo Menuju Revolusi Industri 4.0. Dengan tujuan untuk berbagi informasi tentang berbagai strategi meningkatkan kemampuan peneliti dan penerapan hasil-hasil penelitian dalam pembuatan kebijakan secara nasional  maupun daerah. Seminar  tersebut  dihadiri Dinas Kominfo Provsu, Badan Litbang Provsu, Dinas Kominfo Kota Medan, Badan Litbang Kota Medan, Balai Bahasa Sumatera Utara, Ketua LPPM: USU, UNIMED, UIN-SU, UMA, Univ. Panca Budi, UMSU, Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, fungsional Peneliti dengan narasumber: Prof. Dr. Suwardi Lubis, MS, Prof. Dr Yusnadi, MS, Dr Mhd. Furqan Amal, M.Comp.Sc dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kabid Pengembangan TIK, Dedi Irawan.

Kegiatan seminar  hasil penelitian dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si dalam  sambutannya  mengatakan, Badan  Antariksa Amerika Serikat, Nasa, pada Hari Selasa, 27 November 2018 lalu telah memperlihatkan betapa bangganya profesi peneliti, Nasa menyatakan, hari ini kami telah sukses mendarat kedelapan kalinya di Planet Mars dalam sejarah manusia. Insight (sejenis robot penjelajah), akan meneliti interior Mars dan akan memberi ilmu sains yang berharga saat kami mempersiapkan astronot ke bulan dan kemudian Mars, yang berjarak 481,6 juta kilometer dan akan menjadi rumah kedua penduduk bumi. Peryataan  tersebut  untuk memposisikan  betapa  peran  peneliti  amatlah  penting  manakalah hasil penelitian tersebut bermanfaat bagi lembaga/industri maupun masyarakat dan pemerintahpun mendukung dalam bentuk pengakuan serta anggaran penelitian yang lebih dari memadai.

Saat ini, seiring dengan penggunan teknologi 4-5 G, teknologi digital telah memasuki barbagai  sisi kehidupan manusia, dengan kondisi demikian memberikan kesempatan metamorposis profesi peneliti menjadi digital researcher/peneliti digital. Profesi peneliti digital merupakan adaptasi dan antisipasi ke masa depan dimana Indonesia saat ini telah memasuki pasar bebas dan hasil  riset dunia dengan mudah ada dihadapan kita. Peneliti digital ini diharapkan dapat menjawab  tantangan Presiden RI Bapak Joko Widodo, tentang pemanfaatan lembaga riset agar  menghasilkan outcome hasil penelitian yang bernilai inovasi pada bidang teknologi, maka untuk pencapaian  tujuan  tersebut dibutuhkan penguatan kompetensi peneliti bidang kominfo yang diharapkan dapat beradaptasi terhadap era disrupsi dan kehadiran revolusi industri 4.0.

Lanjutnya di Indonesia penggunaan penelitian sebagai dasar pembuatan kebijakan belum cukup membumi, meskipun peran serta peneliti dalam penyusunan peraturan perundang-undangan sebagai instrumen kebijakan telah dibuka melalui UU No 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan yang mengatur bahwa dalam penyusunan peraturan perundang-undangan juga harus melibatkan peneliti dan tenaga ahli. Namun permasalahannya saat ini  adalah relasi antara lembaga penelitian sebagai para pihak penyedia data dan hasil-hasil penelitian dengan pihak pengambil  kebijakan masih belum optimal. Penyebab utamanya adalah  kurangnya kualitas dan kuantitas penelitian yang relevan dengan prioritas kebijakan pemerintah, serta belum optimalnya akses pengambilan kebijakan terhadap hasil penelitian yang relevan.

Menghadirkan empat  penyaji yang  akan menyampaikan materi:

  1. Jarudo Damanik, S. Kom: Penggunaan TIK Serta Implikasinya Terhadap Aspek Sosial Budaya Masyarakat Rural dan Perbatasan (di wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan).
  2. Oktolina Simatupang, Sos, M.IKom: Suvei Pemetaaan SDM TIK dan Kehumasan pada ASN Provinsi.
  3. Muttaqin, ST, M.Eng: Rencana Induk Pengembangan TIK Kabupaten Nunukan.
  4. Ratna, SE, MS: Analisis Kebijakan Pembangunan Bidang Kesra, Ekuin dan Polhukam pada surat kabar terbitan Sumatera Utara.

Forum seminar diisi dengan pemaparan hasil studi oleh penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, sehingga menjadikan hasil-hasil penelitian sebagai masukan penyusunan dan penyempurnaan kebijakan. Melalui forum seminar ini hasilnya diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial budaya khususnya bidang kominfo.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya, melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan  kerja muda di Kota Tarakan. Fasilitasi Sertifikasi SKKNI tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari Kota Tarakan dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu  Junior Network Administrator, Junior Web Programming, Desain Grafis Junior, Desainer Multi Media, Digital Imaging.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dimulai pada tanggal 24 s.d. 26 Oktober 2018 bertempat di Hotel Lotus Tarakan yang diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1 , D2, D3,  dan S1,  bidang TIK. Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Pembukaan dilaksanakan pada Hari Rabu, tanggal 24 Oktober 2018, yang dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.Si, Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Tarakan, Muhammad Haris, SH, M.Hum, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tarakan, Direktur LSP TIK Indonesia Surabaya, Ir.Edwin Suryosaptanto,BBA, MBA, Kepala SMK Negeri 2 Tarakan diwakili oleh Zulfikar, para perwakilan perguruan tinggi/institut/sekolah tinggi, para instruktur dan assesor.

Sambutan Kepala Badan Litbang SDM Kominfo yang disampaikan oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si  dalam sambutannya mengatakan, yang memicu peningkatan pengembangan SDM bidang kominfo/TIK dalam rangka  menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis pengetahuan. Pertama, persaingan  yang semakin  tinggi  di era globalisasi ditandai dengan inovasi dan strategi   baru dari tiap negara, institusi dan individu. Kedua, penguatan blog perdagangan antar kawasan, seperti kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ketiga trending revolusi industri 4.0, saat ini sudah terasa cenderung berkembang khususnya dalam menangani/menggunakan kecerdasan buatan (artifical intellegent), rekayasa genetika dan teknologi lainnya.

Lanjutnya teknologi pada revolusi industri 4.0 akan mengubah struktur ekonomi dunia secara mendasar, termasuk efeknya pada tenaga kerja dan masa depan pekerjaaan yang mengakibatkan ketidaksetaraan pendapatan. Kegiatan bimtek vokasional SKKNI di Kota Tarakan ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital, bersamaan dengan tiga momentum besar tersebut, sehingga angkatan kerja muda  yang merupakan bonus demografi dalam masa Indonesia emas akan memiliki jati diri  yang kuat serta lebih bermakna bagi masyarakat dan negara.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Walikota Tarakan dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Tarakan, Mohammad Haris, SH, M.Hum dalam sambutannya mengatakan, di era  globalisasi sekarang dengan semakin pesatnya perkembangan pembangunan yang  memanfaatkan teknologi informasi diperlukan sumber daya manusia yang mampu  bersaing dan menguasai TIK. Untuk memenuhi SDM tersebut angkatan muda yang  sekarang disebut kaum milenial yang akan mampu menjawab dan berperan dalam persaingan tersebut. Sejalan dengan program pemerintah Kota Tarakan yang membangun kota  dengan cerdas yaitu Smart City. Smart City yang dimaksud antara lain Smart Living, Smart Economy, Smart Government, Smart People, Smart Mobility.

Badan Litbang SDM Kemkominfo mengharapkan adanya sinergitas pelaksanaan program  pengembangan SDM Kominfo bersama-sama dengan pemerintah Kota Tarakan dalam  upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan dalam pengembangan SDM  bidang kominfo di setiap wilayah/daerah di Indonesia.

BBPSDMP KOMINFO MEDAN GELAR UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE – 90 TAHUN 2018

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Amal Hasyim, S.Sos. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (29/10/2018) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Dengan mengambil tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kerangka NKRI.

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pembacaan naskah Pancasila, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Ikrar Sumpah Pemuda, menyanyikan lagu wajib nasional Satu Nusa Satu Bangsa serta diakhiri dengan doa.

LOMBA PEMENTASAN MEDIA TRADISIONAL PERTUNJUKAN RAKYAT TAHUN 2018

Dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan Kelompok Media Tradisional di bidang  Komunikasi  dan Informasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menggelar Lomba Pementasan Media Tradisional Pertunjukan Rakyat  Tahun 2018 di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Selasa, 16 Oktober 2018. Dengan  mengangkat Tema “Media Tradisional Pertunjukan Rakyat Sumut Sadar Teknologi Informasi dan Memelihara Kearifan Lokal”.

Lomba pementasan media  tradisional pertunjukan rakyat tersebut dinilai oleh Dewan Juri yang terdiri dari Budayawan Sumut, Syawaluddin, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto M,Si; dan Kadis Budaya dan Pariwisata, Hidayati. Kegiatan juga dihadiri para  tokoh seni, pimpinan sanggar budaya, para peserta lomba dari kabupaten/kota se-provinsi Sumatera Utara dan para insan pers. Maksud dan tujuan digelarnya lomba tersebut adalah untuk mengembangkan media tradisional yang mampu bersinergi dengan media-media lain dalam upaya memperlancar arus informasi di Provinsi Sumtera Utara dan memilih kelompok pertunjukan rakyat terbaik dan berprestasi tingkat Provinsi  Sumatera Utara  tahun 2018.

Perlombaan tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Provsu, Drs. H. Mhd. Fitriyus, SH, MSP.  Dalam sambutannya Gubsu yang dibacakan oleh Kadis Kominfo Provsu menyampaikan, bahwa pemenang perlombaan ini akan mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam Festival Nasional Pertunjukan Rakyat pada tanggal 28-29 Oktober 2018 di Serpong Banten, Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) merupakan event tahunan yang rutin digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas). Gubsu juga menambahkan agar peserta lomba pementasan media tradisional pertunjukan rakyat perwakilan Sumatera Utara dapat meraih juara pertama pada Festival Nasional Pertunjukan Rakyat yang diselenggarakan di Serpong Banten nanti.

Peserta lomba ini diikuti 15 kelompok Media Tradisional Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yaitu 1. Kota Medan, 2. Kota Tebing Tinggi, 3. Binjai, 4. Kab. Deli Serdang, 3.Kab. Serdang Bedagai, 4.Kab. Langkat, 5. Kab. Karo, 6. Kab. Pakpak Barat, 7. Kota Padang Sidempuan, 8. Kota Tanjung Balai, 9. Kab. Paluta, 10. Kab. Asahan, 11. Kab. Labuhan Batu, 12, Kab. Humbahas, 13. Kab. Labuhan Batu Utara dan 15. Kab. Samosir. Kegiatan ini diharapkan  dapat menjadi fasilitator bagi pemerintah untuk menyampaikan program-program dan kebijakan terbaru dalam pemerintahan kepada masyarakat demi terwujudnya visi Provinsi Sumatera Utara maju, aman dan bermartabat.

Setelah dilakukan penilaian terhadap satu-persatu peserta lomba pementasan media tradisional pertunjukan rakyat Sumatera Utara, dewan juri akhirnya menetapkan 3 (tiga) Kelompok Pertunjukan Rakyat Tradisional sebagai pemenang yaitu juara I dari Kota Medan, Juara II Kabupaten Deli Serdang dan juara III Kabupaten Asahan, sementara pada juara harapan I dari Kabupaten Serdang Bedagai, juara  harapan II dari Kabupaten  Langkat dan juara harapan III dari Kabupaten Paluta.

SERTIFIKASI NASIONAL BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI BERBASIS SKKNI DI BANDA ACEH

Dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta mengimplimentasikan Permen Kominfo No. 24 tahun 2015 tentang pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai amanat UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh menyelenggarakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda pada tanggal 25 s/d 27 September 2018 di Kota Banda Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari bertempat di Hotel Mekkah Banda Aceh dan diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 25 September 2018 dan dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof. Dr. Henri Subiakto, MA, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Kadis Kominfo Kota Banda Aceh, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA dan dibuka secara resmi oleh oleh Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. Zainal Arifin. Dalam sambutannya Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo yang diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan, Ir. Arifin Saleh Lubis, MT mengatakan bahwa peluang pertumbuhan ekonomi terbuka lebar dengan adanya Revolusi Industri 4.0 yang merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. Zainal Arifin dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa perkembangan TIK membuka banyak peluang untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan dibuka secara resmi dengan harapan Fasilitasi Sertifikasi ini dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar mereka dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (Ratna)

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Pidie Provinsi Aceh

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie Provinsi Aceh dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya, melaksanakan Fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan  kerja muda di Kabupaten Pidie. Fasilitasi Sertifikasi SKKNI tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Pidie dan Kota Banda Aceh.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dimulai pada tanggal 30 Agustus s.d. 01 September 2018 yang diikuti oleh 54 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1 , D2, D3,  dan S1,  bidang TIK. Pembukaan dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 30 Agustus 2018 dihadiri oleh Bupati Kabupaten Pidie yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Kabupaten Pidie, Bapak Bahrul Walidi, Kepala BBPPSDMP Kominfo Medan yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Amal Hasyim, S.Sos, Direktur LSP TIK Indonesia Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, BBA, MBA, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Pidie diwakili oleh Bapak Muzakkir.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara  resmi oleh Bupati Pidie dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Kabupaten Pidie, Bapak Bahrul Walidi. Dalam sambutannya mengatakan, diselenggarakannya sertifikasi SKKNI  ini memberikan konstribusi besar dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang TIK khususnya bagi calon tenaga kerja muda yang handal dan siap pakai. Lebih lanjut Barul Walidi menjelaskan hal ini sejalan dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Tranmigrasi RI Nomor 5 Tahun 2012 tentang Sistem Standarisasi Kompentensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sebagai salah satu rumusan kemampuan para tenaga kerja yang mencakup aspek pengetahuan keterampilan dan keahlian dan kemampuan serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan perundang-undangan. Kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-sebaiknya dan diharapkan lulus memperoleh sertifikat Standarisasi Kompentensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Pencerahan/pembekalan yang disampaikan oleh Nara Sumber Yusrizal,  S. Kom, M. Eng tentang fungsi TIK dalam segala bentuk termasuk dalam bidang ekonomi. Nara sumber dari LSP TIK Indonesia, Ir. Edwin Suryosuptanto, BBA, MBA dalam  paparannya menjelaskan tentang pentingnya TIK  pada masa sekarang ini, kompentensi kerja merupakan spesifikasi yang terdiri dari sikap kerja (attitude) pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) maka kepada peserta  dapat meningkatkan tiga hal tersebut dalam mengelola SDM TIK sehingga impelementasinya dapat mendukung tata kelola TIK di Kabupaten Pidie.