Seminar Proposal Penelitian Balai Besar Pengembangan SDM Dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar proposal penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2019, di Aula BBPSDMP Kominfo Medan (15/04/2019). Penelitian BBPSDMP Kominfo Medan tahun 2019 ini mengambil tema utama mengenai Pemanfaatan TIK pada UMKM yang tahun ini mengambil lokus hanya di Provinsi Sumatera Utara saja. Tema utama penelitian ini dijadikan penelitian kelompok yang menjadi semacam pohon penelitian yang selanjutnya diturunkan dan diikuti dengan penelitian mandiri masing-masing peneliti dengan mengambil segmen yang lebih khusus seperti kompetensi SDM, Digital Marketing dan Permodalan UMKM.

Seminar  tersebut  mengundang perwakilan Dinas Kominfo Provsu, Badan Litbang Provsu, LPPM UIN-SU dan Panca Budi sebagai peserta dengan menghadirkan narasumber, Prof. Dr Yusnadi, MS dan Dr. Dra. Hj. Nina Siti Salamaniah Siregar, M.Si. Kegiatan seminar  dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si, dalam  sambutannya  mengatakan, Peran UMKM di era digital saat ini sangat penting di dalam perekonomian negara. Dengan dibangunnya infrastruktur TIK Palapa Ring akan memicu pertumbuhan PDB menjadi 7%  dan ditargetka tahun 2025 Indonesia akan menjadi negara berpendapatan menengah di dunia. Disitulah UMKM berpeluang mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan TIK terutama dari sisi pemasarannya seperti pemanfaatan media sosial dan komunitas global lainnya yang ada di internet.

Forum seminar diisi dengan pemaparan proposal oleh 8 orang penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta, dan diakhiri dengan saran dan masukan dari narasumber sehingga penelitian yang akan dilaksanakan nantinya akan menghasilkan penelitian yang benar-benar memberikan kontribusi dalam penyusunan kebijakan dan dampak yang positif bagi stakeholder terkait.

SERTIFIKASI BERBASIS SKKNI BIDANG TIK BAGI ANGKATAN KERJA MUDA DI KOTA TEBING TINGGI

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi menggelar Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda pada hari Rabu (10/04/2019) di Hotel Malibou, Kota Tebing Tinggi.

Kegiatan ini dibuka oleh Walikota Tebing Tinggi yang diwakili oleh Asisten Adm. Umum Pemko Tebing Tinggi, H. Kamlan, SH, MM, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pendekatan e-government dan open-government adalah sebuah jawaban dari tuntutan dinamika saat ini, bukan sekedar konsumsi teknologi semata. Mengingat kecepatan dan keakuratan sistem pelayanan adalah langkah yang harus dilaksanakan.

Sesuai Peraturan Walikota Tebing Tinggi Nomor 39 tahun 2017 tentang pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi bahwa nantinya Dinas Kominfo akan dijadikan tempat data center dan command center, sehingga pelayanan publik, kewilayahan dan kinerja organisasi dapat ditampilkan dalam satu ruangan.
Kegiatan bimtek dan sertifikasi ini merupakan salah satu upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang siap dan terampil dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Pemkot Tebing Tinggi sangat mengapresiasi Kementerian Kominfo yang telah menyelenggarakan kegiatan ini secara rutin setiap tahun.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, menjelaskan tujuan dan sasaran kegiatan adalah untuk membantu angkatan kerja muda khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian sehingga melalui kegiatan ini diharapkan akan terwujud SDM angkatan kerja muda bidang kominfo yang memiliki kompetensi sekaligus membibit angkatan muda menuju Indonesia digital, sehingga angkatan kerja muda akan memiliki jati diri yang kuat dan bermakna bagi masyarakat dan negara.

Peserta Sertifikasi SKKNI ini sebanyak 59 orang yang terdiri dari lulusan SMK , D1, D2, dan D3 bidang TIK dengan skema Programmer, Networking, Technical Support dan Graphic Design. Pesertanya berasal dari Kota Tebinggi, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kab. Simalungun.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Deli Serdang dan Sekitarnya

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda di Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, yaitu mulai tanggal 26 s/d 30 Maret 2019, bertempat di Hotel Grand Sakura Medan. 60 peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3, dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, dan sekitarnya. Fasilitasi sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda bidang TIK dalam memperoleh sertifikat kompetensi.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari  Selasa (26/3)  dan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid; Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si; Direktur LSP TIK Indonesia, Ir. Edwin Suryosuptanto; dan para instruktur. Kabid Pengembangan SDM Kominfo, BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman, S.Sos, MSi selaku penanggung jawab kegiatan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan fasilitasi sertifikasi ini mengimplementasikan program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam nawacita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi  perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital.

Sementara itu, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam paparannya menjelaskan, Kementerian Kominfo telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi dan sekaligus merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. SKKNI bidang kominfo merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memfasilitasi sertifikasi kompetensi tenaga kerja bidang komunikasi dan informatika. Oleh karena itu, dalam mengikuti kegiatan ini peserta diharapkan dapat fokus agar setiap komponen yang diujikan dapat memenuhi standar kompetensi. Komponen kompetensi tersebut yakni meliputi sikap (attitude), pengetahuan (knowledge), dan keterampilan (skill). Dengan diselenggarakannya sertifikasi nasional berbasis SKKNI ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi diri, disiplin, kejujuran, dan memiliki daya saing tinggi dalam  mencari kerja dan menciptakan peluang kerja baru.

KIM MENUJU EKONOMI DIGITAL MAMPU MEMBERIKAN NILAI TAMBAH

Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera, Nouval Mahyar, SH, yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, membuka acara Workshop Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara (Diskominfo Provsu) dengan tema “KIM Berbasis Teknologi Informasi Jembatan Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi Anggotanya” di Hotel Grand Kanaya Medan, Kamis (14/03/2019).

Dalam sambutannya Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Nouval Mahyar, SH mengatakan, kegiatan workshop KIM se-Sumatera Utara ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia KIM di Sumatera Utara. KIM mempunyai peran besar dalam mendukung Pemerintahan Sumatera Utara, melalui penyampaian informasi-informasi yang positif kepada masyarakat, KIM dapat mengedukasi masyarakat. KIM sebagai agen informasi diharapkan dapat berperan menjadi jembatan peningkatan ekonomi masyarakat. KIM harus mampu memanfaatkan teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan KIM sendiri sehingga KIM dapat lebih produktif dan mampu memberikan nilai tambah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber, yakni: Eko Setiawan, SI.Kom, M.Med.Kom, Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur (Materi: Revitalisasi Tata Kelola dan Pemberdayaan Kim), Heri Dwi Utoyo, Dinas Kominfo Kota Surabaya (Materi: Peran Kim dalam literasi media sosial), Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan (Materi: Kim menuju ekonomi digital), , S.Si, M.Comp.Sc, Ketua ABDSI Kota Medan (Materi: Kim berbasis E-Community KUMKM) yang dipandu oleh Moderator Setia Pandia.

Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan selaku narasumber dalam paparanya, Kim menuju ekonomi digital, menjelaskan pemberdayaan informasi melalui Kim bisa dilakukan dengan cara two step flow model, perumusan kebijakan antara pemerintah, Kim dan masyarakat melalui literasi TIK. Literasi TIK adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan dan berbagi informasi dengan berpikir kritis, kreatif dan etis. Hal ini akan menjaga tentang kapan, mengapa dan bagaimana menggunakan TIK dengan cara bertanggung jawab. Kim dapat berperan mendorong perekonomian semakin baik melalui keleluasan mempromosikan produk usaha kecil melalui media sosial, blog maupun website atau membuat mempromosikan produksi sendiri dengan menggunakan sistim e- commerce”, Ujar Irbar.

Dari hasil paparan dari nara sumber Hj. Gadis Melani Rusli, SH, Kabid Pengelola Informasi Publik Dinas Kominfo Provsu, menyimpulkan fungsi dan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan bidang informasi dan komunikasi kepada masyarakat. Hal ini mengingat KIM sebagai agen penyebar informasi pembangunan dalam melakukan diseminasi informasi.

Turut hadir dalam acara ini, Perwakilan OPD Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Insan Pers dan Perwakilan KIM dari Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

SOSIALISASI INTERNET SEHAT BAGI KAUM WANITA DI KABUPATEN ASAHAN

Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Asahan mengundang Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan sebagai narasumber pada kegiatan Sosialisasi Internet Sehat Bagi Kaum Wanita Kab. Asahan yang dilaksanakan di Hotel Antariksa pada 12 Januari 2019 yang dihadiri oleh 4 orang narasumber yaitu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M. Si. Kepala Seksi Pengolahan Data Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara Junaidi Irwansyah, ST dan Dosen STMIK Royal Sumantri, MH dan Rizky Fauziah, S. Sos, M. Kom. Pada kegiatan ini berjumlah 71 orang yang terdiri dari Ibu-ibu PKK, Dharmawanita Pemkab. Asahan dan Ibu-ibu pengajian di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan.

Adapun acara sosialisasi ini dibuka oleh Bupati Kab. Asahan Bapak Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M. AP diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Asahan yaitu Bapak Rahmat Hidayat Siregar, S. Sos, M. Si. Beliau menyampaikan dalam sambutannya, pelaksanaan sosialisasi ini dilaksanakan agar para narasumber dapat membantu memberikan pemahaman dan penguasaan terhadap manfaat penggunaan internet serta pemahaman terhadap sisi negatifnya sehingga dapat terhindar dari hal tersebut dan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memanfaatkan internet dengan sehat dan aman bagi diri dan keluarga.

Selanjutnya pemaparan materi oleh para narasumber, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan menyampaikan materi yang berjudul “Pemanfaatan Internet; Berselancar; Berbagi dan Menerima Informasi dengan Bijak”.  Beliau meyampaikan bahwa di zaman sekarang ini, setiap orang harus memiliki email untuk memulai suatu hubungan internasional terlebih kepada kaum wanita khususnya Ibu-ibu yang hadir sebagai peserta agar dapat memanfaatkan penggunaan internet dengan kreatif dan bijak serta harus taat kepada UU ITE. Internet bagi kaum Ibu/Wanita tidak hanya sekedar media sosial saja, namun juga dapat memberikan penghasilan untuk itu pada tahap selanjutnya perlu diadakan Pelatihan TIK di Kab. Asahan agar mendorong Ibu-ibu untuk lebih kreatif lagi menggunakan internet yang dapat memberikan penghasilan. Untuk penangan dari kementerian kominfo terkait masalah ketidakbenaran informasi yang diterima, penipuan, ujaran kebencian ataupun konten-konten yang melanggar UU ITE, kaum Ibu atau siapapun dapat mengirimkan aduan konten dengan mengirimkan detail pengaduan dan alamat website lewat email aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Materi kedua dipaparkan oleh Kepala Seksi Pengolahan data Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, Bapak Junaidi Irwansyah, ST dengan judul materi “Internet Sehat dan Aman”. Beliau menyampaikan tips dan trik agar terhindar dari kejahatan-kejahatan yang kerap muncul di dunia maya khususnya bagi Ibu-ibu yang sering menjadi korban. Pemateri selanjutnya Dosen STMIK Royal Ibu Rizky Fauziah, S. Sos, M. Kom  dengan judul “Wanita Kader Internet Sehat Indonesia” menyampaikan bahwa seorang Ibu adalah sosok yang sangat berpengaruh di dalam keluarga, karena biasanya perkataan seorang Ibu selalu didengarkan oleh anak dan suaminya serta anggota lainnya, untuk itu seorang Ibu harus mampu menyaring informasi yang Ia terima dan mencari kebenaran terlbih dahulu sebelum menyampaikan sesuatu yang Ia temui di internet kepada keluarganya. Pemateri terakhir Dosen STMIK Royal Bapak Sumantri, MH menyampaikan materi yang berjudul “Cara Hadapi Hoax dan Kampanye Hitam di Media Sosial” menyampaikan agar para Ibu-ibu selalu waspada dan berhati-hati di dalam menggunakan internet dan agar selalu mengklarifikasi terlebih dahulu berita/informasi yang diterima di internet agar tidak menimbulkan korban dalam persoalan hukum. Sesi ini dipandu oleh Moderator Kabid.  Teknologi Informatika Dinas Kominfo kab. Asahan Bapak Zulkarnain, SE, M. Si yang sekaligus menjadi ketua panitia pelaksana kegiatan sosialisasi ini. Pemaparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Selanjutnya, acara sosialisasi ini ditutup oleh Kadis. Kominfo Kab. Asahan Bapak diwakili oleh Kabid  Teknologi Informatika Dinas Kominfo Kab. Asahan Bapak Zulkarnain, SE, M. Si. Beliau mangharapkan kepada seluruh peserta acara yang hadir agar setelah pulang dari kegiatan sosialisasi ini, peserta dapat menyebarkan informasi/pelajaran yang di dapat dari kegiatan ini kepada keluarga maupun masyarakat sekitar serta berperan aktif dalam upaya membantu menyediakan atau menyelenggarakan internet yang aman dan nyaman bagi anak, remaja, pribadi maupun masyarakat secara umum.

PENGENALAN TIK DAN BIMTEK PENGEMBANGAN SDM TIK BAGI MASYARAKAT

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 22 Januari 2019 melaksanakan Pengenalan TIK dan Bimbingan Teknis Pengembangan SDM TIK Bagi Masyarakat di Kota Medan. Kegiatan ini dilaksanakan di Poltek Negeri Media Kreatif Medan yang dihadiri oleh DR. Dedy Permadi, MA sebagai Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Direktur Poltek Negeri Media Kreatif Medan, Parningotan Simamora, Msi, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viadia Hafid, MAP. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan 50 orang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berasal dari Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Belawan Kota, Kecamatan Medan Deli dan Kecamatan Medan Marelan.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang berada pada dunia yang cepat berubah, pembangunan Kominfo terus dilanjutkan dan disempurnakan, namun sekarang dan ke depan persoalan internet telah berpindah pada ekonomi digital. Kaum milenial menentukan wajah Indonesia karena mereka berada pada usia produktif dan berpeluang mencapai target Indonesia menembus status negara berpendapatan tinggi di tahun 2045 dan memberikan standar kehidupan yang lebih tinggi bagi masyarakat.

Sementara itu sebagai Keynote Speech, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viadia Hafid, MAP mengatakan agar penggunaan TIK dapat menghasilkan manfaat yang tepat serta menghindarkan dampak negatif penggunaannya maka diperlukan kebijakan dan upaya pengawasan terhadap anak-anak agar mereka mampu menggunakannya secara benar dan efektif. Untuk kepentingan perlindungan anak-anak, diharapkan para orangtua terutama kaum Ibu agar memiliki peran penting dalam membina dan mengawasi anak pada saat mengakses internet. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan narasumber Tenaga Ahli Menteri Bidang Kebijakan Digital, Deddy Permadi, SIP, MA, PhD yang membahas mengenai Literasi Digital untuk pengembangan ekonomi masyarakat, bagaimana meningkatkan kesejahteraan bersama melalui dunia maya.
Acara berlanjut hingga sore hari dengan kegiatan pembelajaran yang dipandu oleh instruktur dari Komunitas Digital Marketing. Para peserta yang merupakan anggota KIM dan para pelaku UMKM sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. (Ratna)

Pusat Unggulan Iptek dan Akreditasi Jurnal Ilmiah

Setelah terakreditasi kelembagaan KNAPPP, BBPSDMP Kominfo Medan berkeinginan untuk meningkatkan status menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI) dibidang Humaiora, untuk itu, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDM) Kominfo Medan berkoordinasi dengan Kemenristekdikti.. Terkait dengan PUI, Kepala BBPSDMP Kominfo Drs. Irbar Samekto dkk diterima oleh Direktur Lembaga Litbang Kemenristekdikti Bapak Ir. Kemal Prihatman, M.Eng; Ibu Edita Diah Triana D, SE sebagai Kasie Lemlitbang LPK; dan Bapak Asep Purnama. Dalam diskusi yang dilakukan, Kemal Prihatman menyatakan, Kemenristekdikti melalui PUI (Pusat) hingga tahun 2018 yang lalu menganggarkan cukup besar (sekitar 800 juta) setiap tahunnya untuk penyelenggaraan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, namun kemudian dihentikan karena tidak cukup bermanfaat bagi produk-produk yang dipamerkan. Oleh karena itu, PUI pada akhir tahun 2018 yang lalu, menggelar kegiatan Indonesia Innovation Day di Jepang, yang bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk riset dan inovasi PUI di skala internasional. Hasilnya, produk-produk yang dipamerkan pada kegiatan tersebut ternyata mendapat respon positif dari investor negara asing, dan kegiatan ini menghasilkan kontrak untuk menanamkan investasi pada produk-produk unggulan yang dipamerkan. Tahun ini, kegiatan yang sama akan diadakan juga di Amerika dan Eropa.
Utamanya pelaksanaan kegiatan pengembangan Pusat Unggulan Iptek adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan, sumber daya dan jaringan iptek dari lembaga litbang dalam bidang prioritas spesifik agar terjadi peningkatan relevansi dan produktivitas serta pendayagunaan iptek dalam sektor produksi untuk menumbuhkan perekonomian nasional yang pada gilirannya dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BBPSDMP Kominfo Medan sebagai salah satu lembaga litbang yang memiliki tupoksi melakukan penelitian, pengembangan, dan pengkajian, juga dapat menjadi Pusat Unggulan Iptek, namun harus menegaskan arah dan fokus yang akan diunggulkan, apakah dari sisi TIK, humaniora/sosial budaya, kebijakan, atau yang lainnya. PUI (pusat) dalam hal ini berperan melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap lembaga litbang terkait SDM, anggaran, dan unsur pendukung lainnya hingga lembaga litbang ditetapkan sebagai PUI. Produk unggulan ini tentunya harus melalui proses riset, pengembangan, atau pengkajian.
Lebih lanjut Kemal Prihatman menambahkan, untuk dapat menjadi PUI, lembaga litbang juga harus memperkuat rencana kegiatan (berdasarkan renstra 5 tahun). Selain itu, kolaborasi dengan instansi dan pihak-pihak terkait lainnya sangat penting untuk mewujudkan produk unggulan dari sebuah lembaga litbang. Sementara itu Edita menambahkan, untuk sosialisasi mengenai PUI ini selanjutnya dapat berkoordinasi dengan Kasubdit Lemlitbang Pemerintah Pusat Bapak Yudho Baskoro Muriadi, S.Sos, M.Si, MPP, dan informasi lainnya terkait dengan PUI dapat dilihat di https://pui.ristekdikti.go.id/Setelah berkoordinasi tentang PUI, BBPSDMP Kominfo Medan berkoordinasi tentang reakreditasi dan akreditasi jurnal ilmiah. Koordinasi reakreditasi Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan) di Gedung BPPT II Lt. 20 Jalan MH. Thamrin No. 8, dan diterima oleh Bapak Fajar dan Ibu Ninuk dari Bagian Jurnal Ilmiah, Direktorat Pengelolaan Hak dan Kekayaan Intelektual. Fajar menjelaskan, usulan akreditasi sebaiknya dilakukan dua bulan sebelum masa akreditasi jurnal berakhir. Karena masa akreditasi Jurnal PIKOM berakhir pada April 2019, maka akreditasi ulang (reakreditasi) sebaiknya sudah diusulkan pada Februari 2019. Pengajuan akreditasi dan akreditasi ulang dapat dilakukan melalui ARJUNA (Akreditasi Jurnal Ilmiah) di alamat http://arjuna.ristekdikti.go.id. Ninuk menambahkan bahwa mekanisme pengusulan akreditasi saat ini sudah lebih sederhana dibandingkan pengusulan akreditasi ketika jurnal belum menggunakan OJS. Jurnal cukup mendaftarkan identitas jurnalnya dan mengisi borang akreditasi. Untuk usulan reakreditasi, terbitan yang diusulkan untuk dinilai hanya 1 (satu) terbitan terakhir, yaitu Vol. 19 No. 2 Desember 2018. Jurnal juga dapat melakukan evaluasi diri terlebih dahulu sebelum mengajukan akreditasi. Saat ini unsur DOI belum menjadi persyaratan mutlak untuk mengajukan akreditasi. Hal ini memberi peluang bagi Jurnal TIK jika ingin mengajukan akreditasi. Kemenristekdikti memberikan hibah atau bantuan setiap tahunnya, salah satunya untuk tata kelola jurnal elektronik. Bantuan ini diberikan bagi jurnal yang telah terakreditasi S2, dengan syarat harus mendampingi jurnal yang belum terakreditasi hingga terakreditasi S2. Namun, kesempatan ini sudah ditutup pada tanggal 5 Januari 2019. Kemenristekdikti juga menyelenggarakan berbagai pelatihan dan asistensi terkait jurnal dan penulisan ilmiah terindeks global, yang dapat diakses melalui Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Simlitabmas) di alamat http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/.

Pelatihan Pengelolaan Konten Animasi

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Profesi Universitas Panca  Budi (UNPAB) Medan melaksanakan pelatihan pengelolaan konten animasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumatera Utara di Aula kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Rabu, 5 Desember 2018. Dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta/staf Dinas  Kominfo tentang pengelolaan konten website di masing-masing dinas, mendorong terjadinya   pertukaran informasi dan pengetahuan serta pengalaman dalam rangka peningkatan kapasitas   SDM bidang TIK.

Pelatihan pengelolaan konten informasi tersebut dihadiri Rektor UNPAB Medan yang diwakili oleh Heru Tony Hardjanto, SE, MM, Narasumber Dr. Syafruddin Pohan, M.Si, Ratna, SE, MS, Komda  Raharja, Yusrizal, S. Kom, M. Eng, Aditya, ST, dan peserta ASN Dinas Kominfo Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Paluta dan Kabupaten Labuhan Batu, Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut dimulai pada tanggal 05 s/d 07 Desember 2018 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan komunikasi media saat ini adalah era masyarakat berpengetahuan dan harus bersiap menyambut era revolusi industri 4.0, sehingga kedepan kita akan memasuki masyarakat informasi. Kominfo sudah melaksanakan pengembangan SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kegiatan sertifikasi di bidang TIK.

Lanjutnya kerangka desainnya adalah untuk membangun kebebasan berekspresi terutama jurnalistik dalam menjamin keterbukaan informasi, pendidikan berkualitas untuk semua, menghormati keanekaragaman budaya dan bahasa, akses universal terhadap informasi dan pengetahuan menuju masyarakat berpengetahuan. Dimana suatu kelompok masyarakat yang setiap anggota masyarakatnya ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan menguasai keterampilan dasar yang diperlukan dan mendapatkan akses terhadap informasi.

Laporan Ketua Pelaksana Kabid Pengembangan SDM Kominfo Medan, Abdul Rahman, S.Sos, M.Si menegaskan kegiatan  ini merupakan  wujud  upaya Balai Besar  Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan dalam meningkatkan kapasitas  SDM bidang komunikasi dan informatika khusunya pengelolaan konten website. Penyelenggaraan kegiatan ini juga merupakan awal dari upaya kerjasama yang akan dibangun antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan LPPro Universitas  Panca Budi Medan dan merupakan implementasi dari kerjasama antara lembaga yang telah terjalin dengan baik antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara.

Menghadirkan lima Nara Sumber yang  akan menyampaikan materi:

  1. DR. Syafruddin Pohan, M.SI dari Universitas Sumatera Utara (Tehnik  menulis dan  membuat  berita)
  1. Komda Raharjo, dari Politehnik Media Kreatif Medan (Tehnik Fotographi, Aplikasi Grafis Corel Draw/Photoshop, praktek Desain Infografis dan  video grafis)
  1. Aditya, ST, dari Politehnik Media Kreatif Medan (Tehnik Animasi, praktek  tehnik  animasi)
  1. Ratna SE, MS, dari BBPSDMP Kominfo Medan (Kajian Opini Publik dalam pemberitaan media)
  1. Yusrizal, S.Kom, M.Eng dari BBPSDMP Kominfo Medan  (Manajemen Konten  Website)

Pelatihan pengelolaan konten animasi dilaksanakan  dengan metode pelatihan  ceramah, diskusi dan praktek. Dengan  terlaksananya pelatihan tersebut diharapkan dapat  meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, dan sikap  peserta. Serta  meningkatkan  kualitas dan produktivitas  Lembaga Pengembangan SDM, Dinas Kominfo, meningkatkan  kinerja  dan pada  gilirannya  akan meningkatkan  daya  saing  SDM bidang   komunikasi  dan Informatika   kearah  lebih  baik.

Seminar Hasil Penelitian Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Tahun 2018

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar hasil penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2018, di Aula BBPSDMP Kominfo Medan, 29 November 2018. Tema “ Komunikasi dan Pemanfaatan Hasil  Penelitian dan Pengembangan Bidang Kominfo Menuju Revolusi Industri 4.0. Dengan tujuan untuk berbagi informasi tentang berbagai strategi meningkatkan kemampuan peneliti dan penerapan hasil-hasil penelitian dalam pembuatan kebijakan secara nasional  maupun daerah. Seminar  tersebut  dihadiri Dinas Kominfo Provsu, Badan Litbang Provsu, Dinas Kominfo Kota Medan, Badan Litbang Kota Medan, Balai Bahasa Sumatera Utara, Ketua LPPM: USU, UNIMED, UIN-SU, UMA, Univ. Panca Budi, UMSU, Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, fungsional Peneliti dengan narasumber: Prof. Dr. Suwardi Lubis, MS, Prof. Dr Yusnadi, MS, Dr Mhd. Furqan Amal, M.Comp.Sc dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kabid Pengembangan TIK, Dedi Irawan.

Kegiatan seminar  hasil penelitian dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si dalam  sambutannya  mengatakan, Badan  Antariksa Amerika Serikat, Nasa, pada Hari Selasa, 27 November 2018 lalu telah memperlihatkan betapa bangganya profesi peneliti, Nasa menyatakan, hari ini kami telah sukses mendarat kedelapan kalinya di Planet Mars dalam sejarah manusia. Insight (sejenis robot penjelajah), akan meneliti interior Mars dan akan memberi ilmu sains yang berharga saat kami mempersiapkan astronot ke bulan dan kemudian Mars, yang berjarak 481,6 juta kilometer dan akan menjadi rumah kedua penduduk bumi. Peryataan  tersebut  untuk memposisikan  betapa  peran  peneliti  amatlah  penting  manakalah hasil penelitian tersebut bermanfaat bagi lembaga/industri maupun masyarakat dan pemerintahpun mendukung dalam bentuk pengakuan serta anggaran penelitian yang lebih dari memadai.

Saat ini, seiring dengan penggunan teknologi 4-5 G, teknologi digital telah memasuki barbagai  sisi kehidupan manusia, dengan kondisi demikian memberikan kesempatan metamorposis profesi peneliti menjadi digital researcher/peneliti digital. Profesi peneliti digital merupakan adaptasi dan antisipasi ke masa depan dimana Indonesia saat ini telah memasuki pasar bebas dan hasil  riset dunia dengan mudah ada dihadapan kita. Peneliti digital ini diharapkan dapat menjawab  tantangan Presiden RI Bapak Joko Widodo, tentang pemanfaatan lembaga riset agar  menghasilkan outcome hasil penelitian yang bernilai inovasi pada bidang teknologi, maka untuk pencapaian  tujuan  tersebut dibutuhkan penguatan kompetensi peneliti bidang kominfo yang diharapkan dapat beradaptasi terhadap era disrupsi dan kehadiran revolusi industri 4.0.

Lanjutnya di Indonesia penggunaan penelitian sebagai dasar pembuatan kebijakan belum cukup membumi, meskipun peran serta peneliti dalam penyusunan peraturan perundang-undangan sebagai instrumen kebijakan telah dibuka melalui UU No 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan yang mengatur bahwa dalam penyusunan peraturan perundang-undangan juga harus melibatkan peneliti dan tenaga ahli. Namun permasalahannya saat ini  adalah relasi antara lembaga penelitian sebagai para pihak penyedia data dan hasil-hasil penelitian dengan pihak pengambil  kebijakan masih belum optimal. Penyebab utamanya adalah  kurangnya kualitas dan kuantitas penelitian yang relevan dengan prioritas kebijakan pemerintah, serta belum optimalnya akses pengambilan kebijakan terhadap hasil penelitian yang relevan.

Menghadirkan empat  penyaji yang  akan menyampaikan materi:

  1. Jarudo Damanik, S. Kom: Penggunaan TIK Serta Implikasinya Terhadap Aspek Sosial Budaya Masyarakat Rural dan Perbatasan (di wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan).
  2. Oktolina Simatupang, Sos, M.IKom: Suvei Pemetaaan SDM TIK dan Kehumasan pada ASN Provinsi.
  3. Muttaqin, ST, M.Eng: Rencana Induk Pengembangan TIK Kabupaten Nunukan.
  4. Ratna, SE, MS: Analisis Kebijakan Pembangunan Bidang Kesra, Ekuin dan Polhukam pada surat kabar terbitan Sumatera Utara.

Forum seminar diisi dengan pemaparan hasil studi oleh penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, sehingga menjadikan hasil-hasil penelitian sebagai masukan penyusunan dan penyempurnaan kebijakan. Melalui forum seminar ini hasilnya diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial budaya khususnya bidang kominfo.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya, melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan  kerja muda di Kota Tarakan. Fasilitasi Sertifikasi SKKNI tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari Kota Tarakan dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu  Junior Network Administrator, Junior Web Programming, Desain Grafis Junior, Desainer Multi Media, Digital Imaging.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dimulai pada tanggal 24 s.d. 26 Oktober 2018 bertempat di Hotel Lotus Tarakan yang diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1 , D2, D3,  dan S1,  bidang TIK. Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Pembukaan dilaksanakan pada Hari Rabu, tanggal 24 Oktober 2018, yang dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.Si, Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Tarakan, Muhammad Haris, SH, M.Hum, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tarakan, Direktur LSP TIK Indonesia Surabaya, Ir.Edwin Suryosaptanto,BBA, MBA, Kepala SMK Negeri 2 Tarakan diwakili oleh Zulfikar, para perwakilan perguruan tinggi/institut/sekolah tinggi, para instruktur dan assesor.

Sambutan Kepala Badan Litbang SDM Kominfo yang disampaikan oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si  dalam sambutannya mengatakan, yang memicu peningkatan pengembangan SDM bidang kominfo/TIK dalam rangka  menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis pengetahuan. Pertama, persaingan  yang semakin  tinggi  di era globalisasi ditandai dengan inovasi dan strategi   baru dari tiap negara, institusi dan individu. Kedua, penguatan blog perdagangan antar kawasan, seperti kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ketiga trending revolusi industri 4.0, saat ini sudah terasa cenderung berkembang khususnya dalam menangani/menggunakan kecerdasan buatan (artifical intellegent), rekayasa genetika dan teknologi lainnya.

Lanjutnya teknologi pada revolusi industri 4.0 akan mengubah struktur ekonomi dunia secara mendasar, termasuk efeknya pada tenaga kerja dan masa depan pekerjaaan yang mengakibatkan ketidaksetaraan pendapatan. Kegiatan bimtek vokasional SKKNI di Kota Tarakan ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital, bersamaan dengan tiga momentum besar tersebut, sehingga angkatan kerja muda  yang merupakan bonus demografi dalam masa Indonesia emas akan memiliki jati diri  yang kuat serta lebih bermakna bagi masyarakat dan negara.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Walikota Tarakan dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Tarakan, Mohammad Haris, SH, M.Hum dalam sambutannya mengatakan, di era  globalisasi sekarang dengan semakin pesatnya perkembangan pembangunan yang  memanfaatkan teknologi informasi diperlukan sumber daya manusia yang mampu  bersaing dan menguasai TIK. Untuk memenuhi SDM tersebut angkatan muda yang  sekarang disebut kaum milenial yang akan mampu menjawab dan berperan dalam persaingan tersebut. Sejalan dengan program pemerintah Kota Tarakan yang membangun kota  dengan cerdas yaitu Smart City. Smart City yang dimaksud antara lain Smart Living, Smart Economy, Smart Government, Smart People, Smart Mobility.

Badan Litbang SDM Kemkominfo mengharapkan adanya sinergitas pelaksanaan program  pengembangan SDM Kominfo bersama-sama dengan pemerintah Kota Tarakan dalam  upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan dalam pengembangan SDM  bidang kominfo di setiap wilayah/daerah di Indonesia.