Konsinyering Penyusunan Program BBPSDMP Kominfo Medan

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja tahun 2018, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan (BBPSDMP) menyelenggarakan kegiatan konsinyering program  di Aula BBPSDMP Kominfo Medan. Agenda ini diselenggarakan pada Senin 5 Febuari 2018, dengan dihadiri oleh pejabat eselon III, IV, para peneliti, dan staf di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan. Tujuan pelaksanaan kegiatan konsinyering penyusunan program kerja tahun 2018 ini adalah untuk menyusun dan mengkoordinasikan program-program yang telah disusun, baik program pengembangan SDM maupun penelitian di bidang komunikasi dan informatika yang akan dilaksanakan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan (BBPSDMP) Kominfo Medan.

Acara ini dibuka oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan saat ini Kementerian Kominfo merupakan lembaga yang berperan penting dalam perkembangan dunia komunikasi dan informatika nasional. Pertumbuhan yang masif di bidang ini pada tataran nasional memang melahirkan lembaga baru yang turut terlibat, misalnya kehadiran Badan Saiber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga Kementerian Kominfo perlu menempatkan diri dengan baik mengingat tentu akan ada irisan dengan hadirnya lembaga baru. Kondisi ini juga menuntut Kementerian Kominfo untuk lebih meningkatkan pelayanan dengan meningkatkan kecepatan, kecermatan, kedisplinan, dan keikhlasan dalam bekerja.

Dalam agenda tersebut, Kasubbag Umum, Parluhutan Siregar, S.Sos,  memaparkan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Pembahasan yang cukup menarik adalah pemaparan mengenai Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Permohonan dan Pemberian Cuti PNS dan pemaparan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2017 Tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara. Perubahan-perubahan dalam manajemen PNS dengan hadirnya regulasi-regulasi tersebut memicu antusiasme peserta yang ditunjukkan dengan banyaknya peserta yang mengajukan cukup banyak pertanyaan untuk menggali lebih jauh.

Selanjutnya Kabid Penelitian Kominfo, Budiman S.Sos, memaparkan  rencana kerja BBPSDMP Kominfo Medan pada semester I tahun 2018 di bidang penelitian komunikasi dan informatika. Terkait pengelolaan jurnal yang telah dijalankan secara online, jurnal TIK telah memiliki 6 naskah dan jurnal PIKOM 4 naskah, namun keduanya ditargetkan selesai menerbitkan Nomor 1 untuk Volume 2018 pada bulan Juni. Bidang penelitian juga menargetkan untuk mengadakan diskusi penerbitan artikel pada publikasi terindeks global dengan sasaran peneliti bidang komunikasi dan informatika di BBPSDMP Kominfo Medan. Beberapa penelitian yang akan dijalankan pada tahun 2018 juga disampaikan dalam paparan ini, yaitu: penelitian Indikator TIK di wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan; penelitian Pemetaan Profesi dan Kompetensi SDM Bidang Kominfo, serta penelitian penyusunan Rencana Strategis TIK bagi Pemerintah Daerah. Program lainnya yang direncanakan oleh bidang Penelitian Komunikasi dan Informatika adalah program penerbitan policy brief melalui Analisis Isu Media/Kajian Opini Publik, program bahasa Inggris, dan penyelesaian dokumen KNAPPP untuk manajemen mutu penelitian. Dalam sesi ini juga dipilih koordinator peneliti yang baru yaitu Drs. Ali Murtadha, M.A.

Konsinyering juga diisi dengan paparan dari bidang Pengembangan SDM yang disampaikan oleh Kasubbid Pengembangan SDM TIK, Yusrizal, S. Kom, M. Eng, yang berisi rencana lokasi SKKNI bidang TIK dan rencana Bimtek Literasi TIK di sejumlah daerah. Pelaksanaan konsinyering diharapkan akan semakin mematangkan program-program yang telah disusun melalui beragam masukan yang diberikan peserta.(marta)

Diskusi Penulisan Karya Tulis Ilmiah Terindeks Global

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo (BBPSDMP) Medan menyelenggarakan Diskusi Penulisan  Karya Tulis Ilmiah untuk Jurnal Terindeks Global, pada Kamis, 22 Febuari 2018 di Aula Kantor Balai Besar Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan Jalan Tombak No. 31 Medan. Diskusi penulisan karya ilmiah ini.dihadiri Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M. Si, para peneliti, dan tim redaksi jurnal Teknologi Informasi Komunikasi dan  tim jurnal komunikasi Pembangunan. Bahan diskusi dibawakan sekaligus dipandu olah narasumber Robi Rahim, S. Kom., M.Kom.

Tujuan dilaksanakannya diskusi ini adalah memberikan teknik-teknik penulisan artikel yang baik sehingga dapat dipublikasikan dalam publikasi terindeks global. Narasumber memaparkan langkah-langkah agar artikel yang dihasilkan berkualitas dan dapaat diindeks oleh Scopus atau Thomson. Dalam diskusi juga dibahas hal-hal apa saja yang menjadi penyebab  suatu naskah ditolak dalam publikasi terindeks global.

Untuk menembus jurnal internasional, suatu penulisan artikel yang berkualita membutuhkan persiapan-persiapan dan waktu yang tidak sebentar. Salah satu teknik yang ditekankan oleh narasumber untuk diikuti adalah memastikan suatu artikel telah direview beberapa kali sebelum diajukan. Jika tidak memiliki kolega untuk mereview, penulis artikel dapat mempublikasikannya dalam bentuk preprint untuk direview oleh para pembaca. Untuk menembus publikasi terindeks global, penulis sangat tidak disarankan mengajukan draft pertama naskah yang belum direview terlebih dahulu. Narasumber juga menjelaskan teknik pemilihan kata kunci. Kata kunci harus dirancang unik, karena pencarian artikel sangat ditentukano oleh kata kunci. Artikel yang paling sesuai dengan kata kunci yang dicari pembaca akan muncul di urutan teratas pada daftar hasil pencarian.

Jika suatu artikel terpublikasikan melalui publikasi terindeks global, maka hal ini akan memberikan sumbangan angka kredit yang cukup besar bagi peneliti. Demikian pula, jurnal yang menerapkan syarat-syarat bagi artikelnya sesuai ketentuan syarat publikasi terindeks global seperti Scopus dan Thomson, akan memberikan nilai yang besar bagi jurnal tersebut saat proses akreditasi LIPI.(marta)

Temu Kerja ASN Kementerian Kominfo Tahun 2018

Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Kominfo Now temu kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kominfo sebagai ajang silaturahmi. Temu kerja ini bertujuan untuk memantapkan tekad agar terus bekerja maksimal sesuai dengan semangat proaktif (profesional, akuntabel, integritas dan inovatif), serta memastikan seluruh program prioritas bisa dituntaskan pada akhir 2018.

Turut hadir pada acara kegiatan Kominfo Now temu kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Kominfo, Menteri Kominfo, Inspektorat Jendral, Ditjen SDPPI, Ditjen PPI, Ditjen Aptika, Badan Litbang, Ditjen IKP, BAKTI, Sekretariat Jendral, di Hotel Red Top Pecenongan Jakarta Pusat, Selasa (16/01/2018).

Dalam sambutannya Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan sesuai bidang kewenangan pegelolaannya tersebut, Kominfo dituntut dinamis dan antisipatif terhadap perkembangan ke depan agar secara kelembagaan dapat berperan sebagai driver dan katalisator, serta pendorong perubahan. Artinya Kominfo diharapkan menjadi ujung tombak perubahan dan bukan sebagai penghambat perubahan ke arah masyarakat yang lebih produktif.

Upaya peningkatan kelembagaan Kominfo harus dilakukan secara terus menerus sejalan dengan dinamisnya kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Pola pembinaan pegawai juga harus dinamis, baik pembinaan karakter, pengetahuan (knowledge) maupun keterampilan (skill) untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat ke depan yang selalu membutuhkan pembaharuan.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, untuk menunjuk jabatan-jabatan tertentu, struktural, yang diutamakan adalah unjuk kinerja. Tentu senioritas dan masalah golongan jadi pertimbangan, tapi nomor satu adalah kinerja. “Penghargaan yang telah diperoleh ini bukan hanya hasil kerja keras tapi juga kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas seluruh pegawai Kominfo,” jelas Menkominfo.

Beberapa agenda dalam temu kerja Kominfo Now diantaranya: pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Kementerian Kominfo, Peluncuran Kominfo Sehat 2018, Pementasan wayang Kominfo Now, Laporan pencapaian Kominfo 2015-2017, video pencapaian Kominfo 2015-2017, serta pesan kunci Menteri Kominfo untuk Kominfo Now, seluruh ekosistem saling membantu untuk mewujudkan tujuan nasional, Indonesia pasti bisa.

Dilanjutkan dengan hiburan lomba “yel-yel” antar satker, peluncuran Kominfo sehat, dan peluncuran seragam Kominfo edisi Asian Games 2018. Diharapkan peserta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Kominfo untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas kinerja di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika.(marta)

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Pimpin Rapat Program Kinerja Tahun 2018

Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan (BBPSDMP) Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto M.Si memimpin rapat program dan evaluasi kinerja sekaligus mengadakan dialog internal bersama para Pejabat struktural, Fungsional peneliti dan staf di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, Jumat (12/1/2018). Rapat tersebut bertujuan untuk meningkatkan Inovasi dalam upaya peningkatan Good Governance.
Dalam sambutannya mengatakan sehubungan dengan pernggantian nomenklatur kita dari semua Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika telah diubah menjadi Balai Besar Pengembangan Sumber Daya manusia dan penelitian Kominfo di singkat menjadi BBPSDMP Kominfo maka tupoksi kita juga berubah serta wilayah kerja. Ada beberapa hal program kinerja tahun 2018 ini yaitu membahas kepegawaian, tata usaha, program, evaluasi, pelaksaaan SKKNI di wilayah kerja, penelitian dan pengembangan SDM.
Kabid Pengembangan SDM Kominfo Abdul Rahman Harahap, Sos, M.Si, memaparkan capaian kinerja Tahun 2017 dan realisasi out put. Capaian target SKKNI yang sudah dilaksanakan di 27 daerah dan literasi TIK, rencana aksi 2018 target dan realisasi out put yaitu pengembangan SDM literasi TIK dengan pelatihan jaringan computer, desain grafis. Untuk pengembangan SDM SKKNI bidang TIK ada 11 tempat wilayah kerja dimulai bulan Febuari sampai bulan Juli Tahun 2018 dan ada 8 (delapan ) kegiatan penelitian dan kegitan lainnya.
Pada kesempatan yang sama Subbagian Perencanaan dan Keuangan Lahmuddin Harahap,SE memaparkan kuesiner evaluasi pelaksanaaan SKKNI bidang Kominfo angkatan keja muda dimulai Tahun 2015, 2016 dan 2017. KemenKominfo RI BBPPKI Medan sebagai fasilitator. Kuesiner evaluasi yang telah dijawab peserta SKKNI kegiatan bermaksud menyampaikan kuesiner survey dalam rangka memonitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan tersebut.(marta)

Lomba Kelompok Informasi Masyarakat se-Sumatera Utara Tahun 2017

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara menggelar lomba Kelompok Informasi Masyarakat se-Sumatera Utara tahun 2017 yang dilaksanakan setiap tahunnya bertempat di Auditorium Medan RRI, Kamis, 27 April 2017, dengan tujuan untuk membina dan memberdayakan kelompok informasi yang ada di Sumut sehigga KIM yang ada sekarang ini dapat menjadi wadah untuk mencerdaskan masyarakat dan menselaraskan program pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Perlombaan ini dihadiri Gubsu Ir. T Erry Nuradi,M.Si diwakili Sekretaris Dinas Komminfo Provsu H. M. Ayub, SE, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan Drs. Irbar Samekto,MSi, Kepala LPP RRI Medan Yovita Tri Rejeki, Tim juri penilai, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota Provinsi se-Sumatera Utara.
Peserta lomba kelompok informasi masyarakat (KM) diikuti sebanyak 14 kabupaten/kota se-Sumatera Utara Dalam perlombaan tersebut Kota tanjung Balai Juara I, juara II Kota Medan, Kabupaten simalungun juara III. Untuk juara harapan I diraih Kota Tebing Tinnggi, Juara harapan II diraih Kabupaten Labuhan Batu, Juara harapan III diraih Kabupaten Humbang Hasundutan. Dengan menghadirkan Tim juri dari Kemenkominfo RI BBPPKI Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, Dosen FISIF USU Drs. Ahmad Taufan Damanik MA, Peneliti Muda Balai Bahasa Sumut Kemendikbud Suryadi Sam Spd, M.Si.
Sekretaris Dinas Kominfo Provsu H. M. Ayub, SE mewakili Gubsu Ir H.Tengku Erry Nuradi,M.Si mengatakan, lomba KIM penting dilaksanakan untuk meningkatkan peran dan kualitas anggota KIM yang tersebar di Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Informasi menjadi barang yang paling berharga saat ini dan menjadi alat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Untuk memperoleh dan mengelola informasi butuh partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri, diperlukan adanya pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan paradigma komunikasi dengan masyarakat bukan lagi komunikasi untuk masyarakat.
Selanjutnya H.M Ayub mengatakan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) merupakan konsep alternative dalam mengatasi hambatan informasi di lingkungan masyarakat terutama masyarakat pedesaan. KIM adalah salah satu lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari oleh, dan untuk masyarakat yang secara khusus berorientasi pada layanan infoformasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai denagn kebbutuhannya. Diharapkan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Provinsi Sumatera Utara dapat menjadi fasilitator untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan informasi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat. Dengan terbangunnya jejaring informasi yang baik dapat mewujudkan visi Provinsi Sumatera Utara yaitu menjadi provinsi yang berdaya saing menuju Sumatera Uatara sejahtera.(marta)

Lomba Pementasan Media Tradisional Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara menggelar lomba pementasan media tradisional se- Sumatera Utara tahun 2017 yang dilaksanakan setiap tahunnya bertempat di Auditorium LPP RRI Medan, Rabu, 26 April 2017. Tujuan lomba untuk mengembangkan media tradisional yang mampu bersinergi dengan media-media lain dalam upaya memperlancar arus informasi di Sumut. Perlombaan ini dihadiri Gubsu Ir. T Erry Nuradi,M.Si diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara Drs.H.MHD.Fitriyus,SH,MSP, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan Drs. Irbar Samekto,M.Si, Kepala LPP RRI Medan Yovita Tri Rejeki, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Kolonel Kav Halilintar, Tim juri penilai, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota Provinsi se-Sumatera Utara.
Peserta lomba pementasan media tradisional diikuti sebanyak 14 kabupaten/kota Provinsi se- Sumatera Utara. Dalam perlombaan itu, sesuai dengan keputusan dewan juri tampil sebagai juara I Kabupaten Humbang Hasundutan, juara II Kabupaten Simalungun, juara III Kabupaten Serdang Bedagai. Harapan I Kota Medan, harapan II Kabupaten Deli Serdang dan harapan III kabupaten Labuhan Batu. Dengan menghadirkan Tim juri Ketua Petra Sumut Dr. Hj Hidayati M.Si, Akedemisi, Dr Jose Rizal Firdaus SH, MA, Seniman Budaya Yan Amarni Lubis.

Kadis Kominfo Provinsi Sumatra Utara Drs. H. Mhd  Fitriyus SH,MSP mewakili Gubsu Ir T Erry Nuradi,M.Si mengatakan Pemprovsu menyambut baik dan memberi apresiasi yang tinggi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut atas terselenggaranya kegiatan perlombaan media tradisional. Kegiatan ini memiliki makna penting sebagai wujud perhatian Pemprovsu dalam pembinaan dan pemberdayaan media tradisional dalam pembangunan daerah. Saat ini dan masa mendatang akan terus dihadapkan pada tantangan dalam mengembangkan penyampaian informasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat. Dalam UU nomor 25 tahun 2009 tentang layanan publik dan khusus UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, secara tegas mengamanatkan kepada seluruh badan publik untuk mewujudkan keadilan dalam akses informasi kepada seluruh warga negara. Sehingga seluruh pemangku kebijakan dan kepentingan perlu membangun sinergitas yang konstruktif dalam mengembangkan pola atau sistem yang dapat menjamin kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara benar.
Selanjutnya Fitriyus mengatakan sesuai dengan tema lomba yaitu “Dengan momentum hari jadi ke-69 Provinsi Sumatera Utara kita tingkatkan daya saing menuju Sumut Paten dan sejahtera”. Ini sangat tepat dengan visi Pemprovsu yaitu “Menjadi Provinsi yang berdaya saing menuju Sumatera Utara sejahtera”. Hal ni merupakan ide kreatif sebagai ajang yang sangat ampuh memanfaatkan media tradisional untuk menyampaikan atau mempublikasikan visi maupun pesan-pesan program pembangunan yang dimiliki Pemprovsu melalui pementasan media tradisional. Dengan kegiatan ini, seluruh masyarakat akan terlibat secara aktif dalam pelaksanaan program pembangunan Sumut. Diharapkan kegiatan ini menjadi agenda rutin Dinas Kominfo Provsu Sumut yang mengemban misi pelayanan informasi dan komunikasi yang dikemas dan disajikan melalui media tradisional.(marta).

FGD Pengembangan Rencana Strategis Teknologi Informasi dan Komunikasi Kabupaten Tapanuli Tengah

Focus Group Discussion (FGD) proposal penelitian kajian pengembangan rencana strategis teknologi informasi dan komunikasi Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini bertujuan menyusun rencana strategis pengembangan layanan TIK (domain organisasi, aspek suprastruktur e-Government) di lingkungan pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah. FGD ini dihadiri langsung Kepala BBPPKI Medan Drs. Irbar Samekto M.Si sekaligus membuka kegiatan FGD, dan dihadiri narasumber Prof. Dr. Opim Salim Sitompul, Dr. Poltak Sihombing serta peneliti BBPPKI Medan, Kamis 6 April 201, di Aula BBPPKI Medan.
Kepala BBPPKI Medan Drs. Irbar Samekto M.Si mengatakan penyelenggaran Focus Group Discussion kajian pengembangan rencana strategis teknologi informasi dan komunikasi tersebut Pemerintah kabupaten tapanuli Tengah telah menerapkan TIK dalam menjalankan pemerintahannya, hal ini sudah dilaksanakan SKPD secara online yaitu penyelenggaraan e-Government. Meskipun telah menerapkan pemanfaatan TIK dalam pemerintah namun belum optimal karena belum memiliki perencanaan yang jelas dalam pengembangannya. Oleh karena itu diharapkan dari para narasumber dan peneliti untuk mengkajinya dan bermanfaat sehingga bisa menjadikan kebijakan kominfo dan bisa memberikan sumbangsih pada pemerintahan di kabupeten Tapanuli Tengah.
Penyaji Mutaqin menjelaskan pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah telah menerapkan TIK dalam menjalankan pemerintahannya, hal ini dapat dilihat dari penyelenggaraan e-Government pemerintah Tapanuli Tengah yang dipusatkan dalam portal dengan alamat situs tapteng. go.id. Pada portal tersebut layanan pemerintah dilakukan melalui SKPD dapat disampaikan secara online, dalam situs tersebut pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah menyediakan beragam informasi daerah, informasi layanan, alamat-alamat dan kontak penting, serta menyedikan tautan untuk terhubung dengan website lembaga-lembaga yang ada. Dengan demikian dapat dikatakan penerapan e-Government melalui situs tapteng.go.id bersifat informatif bagi masyarakat Tapanuli Tengah dan penelitian ini fokus pada kajian pengembangan rencana suprastruktur e- Government yang merupakan domain organisasi.
Dari hasil FGD narasumber Prof.DR. Opim Salim Sitompul dan DR. Poltak Sihombing menyimpulkan dalam Kepmen Kominfo No.57/Kep/ M.KOMINFO/12/2003 diyatakan, konsep pengembangan e-Government di setiap lembaga pemerintah sangat ditentukan oleh tugas pokok dan fungsi dari setiap lembaga, jenis informasi sumber daya, jenis layanan yang diberikan oleh masing- masing lembaga. Dalam pengembangan e-Government di kabupaten Tapanuli Tengah tentu renstra yang dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat, apakah sudah terintegrasi dengan kabupaten lainnya, apakah strukturnya sudah pas dalam hal ini perlu dilakukan studi kelayakan. Rencana strategis yang dihasilkan harus ada 3 (tiga) dimensi yaitu pemerintah, masyarakat, teknologi diharapkan dari penelitian ini dapat menjadi panduan dalam pengembangan layanan TIK di lingkungan pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah dan memberikan kemudahan dalam pelayanan masyarakat.

Perjanjian Kerjasama Dengan Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat

Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika (BBPPKI) Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo melakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat. Perjanjian Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Kepala Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika (BBPPKI) Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Drs. Irbar Samekto M.Si dengan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat Drs. Taruna Gulo, M.M.
Turut hadir dalam penandatanganan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bidang komunikasi dan informatika (kominfo) tersebut Kepala Bidang Publikasi dan Dokumentasi Drs.Arifuddini,M,Si, Kabid Program dan Evaluasi Abdul Rahman S.Sos, M.Si. Kasubbag Umum Drs Asril, Kasubid ProgramYusrizal, S.Kom Eng, Kasubid Dokumentasi Hukeria Harianja,SH, Kasubid Publikasi Idawati Pandia,S.Sos, Pranata Humas Dra.Marthalina Sitanggang, Rabu 5 April 2017 di Aula BBPPKI Medan.
Kepala Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika (BBPPKI) Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Drs. Irbar Samekto M.Si mengatakan dengan adanya perjanjian kerjasama pengembangan sumber daya manusia bidang komunikasi dan informatika merupakan peningkatan kompetensi bidang kominfo melalui pelatihan dan pendidikan berupa bimbingan teknis (bimtek) literasi bidang kominfo. Bimtek literasi Kominfo merupakan short course practice bertujuan meningkatkan keterampilan, kecakapan, dan sikap dibidang Kominfo dan Tekologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sesuai dengan tuntutan pekerjaan di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Barat.
Kerjasama ini merupakan tugas BBPPKI Medan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat Drs. Taruna Gulo, M.M mengatakan Keberadaan TIK telah banyak memberikan manfaat positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam meningkatkan berbagai kemudahan dalam menjalankan aktifitas di berbagai bidang kehidupan termasuk tugas-tugas di kantor. Dikantor Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat tingkat komptensi SDM masih rendah, oleh karena itu perlu dilakukan bimbingan teknis (bimtek) literasi bidang TIK bekerjasama dengan BBPPKI Medan. Melalui kerjasama bimtek TIK tersebut diharapkan TIK bisa diterapkan dalam pengembagan SDM dan membantu masyarakat dalam meningkatkan akses informasi di Kabupaten Nias Barat.

Kemkominfo Mempersiapkan Angkatan Kerja Muda Bidang TIK Bersertifikat SKKNI

Tarakan, 10/04/2017 – Guna mempersiapkan angkatan kerja muda yang memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerjasama Pemerintahan Kota Tarakan melaksanakan fasilitasi, bimbingan teknis dan sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Acara ini dibuka resmi oleh Walikota Tarakan Sofian Raga. Dalam pidato sambutan, beliau menyampaikan, bahwa kegiatan ini sangat penting bagi mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni mencakup pengetahuan, keterampilan, dan keahlian bidang TIK yang bersertifikasi SKKNI, khususnya bagi angkatan kerja muda, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pencarian lapangan pekerjaan. Walikota juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BBPPKI Medan yang telah melakukan kegiatan ini di Kota Tarakan. Lebih lanjut beliau mengharapkan kerjasama kegiatan ini terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang.

Selanjutnya sambutan Kepala Badan Litbang SDM Kominfo Basuki Yusuf Iskandar  yang dibacakan oleh Kepala BBPPKI Medan, Irbar Samekto menyatakan, Kemkominfo telah memberikan dukungan dan bantuan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, agar tersedia SDM bidang TIK secara merata di setiap daerah, karena merupakan implementasi program ‘Indonesia Kerja’ yang termaktub dalam Nawa Cita, yakni memperkuat daerah-daerah dan desa-desa di wilayah perbatasan atau wilayah terdepan untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Kegiatan ini juga akan membangun daya saing SDM bangsa secara progresif dalam kerjasama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), ketersediaan lapangan kerja dan kualitas tenaga kerja. Untuk itu Irbar Samekto menghimbau semua peserta dapat mengikuti dan memanfaatkan kegiatan ini dengan baik. Kegiatan ini tidak dipungut biaya.

Acara pembukaan kegiatan ini diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian laporan kegiatan disampaikan oleh Amal Hasyim, bahwa Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 10 s/d 13 April 2017 dan diikuti sebanyak 60 peserta, yang terdiri dari alumni SMK, D1, D2, D3 dan S1 Jurusan TIK, yang direkrut dari Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan dan Nunukan.

Rangkaian kegiatan selanjutnya melakukan pre-tes dan tes uji kemampuan kepada peserta dilaksanakan di SMKN 2 Tarakan yang dipandu oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Indonesia dari Surabaya.

Penyerahan Hasil Kerjasama Bidang Penelitian Antara BBPPKI Medan Dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumut

Kepala Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika (BBPPKI) Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Drs. Irbar Samekto M.Si  mengadakan kunjungan kerja dalam rangka penyerahan hasil kerjasama  bidang penelitian antara BBPPKI Medan dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian diserahkan oleh Kepala BBPPKI Medan kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara  Drs. H. MHD. Fitriyus, SH, MSP,  didampingi Kepala Bidang Publikasi dan Dokumentasi Drs.Arifuddini,MSi, Kasubbag Umum Parluhutan Siregar.S.Sos, Kasubid Dokumentasi Yusrizal, S.Kom Eng. Turut hadir dalam penyerahan hasil kerjasama tersebut Sekretaris  Dinas Kominfo Provsu H. M. ayub, SE, Kepala Bidang Aplikasi Telematika Dra. Eli Suhaeriyah M.Si, di ruang Rapat Kepala Dinas Kominfo Provsu, jumat (16/12/16)

Tujuan penyerahan hasil kerjasama bidang penelitian ke Dinas Kominfo Provinsi sumatera Utara untuk memberikan  masukan dan rekomendasi terkait dengan penerapan e-government di Sumatera Utara dan sebagai langkah perbaikan Aparatur Pemerintah Daerah dalam penerapan E-Government menuju Smart Province di Sumatera Utara.

Kepala BBPPKI Medan menjelaskan Kominfo berupaya bagaimana pemanfaatan e-government menuju smart province bisa dimanfaatkan masyarakat, hasil penelitian yang  sudah dilaksanakan  bisa bermakna berupa masukan dan dapat dijadikan rekomendasi secara menyeluruh baik dari kesiapan SDM maupun infrastrukturnya. Kebijakan akses jaringan menjadi dilema hal ini tergantung dengan operatornya yang menagani  aplikasi oleh karna itu perlu  menetapkan pejabat pengelola TIK yang mengawali smart province di Kabupaten/Kota Province Sumatera Utara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara  Drs. H. MHD. Fitriyus, SH, MSP menjelaskan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengalami perkembangan yang sangat cepat dan membawa dunia memasuki era baru yang lebih cepat. Pemanfaatan TIK di Sumut dibuat seperti target yaitu e-planing, e-budgetting dengan pelayanan satu pintu terpadu (PLSTP) dan di Bappeda sudah menerapkan pelayaanan e-governmnet untuk meningkatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat menjadi  lebih  baik.

Smart Province di 14 (empat belas) Kabupaten /Kota Province Sumatera Utara sudah lebih  maju dan sudah online dalam mengakses informasi mulai informasi dirumah sakit, banjir, dan segala informasi  yang dibutuhkan dalam mendukung program smart province. Penerapan Electronic Government, Smart Province Sumatera Utara masih rendah pada SDM pengelolahan TIK dan hambatan E-Government di Kab/Kota Provinsi Sumatera Utara perlu dilakukan bimbingan teknis akses jaringan TIK bagi ANS.

Dengan adanya hasil kerjasama bidang penelitian kesiapan pemerintah daerah  dalam implementasi e-government  untuk mendukung program smart province diharapkan hasil penelitian ini dapat memberi masukan kepada Pemerintah dalam pembuatan kebijakan dan pihak yang terkait di bidang Komunikasi dan Informatika dalam memberikan dan memenuhi  informasi kebutuhan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara.(marta)