Bimbingan Teknis TIK Editing Video Untuk Media Sosial Bagi Masyarakat Di Kabupaten Nias

       Dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM), Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Nias melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Nias menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis “Editing video untuk media sosial menggunakan Adobe Premiere dan Sony Vegas” bagi masyarakat, yang bertempat di SMA Negeri I Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Selasa 10 November 2020.

         Acara pembukaan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Nias, Drs. Sokhiatulo laoly, MM, Kepala Badan Litbang SDM yang dalam hal ini diwakili oleh Widyaiswara Ahli Utama Kemenkominfo, Herry Abdul Aziz melalui video conference, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias, Drs. Dahlan Roso Lase dan Kepala Sekolah SMA Negeri I Gido.

      Kegiatan bimtek tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam bidang editing video, dengan sasaran agar terlatihya SDM pengelola media sosial yang kreatif, yang berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 10-12 November 2020. Dengan menghadirkan instruktur dari BBPSDMP Kominfo Medan, Yusrizal, S.Kom., M.Eng, Achmad Ofanny S.torong, S.E dan Alex Siregar, S.Kom.

      Bimtek Editing Video secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Nias Drs. Sakhiatulo Laoli, MM dalam sambutannya mengatakan, kegiatan bimtek TIK ini sangat bermanfaat sekali dalam membantu masyarakat Kabupaten Nias khususnya angkatan kerja muda Indonesia yang berada di Kabupaten Nias, Sumatera Utara untuk memperoleh keahlian di bidang TIK secara khusus bidang editing video. Melalui bimtek ini pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi RI, sejak dini telah mempersiapkan angkatan kerja muda di Indonesia agar memiliki pendidikan dan pelatihan serta keahlian di bidang TIK sehingga siap bersaing serta sesuai dengan kebutuhan industri dan lapangan kerja yang tersedia saat ini. Sesuai dengan amanat UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, selain mengantisipasi pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Kepada para peserta dituntut harus siap untuk menghadapi persaingan yang semakin kompetetif dan komprehensif.

     Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan dengan terselenggaranya bimtek editing video ini dapat meningkatkan kompetensi lulusan SMK yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka pengangguran serta mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi. Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam hal ini berupaya untuk menciptakan ekosistem seimbang dalam memaksimalkan peran triplehelix (instansi pemerintahan, sektor swasta, dan institusi pendidikan) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

         Diharapkan kepada peserta agar dapat memanfaatkan bimtek editing video ini dengan sebaik-baiknya dan saling memberikan apresiasi kepada teman-temannya. Sehingga menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif yang dapat dibanggakan dan memiliki kompetensi yang profesionalitas. (MS)

BIMBINGAN TEKNIS DAN SERTIFIKASI BIDANG TIK JUNIOR GRAPHIC DESIGN DI KOTA SINGKAWANG

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan bekerjasama dengan Diskominfo Kota Singkawang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Bidang TIK Junior Graphic Design di Aula SMK Negeri 2 Singkawang, Senin (2/11).

Kegiatan ini diselenggarakan selama lima hari, dari tanggal 2-6 November 2020 dan diikuti sebanyak puluhan peserta yang berasal dari pelajar tamatan SMK, SMA, D1, D2 dan D3. Yang mana sebelum menjadi peserta, mereka sudah menjalani Rapid Test di Klinik Aisiyah yang ditanggung oleh panitia kegiatan dan harus memiliki hasil non reaktif.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie yang berkesempatan untuk membuka Bimtek tersebut mengatakan, para peserta yang mengikuti Bimtek diharapkan akan punya masa depan yang cerah dan bisa memberikan kontribusi untuk Kota Singkawang. “Karena materi yang akan mereka pelajari itu akan sangat membantu mereka khususnya di zaman IT sekarang ini,” katanya. Sehingga banyak hal yang bisa mereka kuasai dan lakukan untuk mempromosikan Kota Singkawang melalui design yang mereka buat. “Kota Singkawang sangat memerlukan media design grafis seperti ini. Oleh sebab itu, kepada anak-anak yang mengikuti Bimtek bisa mempraktekkan ilmu yang sudah mereka dapatkannantinya,” ujarnya.

Menurutnya, bimtek yang digelar merupakan salah satu cara untuk mengurangi pengangguran yang ada di Kota Singkawang. Karena, selain bisa mempromosikan Kota Singkawang kepada masyarakat luar, tentunya secara tidak langsung juga bisa menghasilkan uang secara pribadi. “Dan mereka bisa merekrut teman-temannya untuk membantu dia,” ungkapnya.

saat ini masih dalam pandemi Covid-19, tentunya banyak hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka dengan memanfaatkan IT. “Kepada peserta yang terbaik (juara pertama), akan kita pekerjakan di Dinas Kominfo Singkawang untuk membuat design Kota Singkawang,” janjinya.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si mengatakan, bimtek yang digelar dimaksudkan guna mempersiapkan kompetensi sumber daya manusia khususnya di era digital kedepannya. “Para peserta nantinya akan mendapatkan materi tentang Assesmen mengenai sekitar lingkungannya, pembekalan selama tiga hari dan dua hari kemudian baru dilakukan sertifikasi oleh lembaga sertifikasi profesi yang berada dibawah Kementerian Kominfo agar mendapatkan kompetensi yang layak.

Bimbingan Teknis TIK dan Sertifikasi di Kabupaten Lima Puluh Kota

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lima Puluh Kota menyelenggarakan Bimbingan Teknis Junior Network Administrator selama lima hari, mulai tanggal 12 s/d 16 Oktober 2020 bertempat di SMKN 1 Kecamatan Guguak.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Widya Putra, S.Sos, M.Si secara virtual dari Kantor Badan Keuangan, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., Kepala Dinas Kominfo beserta jajarannya, Kepala Sekolah dan Komite SMKN 1 Guguak serta para peserta bimtek yang berasal dari SMK dan perguruan tinggi setara D1/D2/D3 di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia digital yang memiliki kompetensi dasar di bidang perencanaan dan pengelolaan jaringan computer, dengan sasaran menghasilkan SDM dengan kompetensi digital di bidang Junior Network Administrator yang terlatih dan tersertifikasi, sesuai dengan skema dan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan Bimtek dan Sertifikasi ini diikuti oleh 60 (enam puluh) orang alumni SMK, D1, D2, D3 dengan latar belakang pendidikan bidang keahlian teknologi informasi dan komunikasi yang berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota. Apresiasi dari Bupati Lima Puluh Kota Ir. H. Irfendi Arbi, MP atas terselenggaranya kegiatan ini, disampaikan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

“Suatu kebahagian dan kehormatan tersendiri bagi Kabupaten Lima Puluh Kota atas kerja sama penyelenggaraan Bimtek Junior Network Administrator bagi masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota ini. Namun karena dalam masa pandemi Covid-19, kita harus tetap mengedepankan disiplin protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan ini”, ujar Widya Putra.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan dan kompetensi para peserta di bidang jaringan teknologi informasi komunikasi. (HH/trap)

Bimtek dan Sertifikasi di Kabupaten Pidie Jaya

Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si bersama dengan Asisten 1 Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pidie Jaya Abu Bakar, S. Sos membuka acara BimbinganTeknis (Bimtek) dan Sertifikasi Office Operator Tingkat Dasar yang dilaksanakan oleh BBPSDMP Kominfo Medan bekerjasama dengan Bagian Humas dan Protokol Setda Kab. Pidie Jaya. Senin. 28/9/2020.

Acara berlangsung di Oproom SMAN 1 Bandar Baru Lueng Putu Kabupaten Pidie Jaya, turut hadir Kabag Humas dan Protokol Setda Kab. Pidie Jaya, Fakhri Abdul Muthalib, SH, Kasubbag Kominfo Pidie Jaya, M. Jefri Arianto, S.Sos, Kepala Sekolah SMA Bandar Baru Lueng Putu dan Kepala Pelaksana Kegiatan Lahmudin Harahap, SE.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya menyebutkan bahwa kegiatan Bimtek TIK dan Sertifikasi Office Operator Tingkat Dasar ini diikuti sebanyak 60 peserta. “Kegiatan Bimtek TIK dan Sertifikasi Office Operator Tingkat Dasar untuk masyarakat Pidie Jaya ini sungguh luar biasa animonya, bahkan pendaftar telah mencapai 192 calon peserta. Namun dengan melalui proses seleksi akhirnya target 60 peserta tercapai dan kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai 28 September – 02 Oktober 2020 dengan rincian 3 hari mengikuti pelatihan dan 2 hari uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),” katanya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Kab. Pidie Jaya Fakhri Abdul Muthalib, SH menjelaskan, pentingnya Bimtek TIK dan Sertifikasi Office Operator Tingkat Dasar dilakukan agar pemuda-pemudi millenial khususnya di Kab. Pidie Jaya memiliki kreatifitas dan keterampilan pada bidang TIK yang berkompeten dan mengantongi sertifikasi resmi. Sebagai nilai lebih untuk memperoleh peluang kerja baik di tingkat nasional maupun pasar bebas, jelasnya disela acara. Ini merupakan bentuk kerjasama Humas dan Protokol Setda Kab. Pidie Jaya bersama BBPSDMP Kominfo Medan.

Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Abubakar S.Sos dalam sambutannya mengatakan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah menciptakan tradisi baru dalam peradaban manusia. “Dengan hanya duduk didepan komputer kita dapat membuka crakawala dunia yang sangat luas, dunia tidak dibatasi lagi oleh ruang dan waktu, dari kejauhan yang beribu – ribu kilo jauhnya, kita bisa mengungkapkan perkataan lewat tombol-tombol yang ada pada komputer. Dengan demikian maka segala aktivitas ekonomi, politik, pendidikan, kebudayaan, hiburan, pemasaran, promosi dan surat menyuratakan lebih mudah dan cepat.” Imbuhnya.

Sementara itu, Kasubbag Kominfo Kab. Pidie Jaya M. Jefri Arianto, S.Sos mengatakan peserta yang berkesempatan mengikuti pelatihan hari ini sebelumnya telah kita umumkan pendaftaran dan kelulusannya melalui website resmi Pemkab Pidie Jaya sejak 2 minggu yang lalu. Masing-masing peserta telah diseleksi dari 192 calon peserta yang terseleksi sesuai dengan kuota hanya 60 orang artinya 192 peserta mendaftar kemudian diseleksi 60 orang yg lulus untuk ikut pelatihan ini.

Hingga kegiatan ini berlangsung setiap peserta pelatihan wajib mengikuti Protokol Kesehatan (Protkes) seperti pengecekan suhu tubuh menggunakan alat Thermogun, menggunakan masker dan face shield serta diwajibkan Rapid Test dengan hasil non reaktif.

PEMBUKAAN KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS TIK “PEMBUATAN KARYA PRODUKTIF INFOGRAPHIC/LOGO/KEMASAN” BAGI MASYARAKAT DI KABUPATEN NATUNA

Natuna (24/09) – Pada masa pandemi Covid-19, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan sebagai UPT dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI tetap berupaya melakukan pengembangan SDM bidang Kominfo dengan tujuan meningkatkan kompetensi TIK masyarakat pada daerah-daerah Kab/Kota di wilayah kerja yang berstatus zona hijau (Green Zone), salah satunya adalah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Pengembangan SDM ini dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis TIK Pembuatan Karya Produktif Infographic/Logo/Kemasan Bagi Masyarakat yang diadakan di Natuna Hotel selama 3 hari, yaitu pada tanggal 24-26 September 2020. Bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kab. Natuna, kegiatan ini dihadiri oleh 58 peserta yang berasal dari lulusan SMK/SMU/D1/D3 serta S1 yang berada di wilayah Kab. Natuna dan sekitarnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Kab. Natuna yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kab. Natuna, Hendra Kusuma, S.H., M.Si. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Badan Litbang SDM, Dr. Ir. Basuki Jusuf Iskandar dan beberapa perwakilan dari dinas-dinas yang ada di Kab. Natuna, seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Natuna.

Hendra Kusuma dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Natuna memiliki potensi pemuda-pemudi yang kreatif, namun terkadang tidak memliki peluang untuk pengembangan potensi diri, dikarenakan kurangnya keterampilan dalam mengoperasikan aplikasi desain grafis. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Natuna sangat menyambut baik pelaksanaan bimbingan teknis ini sebagai bentuk kepedulian dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Badan Litbang SDM. Selanjutnya, Hendra berharap kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi bagi peningkatan kompetensi diri, peningkatan keterampilan, dan penguasaan aplikasi yang dapat menjadi media dalam menuangkan kreativitas.

Selanjutnya, Basuki Jusuf Iskandar melalui video conference menyampaikan bahwa di era new normal, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengadakan pelatihan dan bimbingan teknis yang bersifat online maupun offline, di mana bimbingan teknis secara offline akan dilaksanakan di beberapa zona hijau di Indonesia dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Bimbingan teknis yang diadakan seperti Membuat Infografis, Junior Public Relation, Office Operator Tingkat Dasar, Network Administrator Tingkat Dasar, dan lain sebagainya. Sedangkan pelatihan online akan dilakukan via aplikasi video conference, Zoom Meeting. Selain itu, Badan Litbang SDM juga akan mengadakan pelatihan secara offline pasca pandemi Covid-19, berupa program Fresh Graduate Academy, Regional Development Academy, Vocational School Graduate Academy, dan Thematic Academy. Basuki berharap dengan adanya program dari Balitbang SDM Kemkominfo tersebut, dapat meningkatkan produktivitas SDM khususnya bidang kominfo pada era new normal ini (LF/TRAP).

Cerdas dan Produktif Berinternet di Masa Pandemi

Salah satu program kerja Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan adalah menyelenggarakan kegiatan layanan pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi masyarakat, karena itu BBPSDMP Kominfo Medan melaksanakan Pelatihan TIK dengan tema “Cerdas dan Produktif Berinternet Di Masa Pandemi” pada tanggal 26-27 Agustus 2020 yang dilaksanakan secara daring yang diikuti oleh 55 peserta dan secara luring yang diikuti oleh 32 peserta. Pelatihan secara luring dilaksanakan di Galeri Internet BBPSDMP Kominfo Medan yang pesertanya adalah kaum ibu dan anak yang berasal dari Kelurahan Indra Kasih, Kelurahan Sidorejo, Kelurahan Sidorejo Hilir dan Kelurahan Banten.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00 wib pagi secara daring yang dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr.Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA dan Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof Henri Subiakto, MA.

Dalam sambutannya Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi mengatakan bahwa pengguna internet terus bertambah namun pemanfaatan internet saat ini lebih banyak untuk media sosial dan percakapan (chatting) dibandingkan dengan kegiatan yang produktif.

Selaras dengan hal tersebut Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo menyampaikan bahwa dengan semakin bertambahnya pengguna internet dan semakin luasnya akses internet diharapkan terjadi peningkatan produktivitas yang akan berdampak dalam peningkatan kemampuan pemahaman TIK ibu dan anak dan diharapkan ibu rumah tangga juga dapat membantu peningkatan kesejahteraan keluarga melalui penggunaan internet yang cerdas dan produktif.

Dalam kesempatan yang sama Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum menyampaikan bahwa teknologi informasi dan komunikasi sudah merambah ke segala bidang dan membantu dalam segala segi kehidupan kehidupan masyarakat termasuk ibu rumah tangga dan anak. Terlebih di masa pandemi saat ini segala jenis aktivitas dilakukan secara daring termasuk pembelajaran bagi anak yang didukung oleh kaum ibu dalam hal pendampingan pembelajaran. Kaum ibu dan anak juga dharapkan dapat menggunakan internet secara cerdas dan produktif agar mereka mendapat manfaat maksimal dari penggunaan internet secara aman dan tepat guna. Penyelenggaraan kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta yakni kaum ibu dan anak yang cukup antusias mengikuti kegiatan pelatihan baik secara daring dan luring dan berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan kembali.

Pelatihan Cloud Storage dan Manajemen Arsip Digital Bagi Aparatur Pemerintahan

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 25 Agustus 2020 melaksanakan Pelatihan TIK dengan tema Cloud Storage dan Manajemen Arsip Digital. Pelatihan TIK ini dilaksanakan secara daring yang diikuti oleh 55 peserta dan secara luring yang diikuti oleh 16 peserta.  Pelatihan secara luring dilaksanakan di Galeri Internet BBPSDMP Kominfo Medan yang diikuti oleh aparatur desa/kelurahan yang berasal dari Kelurahan Indra Kasih, Kelurahan Sidorejo, Kelurahan Sidorejo Hilir dan Kelurahan Banten.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00 pagi secara daring dan dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, M.A., Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI, Drs. Sumrahyadi, MIMS, dan Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si.

Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan bahwa pengelolaan arsip secara digital menjadi hal yang penting dan perlu mendapat perhatian terlebih bagi perangkat desa/kelurahan yang memberikan layanan administrasi. Apalagi, di masa pandemi sekarang ini interaksi secara langsung perlu diminimalisasi. Selain itu, layanan publik juga terus mengalami perubahan ke arah digital, sehingga penting bagi perangkat desa/kelurahan untuk meningkatkan pemahamannya mengenai TIK.

Sementara itu Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, M.A., mengatakan bahwa saat ini kita mengalami transformasi pelayanan digital dalam bidang pemerintahan. Pandemi ini menuntut kita agar dapat berpacu lebih cepat untuk berubah dari segi layanan, sehingga pelayanan dapat menjadi lebih cepat dan lebih dinamis. Hal ini tentu saja dapat tercapai jika pelayanan publik dilaksanakan secara digital.

Dalam kesempatan ini, Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI, Sumrahyadi MIMS menyampaikan Kebijakan nasional dalam hal SDM Kearsipan, di antaranya peningkatan kuantitas dan kualitas SDM Kearsipan secara nasional. Kebijakan revolusi mental dan pembangunan kebudayaan bidang kearsipan terwujud dalam Sistem dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya memerlukan penanganan kearsipan yang baik. Kegiatan pengelolaan arsip dinamis merupakan bukti akuntabilitas pemerintah dan sekaligus untuk mendukung program Reformasi Birokrasi. (rtn/trap)

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Langsa

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  05 s/d 09 November 2019, bertempat di SMK Negeri 2 Langsa dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 06 November 2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Langsa yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.SI, Asisten Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Riza Fahlevi, S.STP., M.AP, Direktur LSP Komputer Jakarta, Ir. Besar Agung Martono, MM, DBA, diwakili oleh Satrya Gunayoman, Instruktur Rian Farta Wijaya, S.Kom, M.Kom, Saiful Bahril, S.Kom, M.Kom, Khairul, S. Kom, M.Kom dan Firdaus Nuzula, S.Kom, M.Kom.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada tiga kemajuan teknologi spesifik yaitu kecerdasan buatan, adopsi bigdata analitik yang meluas dan teknologi cloud. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”. Lanjutnya, “Mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2021, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan”.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Langsa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si Yanis Prianto, SE, M.Si, dalam  sambutannnya mengatakan, “Bimbingan dan Sertifikasi ini akan menghasilkan tenaga kerja yang handal dan teruji kompetensinya sehingga sanggup bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Saat ini kita sudah berada di era industri 4.0 yang salah satunya ditandai dengan digitalisasi dan otomasi yang akan mengubah struktur dan lapangan pekerjaan di Indonesia. Menurut riset PT. McKinsey Indonesia, pada tahun 2030 diperkirakan 23 juta pekerjaan di Indonesia bakal digantikan mesin otomasi. Analisis mereka menunjukkan 800 jenis pekerjaan dari 2.000 jenis pekerjaan yang dijadikan unit analisis rentan diganti otomasi yaitu jenis pekerjaan yang mengandalkan aktivitas fisik berulang dan pengolahan data. Potensi kehilangan pekerjaan tersebut akan tergantikan dengan terciptanya peluang pekerjaan baru yang diperkirakan akan mencapai 27 juta pekerjaan tambahan darii otomasi, artinya Indonesia akan mendapatkan keuntungan bersih dari sektor tenaga kerja sebanyak 4 juta pada tahun 2030”. Lanjutnya, “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan”. Tambahnya lagi, “Di dalam dunia kerja harus ada keterbukaan informasi agar dapat terjalin hubungan komunikasi yang baik di Kota Langsa dalam rangka pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)”. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kota Langsa dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Labuhan Batu Utara

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 29 Oktober s/d 2 November 2019 melaksanakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini bertempat di Hotel Grans Labura Aek Kanopan dan diikuti oleh 53 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Labuhan Batu Utara dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2019 dan dihadiri oleh Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Kadis Kominfo Kabupaten Labuhan Batu Utara, Drs. Sugeng, Direktur LSP Komputer, Ir. Besar Agung Martono, MM dan dibuka secara resmi oleh oleh Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP. Dalam laporan Panitia, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si selaku Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto mengatakan bahwa dengan adanya Revolusi Industri 4.0 maka peluang pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar dan hal ini merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan terhadap peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada BBPSDMP Kominfo Medan atas perhatian yang diberikan kepada pengembangan SDM bidang TIK di Kabupaten Labuhan Batu Utara dan mengatakan bahwa perkembangan TIK dewasa ini semakin membuka banyak peluang bagi angkatan kerja muda untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kabupaten Labuhan Batu Utara dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Informatika Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Batam

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan Kerja Muda di Kota Batam. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari dimulai pada tanggal 17 s/d 21 September 2019 bertempat di Hotel 89 Batam dan diikuti oleh 62  peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3 dan S1 bidang TIK  yang berasal dari Kota Batam dan sekitarnya. Fasilitasi sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari  Selasa (17/9)  dan dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, DR. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Kadis Kominfo Kota Batam, Salim, S.Sos, Msi, Direktur LSP Telematika, Victor Terinathe, dan para Instruktur. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si selaku penanggung jawab kegiatan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan fasilitasi sertifikasi ini mengimplementasikan program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam  nawacita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital. Kementerian Kominfo telah  melakukan  beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi dan merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. Sementara itu Kadis Kominfo Kota Batam, Bapak Salim, S.Sos, M.Si mengapresiasi BBPSDMP Kominfo Medan memilih Kota Batam sebagi tempat dilaksanakannya fasilitasi SKKNI ini, beliau juga mengatakan pengembangan kompetensi SDM di era Revolusi Industri 4.0 mutlak diperlukan, Dilaksanakannya SKKNI bidang TIK ini bertujuan untuk mewujudkan tenaga kerja bidang komunikasi dan informatika yang kompeten dan professional. Oleh karena itu peserta diharapkan fokus agar tercapai komponen kompetensi yakni sikap kerja yang merupakan satu dari tiga aspek penting yang membentuk kompetensi kerja.

Sementara itu Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, DR. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA dalam paparannya mengatakan dampak disrupsi digital sangat berpengaruh terhadap SDM di Indonesia. Berdasarkan riset Oxford Economic, pada tahun 2028 akan terdapat 9,5 juta job displaced jika tidak dilakukan shifting. Kondisi ketenagakerjaan di Indonesia saat ini mayoritas tenaga kerja Indonesia berpendidikan dan berketerampilan rendah namun era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan tenaga kerja hingga 2,1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025. Semua keterampilan di bidang teknologi baik yang dasar maupun lanjutan akan mengalami kenaikan permintaan yang substansial di masa mendatang karena itulah sikap kerja (attitude), pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Dengan terselenggaranya sertifikasi nasional berbasis SKKNI diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi  diri, disiplin dan memiliki daya saing tinggi dalam  mencari kerja dan menciptakan peluang kerja baru. (Ratna)