Bimbingan Teknis TIK dan Sertifikasi di Kabupaten Lima Puluh Kota

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lima Puluh Kota menyelenggarakan Bimbingan Teknis Junior Network Administrator selama lima hari, mulai tanggal 12 s/d 16 Oktober 2020 bertempat di SMKN 1 Kecamatan Guguak.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Widya Putra, S.Sos, M.Si secara virtual dari Kantor Badan Keuangan, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., Kepala Dinas Kominfo beserta jajarannya, Kepala Sekolah dan Komite SMKN 1 Guguak serta para peserta bimtek yang berasal dari SMK dan perguruan tinggi setara D1/D2/D3 di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia digital yang memiliki kompetensi dasar di bidang perencanaan dan pengelolaan jaringan computer, dengan sasaran menghasilkan SDM dengan kompetensi digital di bidang Junior Network Administrator yang terlatih dan tersertifikasi, sesuai dengan skema dan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan Bimtek dan Sertifikasi ini diikuti oleh 60 (enam puluh) orang alumni SMK, D1, D2, D3 dengan latar belakang pendidikan bidang keahlian teknologi informasi dan komunikasi yang berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota. Apresiasi dari Bupati Lima Puluh Kota Ir. H. Irfendi Arbi, MP atas terselenggaranya kegiatan ini, disampaikan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

“Suatu kebahagian dan kehormatan tersendiri bagi Kabupaten Lima Puluh Kota atas kerja sama penyelenggaraan Bimtek Junior Network Administrator bagi masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota ini. Namun karena dalam masa pandemi Covid-19, kita harus tetap mengedepankan disiplin protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan ini”, ujar Widya Putra.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan dan kompetensi para peserta di bidang jaringan teknologi informasi komunikasi. (HH/trap)

Bimtek dan Sertifikasi di Kabupaten Pidie Jaya

Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si bersama dengan Asisten 1 Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pidie Jaya Abu Bakar, S. Sos membuka acara BimbinganTeknis (Bimtek) dan Sertifikasi Office Operator Tingkat Dasar yang dilaksanakan oleh BBPSDMP Kominfo Medan bekerjasama dengan Bagian Humas dan Protokol Setda Kab. Pidie Jaya. Senin. 28/9/2020.

Acara berlangsung di Oproom SMAN 1 Bandar Baru Lueng Putu Kabupaten Pidie Jaya, turut hadir Kabag Humas dan Protokol Setda Kab. Pidie Jaya, Fakhri Abdul Muthalib, SH, Kasubbag Kominfo Pidie Jaya, M. Jefri Arianto, S.Sos, Kepala Sekolah SMA Bandar Baru Lueng Putu dan Kepala Pelaksana Kegiatan Lahmudin Harahap, SE.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya menyebutkan bahwa kegiatan Bimtek TIK dan Sertifikasi Office Operator Tingkat Dasar ini diikuti sebanyak 60 peserta. “Kegiatan Bimtek TIK dan Sertifikasi Office Operator Tingkat Dasar untuk masyarakat Pidie Jaya ini sungguh luar biasa animonya, bahkan pendaftar telah mencapai 192 calon peserta. Namun dengan melalui proses seleksi akhirnya target 60 peserta tercapai dan kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai 28 September – 02 Oktober 2020 dengan rincian 3 hari mengikuti pelatihan dan 2 hari uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),” katanya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Kab. Pidie Jaya Fakhri Abdul Muthalib, SH menjelaskan, pentingnya Bimtek TIK dan Sertifikasi Office Operator Tingkat Dasar dilakukan agar pemuda-pemudi millenial khususnya di Kab. Pidie Jaya memiliki kreatifitas dan keterampilan pada bidang TIK yang berkompeten dan mengantongi sertifikasi resmi. Sebagai nilai lebih untuk memperoleh peluang kerja baik di tingkat nasional maupun pasar bebas, jelasnya disela acara. Ini merupakan bentuk kerjasama Humas dan Protokol Setda Kab. Pidie Jaya bersama BBPSDMP Kominfo Medan.

Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Abubakar S.Sos dalam sambutannya mengatakan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah menciptakan tradisi baru dalam peradaban manusia. “Dengan hanya duduk didepan komputer kita dapat membuka crakawala dunia yang sangat luas, dunia tidak dibatasi lagi oleh ruang dan waktu, dari kejauhan yang beribu – ribu kilo jauhnya, kita bisa mengungkapkan perkataan lewat tombol-tombol yang ada pada komputer. Dengan demikian maka segala aktivitas ekonomi, politik, pendidikan, kebudayaan, hiburan, pemasaran, promosi dan surat menyuratakan lebih mudah dan cepat.” Imbuhnya.

Sementara itu, Kasubbag Kominfo Kab. Pidie Jaya M. Jefri Arianto, S.Sos mengatakan peserta yang berkesempatan mengikuti pelatihan hari ini sebelumnya telah kita umumkan pendaftaran dan kelulusannya melalui website resmi Pemkab Pidie Jaya sejak 2 minggu yang lalu. Masing-masing peserta telah diseleksi dari 192 calon peserta yang terseleksi sesuai dengan kuota hanya 60 orang artinya 192 peserta mendaftar kemudian diseleksi 60 orang yg lulus untuk ikut pelatihan ini.

Hingga kegiatan ini berlangsung setiap peserta pelatihan wajib mengikuti Protokol Kesehatan (Protkes) seperti pengecekan suhu tubuh menggunakan alat Thermogun, menggunakan masker dan face shield serta diwajibkan Rapid Test dengan hasil non reaktif.

PEMBUKAAN KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS TIK “PEMBUATAN KARYA PRODUKTIF INFOGRAPHIC/LOGO/KEMASAN” BAGI MASYARAKAT DI KABUPATEN NATUNA

Natuna (24/09) – Pada masa pandemi Covid-19, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan sebagai UPT dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI tetap berupaya melakukan pengembangan SDM bidang Kominfo dengan tujuan meningkatkan kompetensi TIK masyarakat pada daerah-daerah Kab/Kota di wilayah kerja yang berstatus zona hijau (Green Zone), salah satunya adalah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Pengembangan SDM ini dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis TIK Pembuatan Karya Produktif Infographic/Logo/Kemasan Bagi Masyarakat yang diadakan di Natuna Hotel selama 3 hari, yaitu pada tanggal 24-26 September 2020. Bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kab. Natuna, kegiatan ini dihadiri oleh 58 peserta yang berasal dari lulusan SMK/SMU/D1/D3 serta S1 yang berada di wilayah Kab. Natuna dan sekitarnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Kab. Natuna yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kab. Natuna, Hendra Kusuma, S.H., M.Si. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Badan Litbang SDM, Dr. Ir. Basuki Jusuf Iskandar dan beberapa perwakilan dari dinas-dinas yang ada di Kab. Natuna, seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Natuna.

Hendra Kusuma dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Natuna memiliki potensi pemuda-pemudi yang kreatif, namun terkadang tidak memliki peluang untuk pengembangan potensi diri, dikarenakan kurangnya keterampilan dalam mengoperasikan aplikasi desain grafis. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Natuna sangat menyambut baik pelaksanaan bimbingan teknis ini sebagai bentuk kepedulian dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Badan Litbang SDM. Selanjutnya, Hendra berharap kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi bagi peningkatan kompetensi diri, peningkatan keterampilan, dan penguasaan aplikasi yang dapat menjadi media dalam menuangkan kreativitas.

Selanjutnya, Basuki Jusuf Iskandar melalui video conference menyampaikan bahwa di era new normal, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengadakan pelatihan dan bimbingan teknis yang bersifat online maupun offline, di mana bimbingan teknis secara offline akan dilaksanakan di beberapa zona hijau di Indonesia dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Bimbingan teknis yang diadakan seperti Membuat Infografis, Junior Public Relation, Office Operator Tingkat Dasar, Network Administrator Tingkat Dasar, dan lain sebagainya. Sedangkan pelatihan online akan dilakukan via aplikasi video conference, Zoom Meeting. Selain itu, Badan Litbang SDM juga akan mengadakan pelatihan secara offline pasca pandemi Covid-19, berupa program Fresh Graduate Academy, Regional Development Academy, Vocational School Graduate Academy, dan Thematic Academy. Basuki berharap dengan adanya program dari Balitbang SDM Kemkominfo tersebut, dapat meningkatkan produktivitas SDM khususnya bidang kominfo pada era new normal ini (LF/TRAP).

Cerdas dan Produktif Berinternet di Masa Pandemi

Salah satu program kerja Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan adalah menyelenggarakan kegiatan layanan pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi masyarakat, karena itu BBPSDMP Kominfo Medan melaksanakan Pelatihan TIK dengan tema “Cerdas dan Produktif Berinternet Di Masa Pandemi” pada tanggal 26-27 Agustus 2020 yang dilaksanakan secara daring yang diikuti oleh 55 peserta dan secara luring yang diikuti oleh 32 peserta. Pelatihan secara luring dilaksanakan di Galeri Internet BBPSDMP Kominfo Medan yang pesertanya adalah kaum ibu dan anak yang berasal dari Kelurahan Indra Kasih, Kelurahan Sidorejo, Kelurahan Sidorejo Hilir dan Kelurahan Banten.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00 wib pagi secara daring yang dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr.Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA dan Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof Henri Subiakto, MA.

Dalam sambutannya Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi mengatakan bahwa pengguna internet terus bertambah namun pemanfaatan internet saat ini lebih banyak untuk media sosial dan percakapan (chatting) dibandingkan dengan kegiatan yang produktif.

Selaras dengan hal tersebut Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo menyampaikan bahwa dengan semakin bertambahnya pengguna internet dan semakin luasnya akses internet diharapkan terjadi peningkatan produktivitas yang akan berdampak dalam peningkatan kemampuan pemahaman TIK ibu dan anak dan diharapkan ibu rumah tangga juga dapat membantu peningkatan kesejahteraan keluarga melalui penggunaan internet yang cerdas dan produktif.

Dalam kesempatan yang sama Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum menyampaikan bahwa teknologi informasi dan komunikasi sudah merambah ke segala bidang dan membantu dalam segala segi kehidupan kehidupan masyarakat termasuk ibu rumah tangga dan anak. Terlebih di masa pandemi saat ini segala jenis aktivitas dilakukan secara daring termasuk pembelajaran bagi anak yang didukung oleh kaum ibu dalam hal pendampingan pembelajaran. Kaum ibu dan anak juga dharapkan dapat menggunakan internet secara cerdas dan produktif agar mereka mendapat manfaat maksimal dari penggunaan internet secara aman dan tepat guna. Penyelenggaraan kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta yakni kaum ibu dan anak yang cukup antusias mengikuti kegiatan pelatihan baik secara daring dan luring dan berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan kembali.

Pelatihan Cloud Storage dan Manajemen Arsip Digital Bagi Aparatur Pemerintahan

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 25 Agustus 2020 melaksanakan Pelatihan TIK dengan tema Cloud Storage dan Manajemen Arsip Digital. Pelatihan TIK ini dilaksanakan secara daring yang diikuti oleh 55 peserta dan secara luring yang diikuti oleh 16 peserta.  Pelatihan secara luring dilaksanakan di Galeri Internet BBPSDMP Kominfo Medan yang diikuti oleh aparatur desa/kelurahan yang berasal dari Kelurahan Indra Kasih, Kelurahan Sidorejo, Kelurahan Sidorejo Hilir dan Kelurahan Banten.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00 pagi secara daring dan dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, M.A., Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI, Drs. Sumrahyadi, MIMS, dan Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si.

Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan bahwa pengelolaan arsip secara digital menjadi hal yang penting dan perlu mendapat perhatian terlebih bagi perangkat desa/kelurahan yang memberikan layanan administrasi. Apalagi, di masa pandemi sekarang ini interaksi secara langsung perlu diminimalisasi. Selain itu, layanan publik juga terus mengalami perubahan ke arah digital, sehingga penting bagi perangkat desa/kelurahan untuk meningkatkan pemahamannya mengenai TIK.

Sementara itu Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, M.A., mengatakan bahwa saat ini kita mengalami transformasi pelayanan digital dalam bidang pemerintahan. Pandemi ini menuntut kita agar dapat berpacu lebih cepat untuk berubah dari segi layanan, sehingga pelayanan dapat menjadi lebih cepat dan lebih dinamis. Hal ini tentu saja dapat tercapai jika pelayanan publik dilaksanakan secara digital.

Dalam kesempatan ini, Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI, Sumrahyadi MIMS menyampaikan Kebijakan nasional dalam hal SDM Kearsipan, di antaranya peningkatan kuantitas dan kualitas SDM Kearsipan secara nasional. Kebijakan revolusi mental dan pembangunan kebudayaan bidang kearsipan terwujud dalam Sistem dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya memerlukan penanganan kearsipan yang baik. Kegiatan pengelolaan arsip dinamis merupakan bukti akuntabilitas pemerintah dan sekaligus untuk mendukung program Reformasi Birokrasi. (rtn/trap)

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Langsa

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  05 s/d 09 November 2019, bertempat di SMK Negeri 2 Langsa dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 06 November 2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Langsa yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.SI, Asisten Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Riza Fahlevi, S.STP., M.AP, Direktur LSP Komputer Jakarta, Ir. Besar Agung Martono, MM, DBA, diwakili oleh Satrya Gunayoman, Instruktur Rian Farta Wijaya, S.Kom, M.Kom, Saiful Bahril, S.Kom, M.Kom, Khairul, S. Kom, M.Kom dan Firdaus Nuzula, S.Kom, M.Kom.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada tiga kemajuan teknologi spesifik yaitu kecerdasan buatan, adopsi bigdata analitik yang meluas dan teknologi cloud. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”. Lanjutnya, “Mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2021, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan”.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Langsa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si Yanis Prianto, SE, M.Si, dalam  sambutannnya mengatakan, “Bimbingan dan Sertifikasi ini akan menghasilkan tenaga kerja yang handal dan teruji kompetensinya sehingga sanggup bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Saat ini kita sudah berada di era industri 4.0 yang salah satunya ditandai dengan digitalisasi dan otomasi yang akan mengubah struktur dan lapangan pekerjaan di Indonesia. Menurut riset PT. McKinsey Indonesia, pada tahun 2030 diperkirakan 23 juta pekerjaan di Indonesia bakal digantikan mesin otomasi. Analisis mereka menunjukkan 800 jenis pekerjaan dari 2.000 jenis pekerjaan yang dijadikan unit analisis rentan diganti otomasi yaitu jenis pekerjaan yang mengandalkan aktivitas fisik berulang dan pengolahan data. Potensi kehilangan pekerjaan tersebut akan tergantikan dengan terciptanya peluang pekerjaan baru yang diperkirakan akan mencapai 27 juta pekerjaan tambahan darii otomasi, artinya Indonesia akan mendapatkan keuntungan bersih dari sektor tenaga kerja sebanyak 4 juta pada tahun 2030”. Lanjutnya, “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan”. Tambahnya lagi, “Di dalam dunia kerja harus ada keterbukaan informasi agar dapat terjalin hubungan komunikasi yang baik di Kota Langsa dalam rangka pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)”. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kota Langsa dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Labuhan Batu Utara

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 29 Oktober s/d 2 November 2019 melaksanakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini bertempat di Hotel Grans Labura Aek Kanopan dan diikuti oleh 53 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Labuhan Batu Utara dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2019 dan dihadiri oleh Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Kadis Kominfo Kabupaten Labuhan Batu Utara, Drs. Sugeng, Direktur LSP Komputer, Ir. Besar Agung Martono, MM dan dibuka secara resmi oleh oleh Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP. Dalam laporan Panitia, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si selaku Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto mengatakan bahwa dengan adanya Revolusi Industri 4.0 maka peluang pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar dan hal ini merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan terhadap peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada BBPSDMP Kominfo Medan atas perhatian yang diberikan kepada pengembangan SDM bidang TIK di Kabupaten Labuhan Batu Utara dan mengatakan bahwa perkembangan TIK dewasa ini semakin membuka banyak peluang bagi angkatan kerja muda untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kabupaten Labuhan Batu Utara dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Informatika Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Batam

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan Kerja Muda di Kota Batam. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari dimulai pada tanggal 17 s/d 21 September 2019 bertempat di Hotel 89 Batam dan diikuti oleh 62  peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3 dan S1 bidang TIK  yang berasal dari Kota Batam dan sekitarnya. Fasilitasi sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari  Selasa (17/9)  dan dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, DR. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Kadis Kominfo Kota Batam, Salim, S.Sos, Msi, Direktur LSP Telematika, Victor Terinathe, dan para Instruktur. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si selaku penanggung jawab kegiatan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan fasilitasi sertifikasi ini mengimplementasikan program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam  nawacita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital. Kementerian Kominfo telah  melakukan  beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi dan merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. Sementara itu Kadis Kominfo Kota Batam, Bapak Salim, S.Sos, M.Si mengapresiasi BBPSDMP Kominfo Medan memilih Kota Batam sebagi tempat dilaksanakannya fasilitasi SKKNI ini, beliau juga mengatakan pengembangan kompetensi SDM di era Revolusi Industri 4.0 mutlak diperlukan, Dilaksanakannya SKKNI bidang TIK ini bertujuan untuk mewujudkan tenaga kerja bidang komunikasi dan informatika yang kompeten dan professional. Oleh karena itu peserta diharapkan fokus agar tercapai komponen kompetensi yakni sikap kerja yang merupakan satu dari tiga aspek penting yang membentuk kompetensi kerja.

Sementara itu Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, DR. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA dalam paparannya mengatakan dampak disrupsi digital sangat berpengaruh terhadap SDM di Indonesia. Berdasarkan riset Oxford Economic, pada tahun 2028 akan terdapat 9,5 juta job displaced jika tidak dilakukan shifting. Kondisi ketenagakerjaan di Indonesia saat ini mayoritas tenaga kerja Indonesia berpendidikan dan berketerampilan rendah namun era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan tenaga kerja hingga 2,1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025. Semua keterampilan di bidang teknologi baik yang dasar maupun lanjutan akan mengalami kenaikan permintaan yang substansial di masa mendatang karena itulah sikap kerja (attitude), pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Dengan terselenggaranya sertifikasi nasional berbasis SKKNI diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi  diri, disiplin dan memiliki daya saing tinggi dalam  mencari kerja dan menciptakan peluang kerja baru. (Ratna)

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Asahan

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan melaksanakan fasilitasi sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Kominfo bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 (lima) hari tersebut dimulai pada tanggal 09 s/d 13 Juli 2019, bertempat di Hotel Septy Garden dan diikuti oleh 60  peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3 dan S1 bidang Kominfo yang berasal dari wilayah Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, Kabupaten Labura dan Kota Tanjung Balai. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan SMK bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Asahan yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan H. Rahmad Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si, mewakili Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo yaitu Kepala Bidang Pengembangan SDM Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA, Instruktur dan Assesor LSP TIK Surabaya.

Sambutan Kepala Badan Litbang SDM Kominfo yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan SDM Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si dalam  sambutannya mengatakan, kegiatan  fasilitasi sertifikasi SKKNI bagi angkatan kerja muda  ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo mengimplementasikan  program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam Nawa Cita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Pertama, era distrubsi dan persaingan bisnis/usaha  yang makin  tinggi diera globalisasi ditandai dengan inovasi dan strategi baru dari tiap negara, institusi dan individu. Kedua, penguatan blog perdagangan  antar kawasan, seperti kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah membuka peluang persaingan, peluang pasar serta aliran perpindahan tenaga ahli (profesionalism expert) dan jasa. Ketiga, trending revolusi industri 4.0 menuju making Indonesia 4.0.

Lanjutnya momentum pertama dan kedua dampaknya sedang  kita  rasakan sampai saat ini (real time), adanya lintas komunikasi mendunia dan adanya industri maupun institusi yang terus maju ada juga institusi/perusahaan yang tidak mampu beradaptasi terhadap  keberadaan momentum tersebut dengan berbagai alasan. Revolusi industri 4.0 merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif hasil dari fasilitas penelitian dan pengembangan yang tidak pernah berhenti.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Bupati Asahan dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, H. Rahmad Hidayat  Siregar S.Sos, Msi dalam sambutannnya mengatakan, era kemajuan yang ditandai dengan  semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini telah menuntut kita semua untuk meningkatkan kualitas sumber daya  manusia, terlebih  dalam  upaya kita menyiapkan para generasi mudah calon angkatan kerja yang handal dan siap pakai. Hal ini sejalan  dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No 5 Tahun 2012, tentang Sistem Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai salah satu rumusan kemampuan para tenaga kerja, yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan keahlian serta sikap kerja  yang  relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan perundang-undangan.

Badan Litbang SDM Kemkominfo mengharapkan hasil dari bimtek dan sertifikasi ini dapat  membentuk tenaga kerja bidang kominfo yang mengenali kompetensi milik sendiri, yang dapat diindikasikan melalui sikap dan perilakunya, pengetahuan dan keahlian. Standar  kompetensi yang akan diujikan kepada para peserta merupakan persyaratan kompetensi manajerial minimal yang harus dimiliki oleh seorang tenaga kerja dalam melaksanakan tugas  jabatan kelak. Diharapkan juga untuk pemerintah di setiap kabupaten/kota untuk sinergitas dan kontinuitas dalam menyiapkan program pengembangan SDM bidang kominfo agar  terwujud pemerataan pengembangan SDM bidang kominfo di setiap  daerah.

Bimtek Literasi TIK Bagi Pelaku UMKM dan Anggota KIM di Galang, Kabupaten Deli Serdang

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan (BBPSDMP Kominfo Medan) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Anggota Kawasan Industri Modern (KIM) pada hari Senin, 25 Maret 2019 di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid dan dihadiri oleh Sekretaris Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dra. Haryati, M.I.Kom; Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dan Kadis Kominfo Kabupaten Deli Serdang, Drs. Haris Binar Ginting.

Bimtek Literasi TIK bagi pelaku UMKM dan anggota KIM ini dihadiri oleh 100 peserta yang berasal dari Galang, Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan saat ini di Indonesia pengguna internet sangat aktif dalam berbagi informasi. Dalam era globalisasi seperti saat ini, TIK menjadi kekuatan perubahan terbesar dalam membuka pintu pengetahuan dan TIK juga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat termasuk pelaku UMKM dan anggota KIM. Kegiatan Bimtek literasi TIK bagi pelaku UMKM dan anggota KIM ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terutama pelaku UMKM dan anggota KIM terhadap perkembangan TIK yang begitu pesat. Sementara itu, Kadis Kominfo Kabupaten Deli Serdang, Drs. Haris Binar Ginting, mengapresiasi kegiatan Bimtek Literasi TIK bagi pelaku UMKM dan anggota KIM yang dilaksanakan BBPSDMP Kominfo Medan. Beliau berharap bahwa kemajuan TIK yang tidak dapat dihindari tidak menyebabkan masyarakat Kabupaten Deli Serdang tergilas zaman namun dapat terus meningkatkan kemampuannya untuk dapat bersaing dalam era digital.

Sekretaris Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dra. Haryati, M.I.Kom, mengatakan bahwa masyarakat yang sudah melek informasi merupakan salah satu ciri dari masyarakat informasi karena penduduknya sudah dapat mengakses informasi dengan mudah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjembatani kesenjangan informasi adalah dengan membangun titik akses komunitas dan membangun akses TIK terutama di lokasi yang penduduknya masih mengalami kesenjangan informasi.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, mengatakan bahwa perkembangan e-commerce begitu pesat. Satu dekade lalu kita tentu tidak menyangka perkembangan e-commerce akan sepesat ini. Hal ini dapat terjadi karena anak mudanya berpikir jauh ke depan, membaca perkembangan zaman dan terus berinovasi serta ditunjang oleh para pelaku usaha termasuk pelaku UMKM yang terus mengembangkan produknya dan berupaya melakukan peningkatan penjualan melalui e-commerce. Kegiatan bimtek literasi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh peserta.