PELATIHAN VOCATIONAL SCHOOL GRADUATE ACADEMY (VSGA) DI KOTA DUMAI

Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul khususnya dibidang teknologi informasi (IT) BBPSDMP KOMINFO Medan mengadakan acara pelatihan VSGA di Kota Dumai. Acara tersebut berlangsung mulai tanggal 13 Juli s.d 17 Juli 2021.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Dumai, Drs. H. Khairil Adli, M.Si membuka secara resmi pelatihan Program Vocational School Graduate Academy (VSGA) ini bertempat di Ballroom Grand Zuri Hotel, yang pesertanya merupakan lulusan SMK, Diploma 3 dan 4, Selasa (13/07).

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya menjelaskan bahwa VSGA merupakan salah satu program Digital Talent Scholarship (DTS) Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo berupa  beasiswa pelatihan yang diberikan kepada lulusan SMK, SMA, D1, D2, D3, dan D4.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan talenta digital yang siap bersaing di pasar kerja teknologi Indonesia,” ucapnya.

Mewakili Walikota Dumai, Drs. H. Khairil Adli, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Dumai menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang pada kesempatan ini diselenggarakan oleh Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan.

Khairil Adli mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi penting dan strategis khususnya dalam rangka mewujudkan produktivitas bangsa dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Ini merupakan suatu keberkahan untuk para peserta pelatihan. Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan dapat menciptakan dan mengembangkan ide-ide kreatif serta mampu menciptakan inovasi dibidang digital untuk memajukan Kota Dumai yang kita cintai ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Kadiskominfo Kota Dumai meyampaikan bahwa generasi muda kita memiliki kapasitas dan kemampuan yang diperlukan untuk berkembang maju dibidang TIK. Pemerintah juga nantinya akan memberikan kesempatan dan fasilitas yang sangat luas dalam rangka mendukung peningkatan kualitas SDM di bidang TIK.

“Yang terpenting adalah kemauan, tekad, serta komitmen anak-anak kita untuk terus belajar, mengikuti perkembangan bidang TIK yang bergerak sangat cepat seiring perkembangan zaman,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pelatihan VSGA ini, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Dumai, Muhammad Saddam, S.STP, M.IP, Panitia Acara, Kurniawan M., S.Kom, M.Si, serta para instruktur.

VOCATIONAL SCHOOL GRADUATE ACADEMY (VSGA) DI KOTA PEKANBARU

Pemerintahan Kota Pekanbaru bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan kegiatan Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, Senin (12/7/2021).

Pelatihan VSGA ini berlangsung mulai tanggal 12-16 Juli 2021 yang diikuti oleh 60 peserta dari berbagai kalangan yang didominasi oleh alumni SMK, D3, dan S1 dari Kota Pekanbaru dengan tiga skema pelatihan yaitu Junior Network Administration (JNA), Junior Graphic Design dan Data Management System.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kota Pekanbaru atas kerjasamanya sehingga pelatihan ini terlaksana sesuai rencana.

“Kementerian Kominfo terus meningkatkan insfrastruktur digital, satu data seluruh Indonesia juga sedang dilakukan, regulasi kebijakan digital, dan menyiapkan talenta digital melalui Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan”, jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Riau, Drs. H. Chairul Riski, MS, MP yang merupakan salah satu pemateri pada pelatihan tersebut menyampaikan dalam presentasinya, “Pelatihan kompetensi ini merupakan inovasi yang sangat dibutuhkan oleh Provinsi Riau untuk mengurangi surat menyurat dan bertemu secara elektronik. Semua aplikasi membutuhkan tenaga IT, mulai dari IT manajer, sosial media analis, programming, scrum master, network administrator, dan aplikasi lainnya. Semua layanan melalui teknologi informasi dan komunikasi”, kata Chairul Riski.

Acara dibuka oleh Gubenur Provinsi Riau, yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Riau, Drs. H. Chairul Riski, MS, MP. Turut hadir juga Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfotik Riau, Muhammad Arifn, Kepala Seksi Diseminasi Informasi Bidang IKP Diskominfo Provinsi Riau, Prayuti Pancasilawati, Biro Administrasi Pimpinan, H. Imansyah dan instruktur dari Politeknik Caltex Riau, Rahmat Suhatman.

VOCATIONAL SCHOOL GRADUATE ACADEMY (VSGA) DI KABUPATEN ACEH SELATAN

Perkembangan teknologi terus berkembang dengan pesat diantaranya sistem digitalisasi yang didukung oleh internet, sehingga memudahkan kita mengakses berbagai informasi yang diinginkan. Menghadapi tantangan perkembangan zaman tersebut kita dituntut untuk memiliki berbagai kemampuan digitalisasi dengan melahirkan talaneta digital misalnya, photography, jaringan computer, desain grafis, video editing, web programming, data management dan sebagainya.

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menggelar kegiatan Vocational School Graduate Academy (VSGA) dengan tema, ”Penyiapan Tenaga Ahli TIK Melalui Sertifikasi”.

Acara ini akan berlangsung mulai tanggal 05-09 Juli 2021 di Hotel Dian Rana Tapaktuan, Aceh Selatan.

VSGA ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai kalangan anak muda dengan mayoritas diikuti oleh alumni SMK, D3, dan S1 dari  Aceh Selatan. Senin (05/07/21).

Kepala BBPSDMP  Kominfo Medan, Irbar Samekto dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Aceh Selatan atas kerjasamanya sehingga kegiatan ini terlaksana sebagaimana mestinya.

“Kegiatan VSGA seperti ini telah digelar di berbagai daerah dan hari ini dilaksanakan di kabupaten Aceh Selatan dalam rangka menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang tersertifikasi melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia”, jelasnya.

Sementara itu Direktur Politeknik Aceh Selatan, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc yang merupakan salah seorang pemateri pada acara tersebut menyampaikan dalam presentasinya, “Melalui kegiatan ini akan mampu melahirkan calon-calon pelaku usaha digitalisasi yang tersertifikasi di bidangnya, karena ijazah saja tak cukup, tapi kita butuh pengakuan atas kemampuan kita dari lembaga yang kredibel. Sehingga kita akan lebih mudah mendapatkan lapangan kerja dan kepercayaan masyarakat. Berbagai peluang digitalisasi terbuka lebar saat ini, karena kemampuan yang tersertifikasi akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan masyarakat”, kata Dr. Yasar.

Acara dibuka oleh Bupati Aceh Selatan, yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Kerjasama, Suhasmi, SE., MM.  Turut hadir juga  Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Aceh Selatan, Munharman S, Wakil Direktur I Politeknik Aceh Selatan, Herry Setiawan S. ST., MT dan Kabag Umum dan Humas Politeknik Aceh Selatan, Hasbaini, S.Pd., M.Pd.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Digital Talent Sholarship (DTS) Di Kabupaten Aceh Tengah

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar mengatakan pihaknya terus memfasilitasi para pelaku UMKM di daerah itu untuk bisa memasarkan produknya secara online. Shabela menuturkan dampak pandemi COVID-19 saat ini juga dirasakan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya dalam pemasaran produk.

“Pemerintah pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah merumuskan dan menetapkan berbagai kebijakan strategis untuk mendorong dan memulihkan UMKM. Salah satu kebijakan tersebut adalah penggunaan pasar online dalam pemasaran produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM,” kata Shabela Abubakar di Takengon, Jumat (02/07/2021).

Sebagaimana diketahui, pelatihan ini digelar oleh Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 2-3 Juli 2021 bertempat di Parkside Gayo Petro Hotel, Kabupaten Aceh Tengah, Takengon.

Shabela mengatakan sudah saatnya merubah pola pikir atau mindset para pelaku UMKM saat ini untuk bisa memanfaatkan pasar online demi mendongkrak penjualan produk dan memajukan usaha. Karena itu Pemkab Aceh Tengah melalui Dinas Koperasi dan UMKM setempat secara khusus akan terus memberikan pelatihan kepada para pelaku UMKM di daerah itu untuk dapat memasarkan produknya secara online.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan terus memfasilitasi pelaku UMKM untuk masuk ke pasar online baik tingkat nasional maupun lokal. Penggunaan pasar online tidak hanya pada e-marketing, pelaku UMKM juga dapat menggunakan media sosial yang dimiliki seperti instagram, facebook, dan whatsapp, untuk memasarkan produk,” kata Shabela Abubakar.

PELATIHAN DIGITAL ENTREPRENEURSHIP ACADEMY (DEA) DI KOTA PADANG

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi UKM Kota Padang melaksanakan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bertempat di Hotel IBIS Kota Padang, peserta sebanyak 70 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), Rabu (23/6/2021). Mereka diajarkan cara untuk meningkatkan kemampuan memasarkan produk secara digital.

“Pelatihan kita gelar dua hari di sini untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UKM,” sebut Kepala BBPSDMP Medan, Irbar Samekto saat memberi materi di depan pelaku usaha.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Kominfo. Disebutkan Irbar Samekto, pelaku UKM mesti mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini. Sehingga diharapkan mampu memasarkan produk secara virtual dan meningkatkan kapasitas produksi.

“Pasar dunia virtual perlu digali pengelola UKM sehingga bisa meningkatkan penjualan dan perekonomian,” tuturnya.

Pelaku UKM di Padang menurut Irbar Samekto cukup potensial. Apalagi saat ini di masa pandemi jadi momentum memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran.

Dijelaskannya, pelaku UKM yang hadir sebagai peserta akan dilatih banyak hal. Di antaranya seperti meningkatkan keterampilan, membuat desain produk hingga memasarkan di media sosial.
“Ini juga menjadi momentum bagi pelaku UKM untuk memperlihatkan produknya di jagad maya,” ujarnya.

Sementara, Wali Kota Padang yang diwakili Asisten II, Endrizal, menyambut baik pelaksanaan pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan tersebut sangat dibutuhkan para pelaku UKM. Apalagi saat ini, pelaku UKM dan siapa saja harus memanfaatkan teknologi digital.

“Saat ini baru sebanyak 12 pelaku UKM di Padang yang menggunakan platform digital pemasaran, selebihnya belum. Diharapkan setelah ini para pelaku UKM akan meraih untung lebih besar di tengah pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Kegiatan selama dua hari itu diisi dengan pengayaan materi dari sejumlah narasumber. Seperti Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Rudy Rinaldy, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Syuhandra, yang dimoderatori Sekdis Kominfo Padang Titin Masfetrin.

VOCATIONAL SCHOOL GRADUATE ACADEMY (VSGA) DI KABUPATEN TANAH DATAR

Bupati Tanah Datar, Bapak Eka Putra, SE. yang diwakili oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Bapak Richi Aprian, S.H., M.H. hadir dan membuka acara kegiatan Vocational School Graduate Academy (VSGA)  di Hotel Emersia, Batusangkar, Sumatera Barat. (22/06/2021).

Turut hadir dalam acara ini Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tahan Datar, Bapak Drs. Abrar, Kabag Perekonomian dan SDA, Ibu Masni Yuletri, serta para ASN di OPD Pemerintahan Kabupaten Tanah Datar.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 22-26 Juni 2021 di Hotel Emersia, Batusangkar, Sumatera Barat. VSGA merupakan program pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi nasional SKKNI di bidang teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) yang diikuti sebanyak 60 peserta dengan tiga skema pelatihan yaitu Junior Network Administrator, Junior Web Developer dan Editing Video.

Program VSGA ada dua model yaitu offline dan online, yang berlangsung kali ini adalah yang offline dimana pelatihannya selama 24 jam pelajaran lalu diikuti uji kompetensi dan sertifikasi. Sedangkan untuk program VSGA online, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan 23 politeknik negeri yang tersebar di seluruh Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSP). Politeknik dalam program ini berperan menjadi penyedia sarana dan prasarana serta instruktur pelatihan sesuai skema pelatihan, yang meliputi kegiatan kelas pendamping atau add on dan uji kompetensi dan sertifikasi. “Pada akhir pelatihan, peserta pelatihan akan disertifikasi kompetensi berbasis SKKNI oleh LSP”, ujar Drs. Irbar Samekto, M.Si.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Tanah Datar, Bapak Richi Aprian, S.H., M.H., menyampaikan era kemajuan yang ditandai dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini menuntut kita untuk meningkatkan kuliatas SDM. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 53 Tahun 2018 dimana salah satu aspek penting yang perlu disiapkan oleh bangsa ini adalah SDM yang memiliki daya saing dan dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat kompetensi sesuai standar.

“Kami harapkan pihak BBPSDMP Kominfo Medan dapat melaksanakan kegiatan Bimbingan teknis uji sertifikasi ini secara rutin sehingga angkatan kerja di Kabupaten Tanah Datar mempunyai kompetensi di bidang Teknologi Infomasi dan Kominukasi (TIK)”, lanjut Richi Aprian.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Digital Talent Sholarship (DTS) Di Kota Medan

Pemko Medan mengapresiasi kegiatan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang digelar Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, 17-18 Juni, di Hotel Grand Mercure Medan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penguatan bagi UMKM di Kota Medan untuk bisa berkembang di era digital saat ini.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang diwakili oleh Kadis Koperasi dan UMKM Kota Medan, Edliaty, saat membuka kegiatan tersebut, Kamis (17/06). Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Mansursyah, S.Sos, M.A.P., Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., dan juga puluhan pelaku UMKM Medan yang menjadi peserta kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan atas diselenggarakannya Digital Entrepreneurship Academy (DEA) ini. Kegiatan yang bertemakan Penguatan UMKM Digital Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat ini tentunya sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM,” ucap Edliaty.

Edliaty mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak ke segala sektor, salah satunya sektor ekonomi. Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengalami krisis ekonomi. Menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19 juga sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha UMKM. Krisis ekonomi yang dialami UMKM tanpa disadari dapat menjadi ancaman bagi perekonomian nasional.

“Oleh karena itu pembinaan dan bantuan untuk pelaku UMKM di masa pandemi perlu  menjadi perhatian banyak sektor terutama lembaga pemerintah. Salah satunya dengan diadakannya kegiatan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) ini,” ungkapnya.

Usai acara pembukaan dan jeda, sesi pertama pun dibuka. Bertindak sebagai narasumber adalah Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Medan, Mansursyah, S.Sos, M.A.P. dengan materi berjudul “Infrastruktur Digital untuk Keberhasilan Perdagangan Digital”.

Dengan bahasa sederhana, Mansursyah memaparkan tentang peran teknologi komunikasi dan informasi dalam mengembangkan usaha pelaku UMKM. Dia mengatakan, digitalisasi membuat UMKM menjadi lebih mudah dan cepat berkembang.

“Untuk digitalisasi itu, tentunya diperlukan infrastruktur digital. Tidak mungkin perekonomian digital berjalan tanpa insfrastruktur digital yang mumpuni,” ucapnya.

Mansursyah menambahkan, pengadaan infrastruktur digital ini merupakan upaya penguatan UMKM. Teknologi digital ini dapat dilakukan untuk pendataan UMKM, melakukan kerjasama dengan marketplace terkait pemasaran produk UMKM, juga memperluas pasar bagi produk UMKM.

PELATIHAN VOCATIONAL SCHOOL GRADUATE ACADEMY (VSGA) DI BANDA ACEH

Pemerintahan Kota Banda Aceh bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan kegiatan Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Mekkah Hotel Banda Aceh (8/6/2021).

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Provinsi Aceh, Bapak Marwan Nusuf, B.HSc., MA., Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si., serta para kepala OPD Pemerintahan Provinsi Aceh.

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, M.T. dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandia Provinsi Aceh, Marwan Nusuf, B.HSc., MA., menyampaikan, “Saya sangat mendorong agar generasi muda Aceh melek digital. Tidak hanya sekedar tahu, tapi mampu memanfaatkan teknologi itu di berbagai bidang. Maka itu, vocational school di bidang digital perlu kita kembangkan di daerah ini agar kita mampu melahirkan tenaga digital terampil yang memiliki kompetensi di bidangnya. Tentu saja peluang ini tidak boleh disia-siakan. Maka itu, bagi peserta yang telah terpilih mengikuti kegiatan ini, saya minta mencurahkan waktu semaksimal mungkin untuk menyerap semua pengetahuan yang disampaikan instruktur. Dengan kemampuan yang dimiliki nanti, Saudara tentu akan mampu berkarya di masyarakat”.

Irbar menyampaikan, kegiatan VSGA ini diikuti sebanyak 60 peserta dengan tiga skema pelatihan antara lain Junior Network Administrator, Junior Web Developer dan Junior Graphic Design. Dengan terselenggaranya program VSGA ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan SMK yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka pengangguran serta mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi. Semoga peserta yang mengikuti program ini dapat mencapai tingkat kelulusan minimal 75% dari jumlah peserta.

Pelatihan dan Sertifikasi Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Kabupaten Paluta

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP KOMINFO) Medan menyelenggarakan acara Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Hotel Sapadia Gunungtua, Rabu (2/6/2021).

VSGA merupakan program pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi nasional di bidang teknologi, informasi dan komunikasi (TIK), kegiatan ini diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari tiga skema pelatihan antara lain Junior Network Administrator, Junior Graphic Design dan Data Management Staf.

Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Andar Amin Harahap yang diwakili Sekretaris Daerah Burhan Harahap saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi mengucapkan terimakasih atas dipilihnya Kabupaten Paluta sebagai salah satu lokasi pelaksanaan VSGA oleh BBPSDMP Kominfo Medan.

“Kami ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada BBPSDMP Kominfo Medan atas terselenggaranya acara ini, kita patut berbangga hati kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Paluta, kita ketahui BBPSDMP Kominfo Medan ini wilayah kerjanya mencakup 7 provinsi dan kita menjadi salah satu yang dipilih untuk menjadi tuan rumah dan sudah kedua kalinya, yang pertama pada 2019 yang lalu,” ucapnya.

Burhan juga berharap peserta yang mengikuti program ini dapat mengikutinya dengan sebaik-baiknya dan meraih peringkat dengan peserta lulus minimal 75 persen dari jumlah peserta.

“Tantangan terkini terhadap perkembangan dunia tidak terlepas dari TIK, dimana-mana sekarang ini kita selalu berhubungan dengan TIK, kepada anak-anak kami yang terpilih sebagai peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan kita harapkan minimal 75 persen kelulusan yang pasti kalau bisa semuanya lulus,” ujarnya.

Sementara Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si mengatakan dengan diadakannya program VSGA dapat meningkatkan tenaga terampil di bidang teknologi, informasi dan komunikasi di Kabupaten Paluta.

“Melalui program VGSA diharapkan meningkatnya tenaga terampil, tenaga terampil kita masih kurang dibandingkan negara-negara tetangga kita, makanya kita tingkatkan kembali dengan berbagai program-program pelatihan seperti ini,” jelasnya.

Irbar juga menyampaikan peserta pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang nanti diharapkan dapat menjadi SDM yang mengembangkan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) di Kabupaten Paluta. “Mudah-mudahan adek-adek kita ini bisa memperoleh kompetensi, menjadi SDM yang mengembangkan TIK di Kabupaten Paluta dan bisa membantu UMKM meningkatkan perekonomian melalui bidang TIK di Kabupaten Paluta,” pungkasnya.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy Di Kabupaten Toba

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika  Kabupaten Toba melaksanakan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Balige, Kabupaten Toba. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut dimulai pada tanggal 06 s/d 07 Mei 2021, bertempat di Hotel Labersa dan diikuti oleh 60  peserta yang merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Kabupaten Toba.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari  Kamis tanggal 06 Mei 2021 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Toba Ir. Poltak Sitorus, M.Sc, dan dihadiri Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, Kepala Dinas Kominfo Kab. Toba Drs. Lalo H. Simanjuntak, M.Si., Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM Kab. Toba, Ir. Tua Pangaribuan, M.Si. serta para Instruktur.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Toba, Bapak Ir. Poltak Sitorus, M.Sc., mengatakan, “Untuk membangun SDM yang unggul dan handal maka Pemerintah Kabupaten Toba saat ini mendorong para pelaku UMKM maupun calon wirausahawan agar selalu kreatif, inovatif dan produktif serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi pada situasi Pandemi Copid-19, kita dihadapkan dengan situasi yang tak terduga dan penuh ketidakpastian sehingga diperlukan skill sheet yang mumpuni termasuk mindset, adaptif,  fleksibilitas,  kolaborasi kompleks public shopping serta karakter inovatif”.

Lanjutnya lagi, “Para peserta yang berbahagia, pelatihan Digital Entreneurship Academy kali ini dilakukan dengan belajar secara tatap muka dalam bentuk bimbingan langsung oleh para instruktur, praktisi dan kewirausahaan agar benar-benar diikuti secara serius dan nantinya dapat dipraktekkan langsung oleh para pelaku UMKM. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa kita ingin mewujudkan Kabupaten Toba Unggul dan Bersinar,  untuk itu kita ingin SDM yang unggul, kita ingin UMKM di Toba ini yang benar benar dapat memajukan ekonomi yang saat ini pertumbuhan ekonomi kita sedang tidak menentu, kita harus mengikuti perkembangan zaman, tidak bisa lagi kita dengan cara cara yang dulu, sekarang era digitalisasi, era digital maka inilah waktu yang tepat untuk kita bersama sama melalui pelatihan ini dapat menguatkan usaha Mikro Kecil dan Menengah Digital, sehingga masyarakat dapat lebih baik ke depan”.