Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy Digital Talent Sholarship (DTS) Di Kota Batam

Pemerintah Kota Batam mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) untuk dapat mengembangkan usahanya dan memanfaatkan perangkat digital untuk mempromosikan hasil produksinya. Himbauan ini disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah, ST., MT pada acara pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang merupakan bagian dari program Digital Talent Sholarship (DTS), di Hotel Nagoya Mansion Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 29/04/2021.

Pelatihan DEA ini diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Batam. Pelatihan ini diikuti 79 orang pelaku UMKM yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 29 s.d. 30 April 2021.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah, ST.,MT Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Batam, Chandra Wibawa, S.P.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Batam, Chandra Wibawa, S.P dalam paparannya menjelaskan Peningkatan Pemanfaatan Marketplace untuk Penguatan Ekosistem Ekonomi Digital berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Kemudahan Pelindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Permasalahan umum masalah kelembagaan (Pengurus, pengawas, pengelola, anggota dan pelaksanaan RAT, peraturan pelaksanaan terhadap prinsip dan jati diri koperasi) dan kurangnya sosialisasi perkoperasian, lemahnya manajemen perkoperasian dan belum berjalannya fungsi pemeriksaan dan pengawasan KSP/USP Koperasi.

Selanjutnya Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah,ST.,MT dalam paparannya mengenai Penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Digital untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Beliau mengatakan, “Dari total 274,9 juta penduduk indonesia, 170 juta menggunakan media sosial (61,8% penduduk melek/aktif menggunakan media sosial), pengguna aktif media sosial tumbuh sebesar 10 juta (6,3%), pengguna internet di Indonesia tumbuh 27 juta (15,5%) menjadi 202,6 juta dan generasi milineal (generasi Y dan Z) mendominasi penggunaan medsos (rentang usia 25-34 tahun)”.

Selanjutnya salah satu transformasi digital pemerintah kota batam dapat dilihat pada aplikasi disdukcapil. Aplikasi ini sangat memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai dokumen kependudukan, dengan melakukan pendaftaran login terdahulu dan masyarakat dapat melakukan permohonan untuk pengurusan dokumen yang dibutuhkan seperti : Pengurusan Dokumen seperti KTP, Akta Kelahiran, Akta Pencarian, Surat Pindah dll.

Pada penutupan pelatihan ini Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si menyempatkan diri hadir untuk memberikan sambutannya dan sekaligus menutup pelatihan tersebut. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program Digital Entrepreneurship Academy merupakan salah satu bagian dari program Digital Talent Scholarship 2021 Kementerian Kominfo, semoga ilmu yang diberi dari Instruktur kepada peserta DEA bermanfaat dan semoga menjadi berkah bagi kita semua.

DIGITAL ENTREPRENEURSHIP ACADEMY BAGI PELAKU UMKM DI KOTA PEKANBARU

Dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM), Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Riau dan  Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Riau menyelenggarakan kegiatan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi Pelaku UMKM di Kota Pekanbaru bertempat di Ballroom Hotel Grand Zuri Pekanbaru pada tanggal 27-28 April 2021.

Kegiatan ini secara resmi dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si dalam sambutannya meyampaikan, “Pandemi Covid-19 telah membuat mayoritas sektor ekonomi terutama UMKM menjadi stagnan. Akibatnya mayoritas pelaku UMKM tidak bisa berkembang dan banyak yang berakhir pada kebangkrutan. Hal inilah yang membuat, pelaku usaha UMKM mengubah strategi penjualan melalui skema digitalisasi. Kebangkitan ekonomi di Riau memang harus dimulai dari kebangkitan progam UMKM. Hal ini sejalan dengan program prioritas Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan pada sektor UMKM. Skema digitalisasi yakni dengan memanfaatkan market place (pasar elektronik) dan menggunakan media sosial sebagai teknik pemasaran.  Dengan demikian skema pengembangan UMKM digital dapat menjadi salah satu alternatif menyelamatkan pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19”.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya meyampaikan, bahwa dengan terselenggaranya DEA ini dapat membantu para pelaku UMKM agar mampu berjualan secara online sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Beliau juga memaparkan beberapa program Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Kominfo seperti Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Vocational School Graduate Academy (VSGA), Fresh Graduate Academy (FGA), Professional Academy, Thematic Academy dan Government Transformation Academy.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Yul Wiriati Noesa, Apt, M.Si memberikan pemaparan tentang Peningkatan Pemanfaatan Marketplace untuk Penguatan Ekosistem Ekonomi Digital. Dalam pemaparannya beliau menjelaskan upaya pengembangan marketplace bagi pelaku UMKM di Provinsi Riau dan memfasilitasi pelaku UMKM dalam pemasaran produk dengan marketplace nasional seperti Bukalapak: 100 UMKM dan Tokopedia: 50 UMKM. Kemudian juga Pemrov Riau memfasilitasi pelaku UMKM dalam pemasaran produk dengan marketplace lokal seperti Jualbuy: 250 UMKM, Keroncongantar: 50 UMKM dan Warungsegar: 50 UMKM.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy Digital Talent Sholarship (DTS) Di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya dan memanfaatkan perangkat digital untuk mempromosikan hasil produksinya. Himbauan ini disampaikan Plt. Dinas Kominfo Kab. Deli Serdang Safi’i Sihombing, S.IP, M.AP pada acara pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang merupakan bagian dari program Digital Talent Sholarship (DTS), di Hotel Miyana Kabupaten Deli Serdang, 21/04/2021.

Pelatihan DEA ini diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan  bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Deli Serdang. Pelatihan ini diikuti  80 orang pelaku UMKM yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 21 s.d. 22 April 2021

Acara pembukaan dihadiri Plt. Dinas Kominfo Kab. Deli Serdang Safi’i Sihombing, S.IP, M.AP, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kab. Deli Serdang, Dra. Hj. Rabiatul Adawiyah Lubis, M.Pd.

Plt. Dinas Kominfo Kabupaten Deli Serdang dalam paparannya menjelaskan Infrastruktur digital untuk mendukung keberhasilan perdagangan digital (e-commerce) yaitu perdagangan berbasis elektronik merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama.

Selanjutnya Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kab. Deli Serdang, Dra. Hj. Rabiatul Adawiyah Lubis, M.Pd. dalam paparannya mengenai Kebijakan Pemerintah Dalam Pemberdayaan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Beliau mengatakan, “Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi dan dapat menguasai teknik, prinsip, dan pengetahuan proseduran tentang penggunaan teknologi informasi dan mampu secara mandiri mendesain proses bisnis dalam suatu sistem informasi berbasis teknologi informasi untuk mendukung pengendalian manajemen dan pengambilan keputusan dengan pendekatan siklus pengembangan sistem (System Development Life Cycle)”.

Pada penutupan pelatihan ini Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Bapak Hari Budiarto menyempatkan diri hadir untuk memberikan sambutannya dan sekaligus menutup pelatihan tersebut. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program Digital Entrepreneurship Academy merupakan salah satu bagian dari program Digital Talent Scholarship 2021 Kementerian Kominfo. Sedangkan program DTS lainnya adalah Thematic Academy (TA), Professional Academy (PROA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Government Transformation Academy (GTA), Talent Scouting Academy (TSA) dan Digital Leadership Academy (DLA).

Lanjutnya lagi, “Pemerintah Indonesia telah menetapkan sepuluh target Indonesia Digital untuk tahun 2021–2024 yang harus dicapai pada tahun 2024. Untuk merealisasikannya, dibutuhkan kolaborasi yang erat antar pemangku kepentingan utama, baik sektor publik maupun swasta. Kesepuluh target Indonesia Digital di tahun 2024 tersebut adalah sebagai berikut tambahan pertumbuhan PDB hingga 1% pertahun dari pertumbuhan dasar pada tahun 2024, 2,5 juta lapangan kerja tambahan tercipta diatas pertumbuhan dasar, 600.000 talenta digital yang dilatih setiap tahun, dan 50% usaha mikro, kecil dan menengah / ultra mikro (UMKM/Umi) terigitalisasi”.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy di Kabupaten Batu Bara

Dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM), Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batu Bara dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batu Bara menyelenggarakan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bertempat di Aula Hotel Banyuwangi pada tanggal 8-9 April 2021.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, H. Sakti Alam Siregar, S.H yang mewakili Bupati Batubara yang dalam sambutannya mengutip pernyataan Julia Sweet (Direktur Accenteru), “Sangat sulit mengubah budaya dan tenaga kerja menjadi perusahaan yang relevan di dunia digital jika semua proses terjebak di dunia konvesional”. Oleh karena itu beliau mengharapkan dengan adanya pelatihan ini, para pelaku usaha di Kabupaten Batu Bara dapat bertransformasi menjadi wirausaha berbasis digital. “Kementerian Koperasi dan UMKM mencatat ada tambahan 2 juta UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital. Dengan dampak pandemi covid-19 ini membuat para pelaku bisnis kecil dan menengah indonesia semakin resah karena semakin lama pendapatan yang dihasilkan semakin menurun. Kalau kita lihat penghasilan masyarakat saat ini 99% rezekinya itu dari kita berbisnis/pengusaha. Maka perlu kita ajarin ini agar pemulihan ekonomi terbangun kembali. Dengan berkembangnya  smartphone konsumen tidak perlu ragu untuk menghubungi bisnis anda pada jam tertentu, sehingga konsumen dapat dengan mudah mencari informasi mengenai produk ataupun melakukan transaksi”, lanjut Sakti Alam Siregar.

Turut hadir dalam acara ini Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M. Si, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batu Bara, Andri Rahadian, AP, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batu Bara yang diwakili sekretaris dinasnya, Dra. Yusnani Syam Lubis, M.Si, Pengurus TP-PKK Kabupaten Batu Bara, Anggi Arif Hanafiah dan para pelaku UMKM di Kabupaten Batubara.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si  dalam sambutannya menyampaikan, “Sebagai pelaku UMKM, kita sebagai manusia harus mengetahui teknologi dan mempersiapkan diri untuk menghadapi di era digital ini sebagai sarana tranfaransi melalui digital, oleh sebab itu kita perlukan pembangunan tiang 4G agar masyarakat mengetahui informasi melalui digital”.

Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batubara, Andri Rahadian mengharapkan para pelaku UMKM mengoptimalkan smartphone dan jaringan internet sebagai sarana marketing digital untuk mendukung masyarakat yang digital.

Dalam kegiatan juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan  Memorandum Of Understanding  (MoU) antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batu Bara, dalam hal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia bidang Kominfo. Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si didampingi Kordinator Tata Usaha BBPSDMP Kominfo Medan, Amal Hasyim, S.Sos dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batu Bara, Andri Rahadian, AP didampingi staff dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, H. Sakti Alam Siregar,S.H. serta Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM, Dra. Yusnani Syam Lubis, M.Si.

Terkait dengan PKS tersebut Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan dan akan menjalankan kewajiban kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy Digital Talent Sholarship (DTS) Di Kabupaten Deli Serdang

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya dan memanfaatkan perangkat digital untuk mempromosikan hasil produksinya. Himbauan ini disampaikan Kabid TIK. Ronald Manurung pada acara pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang merupakan bagian dari program Digital Talent Sholarship (DTS), di Hotel Miyana Kabupaten Deli Serdang, 23/11/2020.

Pelatihan DEA ini diselenggarakan Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan  bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Deli Serdang. Pelatihan ini diikuti  40 orang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari dimulai tanggal 23 s.d. 24 November 2020

Acara pembukaan dihadiri Kabid TIK. Ronald Manurung, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan dalam paparannya menjelaskan mengenai penguatan skill UKM dalam industri kreatif dengan transformasi digital perlu dilakukan dalam perubahan budaya organisasi dan operasional dari suatu organisasi, industri atau ekosistem melalui integrasi cerdas dari teknologi digital. Dengan memanfaatkan teknologi  dapat menciptakan  nilai dan  layanan baru bagi berbagai pemangku kepentingan, berinovasi dan memperoleh kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap keadaan yang berubah.

Selanjutnya Kabid TIK. Ronald Manurung dalam paparannya mengenai peranan digital entrepreneur dalam pembangunan ekonomi menjelaskan, Digital entrepreneur yang menggambarkan bagaimana kewirausahaan akan berubah karena bisnis dan masyarakat mentransformasikan teknologi digital. Untuk keberhasilan seorang entrepreneur yang perlu dilakukan  adalah dengan memperkenalkan produk baru dengan kualitas baru, memperkenalkan metode produksi baru, membuka pasar baru, memperoleh sumber pasokan baru dari bahan baru, menjalankan organisasi baru  dalam  industri. Diharapkan, dengan terselenggaranya program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Digital Talent Scholarship ini dapat meningkatkan kompetensi para UMKM yang beriinovasi dan kreatif serta mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi dalam memasarkan produknya.

PELAKSANAAN PENUTUPAN PELATIHAN DIGITAL TALENT SCHOLARSHIP (DTS) DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2019

Sebanyak 127 orang berhasil mengikuti program pelatihan intensif di bidang teknologi, yaitu Digital Talent Scholarship (DTS) 2019 yang dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai tanggal 8 Juli – 8 September 2019. Hal ini disampaikan pada Closing Ceremony kegiatan ini oleh Wakil Rektor IV, Dr. Hizir di Aula FMIPA Unsyiah. (Senin, 9/9).

Digital Talent Scholarship 2019 merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Kegiatan ini adalah program beasiswa pelatihan intensif bagi 25.000 peserta, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi dalam menyongsong revolusi industri 4.0.

Kepala UPT TIK Unsyiah, Nazaruddin, S.Si., M. Eng.Sc dalam laporannya mengatakan, dalam kegiatan ini ada enam program yang ditawarkan kepada Unsyiah yaitu Big Data Anaytic, Artificial Inteligent, Machine Learning, Cloud Computing, Cyber Security dan Internet of Things.

Namun Unsyiah hanya menjalankan tiga program saja yaitu “Big Data Analytic, Cyber Security dan Internet of Things”. Program ini dijalankan dalam 36 sesi atau 144 jam pelajaran. Nazar juga menjelaskan, awalnya kegiatan ini diikuti oleh 185 orang yang terdiri dari 75 orang di bidang Big Data Analytic, 60 orang di bidang Cyber Security dan 50 orang bidang Internet of Things. “Namun dalam perjalananannya, jumlah tersebut berkurang sebanyak 58 orang, sehingga tinggal 127 orang berhasil melewati program ini. Dari 8 kelas, tinggal 7 kelas saja,” ucap Nazaruddin.

Peserta yang mengikuti program ini berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional dan swasta di Aceh. Yaitu, Universitas Malikussaleh, Politeknik Lhokseumawe, Politeknik Aceh, UIN Ar Raniry, Ubudiyah, Universitas Serambi Mekkah, STIMIK Bina Bangsa Lhokseumawe. Sementara dari Unsyiah, pesertanya berasal dari Fakultas Teknik dan FMIPA.

Sementara itu Wakil Rektor IV, Dr. Hizir Unsyah mengucapkan selamat kepada 127 orang yang berhasil mengikuti materi program ini. Beliau berharap, peserta yang lulus ini bisa memberikan kontribusi yang positif baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat. Mengingat, ilmu yang mereka peroleh melalui program ini adalah sesuatu yang sangat mahal. Apalagi di era revolusi industri seperti sekarang ini. “Semoga ilmu yang telah kalian dapatkan, bisa bermanfaat bagi masyarakat. Karena ilmu ini adalah bekal yang sangat penting untuk bisa bersaing di era digital sekarang ini”.

Pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) di Kota Lhokseumawe

Pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) di Kota Lhokseumawe diikuti sebanyak 172 orang siswa SMK yang berasal dari berbagai daerah di Aceh, antara lain Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Lhokseumawe, dan Aceh Utara. Pembukaan DTS digelar di Auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Kampus Buket Rata, Lhokseumawe.

DTS yang merupakan program pelatihan dan sertifikasi digital ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Litbang SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe. Kegiatan ini akan berlangsung selama 30 hari mulai tanggal 1 sampai dengan 30 Juli 2019.

Para peserta akan diampu oleh instruktur-instruktur yang mempunyai skill atau keahlian khusus bidang IT yang didatangkan oleh Kementerian Kominfo. Nantinya peserta akan disertifikasi kompetensinya berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga keahliannya diakui secara nasional,” kata Ketua Panitia DTS, Muhammad Hatta, MT saat acara pembukaan, Rabu (3/7). Ia menjelaskan, ada empat bidang teknis yang akan diberikan kepada para peserta pelatihan DTS untuk dipilih yaitu Junior Mobile Programmer, Junior Graphic Designer, Intermediate Animator, dan Junior Web Developer.

Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib saat membuka pelatihan itu mengajak generasi milenial cerdas dalam memanfaatkan teknologi informasi, terlebih di era revolusi industri 4.0 saat ini. “Jadilah generasi yang maju dan cerdas, jangan sebagai generasi yang menjadi objek teknologi,” katanya seraya mencontohkan main game sampai berjam-jam dan lupa waktu sebagai bentuk kebiasan buruk. Menurutnya, jika dimanfaatkan secara benar, teknologi akan sangat berguna untuk kemajuan daerah. Bukan hanya terhadap perbaikan sistem layanan publik oleh pemerintah, tetapi juga dalam pertumbuhan ekonomi berbasis digital atau yang disebut sebagai ekonomi kreatif.

Direktur PNL, Rizal Syahyadi, ST, M.EngSc mengatakan, PNL akan terus berupaya mengembangkan pendidikan vokasional bagi masyarakat. Karenanya PNL sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian Kominfo yang telah memercayakan PNL melaksanakan pelatihan DTS bagi siswa-siswa SMK di Aceh.

Sementara itu, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Sumekto, M.Si mengharapkan semua peserta yang telah mengikuti pelatihan DTS dapat berkompeten nantinya. Sebab di akhir masa pelatihan peserta akan diuji kompetensinya sesuai bidang keahlian yang diambil masing-masing peserta. Selanjutnya beliau memaparkan, “Ke depan, semua bidang pekerjaan dan profesi akan ditangani dan dikendalikan dengan basis teknologi IT, baik dalam administrasi pemerintahan maupun  swasta. Misalnya, dalam pengembangan Smart City, E-commerce, juga pertumbuhan ekonomi digital yang kian pesat sekarang ini”.

Pembukaan pelatihan DTS tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf, SE, MM, sejumlah kepala SKPK Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe, Wakil Direktur PNL, sejumlah dosen PNL, dan pejabat dari BBPSDMP Kominfo Medan.

KOMINFO GELAR PEMBUKAAN PELATIHAN DIGITAL TALENT SCHOLARSHIP (DTS) DI POLITEKNIK NEGERI MEDAN TAHUN 2019

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Litbang SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2019, Vacation School Graduate Academy (VGA) di Aula Gedung Z Lt.V.Po­liteknik Negeri Medan, Jumat (5/7).

Kegiatan ini betujuan guna meningkatkan “kompetensi lulusan SMK serta untuk mengurangi angka pengangguran dan memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi”. Demikian disampaikan Wakil Direktur IV Polmed, Ir. Berta Ginting, M.T dalam sambutannya saat membuka kegiatan yang diikuti 175 peserta ini.

Peserta program akan dilatih di Pol­med secara intensif untuk menguasai hardskill dan softskill sesuai dengan pe­minat di bidang teknis yaitu Junior Network Administrator sebanyak 50 orang, Junior Mobile Programmer se­banyak 25 orang, Junior Graphic Designer sebanyak 50 orang, dan Junior Web Developer sebanyak 50 orang.

Kementerian Kominfo RI juga menyiap­kan kegiatan pasca pelatihan bagi peserta program. Targetnya untuk mempertemukan ke­ahlian yang dimiliki oleh talenta digital dengan “peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi”.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur IV Polmed, Ir. Berta Ginting, M.T menyampai­kan terima kasih kepada Kominfo atas kepercayaan kepada Politeknik Negeri Medan sebagai penyelenggara, dan ia berharap kepada seluruh peserta semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua pe­serta dan memperoleh sertifikat kom­petensi sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Polmed untuk waktu dan tenaga dalam proses pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) ini. Ia juga meng­ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang lulus dalam proses seleksi talenta digital ini, dan nantinya diharapkan semua adik-adik peserta 100 persen dinyatakan lulus dalam pelatihan ini.

Turut juga hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Wakil Direktur I Polmed, Nursiah, S.E., M.Si, Wakil Direktur III Polmed, Nisfan Bah­ri, S.T., M.T, serta jajaran Polmed dan Kepala Dinas Kominfo Provsu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Me­dan, serta jajaran dari Balai Besar Pengem­bangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan.