Walikota Banda Aceh Menandatangani MoU DTS Dengan Kepala Badan Litbang SDM Kemenkominfo

Pemerintah Kota Banda Aceh menandatangani nota kesepakatan sinergi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) SDM Kementerian Kominfo. Banda Aceh merupakan salah satu kota terpilih untuk menjadi mitra Digital Talent Scholarship (DTS) 2022.

Dokumen MoU diteken oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Kepala Badan Litbang SDM Kemenkominfo Hary Budiarto, Kamis 23 Desember 2021, di Aula Balai Kota Banda Aceh. Di tempat yang sama, prosesi itu juga dilakukan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian.

Sementara secara daring, turut membubuhkan tanda tangan Bupati Bireuen Muzakkar A. Gani, Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, dan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.

Hary Budiarto mengatakan, program DTS merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Joko Widodo mengenai akselerasi transformasi digital. “Jadi setiap lembaga yang ada di Indonesia harus melakukan transformasi digital. Salah satu peran pentingnya adalah membuat SDM digital yang nantinya akan mengarah ke masyarakat digital.”

Setelah MoU ini, pihaknya akan segera melakukan pelatihan untuk tiga level. “Pertama untuk level pimpinan. Setiap pimpinan harus aware akan tata kelola digital, infrastrukturnya, dan kebijakan-kebijakan yang harus dilakukan. Ini akan kita latih bersama universitas-universitas terkenal,” ujarnya.

“Kedua diarahkan untuk talenta digital, dengan memberikan pelatihan skill kompetensi dari seluruh area fungsi digital, meliputi plot computing, cyber security, IOT, artificial intelligence, big data analytic, dan multimedia design untuk memenuhi kompetensi standar melalui proses sertifikasi,” ujarnya lagi.

Selanjutnya ditambahkan bahwa level ketiga adalah literasi digital yang mencakup dua kemampuan, yakni basic, dan intermediate digital skill dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan budaya dan etika digital. Bagaimana masyarakat aman masuk ke ruang digital, mengerti mengecek informasi hoaks, dan tidak mudah terkena cyber crime seperti pinjaman online dan lain sebagainya.

Pihaknya juga akan memasuki ranah wirausaha digital. Menurut Hary, salah satu penopang ekonomi digital adalah e-commerce. “Kita akan latih wirausahawan baru menggunakan teknologi digital, mulai dari marketing digital, mengemas produk agar bisa masuk market place, hingga cara mengekspor produknya, karena pasarnya bukan hanya lokal,” katanya.

Sementara dalam sambutannya, Wali Kota Aminullah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak atas pelaksanaan nota Kesepakatan ini, khususnya kepada Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo.

“Di era digitalisasi saat ini, pemerintah daerah harus berkolaborasi untuk keberhasilan pembangunan. Sudah saatnya kita harus bekerja bersama-sama menggandeng masyarakat dan stakeholder terkait jika ingin sukses dalam membangun daerah,” ujar Aminullah

Ia pun sangat berharap pelatihan dan peningkatan kapasitas tersebut akan berdampak besar terhadap kesiapan menuju era industri 4.0 dan menunjang implementasi smart city suatu daerah. “Melalui delapan skema pelatihan yang nantinya akan diakses oleh kurang lebih 2.650 peserta di Banda Aceh, tentunya akan menambah kuantitas dan kualitas masyarakat yang memiliki kemampuan untuk melakukan transformasi menuju era digital.

Aminullah meyakini, MoU tersebut akan menguntungkan semua pihak yang terlibat. “Nota Kesepatakan ini adalah komitmen dan momen yang tepat untuk saling belajar satu sama lain. Kami yakin, di era sekarang, dengan menguasai teknologi dan sinergitas akan menjadi kunci sukses kemajuan sebuah kota maupun kabupaten di Indonesia,” katanya.

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Irbar Samekto, Kadiskominfo dan Sandi Aceh Marwan Nusuf, dan para pejabat terkait di lingkungan Pemko Banda Aceh dan kabupaten/kota mitra DTS 2022.

PELATIHAN VSGA DI KOTA LHOKSEUMAWE

Pelatihan Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Kota Lhokseumawe, Aceh dilaksanakan selama 5 (lima) hari di SMKN 1 Lhokseumawe. Target dari pelatihan ini adalah lulusan SMK, Diploma 3 dan Diploma 4 yang belum bekerja dan memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan skema pelatihan masing-masing. VSGA di Kota Lhokseumawe memiliki 2 (dua) skema, yaitu Data Management Staff (DMF) dan Junior Network Administrator (JNA) dengan kuota 60 (enam puluh) orang. (21/12/2021)

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Walikota Lhokseumawe Bidang Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Dr. Ir. Tgk. Anwar, ST, MT, M.Ag, IPU, AER. Kemudian dihadiri oleh Dosen Universitas Malikulssaleh, Dr. Ibrahim Qamarius, SE, MSM dan Sekretaris Komisi A DPRK Lhokseumawe, Sudirman Amin, SE.

Dr. Ir. Tgk. Anwar, ST, MT, M.Ag, IPU, AER. dalam sambutannya menyampaikan pemerintah daerah bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, sangat serius dalam menggerakkan digitalisasi di segala bidang, terutama untuk mendorong kaum milenial yang melek IT.

“Menggunakan IT dengan baik dan benar agar meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah kota Lhokseumawe sebagai kota yang jumlah milenial cukup tinggi, sangat gembira dengan diadakannya VSGA di Lhokseumawe oleh BBPSDMP Kominfo Medan. Diharapkan dengan kegiatan ini bisa menghasilkan angkatan kerja yg handal di Bidang IT. Terimakasih atas semua dukungan dari segala pihak sehingga acara VSGA di kota Lhokseumawe berjalan lancar.” Ucap Tgk. Anwar

Pelatihan Thematic Academy Digital Media Reporter Di Kota Padang

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia (BBPSDMP) Kominfo Medan menggelar Pelatihan Thematic Academy Digital Media Reporter di Kota Padang, mulai tanggal 2 – 4 Desember 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan di Grand Basko Hotel. Sebelum pelatihan dimulai, para peserta diwajibkan untuk melakukan rapid tes terlebih dahulu. Tidak hanya itu, para peserta juga diberikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan sanitizer serta untuk menjaga jarak antar peserta kelas pembelajaranpun juga dibagi dua dengan perkelas 30 orang.

Pelatihan Digital Media Repoter dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si yang juga dihadiri oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Heranov Firdaus dan Kepala Dinas Kominfo Kota Padang: Dr. Ir. Rudy Rinaldy, MT.

Ketua PWI Sumatera Barat, Heranov Firdaus mengatakan, apa yang dilakukan BBPSDMP Kominfo Medan ini sudah tepat dengan memberikan bekal ilmu pengetahuan teraktual yakni jurnalisme digital bagi peserta.

“Pers melalui media massa berperan sebagai sarana komunikasi dari masyarakat ke pemerintah sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, kritik, pendapat, usul, dan saran dengan perantaraan pers, kata Heranov

Pers bahkan dinobatkan sebagai pilar keempat demokrasi atau dikenal dengan fourth estate. Apabila dikaitkan dengan sistem demokrasi yang sekarang, maka kekuatan pers dianggap setara dengan pilar demokrasi lainnya yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Kekuatan pers tersebut merujuk pada kekuatan untuk mengawasi jalannya pemerintahan dan menyalurkan aspirasi rakyat.” tambahnya. (Prini)

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di PDD Politeknik Negeri Pontianak di Kapuas Hulu

Balai Besar Pengembangan Sumbser Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menyelenggarakan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) pada tanggal 26 – 27 November 2021 bertempat di PDD (Program Studi Di Luar Domisili) Politeknik Negeri Pontianak di Kapuas Hulu, dengan peserta sebanyak 100 orang yang berasal dari para pelaku UMKM dan mahasiswa/I Politeknik Negeri Pontianak kampus Putussibau.(26/11/2021)

Pembukaan kegiatan tersebut yang seyogianya dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, diwakili oleh Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan, Serli, S.Sos, MM dalam sambutannya mengatakan, bahwa berdasarkan data BPS tahun 2020 terdapat 2.697 UMKM dari 5.667 UMKM berbasis usaha di Kabupaten Kapuas Hulu yang belum melakukan proses perizinan. Selain itu sejak tahun 2019 UMKM di Kabupaten Kapuas Hulu telah diperkuat dengan penyaluran KUR dari berbagai bank seperti BRI, BNI, Mandiri dan Bank Kalbar. Untuk itu melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya sehingga penguatan UMKM digital di Kabupaten Kapuas Hulu dapat terwujud untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., dalam sambutannya mengatakan, “Kedaulatan dan kemandirian digital bangsa Indonesia menjadi salah satu fokus arahan Bapak Presiden Joko Widodo yang mengajak seluruh elemen bangsa memanfaatkan konektivitas digital agar dapat menghubungkan Indonesia dengan pola pikir, kesempatan bisnis global, dan masa depan baru. Penyiapan talenta digital yang cakap dalam menghadapi era disrupsi digital, menjadi salah satu penggerak utama pemanfaatan konektivitas digital yang produktif sebagai perwujudan agenda transformasi digital Indonesia”.

“Badan Litbang SDM  Kementerian Komunikasi dan Informatika menyakini  penyelenggaraan kegiatan Pelatihan  dan semacamnya ini, dapat mendorong peningkatan kualitas pengembangan sumber daya manusia (SDM)  khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi /digital  untuk meraih tingkat daya saing bangsa  Indonesia yang lebih baik. Secara spesifik, pelatihan DEA ini diharapkan menumbuhkan  kompetensi di Bidang TIK/digital  yang dapat mengoptimalkan kehadiran finansial inklusif  TIK sehingga pemanfaatan TIK dapat memberikan hasil bagi  peningkatan kesejahteraan masyarakat”, lanjut Irbar.

Setelah pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan paparan dan diskusi panel dengan narasumber dari Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Serli, S.Sos, MM dengan materi “Digitalisasi Bisnis Usaha UMKM di Lingkungan Kabupaten Kapuas Hulu” dan Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu, Ansela Sarating dengan materi “Pemanfaatan Marketplace Untuk Penguatan Ekosistem Ekonomi Digital”.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Politeknik Pontianak

Di Tanah Air, arti UMKM memiliki peranan sangat penting dalam perekonomian negara. Ini karena sektor UMKM adalah penyumbang PDB terbesar, paling banyak menyerap lapangan kerja, serta relatif tahan terhadap krisis keuangan. Hal ini diungkapkan Pembantu Direktur III Politeknik Pontianak, Dede Irwan, ST, MT., dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Aula Akuntansi Politeknik Pontianak, Senin (22/11/2021).

Beliau mengajak seluruh peserta yang pada kesempatan ini adalah para mahasiswa Politeknik Pontianak untuk bisa berinovasi dan menjadi embrio cikal bakal entreprenuer – entreprenuer muda. “Jangan berkuliah di politeknik itu untuk menjadi pencari kerja atau ingin menjadi PNS melainkan harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri yang sesuai dengan disiplin ilmunya ataupun passionnya ataupun hobinya. Manfaatkanlah kesempatan ini, yang akan memberikan keahlian kepada peserta untuk bisa memanfaatkan teknologi digital supaya mendapatkan pendapatan untuk kesejahteraan,” lanjut Dede Irwan.

Beliau juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan yang telah berkenan menyelenggarakan kegiatan DEA ini terkhusus bagi para mahasiswa di Politeknik Pontianak.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si mengatakan kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari memanfaatkan infrastruktur digital yang bisa memberikan nilai kesejahteraan bagi masyarakat.

“Karena itu pembangunan infrastruktur inilah yang merubah kegiatan masyarakat menjadi lebih baik. Hal ini seperti terlihat pada masa pandemi yang makin mempercepat kemajuan teknologi digital,” papar Samekto.

Samekto menambahkan bahwa pengguna teknologi digital di Indonesia cukup signifikan, tentu ini menjadi potensi yang tak bisa dinafikan. “Untuk itu, pemanfaatan internet ini harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Samekto. Dalam kegiatan DEA ini kita berusaha supaya peserta bisa memperoleh skill, sehingga akan bermanfaat ketika memasuki dunia usaha kelak.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Di Politeknik Negeri Bengkalis

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Bapak Johny Cluster, MT mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) dan Mahasiswa/i untuk dapat mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan perangkat digital untuk mempromosikan produknya. Himbauan ini disampaikan Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Bapak Johny Cluster, MT pada acara pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang merupakan bagian dari program Digital Talent Sholarship (DTS), di Politeknik Negeri Bengkalis (12/11/2021).

Pelatihan DEA ini diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Politeknik Negeri Bengkalis, Dinas Kominfo Kabupaten Bengkalis, dan Dinas UMKM Kabupaten Bengkalis. Pelatihan ini diikuti  100 orang pelaku UMKM yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 12 sampai 13 November 2021.

Acara pembukaan dihadiri Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Bapak Johny Cluster, MT, Kepala Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkalis diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi UKM Kab. Bengkalis, Bapak Suparman, S.Sos., dan Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si.

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Bapak Johny Cluster, MT dalam paparannya menjelaskan kelemahan dari UMKM saat ini, yakni manajemen pengelolaannya masih sederhana, rendahnya akses terhadap lembaga kredit, belum memiliki status badan hukum dan terkonsentrasi pada usaha tertentu.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Bengkalis, Bapak Drs. Sufandi, M menyampaikan bahwa transformasi digital ekonomi memiliki peran penting dalam mendorong munculnya potensi lingkungan kewirausahan, membuka peluang pasar yang luas bagi calon wirausaha.

Selanjutnya Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bengkalis, Suparman, S.Sos menyampaikan bahwa “Bisnis atau usaha rumahan dapat dipasarkan melalui platform digital, sehingga sekarang saatnya UMKM go digital”.

Pada penutupan pelatihan ini Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si menyempatkan diri hadir untuk memberikan sambutannya dan sekaligus menutup pelatihan tersebut. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program Digital Entrepreneurship Academy merupakan salah satu bagian dari program Digital Talent Scholarship 2021 Kementerian Kominfo, semoga ilmu yang diberi dari Instruktur kepada peserta DEA bermanfaat dan semoga menjadi berkah bagi kita semua.

PELATIHAN THEMATIC ACADEMY (TA) IT EKS PEKERJA MIGRAN DI KECAMATAN RUPAT, KABUPATEN BENGKALIS

Pelatihan Thematic Academy (TA) dilakukan sebagai upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia kelompok eks pekerja migran yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan. (10/11/2021)

Adapun peserta pelatihan untuk kelompok eks pekerja migran sebanyak 60 orang dengan latar belakang dan usia yang beragam. Pelatihan ini dilakukan selama 4 (empat) hari, mulai tanggal 10 sampai 13 November 2021 di Kantor Camat Rupat, Bengkalis

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs Irbar Samekto, M.Si. dihadiri oleh Camat Rupat Selatan diwakili oleh Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum, Ali Sapri, S.Ag, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis diwakili oleh Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Nazly, SH, M.Si serta para lurah daerah Kecamatan Rupat.

Dalam sambutan Kepala BBPSDMP Kominfo Medan menjelaskan bahwa pelatihan digitalisasi kelompok ekonomi eks pekerja migran Indonesia terdiri dari tiga klaster yaitu digitalisasi kelembagaan dan manajemen keuangan, pemasaran digital dan pengembangan inovasi produk secara digital, serta topik pilihan mengenai ekspor.

“Tenaga kerja asal Rupat  perlu disiapkan lebih baik karena merupakan salah satu provinsi yang cukup banyak mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri sepakat untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang baik dengan kerja sama antara pusat dan daerah, sektor jasa PMI telah penyumbang devisa negara melalui remitansi sebesar Rp. 159,6 triliun dari 3,7 juta PMI yang terdaftar di SISKOP2MI. Nilai ini setara dengan sumbangan sektor migas senilai Rp. 159,7 triliun atau 42,2% dari target APBN 2019.”, jelasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan. Dimana selurih peserta telah mengikuti rapid test antigen covid19, mengenakan masker, jaga jarak dan tetap menjaga kebersihan tangan dengan handsanitizer. Agar menjaga jarak aman antar peserta, pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi 2 (dua) kelas yang pada tiap kelasnya sebanyak 30 orang. (Prini)

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Pengelolaan Keuangan Digital di Kabupaten Bireuen

Balai Besar Pengembangan Sumber  daya Manusia dan Penelitian  Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen menyelenggarakan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Pengelolaan Keuangan Digital bertempat di Aula Hotel Fajar Bireuen,  Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 6-7 November 2021.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber daya manusia Kementrian Kominfo Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si., Bupati Bireuen yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bireuen, Bapak M. Zubair, SH.,MH., Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Bireuen yang diwakili oleh Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Ibu Ir. Anizar dan Kepala Bidang TIK dan e-government Bapak Mirza, S.Kom., MM.

“Transformasi digital ekonomi diperlukan dalam mendorong munculnya potensi lingkungan kewirausahaan, menaruh kiprah yang lebih menonjol pada cara baru dengan berbasis platform Internet serta menunjukkan peluang pasar yang semakin tinggi bagi calon wirausaha. Dengan mendorong dan membekali pelaku usaha yang memiliki ide atau sudah menjalankan bisnis diharapkan memiliki keterampilan untuk dapat masuk, mengadopsi, bahkan mengoptimalkan bisnisnya berbasis digital untuk dapat bersaing di era digital”, ujar Drs. Irbar Samekto,M.Si dalam sambutannya.

Bupati Bireuen yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bireuen Bapak M. Zubair dalam sambutannya mengatakan Pengembangan UMKM digital di masa pandemi covid-19 dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan UMKM di era ekonomi digital. Selain itu pengembangan UMKM digital juga menjadi salah satu strategi penyelamatan UMKM agar tetap eksis di masa pandemi covid-19. Banyak pelaku UMKM menyatakan bahwa penggunaan digital marketing membantu mereka dalam menginformasikan dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen. Para pelaku UMKM yakin bahwa penggunaan digital marketing memperluas pangsa pasar mereka, meningkatkan awareness bagi konsumen karena pelaku UMKM rutin memperbarui informasi mengenai produk setiap hari sekali serta meningkatkan penjualan karena beberapa UMKM juga berkolaborasi dengan beberapa marketplace.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Pengelolaan Keuangan Digital di Kabupaten Aceh Barat

Salah satu pilar penting sektor ekonomi nasional yaitu Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM), pemerintah mendorong pengembangan UMKM sebagai motor ekonomi rakyat yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Demikian dikatakan Bupati Aceh Barat, Bapak H. Ramli, MS ketika membuka secara resmi pelatihan Digital Entrepreneurship Academy, Pengelolaan Keuangan Digital tanggal 5 Nopember 2021 di Hotel Maligo, Meulaboh, Aceh Barat. Lebih lanjut Bupati mengatakan UMKM merupakan penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga kerja yang memerlukan dukungan berbagai aspek seperti aspek regulasi, kebijakan, keuangan, kapasitas sumber daya manusia dan teknologi.

Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si. mengatakan Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo meyakini penyelenggaraan kegiatan semacam ini dapat mendorong peningkatan kualitas pengembangan sumber daya manusia khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk meraih tingkat daya saing bangsa Indonesia yang lebih baik. Hadir dalam kesempatan ini Kadis Kominfo Kab. Aceh  Barat, Bapak T. Reni Ilham Saputra dan Kadis Koperasi dan UKM, Bapak Husin Syah. Pelatihan ini diikuti oleh 100 pelaku UMKM se-Kabupaten Aceh Barat.

PELATIHAN THEMATIC ACADEMY (TA) DI BANDA ACEH

Eks pekerja migran dari berbagai negara asal Indonesia mengikuti pelatihan Thematic Academy (TA) yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan dengan tema “Pelatihan dan Praktik Digitalisasi Proses Bisnis Kelompok Eks Pekerja Migran Indonesia”.

Adapun peserta dari kegiatan ini sebanyak 60 orang yang berlangsung selama 4 (empat) hari, mulai tanggal 4 sampai 7 November 2021 di Hotel Mekkah, Banda Aceh (4/11/2021).

Sebelum kegiatan dimulai peserta diwajibkan bebas Covid19 dengan mengikuti rapid test antigen dan mengikuti protokol kesehatan selama mengikuti pelatihan. Para peserta dibagi menjadi 2 (dua) kelas yang pada tiap kelasnya sebanyak 30 orang dengan mengikuti protokol kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan TA tidak hanya untuk mengembangkan sumber daya manusia, melainkan juga memberikan inovasi unutk kelompok eks pekerja migran dalam proses berbisnis.

Kegiatan TA tidak hanya dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, melainkan juga Pengantar Kerja Ahli Pertama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2Mi), Fauzah Marhamah, S.Psi, dan Kasi Penyelenggaraan Pelatihan dan Kelembagaan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh, Qifti Reza kesuma, ST

Acara dibuka secara resmi oleh Drs. Irbar Samekto, M.Si yang dalam sambutannya menjelaskan bahwa Kementerian Kominfo melalui pelatihan ini menargetkan peningkatan kewirausahaan digital di kalangan eks pekerja migran yang tinggal di Aceh.  Berwirausaha digital sebagai alternatif dari kegiatan ekonomi yang mengandalkan lahan sekaligus mengurangi migrasi penduduk desa, Pelatihan ini membekali peserta keterampilan untuk memanfaatkan teknologi, sehingga mampu melahirkan keuntungan yang progresif untuk produk unggulan yang dipasarkan.

“Kementerian Kominfo ingin mengambil peran dalam upaya memberdayakan pelaku UMKM dengan keterampilan digital melalui program Digtal Talent Scholarship (DTS). Salah satunya Thematic Academy yang di desain khusus sesuai kebutuhan industri atau kalangan tertentu, yakni untuk pengembangan usaha eks-pekerja migran Indonesia”, jelasnya.