Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Kabupaten Dairi

Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) yang semakin pesat tentu memerlukan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap perekonomian selaku pelaku usaha. Pelaku UMKM sebagai pondasi dasar untuk mengembangkan usaha yang dilakukan oleh masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu BBPSDMP Kominfo Medan menyelenggarakan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang diharapkan akan mampu mendorong pelaku UMKM untuk mengembangan usahanya, yang kali ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi yang diadakan di Hotel Mutiara Dairi, Kabupaten Dairi pada tanggal 28-29 September 2021 dengan jumlah peserta 80 orang. Dalam pelatihan ini kepada setiap peserta dilakukan Swab Test Covid dahulu sebelum pelaksanaan acara tersebut dan dengan hasil dinyatakan negatif.

Kegiatan DEA ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Dairi, Dr. Edi Keleng Ate Berutu. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe, S.STP., M.Si, dan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Dairi, Oloan Hasugian, ST.

Bupati Kabupaten Dairi, Dr. Edi Keleng Ate Berutu dalam sambutannya mengatakan “Pelaku UMKM dapat memanfaatkan transaksi non tunai sehingga mempercepat dan mengefisiensikan setiap usaha atau bisnis. Hal ini tidak dipungkiri bahwa teknologi keuangan menjadi daya saing tersendiri dalam berusaha. Potensi ekonomi digital yang diperankan oleh pelaku UMKM sejatinya menjadi perhatian pemerintah. Keberpihakan dalam berbagai aspek perlu dilakukan agar pelaku ini tumbuh dan berkembang, khususnya dalam memanfaatkan perangkat digital. Maka salah satu upaya dalam medukung hal tersebut hari ini kita menyelenggarakan pelatihan ini agar peserta dapat memperoleh pengetahuan untuk penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) digital untuk peningkatan ekonomi.”

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Kota Payakumbuh

BBPSDMP Kominfo Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Payakumbuh mengadakan pelatihan DEA Tahap 2 dengan tema “Mengelola Keuangan, Akses Permodalan dan Digital Marketing” yang diadakan di Hotel Mangkuto Syariah, Kota Payakumbuh pada tanggal 25-26 September 2021, dengan peserta 101 orang yang telah terlebih dahulu mengikuti Rapid Test Antigen Covid19.

Kegiatan DEA ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Dahler, SH, dan dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh, Armen Busra, S.Kom, dan ketiga instruktur  Dr. Nurul Fauzi, SE., MM., Ak., dari Politeknik Negeri Padang, Nurlinda., SE., Ak., M.Si., dan  Dr  Ilham Hidayah Napitupulu S.E. M.Si Ak dari Politeknik Negeri Medan.

Dalam sambutannya Irbar Samekto menjelaskan perkembangn digitalisasi yang semakin pesat menuntut keahlian para UMKM memanfaatkan teknologi yang ada untuk membangun usahanya. Perkembangan teknologi ini seharusnya memberikan hasil yang positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) selaku pelaku usaha, perlu disiapkan dan ditingkatkan pengetahuan serta skill-nya untuk mendorong wirausaha yang dapat memadukan aktivitas usahanya baik secara offline maupun online. Kebijakan yang dilakukan tentunya harus diiringi dengan penguatan SDM, khususnya pembangunan kapasitas SDM sampai dengan lapisan masyarakat. Sehingga penguatan SDM menjadi poin yang perlu diperhatikan oleh semua pihak. Salah satunya dengan mendorong peningkatan kemampuan wirausaha digital melalui Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA)”, jelasnya.

Dahler mengatak an pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM di bidang digitalisasi. Dengan pemahaman yang baik mengenai pemasaran produk secara digital, diharapkan dapat mempersiapkan para pelaku UMKM meningkatkan pendapatan usaha mereka, terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini.” “Saya berharap pelatihan ini, dapat memperkuat dan meningkatkan skill para pelaku usaha, memahami model bisnis yang tepat dijalankan secara digital dan memanfaatkan teknologi e-commerce” ujar Dahler.

Demikianlah melalui pelatihan DEA ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat memanfaatkan perkembangan ekonomi digital, sehingga para pelaku UMKM dapat mengatasi permasalahan ekonominya yang terdampak pandemik.

Pelatihan DEA UMKM dengan tema “Mengelola Keuangan, Akses Permodalan dan Digital Marketing” di Kota Padang Panjang

Wali Kota Padang Panjang, Bapak Fadly Amran menilai, akan banyak manfaat yang bisa diperoleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), jika sudah familiar menggunakan teknologi. Termasuk memanfaatkan internet untuk pemasaran produk yang dihasilkan, Padang Panjang (24/09/21).

“Memanfaatkan digitalisasi dengan sebaik-baiknya dapat meningkatkan mutu dari produk yang dihasilkan. Juga dapat memperluas jangkauan wilayah pemasaran, sehingga mampu menghadapi ketatnya persaingan saat ini,” ujar Fadly saat jadi keynote speaker sekaligus membuka acara Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Hotel Rangkayo Basa Padang Panjang.

Kegiatan pelatihan tersebut merupakan kerjasama Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperdakop) Kota Padang Panjang. Pelatihan DEA ini ditujukan bagi para pelaku UMKM.

Bapak Fadly Amran mengucapkan terima kasih pada BBPSDMP Kominfo Medan, yang telah berkenan mengadakan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Kota Padang Panjang.

“Ini merupakan kegiatan yang bagus sekali untuk mempersiapkan SDM yang unggul, khususnya para pelaku UMKM dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Kita lihat perkembangan zaman saat ini, para pelaku UMKM dituntut untuk bisa menggunakan teknologi digital dalam usahanya”, ujar Fadly.

Menurut Fadly Amran, dirinya melihat transformasi ekonomi digital saat ini, khususnya di Kota Padang Panjang berjalan secara masif. Untuk itu, dia meminta agar ekonomi kreatif, harus berjalan bersama dengan ekonomi digital. “Pandemi telah memaksa sektor bisnis untuk beradaptasi dengan model bisnis digital. Untuk itu UMKM harus berjalan bersama dengan ekonomi digital”, lanjut beliau.

Bapak Fadly Amran berharap, BBPSDMP Kominfo Medan dapat melaksanakan Pelatihan DEA di Kota Padang Panjang secara berkelanjutan dan kalau bisa diperluas lagi jangkauannya

Sementara, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Irbar Samekto menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini dapat mendorong peningkatan kualitas pengembangan SDM khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk meraih tingkat daya saing yang lebih baik.

“Secara spesifik, pelatihan DEA ini diharap mampu menumbuhkan kompetensi bidang TIK yang dapat mengoptimalkan kehadiran finansial inklusif TIK. Sehingga pemanfaatan TIK dapat memberikan hasil bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkan Irbar, kegiatan pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari, diikuti oleh sebanyak 100 peserta dari para pelaku UMKM di Kota Padang Panjang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo, Bapak Ampera Salim dan Kepala Disperdakop UKM, Bapak Arpan beserta undangan lainnya.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Kabupaten Tanah Datar

Bupati Kabupaten Tanah Datar, Eka Putra, SE., membuka kegiatan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Hotel Emersia, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Pelaksanaan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) ini merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dengan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Tanah Datar, Eka Putra, SE., mengatakan, “Pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM, terkait dengan bidang digitalisasi. Dengan pemahaman yang baik mengenai pemasaran produk secara digital, diharapkan dapat mempersiapkan para pelaku UMKM meningkatkan pendapatan usaha mereka, terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini. Saya berharap pelatihan ini, dapat memperkuat dan meningkatkan skill para pelaku usaha, memahami model bisnis yang tepat dijalankan secara digital dan memanfaatkan teknologi e-commerce”.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., dalam sambutannya mengatakan bahwa program pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) sebagai usaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi internet dan platform e-commerce dalam memasarkan hasil usahanya secara lebih luas lagi. “Pelatihan ini diharap dapat membantu pelaku UMKM untuk berkembang dan maju, salah satunya melalui digital marketing. Mudahnya, bagaimana pelaku UMKM ini bisa go online,” lanjutnya.

Pelatihan DEA UMKM dengan tema “Mengelola Keuangan, Akses Permodalan dan Digital Marketing” di Kota Bukit Tinggi

Wali Kota Bukittinggi Bapak Erman Safar membuka sekaligus menjadi pembicara kehormatan (keynote speech) pada kegiatan pelatihan Digital Entepreneurship Academy (DEA) yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, di Hotel Grand Royal Denai, Kota Bukit Tinggi (21/09/21).

Pelatihan yang ditujukan bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) itu mengangkat tema “Mengelola Keuangan, Akses Permodalan dan Digital Marketing” berlangsung selama 2 (dua) hari, 21—22 September 2021.

Wali Kota Bukit Tinggi Bapak Erman Safar yang sebelum menjabat juga merupakan seorang wirausahawan, dikenal menaruh perhatian khusus terhadap pertumbuhan wirausahawan (entrepreneur) muda dan pelaku UMKM di Kota Bukittinggi. Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak peserta untuk membuka pikiran seluas-luasnya dalam menerima ilmu baru tentang perdagangan digital. “Bapak dan Ibu pelaku UMKM perlu mengikuti kegiatan ini dengan serius, karena setelah ini, kesempatan untuk peningkatan omset terbuka lebar”.

Wali Kota Bapak Erman Safar juga mendorong tumbuh kembang UMKM di Kota Bukittinggi pada masa pandemi Covid 19. “Saat ini perdagangan digital adalah peluang untuk menggerakkan ekonomi di tengah pandemi. Bangun kekuatan dan jaringan bisnis, tingkatkan kualitas produk dan kembangkan brand pemasaran,” pesan Wali Kota dihadapan sekitar 100 orang peserta pelatihan.

Selain Wali Kota, Kepala Dinas Kominfo Kota Bukittinggi, Drs. Novri, M.Pd. dan Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Jani Zirman, ST, MM, juga tampil sebagai narasumber. Kegiatan pelatihan ini turut menghadirkan instruktur yang akan membimbing langsung peserta tentang pemasaran secara digital (digital marketing), akses permodalan serta dasar pengelolaan keuangan.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., menyakini penyelenggaraan kegiatan pelatihan, dapat mendorong peningkatan kualitas pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi /digital untuk meraih tingkat daya saing bangsa Indonesia yang lebih baik. “Secara spesifik, pelatihan DEA ini diharapkan menumbuhkan kompetensi di Bidang TIK/digital yang dapat mengoptimalkan kehadiran finansial inklusif TIK sehingga pemanfaatan TIK dapat memberikan hasil bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat”, ujarnya.

Teknis pelatihan kegiatan ini tetap menerapkan Prokes dengan melakukan Rapid Test kepada seluruh peserta dan dinyatakan semuanya negatif dan juga kepada peserta dibagikan masker serta hand sanitizer. Proses pembelajaran dibagi menjadi 4 kelas yang masing masing kelas berjumlah 25 peserta dan setiap kelas dibimbing oleh 1 orang instruktur.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Kota Pematang Siantar

Balai Besar Pengembangan Sumbser Daya Manusia dan Penelitian  Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pematang Siantar, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pematang Siantar menyelenggarakan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) tanggal 10 s.d. 11 September 2021 bertempat di Hotel Sapadia Siantar, dengan peserta sebanyak 100 orang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Jumat (10/9/2021).

Pembukaan kegiatan tersebut yang seyogianya dihadiri oleh Walikota Pematang Siantar, Hekriansyah Noor diwakili oleh Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pematang Siantar, Dra. Elpiana Turnip, MM. Dan dihadiri juga oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pematang Siantar, Drs. Legianto Pardamean Manurung, M.AP, Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pematang Siantar, Ir. Sondang M. Sitanggang, Para Instruktur dan pelaku UMKM peserta pelatihan DEA.

Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., mengatakan, “Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapat  amanat   yang sangat penting, kondisi kita yang saat ini yaitu bagaimana bisa melakukan percepatan   transformasi digital di Indonesia. Di era digital kondisi kedepan perlu melakukan  kegiatan yang menggunakan jaringan internet atau secara online, ada 5 (lima) hal pokok yang ditetapkan Bapak  Presiden agar Indonesia meraih posisi digital yaitu percepatan akses informasi; membangun roadmap digital di sektor pendidikan, perdagangan, kelautan; punya satu data; menyediakan  kebutuhan talenta digital; dan membuat regulasi”.

“Kementerian Kominfo menyelenggarakan pelatihan digital untuk kaum masyarakat dan pelaku UMKM terutama pada anak kaum milenial karena Bapak Presiden juga menetapkan bagian  utama ekonomi digital adalah UMKM yang akan memberikan semangat baru dan dapat menyediakan banyak area tenaga kerja. Kedepannya kita menghadapi era industri 4.0 yang kesemuanya ini akan serba otomatis. Dunia digital yang setiap hari semakin ramai seperti pengguna media sosial. Diharapkan melalui kegiatan ini akan dapat memberikan manfaat dalam pengembangan kewirausahaan digital dan menghasilkan pelaku UMKM yang berhasil”, ujar Irbar.

Sambutan Walikota Pematang Siantar yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pematang Siantar, Dra. Elpiana Turnip, MM menyampaikan, “Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Kota Pematang Siantar harus siap dan harus bisa mengejar ketertinggalan dalam menghadapi begitu cepatnya perkembangan revolusi TIK”.

“Pemerintah terus berbenah dari waktu ke waktu melakukan adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Pemerintah Kota Pematang Siantar bekerjasama dengan Bank Indonesia dan Bank Sumut telah melakukan launching pembayaran retribusi pengujian kendaraan bermotor (KIR) dan uji coba pembayaran elektronik retribusi parkir berbasis Quick Response atau dikenal dengan QR Code, hal ini membuktikan bahwa Pemerintah Kota Pematang Siantar memberikan perhatian yang besar terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Melalui teknologi informasi, Akuntabilitas, Transparansi, Efisiensi dan Efektivitas pemerintahan Kota Pematang Siantar dapat memberikan pelayanan terhadap masyarakat Kota Pematang Siantar juga akan meningkat”, lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo dan Informatika Kota Pematang Siantar, Drs. Legianto Pardamean, M.A.P dalam paparannya menyampaikan mengenai “Infrastruktur Digital Untuk Mendukung Keberhasilan Perdagangan Digital”. Beliau menjelaskan bahwa infrastruktur digital sendiri merupakan sebuah pondasi yang berfungsi untuk mendukung suatu sistem komputasi. Infrastruktur digital mampu memacu daya saing industri Indonesia agar bisa bersaing lebih ketat di tingkat global. Pengembangan infrastruktur tersebut terdiri atas prasarana yang berwujud fisik dan non-fisik. Infrastruktur digital fisik antara lain pembangunan jaringan internet, peningkatan kapasitas bandwith, dan penyediaan perangkat komputer dan handphone. Infastruktur digital non fisik antara lain pengembangan pusat data, implementasi komputasi awan (cloud computing)dan pengembangan aplikasi.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Kota Binjai

Wali Kota Binjai yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Jonner Lumbantoruan, S.SIT., M.Kes membuka kegiatan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Hotel Graha Kardopa, Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) merupakan kerjasama Pemerintah Kota Binjai dengan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan.

Walikota Binjai melalui Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Jonner mengatakan, “Pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM, terkait dengan bidang digitalisasi. Dengan pemahaman yang baik mengenai pemasaran produk secara digital, diharapkan dapat mempersiapkan para pelaku UMKM meningkatkan pendapatan usaha mereka, terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini. Saya berharap pelatihan ini, dapat memperkuat dan meningkatkan skill para pelaku usaha, memahami model bisnis yang tepat dijalankan secara digital dan memanfaatkan teknologi e-commerce”.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., mengatakan bahwa program pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) sebagai usaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi internet dan platform e-commerce dalam memasarkan hasil usahanya secara lebih luas lagi. “Pelatihan ini diharap dapat membantu pelaku UMKM untuk berkembang dan maju, salah satunya melalui digital marketing. Mudahnya, bagaimana pelaku UMKM ini bisa go online

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Di Kabupaten Padang Lawas Utara

Dalam rangka  meningkatkan  Sumber  Daya  Manusia  yang  berkompenten di bidang Teknologi  Informasi  Komunikasi (TIK), Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian  Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menyelenggarakan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) selama dua hari, yang dilaksanakan tanggal 2-3 September 2021, bertempat di Hotel Sapadia, Gunung Tua, diikuti sebanyak 100 peserta yang merupakan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kamis (02/9/2021).

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Padang Lawas Utara, H. Burhan Harahap, SH,  Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara, Samsul Bahri Daulay, S.Ag, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Lawas Utara, Lailar Rusdi Nasution, S.STP.,MM beserta jajarannya, Kadis Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara, Eva Sartika Siregar, SH., M.Kn, Kadis Ketenagakerjaan Koperasi dan UMKM Kabupaten  Padang Lawas  Utara, Siti Awan, SH, dan pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan DEA tersebut.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan dalam sambutannya mengatakan dengan diadakannya program pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk memasarkan produk-produk UMKM dengan mendorong dan membekali pelaku  usaha yang memiliki ide  atau  sudah menjalankan  bisnis khususnya di Kabupaten Padang Lawas Utara. Diharapkan bagi para pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan DEA ini dapat mengoptimalkan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi era digital sebagai sarana transparansi melalui digital marketing yang mana jangkauan pasar lebih luas, modal yang dibutuhkan tidak besar karena tidak perlu sewa tempat dan banyak keuntungan-keuntungan lainnya yang diperoleh.

Bupati Padang Lawas Utara yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah Padang Lawas Utara, H. Burhan Harahap, SH, memberikan sambutan yang sekaligus membuka acara secara resmi mengucapkan terima kasih yang setinggi- tingginya atas dipilihnya kembali Kabupaten Padang Lawas Utara sebagai salah satu lokasi pelaksanaan pelatihan DEA oleh BBPSDMP Kominfo Medan, “Dan kita patut berbangga hati karena BBPSDMP Kominfo Medan sudah tiga kali melaksanakan pelatihan di Kabupaten Padang Lawas Utara. Sangat disayangkan  apabila kesempatan ini disia-siakan  kerena kegiatan pelatihan ini  gratis tanpa  biaya   yang  merupakan sebuah  bukti komitmen pemerintah  daerah dan pusat  dalam  meningkatkan  pengetahuan dan  keterampilan pelaku UMKM dalam bidang Teknologi  Informasi dan Komunikasi untuk memasarkan produk- produk UMKM  yang ada di Kabupaten  Padang  Lawas Utara,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Anggota DPRD Padang Lawas Utara, Samsul Bahri Daulay, S.Ag dalam  paparannya menjelaskan peningkatan  kualitas SDM  sangat penting dan tidak ada batas usia untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Perkembangan  Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) harus  betul-betul kita  arahkan dan memanfaatkan ke arah yang positif demi  kemajuan bangsa kita. Dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan  pendapatan rakyat pemerintah  Kabupaten  Padang Lawas Utara akan  terus  memfasilitasi pelaku UMKM  untuk  memasarkan hasil produknya ke pasar online melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, Whastapp dan Youtube. Dengan  memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi tanpa batas waktu dan ruang, pelaku  UMKM bisa menjangkau lebih  banyak  pembeli.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Di Kabupaten Mandailing Natal

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP) Kominfo Medan bekerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Madina melaksanakan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi para pelaku UMKM, di Aula Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan selama 2 hari dimulai tanggal 31 Agustus hingga 1 September 2021, yang diikuti 75 orang pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Madina.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Irbar Samekto dalam sambutannya menjelaskan,” Kedaulatan dan kemandirian digital bangsa Indonesia menjadi salah satu fokus arahan Presiden RI yang mengajak seluruh elemen bangsa memanfaatkan konektivitas digital agar dapat menghubungkan Indonesia dengan pola pikir, kesempatan bisnis global, dan masa depan baru. Penyiapan talenta digital yang cakap dalam menghadapi era disrupsi digital, menjadi salah satu penggerak utama pemanfaatan konektivitas digital yang produktif sebagai perwujudan agenda transformasi digital Indonesia.

Irbar Samekto menyakini “penyelenggaraan kegiatan pelatihan, dapat mendorong peningkatan kualitas pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi /digital  untuk meraih tingkat daya saing bangsa  Indonesia yang lebih baik. Secara spesifik, pelatihan DEA ini diharapkan menumbuhkan kompetensi di Bidang TIK/digital yang dapat mengoptimalkan kehadiran finansial inklusif  TIK sehingga pemanfaatan TIK dapat memberikan hasil bagi  peningkatan kesejahteraan masyarakat”.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution yang meyampaikan sambutan Bupati, bahwa persaingan global sudah sangat sengit dan tidak bisa dielakkan lagi. Hampir setiap negara bersaing menonjolkan keunggulan sumber daya masing-masing. Pemberdayaan sumber-sumber ekonomi dapat dilakukan apabila sumber daya manusia di negara tersebut memiliki kompetensi keterampilan, keahlian dan pengetahuan yang cukup untuk mengembangkan sumber tersebut. Namun dipastikan akan kalah besaing secara global, apabila minimnya pengetahuan sdm, minimnya keterampilan sdm, sempitnya lapangan pekerjaan serta kurangnya perhatian dari pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

Atika mengingatkan bahwa potensi teknologi informasi sangat terbuka lebar, saat ini orang akan lebih  mudah menjual dibanding masa lalu, tanpa perlu memiliki toko atau lahan usaha sudah bisa memasarkan di market place atau media sosial, mempromosikan barang atau jasa tidak lagi sulit dan dapat dijangkau oleh semua orang sampai mancanegara. DEA bisa digalakkan dengan pendidikan dan pelatihan terutama bagi generasi milenial dengan harapan dapat mengurangi permasalahan pemerintah soal pengangguran dan masalah kemiskinan sekarang ini.

Sejalan dengan Atika, Irbar juga mengingatkan ”dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku usaha, perlu disiapkan dan ditingkatkan pengetahuan serta skill-nya untuk mendorong wirausaha yang dapat memadukan aktivitas usahanya baik secara offline ataupun juga berbasis digital (online). Kebijakan yang dilakukan tentunya harus diiringi dengan penguatan SDM, khususnya pembangunan kapasitas SDM sampai dengan lapisan masyarakat. Sehingga penguatan SDM menjadi poin yang perlu diperhatikan oleh semua pihak. Salah satunya dengan mendorong peningkatan kemampuan wirausaha digital melalui kegiatan ini. Dengan mendorong dan membekali pelaku usaha yang memiliki ide atau sudah menjalankan bisnis diharapkan memiliki keterampilan untuk dapat masuk, mengadopsi, bahkan mengoptimalkan bisnisnya berbasis digital untuk dapat bersaing di era digital”.

Kegiatan ini merupakan upaya percepatan transformasi digital sektor UMKM dengan meningkatan kapasitas SDM pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi (TIK) untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya, kepada calon konsumen yang potensial di wilayah yang lebih luas.

Teknis pelatihan kegiatan ini tetap menerapkan Prokes dengan melakukan Rapid Test kepada seluruh peserta dan dinyatakan semuanya negatif dan juga  kepada peserta dibagikan masker serta hand sanitizer. Proses pembelajaran dibagi menjadi 3 kelas yang masing masing kelas berjumlah 25 peserta dan setiap kelas dibimbing  oleh 2 orang instruktur.

VOCATIONAL SCHOOL GRADUATE ACADEMY (VSGA) DI KOTA SIBOLGA

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan bekerja sama dengan Pemerintahan Kota Sibolga menyelenggarakan kegiatan Vocational School Graduate Academy (VSGA) di SMK Negeri 1 Sibolga, Selasa (03/8/2021).

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Sibolga atas kerjasamanya sehingga pelatihan ini terlaksana.

Walikota Sibolga, Jamaluddin Pohan yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Kota Sibolga, M. Yusuf Batubara, SKM, MM, membuka secara resmi Kegiatan VSGA ini. Dalam sambutan Walikota Sibolga yang di bacakan Sekda, menyampaikan, “Bimbingan teknis dan pelatihan intensif serta sertifikasi bertujuan untuk mencetak talenta/SDM level teknisi dalam bidang teknologi digital.” Wali Kota berharap pelatihan ini menghasilkan SDM yang handal di bidang Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), yang akan berdampak pada peningkatan kualitas SDM masyarakat Kota Sibolga.

Sebelumnya Kadis Kominfo Kota Sibolga, Drs. Binner Lumban Gaol, MM selaku Panitia Setempat dalam laporannya menyampaikan, “Kegiatan ini bertujuan mencetak talenta digital. Pelatihan ini dilaksanakan dari tanggal 3 s.d. 7 Agustus 2021, dengan jumlah peserta sebanyak orang 60 orang. Adapun pilihan tema pada kegiatan ini yaitu Junior Network AdministratorVideo Editor dan Junior Web Developer. Kegiatan yang dipelopori Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP KOMINFO) Medan ini, ditujukan bagi lulusan SMK, diploma III dan IV yang belum bekerja, dan memiliki latar belakang pendidikan sesuai tema pelatihan ini”.

Sebelum Pelatihan ini dimulai, para peserta diwajibkan melakukan Rapid test antigen dan mematuhi protokol kesehatan.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini  Wakil Ketua TP. PKK Kota Sibolga, Lumsedia Sitompul, S.Pd, MM, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Masnah, SE, Kepala SMK Negeri 1 Sibolga, Bastian Sitompul, S.Pd, beberapa Staf Dinas Kominfo Kota Sibolga, serta Peserta Pelatihan.