Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kota Tebing Tinggi

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi melaksanakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kota Tebing Tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 s/d 12 Mei 2017 dan diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari Tebing Tinggi, Batubara dan Kisaran. Dalam acara pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Pj. Walikota Tebing Tinggi, H.Zulkarnain, Kadis Kominfo Kota Tebing Tinggi, Ernawati Lubis dan turut hadir Anggota Komisi I DPR RI, Prananda Surya Paloh. Acara Pembukaan dilaksanak di Gedung Hj.Sawiyah Tebing Tinggi, Senin (9/5).

Dalam sambutannya Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi menyampaikan kegiatan bimtek dan sertifikasi ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia lulusan SMK, D1, D2 dan TIK bidang TIK agar mampu bersaing dalam mencari pekerjaan. Acara dibuka secara resmi oleh Pj. Walikota Tebing Tinggi, H. Zulkarnain, SH, Msi yang dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini dilaksanakan di Kota Tebing Tinggi dan berharap para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin karena sertifikasi merupakan bukti kompetensi standar yang dapat dimanfaatkan dalam mencari pekerjaan . Turut hadir dalam acara pembukaan ini anggota Komisi I DPR RI, Bpk. Prananda Surya Paloh yang memberikan motivasi kepada para peserta sertifikasi agar selalu berusaha meningkatkan kompetensi diri karena Teknologi Informasi dan Komunikasi itu berkembang sangat pesat dan jika para peserta tidak berusaha meningkatkan kemampuan diri maka akan jauh tertinggal dan tidak mampu bersaing dengan tenaga kerja lain.

Adapun klaster yang dapat dipilih oleh peserta sesuai dengan kompetensi masing-masing adalah Klaster Junior Programming, Klaster Practical Office Advanced, Klaster Junior Networking dan Klaster Help Desk. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 25 s.d 28 Mei 2017 dan Tempat Uji Kompetensi dilaksanakan di SMK Negeri 2 Tebing Tinggi dengan menggunakan fasilitas ruang laboratorium komputer. Uji kompetensi dilaksanakan oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya. (Ratna)

Bimtek Dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Indonesia Di Kota Pematang Siantar

PEMATANG SIANTAR (8/5). Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan informatika (BBPPKI) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pematang Siantar melaksanakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kota Pematang Siantar. Peserta sebanyak 70 orang yang berasal dari Kota Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Samosir dan Kabupaten Tobasa.
Kegiatan SKKNI dibuka secara resmi oleh Plh. Walikota Siantar, Hefriansyah, SE, MM di Aula Sapadia Hotel Pematang Siantar, Senin (8/5). Dalam sambutannya Hefriansyah mengatakan bahwa upaya pengembangan SDM tenaga kerja Indonesia sudah tidak bisa ditunda lagi, mengingat sudah diberlakukannya secara penuh perdagangan bebas Asean Ekonomi Community (AEC) pada tahun 2015 yang lalu, juga perdagangan bebas diwilayah Asia (AFTA) serta menyongsong era perdagangan bebas dunia. Dimana bukan saja arus perdagangan bebas dalam bentuk barang, namun juga perdagangan bebas tenaga kerja yang memungkinkan SDM asing memasuki lapangan kerja di wilayah Indonesia dari tingkat manajerial hingga tingkat teknisi atau operator. Ancaman tenaga kerja asing ini berpotensi mengancam lapangan kerja Indonesia jika SDM Indonesia tidak memiliki kompetensi memadai untuk bersaing dengan sumber daya asing. Melalui sertifikasi SKKNI inilah, salah satu upaya pengembangan SDM Indonesia, terutama SDM tenaga kerja yang sekaligus sebagai benteng pertahanan dari berbagai ancaman SDM tenaga kerja asing yang akan masuk ke Indonesia. Walikota berharap agar para peserta dapat memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini untuk menyiapkan SDM angkatan kerja muda bidang TIK, agar memiliki sertifikat sebagai bukti kepemilikan kompetensi standar yang dimanfaatkan dan membantu dalam mencari pekerjaan. Tak lupa walikota menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kemkominfo (BBPPKI) Medan karena kota Pematang Siantar mendapat kesempatan dalam Pelaksanaan SKKNI.
Kepala Badan Litbang SDM Kemkominfo yang diwakili Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan kualitas tenaga kerja Indonesia saat ini lebih dari 40% berpendidikan SD yang akan menyebabkan peluang besar akan hilang pada masa depan. Peluang ini terkait dengan prediksi Indonesia akan menjadi Negara ketujuh dengan ekonomi terbesar pada tahun 2030 dengan kebutuhan tenaga terampil yang besar. Pada tahun tersebut di estimasi terdapat 135 juta kelas konsumen dan 113 juta tenaga terampil. Para pakar menyebutnya dengan banyaknya lulusan yang kuat di aspek wawasan namun kurang dari sisi keterampilan teknis yang dibutuhkan oleh dunia usaha. Karena itulah SDM tenaga kerja harus memenuhi standar kompetensi dan tersertifikasi. Sertifikasi tersebut mutlak agar tersambung dengan dunia usaha/industri.
Pembukaan acara SKKNI juga dihadiri oleh Anggota Komisi I dan Badan Legislasi DPR RI, Martin Hutabarat menyambut baik program SKKNI bidang TIK sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan kualitas angkatan kerja muda Indonesia di era MEA ini, dan merespon kebijakan MRA yakni Negara tujuan atau Negara penerima mengakui kualifikasi professional dan muatan latihan yang diperoleh dari negara pengirim atau negara asal tenaga kerja terampil, dan negara asal diberikan otoritas untuk mengesahkan kualifikasi dan pelatihan dengan cara memberikan diploma atau sertifikat. Acara pembukaan juga dihadiri Kadis Kominfo Kota Pematang Siantar, Kepala SMKN I Pematang Siantar dan Para Pimpinan OPD se Kota pematang Siantar. Adapun bidang keahlian yang dapat dipilih oleh peserta sesuai dengan kompetensi masing-masingadalah Junior Network Administrator, Junior Graphic Design, Junior Computer Operator, dan Junior Programmer. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 8 Mei s.d 11 Mei 2017. Tes Uji Kemampuan dilaksanakan di SMKN I Pematang Siantar dengan menggunakan fasilitas Ruang Laboratorium Komputer. Uji kompetensi (assessment) dilaksanakan Oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Telematika Jakarta (ida).

Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK di Kabupaten Karo

BERASTAGI (14/2) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten Karo melaksanakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Berastagi Kabupaten Karo. Peserta berasal dari Kabupaten Karo, Kabupaten Pakpak Barat, dan Kabupaten Dairi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, di Aula Hotel Rudang, Berastagi, Selasa (25/4). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan bimtek dan sertifikasi ini merupakan salah satu upaya Negara untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia khususnya bidang kominfo untuk mampu bersaing/berkompetisi dalam dunia kerja secara global, terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sertifikasi SKKNI hadir untuk menjembatani lulusan SMK, D1, D2, dan D3 bidang TIK untuk memiliki bukti kompetensi standar yang dapat dimanfaatkan dalam mencari pekerjaan. Sinergitas dan Kontinuitas penyiapan program pengembangan SDM bidang Kominfo bersama dengan Pemerintah kabupaten/kota sangat dibutuhkan agarterwujud peningkatan pengembangan SDM bidang kominfo yang merata di setiap daerah. Di masa depan bidang Kominfo merupakan leading sector dari seluruh sektor, yang mempunyai peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing bangsa. Selanjutnya beliau juga menghimbau kepada peserta agar dapat memanfaatkan kegiatan sertifikasi tersebut dengan sebaik-baiknya sebagai kesempatan untuk menguji kompetensi dan mengembangkan diri menjadi SDM bidang TIK yang handal.

Pembukaan acara dihadiri oleh beberapa pejabat dari Dinas Kominfo Kabupaten Karo dan Dairi. Berdasarkan laporan ketua panitia, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, kegiatan ini diikuti 46 peserta dari Kabupaten Karo, Dairi, dan Pakpak Barat yang terdiri dari lulusan SMK , D1, D2 dan D3 bidang TIK. Adapun bidang keahlian yang dapat dipilih oleh peserta sesuai dengan kompetensi masing-masing adalah Junior Network Administrator, Junior Graphic Design, Junior Computer Operator, dan Junior Programmer. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 25 s.d. 28 April 2017. Tes Uji Kemampuan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Berastagi dengan menggunakan fasilitas Ruang Laboratorium Komputer. Uji kompetensi (assessment) dilaksanakan oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Komputer Jakarta.

Bupati Kabupaten Karo yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kab Karo, Drs. Jhonson Tarigan dalam sambutannya menyampaikan bahwa sertifikasi SKKNI ini merupakan salah satu upaya pengembangan SDM terutama tenaga kerja muda bidang TIK agar secara sistematik dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus benteng pertahanan dari berbagai ancaman SDM tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Hal ini juga sebagai implementasi dari permen kominfo No 24 Tahun 2015 tentang pemberlakuan standar kompetensi Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai amanat UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta mengantisipasi pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Selanjutnya pemkab berharap bimtek ini dapat bermanfaat dan hasilnya dapat diaplikasikan langsung di dunia kerja baik pemerintahan maupun swasta di Kabupaten Karo.

Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK di Kabupaten Deli Serdang

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Deli Serdang menyelenggarakan Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK bagi Angkatan Kerja Muda pada 7-10 April 2017 di Kabupaten Deli Serdang. Bimtek dan sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK, baik lulusan SMK, D1, D2, dan D3 dalam memperoleh sertifikasi keahlian. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Deli Serdang yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Deli Serdang, Drs. Haris Binar Ginting pada acara pembukaan di Hotel Miyana Percut Sei Tuan.

Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan bahwa Bimtek dan sertifikasi SKKNI ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian tentang pentingnya kompetensi sebagai suatu standar yang harus dicapai di tempat kerja. Sertifikasi SKKNI merupakan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja bidang Kominfo sekaligus bukti kepemilikan kompetensi standar yang dapat dimanfaatkan dalam mencari pekerjaan. Di sisi lain sertifikasi SKKNI ini juga merupakan salah satu komponen tingkat daya saing bangsa dari empat negara ASEAN yaitu Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand.

Sebanyak 70 (tujuh puluh) peserta yang berasal dari wilayah Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai menjalani sertifikasi kompetensi berbasis SKKNI dengan bidang keahlian: Junior Network Administrator (21 orang), Junior Graphic Design (7 orang), Junior Computer Operator (37 orang) dan Junior Programmer (4 orang). Adapun tempat uji kompetensi adalah SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan dengan menggunakan fasilitas  Ruang Praktek Lab Jaringan dan Lab Software. Uji kompetensi/assessment dilaksanakan oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Komputer Jakarta.

Bupati Deli Serdang dalam hal ini diwakili oleh Kadis Kominfo Deli Serdang Bapak Drs. Haris Binar Ginting dalam sambutannya menyampaikan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara serius dan sungguh-sungguh dengan mengikuti seluruh tahapan Bimtek dan Sertifikasi karena kegiatan ini tentunya lebih menekankan pada pembentukan keterampilan/praktek yang kelak akan menjadi dasar keterampilan peserta dalam menguasai TIK sebagai modal untuk mendapatkan lapangan pekerjaan apalagi peserta tidak dipungut biaya. Diharapkan semua peserta dapat lulus dan mendapat pengakuan secara nasional yang ditandai dengan kepemilikan sertifikat SKKNI bidang TIK.

Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Gunungsitoli

Sertifikasi SKKNI bidang TIK di Kota Gunungsitoli dilaksanakan pada tanggal 7-14 Maret 2017 diikuti oleh 50 peserta, dihadiri oleh beberapa Pejabat SKPD Kab. Nias dan Staff Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum  (Prof. Dr Henri Sibiakto, SH, MH). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli (Sowa’a Laoli, SE, M.Si) di Aula Kantor Walikota Gunungsitoli. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan Persaingan dalam mendapatkan pekerjaan dewasa ini semakin ketat, yang disebabkan meningkatnya jumlah angkatan kerja yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Selain angkatan kerja dalam negeri juga ada angkatan kerja yang berasal dari luar negeri terutama dari negara-negara ASEAN, seiring dengan kesepakatan perdagangan bebas antar negara-negara anggota ASEAN sejak tahun 2016, atau yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pemberlakuan MEA tersebut secara tidak langsung menuntut peningkatan kompetensi atau kemampuan sumber daya manusia Indonesia. Bukan hanya arus perdagangan barang, tapi juga arus perdagangan tenaga kerja profesional (seperti dokter, pengacara, akuntan, teknisi/operator komputer, dll) menjadi terbuka antara negara-negara Asia Tenggara dengan pemberlakuan MEA.
Diharapkan kiranya ke-50 orang peserta yang lulus seleksi administrasi pada kesempatan ini dapat mengikuti pelatihan dan uji kompetensi SKKNI dengan sungguh-sungguh dan kita berharap semuanya bisa lulus. Lulus berarti mendapat pengakuan secara nasional yang ditandai dengan kepemilikan Sertifikat SKKNI Bidang TIK.
Kepada pihak BBPPKI Medan Kementerian Kominfo, Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya karena telah memberikan kesempatan bagi angkatan muda kerja di Kepulauan Nias dan memilih Kota Gunungsitoli sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini. Harapan kami, kiranya di masa mendatang BBPPKI Medan tetap dapat melihat Kota Gunungsitoli sebagai tempat yang potensial dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang serupa, untuk memberikan peluang bagi angkatan kerja muda yang jumlahnya setiap tahun bertambah seiring dengan kelulusan dari sekolah dan/atau perguruan tinggi.

Bimtek dan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK di Kabupaten Siak

KANDIS (14/2) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten Siak melaksanakan fasilitasi dan bimbingan teknis serta sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kabupaten Siak. Kegiatan yang diikuti angkatan kerja muda ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kabupaten Siak, Drs. Alfredi, MSi, di Aula Hotel Mutiara, Kandis, Selasa (14/2). Dalam kata sambutannya, beliau mengharapkan sertifikasi yang dilaksanakan ini hendaknya dapat menjembatani dan mempermudah tamatan SMK untuk memasuki dunia kerja sehingga dapat bersaing secara kompetitif di pasar global.
Drs. Irbar Samekto, MSi, selaku Kepala BBPPKI Medan, dalam kata sambutannya menyampaikan, kegiatan ini untuk mewujudkan masyarakat informatika berbasis TIK serta penyiapan sumber daya manusia bidang TIK yang memenuhi standar kompetensi dan tersertifikasi guna menghadapi kesepakatan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang secara bertahap di mulai tahun 2015. Sehingga kita harus mempersiapkan diri di setiap daerah, dan karena itu Kemkominfo sebagai leading-sector pembangungan bidang kominfo mempunyai tugas untuk mengembangkan SDM di bidang TIK. Selanjutnya beliau menghimbau kepada peserta, kesempatan ini hendaknya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menguji dan mengembangkan diri sehingga menjadi SDM yang handal di bidang TIK.
Pembukaan acara dihadiri oleh beberapa pejabat dijajaran Pemerintahan Kabupaten Siak dan Provinsi Riau. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari Kabupaten Siak, Pelalawan dan Kampar yang terdiri dari lulusan SMK TIK, D1, D2 dan D3. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 14 hingga 17 Februari 2017 dan mereka akan diuji oleh beberapa Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK INDONESIA dari Surabaya yang dipimpin oleh Edwin Suryosaptanto. Tes Uji Kemampuan akan dilaksanakan di SMKN 1 Kandis. demikian penjelasan dari Ketua Panitia Drs. Arifuddin, MSi dari BBPPKI Medan. Lebih lanjut Ketua panitia menjelaskan, terlaksananya kegiatan ini karena besarnya dukungan Pemerintah Kabupaten Siak, terutama dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Siak, SMKN 1 Kandis serta masyarakat. (bd)