FGD Penelitian BBPSDMP Kominfo Medan

BBPSDMP Kominfo Medan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penelitian di Aula Hotel Miyana, Deli Serdang, pada Selasa, 9 Maret 2021. BBPSDMP Kominfo Medan sebagai instansi pranata litbang yang khusus mengkaji bidang kominfo secara rutin setiap tahun, melaksanakan FGD ini sebagai salah satu sarana untuk berdiskusi bagi para peneliti dengan pakar, pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa dan masyarakat untuk menghasilkan kesempurnaan hasil penelitian yang dilakukan sebelum dilaksanakan. Bertujuan untuk saling bertukar informasi berkaitan dengan tema penelitian yang akan dilaksanakan. FGD ini diikuti oleh 24 orang peserta dan narasumber. Narasumber yang hadir berasal dari sivitas akademisi yaitu Ibu Dr. Dra. Hj. Nina Siti Salmaniah Siregar, MSi., dan Bapak H. Ahmad Rafiki BBA (Hons), MMgt, PhD, CIMA serta narasumber dari pelaku UMKM, Bapak Marzuki Halim. Para peserta aktif yang hadir yaitu Bapak Parulian Sitompul, Kepala BBPSMP Kominfo Jakarta;  Bapak Anwar Siregar, Ketua IKA Manajemen FE USU; Ibu Lilis Sukeksi, Ketua Links USU; Ibu Melda Fitry, Dinas Koperasi Kota Medan; Bapak Unggul Sitanggang, Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Sumatera Utara dan Ibu Elly Sari, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu.

Kegiatan FGD dibuka oleh Bapak Budiman, S.Sos, selaku Koordinator Bidang Penelitian Kominfo BBPSDMP Kominfo Medan. Dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam kesempatan ini BBPSDMP Kominfo Medan akan mengkaji 2 (dua) topik penelitian terkait masalah yang dihadapi saat ini. Indonesia saat ini sedang memasuki era digital di berbagai sektor dan melalui revolusi digital telah terjadi perkembangan otomatisasi di berbagai sektor tersebut. Seiring dengan hal tersebut pemerintah telah membangun ekosistem TIK guna menciptakan efek positif untuk memperkuat pengembangan SDM. Namun kondisi saat ini daya saing masih dianggap rendah, dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar harusnya memiliki potensi yang besar pula dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia. Dampak pandemi tahun 2020 sangat buruk dirasakan di seluruh sektor terutama SDM Masyarakat.

Untuk meningkatkan daya saing SDM dikondisi saat ini, dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Bapak Roni Staff LINKS USU menyampaikan, “Dalam upaya digitalisasi, start up tidak ada kendala ketika mereka masuk ke dunia digitalisasi bahkan mereka sendiri create kontennya untuk bisnis mereka. Problem terbesar di UMKM yaitu ekosistem digital di Sumatera Utara belum sinergi, salah satunya dikarenakan SDM UMKM itu sendiri. Sistem yang terbangun antara stakeholder yaitu pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dan mitra lainnya belum punya standarisasi secara optimal sehingga tidak terjalin komunikasi antara organisasi”.

Burhanuddin Panjaitan, SH, selaku salah satu ketua tim penelitian tahun ini dalam dalam penyajiannya menyampaikan, “Berdasarkan penelitian yang dilakukan IMTI, saat ini Indonesia berada pada peringkat ke-62 dalam digital internasional. Hal ini menandakan bahwa Indonesia masih terjebak dalam pengembangan SDM yang masih konvensional. Perlu kiranya diidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh sektor SDM tersebutdi Indonesia. Banyak yang menyatakan kesadaran akan pengelolaan SDM yang masih minim dan hal ini tentu akan berujung pada alokasi pendanaan. Ditambah lagi perkembangan ekonomi digital saat ini mengharuskan perusahaan swasta dan UMKM untuk terus melakukan continous improvement.”

Melalui kegiatan FGD ini diharapakan akan mendapatkan berbagai masukan dari setiap stakeholder yang hadir untuk memperkaya kerangka konsep penelitian yang akan dilakukan oleh BBPSDMP Kominfo Medan di tahun ini sehingga hasil penelitiannya nanti akan memberikan manfaat yang berarti kepada setiap stakeholder sasaran terkait.