BIMBINGAN TEKNIS DAN SERTIFIKASI BERBASIS SKKNI BIDANG TIK BAGI ANGKATAN KERJA MUDA DI KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA

Penggunaan internet di Indonesia semakin meningkat dari masa ke masa dan akan semakin meningkat pada masa yang akan datang. Pemerintah juga telah membangun berbagai infrastruktur pendukung aksesibilitas internet secara menyeluruh melalui proyek palapa ring, yakni proyek yang menghubungkan pulau – pulau besar di negeri ini dengan menggunakan fiber optik. Proses negara ini dalam industri digital akan semakin diperhitungkan dunia manakala Indonesia pada tahun 2030 akan menjadi the big five GDP Forecast In Purchasing Power Parity. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Henri Subiakto, SH, MA, staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bidang Hukum dalam acara Pembukaan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Asahan Sumatera Utara, Selasa 2 Oktober 2018.

Menurut Henri, secara kasatmata perkembangan ekonomi digital akan menjadi tren menarik bagi Indonesia dan dipastikan akan menjadi penopang utama perekonomian nasional saat ini dan masa mendatang. Saat ini sektor budaya sosial pantas menjadi perhatian kita semua agar perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang diselaraskan dengan ekonomi dan perkembangan digitalisasi pada seluruh sektor kehidupan dapat menjadi selaras. Perkembangan Artificial Intelligence yang tertanam dalam platform Internet Of Thing akan memberi dampak besar dalam berbagai kondisi termasuk pada pengembangan sumber daya manusia. Upaya untuk hadir dan menjadi bagian dari perkembangan dan penerapan revolusi industri 4.0 bagi semua kalangan, khususnya bagi angkatan kerja adalah dengan meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan kreativitas diri. Dengan kreativitas tinggi maka, melesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk didalamnya revolusi industri 4.0 akan menjadi peluang besar bagi siapapun baik dari sisi karir, sosial dan finansial.

Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi mengingatkan semua pihak untuk bersiap diri, ditengah hadirnya revolusi industri 4.0. Sebagaimana diketahui bahwa revolusi industri 4.0 akan mengedepankan penerapan Artificial Intelligence (AI) pada seluruh sistem dan kebutuhan manusia, termasuk didalamnya aplikasi robotic yang akan memberikan beberapa dampak bagi manusia, khususnya sumber daya manusianya. Ibarat kata, saat ini gerbong-gerbong industri teknologi tinggi sudah dibuka, dan akan kembali kepada diri kita sendiri, apakah kita akan menjadi bagian dari gerbong industri itu sendiri, atau hanya menjadi penonton dan tidak mendapatkan apa – apa, selain hanya sebagai user atau pengguna semata. Dengan bimbingan teknis dan uji kompetensi ini, diharapkan sinergisitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mengadvokasi kesiapan angkatan kerja menyongsong masifnya penerapan industri 4.0 akan menjadi lebih siap.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Asahan yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bapak Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, Msi mengatakan bahwa era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi secara global dipastikan juga akan menerpa Kabupaten Asahan. Secara birokrasi, Pemerintah Kabupaten Asahan harus siap dengan perkembangan apapun itu. Berbagai upaya telah dilakukan baik perbaikan infrastruktur, termasuk peningkatan sumber daya manusia. Upaya dan fasilitasi yang diberikan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam uji kompetensi ini akan menjadi tren sangat positif serta selaras dengan tujuan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah ini. Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 5/2012 tentang Sistem Standar Kompetensi Kerja Nasional telah dirumuskan tentang kemampuan standar angkatan kerja yang harus disepakati bersama. Untuk itu, kepada seluruh peserta yang merupakan angkatan kerja di Kabupaten Asahan ini untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, sehinga daya saing daerah ini akan didukung oleh sumber daya kompeten dan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan daerah ini terkait teknologi informasi dan komunikasi.

Secara umum, pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis SKKNI Bidang TIK di Kisaran, Kabupaten Asahan Sumatera Utara berjalan lancar. Acara yang diikuti 65 orang angkatan kerja bidang TIK dari berbagai kawasan di Kabupaten Asahan, beberapa pimpinan OPD Kabupaten Asahan, jajaran pimpinan dan asesor LSP Komputer Jakarta dan undangan dari berbagai pihak, diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat dan kreativitas semua pihak dalam menyongsong hadirnya berbagai teknologi informasi dan komunikasi yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi dalam menyonsong hadirnya ekonomi digital di negeri ini pada masa mendatang.

Write a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *