Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Pontianak

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 8 s/d 10 November 2018 melaksanakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Pontianak. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini bertempat di Hotel Grand Mahkota Pontianak dan diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kota Pontianak dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada 8 November 2018 dan dihadiri oleh Asisten III Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Marlina, MSi, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Plt. Kadis Kominfo Kota Pontianak, Drs. Alfian, MSi, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA dan dibuka secara resmi oleh oleh Asisten III Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Marlina, Msi. Dalam laporan Panitia, Abdul Rahman, S.Sos, M.Si selaku Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan fasilitasi sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto mengatakan bahwa dengan adanya Revolusi Industri 4.0 maka peluang pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar dan hal ini merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan terhadap peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Asisten III Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Marlina, M.Si dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo atas perhatian yang diberikan kepada pengembangan SDM bidang TIK di Provinsi Kalimantan Barat dan mengatakan bahwa perkembangan TIK dewasa ini semakin membuka banyak peluang bagi angkatan kerja muda untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK dibuka secara resmi dengan harapan sertifikasi ini dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kota Pontianak dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Sertifikasi SKKNI Bidang TIK di Kota Singkawang

Singkawang merupakan lokasi kedua pelaksanaan Bimtek dan Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi angkatan kerja muda tahun 2017 di Provinsi Kalimantan Barat. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan yang bertindak sebagai panitia, menyelenggarakan kegiatan tersebut di Ballroom Swiss-Belinn Hotel Singkawang. Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Kegiatan fasilitasi Bimtek SKKNI ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo mengimplementasikan program Indonesia Kerja yang termaktub dalam Nawacita yakni memperkuat daerah-daerah dan desa-desa di perbatasan atau daerah terdepan untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.” Sebanyak 76 angkatan kerja muda ulusan SMK, D1, D2. D3 dan Sarjana bidang teknologi komputer dan jaringan yang berasal dari Singkawang, Bengkayang dan Sambas menjadi peserta dalam kegiatan ini. Peserta menjalani proses sertifikasi yang diuji dan dipandu oleh para asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari yaitu 14-17 Juni 2017 tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Drs. Syech Bandar, M.Si. Dalam sambutannya yang sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan SKKNI di Singkawang, Syech Bandar meminta kepada seluruh peserta agar serius mengikuti sertifikasi. Menurut beliau dengan memiliki sertifikat SKKNI maka peluang kerja akan semakin terbuka dan mempermudah peserta yang lulus untuk memperoleh pekerjaan. (oktolina)