Bimtek Literasi TIK Bagi Kaum Perempuan di Kabupaten Aceh Tenggara

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo (BBPSDMP) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menyelenggarakan Bimtek Literasi bagi Kaum Perempuan di Kutacane pada tanggal 23 s/d 24 Januari 2018 di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Kutacane. Bimbingan Teknis ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tenggara, Azhari, SH.

Bimtek Literasi TIK bagi Kaum Perempuan ini dihadiri oleh 40 Peserta yang berasal dari Ibu PKK, Majelis Taqlim dan Kader Kelurahan yang berasal dari Kecamatan Bambel, Kecamatan Batu Mbulan dan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Tenggara. Dalam sambutannya Kepala BBPSDMP Medan, Drs. Irbar Samekto mengatakan di era globalisasi seperti saat ini Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi kekuatan perubahan terbesar dalam membuka pintu pengetahuan dan TIK juga memberikan banyak manfaat bagi kaum perempuan. Masyarakat yang sudah melek informasi merupakan salah satu ciri dari masyarakat informasi dimana penduduknya sudah dapat mengakses teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam upaya menjembatani kesenjangan informasi adalah membangun titik akses komunitas terutama di lokasi dimana penduduknya masih mengalami kesenjangan informasi dan membangun akses TIK.
Kegiatan Bimtek Literasi TIK Bagi Kaum Perempuan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terutama kaum perempuan terhadap perkembangan TIK yang begitu pesatnya. Kemajuan teknologi informasi tidak dapat dihindari, masyarakat harus meningkatkan kapabilitasnya untuk dapat bersaing dalam perkembangan zaman.keunggulan kompetitif, perekonomian yang berbasis sumber daya alam yang tersedia, SDM berkualitas dan kemampuan IPTEK.

Bimtek Literasi TIK ini memilih sasaran kaum Perempuan karena kaum perempuan Sementara itu Kadis Kominfo Kabupaten Aceh Tenggara, Azhari, SH menyampaikan bahwa dengan Bimtek Literasi ini diharapkan kaum Ibu dapat mengawasi anak anak dan remaja dalam menggunakan internet agar dalam menggunakannya secara baik dan bertanggung jawab sehingga manfaat internet dapat mereka rasakan.
Diharapkan upaya meningkatkan kualitas SDM kaum Perempuan dapat berimbas positif juga kepada peningkatan kualitas hidup dan peningkatan perekonomian rumah tangga. (Ratna)

Bimtek Literasi TIK Bagi Kaum Perempuan di Kabupaten Pakpak Bharat

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo (BBPSDMP) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menyelenggarakan Bimtek Literasi bagi Kaum Perempuan di Kota Salak Kabupaten Pakpak Bharat pada tanggal 25 s/d 26 Januari 2018 di Aula Bupati Pakpak Bharat. Bimbingan Teknis ini dibuka secara resmi oleh Sekda Pakpak Bharat, Sahat Banurea S.Sos dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pakpak Bharat, Arianto Tinambunan, Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M,Si.

Bimtek Literasi TIK bagi Kaum Perempuan ini dihadiri oleh 40 Peserta yang berasal dari Ibu PKK, Majelis Taqlim dan Kader Desa yang berasal dari Kecamatan Salak, Kecamatan Tinada dan Kecamatan Kerajaan. Dalam sambutannya Sekda Pakpak Bharat, Sahat Banurea, S.Sos mengatakan Bimtek Literasi TIK ini memilih sasaran kaum Perempuan karena kaum perempuan terutama kaum Ibu dapat mengawasi anak anak dan remaja dalam menggunakan internet agar dalam menggunakannya secara baik dan bertanggung jawab sehingga manfaat internet dapat mereka rasakan. Diharapkan upaya meningkatkan kualitas SDM kaum Perempuan dapat berimbas positif juga kepada peningkatan kualitas hidup dan peningkatan perekonomian rumah tangga.

Sementara itu Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, Msi mengatakan di era globalisasi seperti saat ini Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi kekuatan perubahan terbesar dalam membuka pintu pengetahuan dan TIK juga memberikan banyak manfaat bagi kaum perempuan. dengan Bimtek Literasi ini diharapkan kaum Ibu dapat mengawasi anak anak dan remaja dalam menggunakan internet agar dalam menggunakannya secara baik dan bertanggung jawab sehingga manfaat internet dapat mereka rasakan.

Diharapkan upaya meningkatkan kualitas SDM kaum Perempuan dapat berimbas positif juga kepada peningkatan kualitas hidup dan peningkatan perekonomian rumah tangga. Kegiatan Bimtek Literasi TIK Bagi Kaum Perempuan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terutama kaum perempuan terhadap perkembangan TIK yang begitu pesatnya. Kemajuan teknologi informasi tidak dapat dihindari, masyarakat harus meningkatkan kapabilitasnya untuk dapat bersaing dalam perkembangan zaman.keunggulan kompetitif, perekonomian yang berbasis sumber daya alam yang tersedia, SDM berkualitas dan kemampuan IPTEK. (Ratna)

Bimtek Literasi TIK Bagi Guru dan Siswa SMP

Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), bagi Guru sekolah dan siswa SMP dilaksanakan diruang Media Center BBPPKI Medan, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Febuari 2017. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam melaksanakan tugas disekolah. Kemajuan TIK harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan sebagai alat untuk mewujudkan bangsa yang cerdas dan maju. Bimtek Tanggal 17 Febuari 2017 dilaksanakan bagi guru sekolah dengan materi cara gampang membuat blog bagi guru dan siswa. Bimtek dibuka Kepala Bagian TU, Amal Hasyim, S. Sos. dalam sambutannya mengatakan, sekarang guru dituntut untuk banyak menulis tentang kegiatan atau kewajiban di sekolah, blog merupakan salah satu sarana bagi guru untuk mempraktekkan kemampuan menulis di era internet ini. Kemudian Kabid Program dan Evaluasi Abdul Rahman S.Sos, M.Si. menambahkan, internet dapat memberikan manfaat besar bagi pendidikan, meningkatkan pengetahuan, aspek kehidupan lainnya serta keberdayaan dalam meraih kualitas kehidupan yang lebih baik. Dengan meningkatnya penggunaan ponsel, telah merubah akses dan penggunaan media digital internet di kalangan remaja selalu tertarik untuk belajar hal-hal baru, namun tidak menyadari risiko yang dapat ditimbulkan. Undang-undang Informasidan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008 perangkat perateran yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik. “Mereka yang secara sengaja dan tanpa hak melakukan penyadapan atas informasi ,atau dokumen elektronik pada komputer atau alat elektronik milik orang lain akan dikenakan hukuman berupa penjara dan denda termasuk menyampaikan informasi yang tidak jelas”, ujarnya. Selanjutnya kegiatan ini dibimbing oleh narasumber Relawan TIK, Syurahbil degan materi pembuatan blog. Dari hasil bimtek literasi TIK ini diharapkan para guru dan siswa sudah bisa membuat blog. Karena dengan blog, kita dapat berbagi informasi atau pengetahuan di dunia maya, ujarnya. (martha)