Seminar Proposal Penelitian Balai Besar Pengembangan SDM Dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar proposal penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2019, di Aula BBPSDMP Kominfo Medan (15/04/2019). Penelitian BBPSDMP Kominfo Medan tahun 2019 ini mengambil tema utama mengenai Pemanfaatan TIK pada UMKM yang tahun ini mengambil lokus hanya di Provinsi Sumatera Utara saja. Tema utama penelitian ini dijadikan penelitian kelompok yang menjadi semacam pohon penelitian yang selanjutnya diturunkan dan diikuti dengan penelitian mandiri masing-masing peneliti dengan mengambil segmen yang lebih khusus seperti kompetensi SDM, Digital Marketing dan Permodalan UMKM.

Seminar  tersebut  mengundang perwakilan Dinas Kominfo Provsu, Badan Litbang Provsu, LPPM UIN-SU dan Panca Budi sebagai peserta dengan menghadirkan narasumber, Prof. Dr Yusnadi, MS dan Dr. Dra. Hj. Nina Siti Salamaniah Siregar, M.Si. Kegiatan seminar  dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si, dalam  sambutannya  mengatakan, Peran UMKM di era digital saat ini sangat penting di dalam perekonomian negara. Dengan dibangunnya infrastruktur TIK Palapa Ring akan memicu pertumbuhan PDB menjadi 7%  dan ditargetka tahun 2025 Indonesia akan menjadi negara berpendapatan menengah di dunia. Disitulah UMKM berpeluang mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan TIK terutama dari sisi pemasarannya seperti pemanfaatan media sosial dan komunitas global lainnya yang ada di internet.

Forum seminar diisi dengan pemaparan proposal oleh 8 orang penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta, dan diakhiri dengan saran dan masukan dari narasumber sehingga penelitian yang akan dilaksanakan nantinya akan menghasilkan penelitian yang benar-benar memberikan kontribusi dalam penyusunan kebijakan dan dampak yang positif bagi stakeholder terkait.

Pemilihan Miss Internet Indonesia 2018 Sumatera Utara

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyelenggarakan pemilihan Miss Internet Indonesia 2018 di Sumatera Utara, Rabu (5/9/2018). Kegiatan ini diselenggarakan di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan. Dengan tujuan untuk mencari duta-duta yang akan mewakili dan membantu APJII dalam mensosialisasikan program-program APJII, supaya bisa berinternet yang bersih, selektif dan  aman.

Pemilihan Miss Internet Indonesia ini dibuka secara resmi oleh PJ. Gubernur Sumatera Utara Drs. Eko Subowo, MBA yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Bapak Nouval Mahyar, SH, M.Hum dan dihadiri Sekretaris Dinas Kominfo Provsu, H. M. Ayub SE, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si yang diwakili, Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, Kadis Pariwisata Medan Agus Suryono, Sekjen APJII Sumut Bambang Heru Wijaksono dan Staf APJII Sumut.

Sambutan PJ. Gubernur Sumatera Utara yang disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, H. Nouval Mahyar, SH, M.Hum mengatakan internet telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, semoga saja nantinya para peserta miss internet bisa  menjadi duta yang akan mensosialisasikan internet yang baik dan bermanfaat di masyarakat. Terutama dalam menyampaikan informasi tentang budaya melalui media sosial maupun sarana yang lain, sehingga informasi tersebut bisa sampai kepada masyarakat serta berguna dan dan membawa bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penyedia Jasa Internet  Indonesia (APJII) Sumut, Bambang Heru Wikjaksono mengatakan marilah kita berinternet dengan secara dewasa apapun yang kita buka, baik itu sharing, maupun posting menjadi tanggung jawab kita sendiri. Pemilihan Miss Internet merupakan kompetisi yang digelar oleh APJII sejak tahun 2017 untuk memilih Duta/Miss yang bertugas mengkampanyekan program-program APJII dan pemerintah.  Kompetisi ini dibuka untuk perempuan Indonesia dengan syarat harus mampu berbahasa inggris, dan berwawasan luas.

Pemerintah Sumatera Utara berharap Miss Internet dapat bersinergi, ikut terlibat dan berkolaborasi pada program-program pemerintah dalam mengedukasi masyarakat dalam masalah sosial, budaya, kerukunan beragama dan cinta tanah air. Untuk tahun 2018, pencarian finalis Miss Internet digelar di 12 kota termasuk Medan. Pada pemilihan di Medan terpilih Difa Putri Anriani dari Universitas Prima Indonesia Medan sebagai Miss Internet Sumut yang akan mewakili Sumut untuk berkompetisi di tingkat nasional. Diharapkan Miss internet yang terpilih  dapat membantu pemerintah dalam usaha pemerataan informasi dan komunikasi di Sumatera Utara.

Lomba Kelompok Informasi Masyarakat se-Sumatera Utara Tahun 2017

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara menggelar lomba Kelompok Informasi Masyarakat se-Sumatera Utara tahun 2017 yang dilaksanakan setiap tahunnya bertempat di Auditorium Medan RRI, Kamis, 27 April 2017, dengan tujuan untuk membina dan memberdayakan kelompok informasi yang ada di Sumut sehigga KIM yang ada sekarang ini dapat menjadi wadah untuk mencerdaskan masyarakat dan menselaraskan program pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Perlombaan ini dihadiri Gubsu Ir. T Erry Nuradi,M.Si diwakili Sekretaris Dinas Komminfo Provsu H. M. Ayub, SE, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan Drs. Irbar Samekto,MSi, Kepala LPP RRI Medan Yovita Tri Rejeki, Tim juri penilai, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota Provinsi se-Sumatera Utara.
Peserta lomba kelompok informasi masyarakat (KM) diikuti sebanyak 14 kabupaten/kota se-Sumatera Utara Dalam perlombaan tersebut Kota tanjung Balai Juara I, juara II Kota Medan, Kabupaten simalungun juara III. Untuk juara harapan I diraih Kota Tebing Tinnggi, Juara harapan II diraih Kabupaten Labuhan Batu, Juara harapan III diraih Kabupaten Humbang Hasundutan. Dengan menghadirkan Tim juri dari Kemenkominfo RI BBPPKI Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, Dosen FISIF USU Drs. Ahmad Taufan Damanik MA, Peneliti Muda Balai Bahasa Sumut Kemendikbud Suryadi Sam Spd, M.Si.
Sekretaris Dinas Kominfo Provsu H. M. Ayub, SE mewakili Gubsu Ir H.Tengku Erry Nuradi,M.Si mengatakan, lomba KIM penting dilaksanakan untuk meningkatkan peran dan kualitas anggota KIM yang tersebar di Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Informasi menjadi barang yang paling berharga saat ini dan menjadi alat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Untuk memperoleh dan mengelola informasi butuh partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri, diperlukan adanya pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan paradigma komunikasi dengan masyarakat bukan lagi komunikasi untuk masyarakat.
Selanjutnya H.M Ayub mengatakan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) merupakan konsep alternative dalam mengatasi hambatan informasi di lingkungan masyarakat terutama masyarakat pedesaan. KIM adalah salah satu lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari oleh, dan untuk masyarakat yang secara khusus berorientasi pada layanan infoformasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai denagn kebbutuhannya. Diharapkan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Provinsi Sumatera Utara dapat menjadi fasilitator untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan informasi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat. Dengan terbangunnya jejaring informasi yang baik dapat mewujudkan visi Provinsi Sumatera Utara yaitu menjadi provinsi yang berdaya saing menuju Sumatera Uatara sejahtera.(marta)