Sertifikasi Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Informatika di Kota Tarakan

Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Informatika yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari pada tanggal 10-14 September 2019 di Hotel Lotus Panaya. Peserta berjumlah 60 orang yang berasal dari Kota Tarakan dan sekitarnya dengan skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes pada tanggal 12 September 2019, dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Supriono, SE, M.Si, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Irbar Samekto, Kepala Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Banjarmasin Ricky Paat serta Organisasi Perangkat Daerah Kab.Tarakan.

Dalam sambutannya Walikota Tarakan menyampaikan Bimtek dan Sertifikasi SKKNI yang dilaksanakan dapat menjembatani dan mempermudah lulusan SMK, Diploma dan Sarjana untuk memasuki dunia kerja secara kompetitif. Era keterbukaan yang saat ini sedang kita hadapi merupakan peluang besar, apabila angkatan kerja dapat membekali dirinya bukan hanya dengan ijazah formal, namun juga dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang baik.

Walikota Tarakan mengapresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Kominfo melalui BBPSDMP Kominfo Medan yang telah melakukan fasilitasi sehingga bimtek dan sertifikasi dapat terlaksana, beliau juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius dan terus berupaya meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Sertifikasi SKKNI sejalan dengan visi terwujudnya Kota Tarakan sebagai kota maju dan sejahtera memalui Smart City, maka kita juga harus mulai berpikir tentang pembangunan SDM Informatika yang professional.

KIM MENUJU EKONOMI DIGITAL MAMPU MEMBERIKAN NILAI TAMBAH

Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera, Nouval Mahyar, SH, yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, membuka acara Workshop Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara (Diskominfo Provsu) dengan tema “KIM Berbasis Teknologi Informasi Jembatan Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi Anggotanya” di Hotel Grand Kanaya Medan, Kamis (14/03/2019).

Dalam sambutannya Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Nouval Mahyar, SH mengatakan, kegiatan workshop KIM se-Sumatera Utara ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia KIM di Sumatera Utara. KIM mempunyai peran besar dalam mendukung Pemerintahan Sumatera Utara, melalui penyampaian informasi-informasi yang positif kepada masyarakat, KIM dapat mengedukasi masyarakat. KIM sebagai agen informasi diharapkan dapat berperan menjadi jembatan peningkatan ekonomi masyarakat. KIM harus mampu memanfaatkan teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan KIM sendiri sehingga KIM dapat lebih produktif dan mampu memberikan nilai tambah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber, yakni: Eko Setiawan, SI.Kom, M.Med.Kom, Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur (Materi: Revitalisasi Tata Kelola dan Pemberdayaan Kim), Heri Dwi Utoyo, Dinas Kominfo Kota Surabaya (Materi: Peran Kim dalam literasi media sosial), Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan (Materi: Kim menuju ekonomi digital), , S.Si, M.Comp.Sc, Ketua ABDSI Kota Medan (Materi: Kim berbasis E-Community KUMKM) yang dipandu oleh Moderator Setia Pandia.

Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan selaku narasumber dalam paparanya, Kim menuju ekonomi digital, menjelaskan pemberdayaan informasi melalui Kim bisa dilakukan dengan cara two step flow model, perumusan kebijakan antara pemerintah, Kim dan masyarakat melalui literasi TIK. Literasi TIK adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan dan berbagi informasi dengan berpikir kritis, kreatif dan etis. Hal ini akan menjaga tentang kapan, mengapa dan bagaimana menggunakan TIK dengan cara bertanggung jawab. Kim dapat berperan mendorong perekonomian semakin baik melalui keleluasan mempromosikan produk usaha kecil melalui media sosial, blog maupun website atau membuat mempromosikan produksi sendiri dengan menggunakan sistim e- commerce”, Ujar Irbar.

Dari hasil paparan dari nara sumber Hj. Gadis Melani Rusli, SH, Kabid Pengelola Informasi Publik Dinas Kominfo Provsu, menyimpulkan fungsi dan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan bidang informasi dan komunikasi kepada masyarakat. Hal ini mengingat KIM sebagai agen penyebar informasi pembangunan dalam melakukan diseminasi informasi.

Turut hadir dalam acara ini, Perwakilan OPD Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Insan Pers dan Perwakilan KIM dari Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

PENGENALAN TIK DAN BIMTEK PENGEMBANGAN SDM TIK BAGI MASYARAKAT

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 22 Januari 2019 melaksanakan Pengenalan TIK dan Bimbingan Teknis Pengembangan SDM TIK Bagi Masyarakat di Kota Medan. Kegiatan ini dilaksanakan di Poltek Negeri Media Kreatif Medan yang dihadiri oleh DR. Dedy Permadi, MA sebagai Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Direktur Poltek Negeri Media Kreatif Medan, Parningotan Simamora, Msi, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viadia Hafid, MAP. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan 50 orang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berasal dari Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Belawan Kota, Kecamatan Medan Deli dan Kecamatan Medan Marelan.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang berada pada dunia yang cepat berubah, pembangunan Kominfo terus dilanjutkan dan disempurnakan, namun sekarang dan ke depan persoalan internet telah berpindah pada ekonomi digital. Kaum milenial menentukan wajah Indonesia karena mereka berada pada usia produktif dan berpeluang mencapai target Indonesia menembus status negara berpendapatan tinggi di tahun 2045 dan memberikan standar kehidupan yang lebih tinggi bagi masyarakat.

Sementara itu sebagai Keynote Speech, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viadia Hafid, MAP mengatakan agar penggunaan TIK dapat menghasilkan manfaat yang tepat serta menghindarkan dampak negatif penggunaannya maka diperlukan kebijakan dan upaya pengawasan terhadap anak-anak agar mereka mampu menggunakannya secara benar dan efektif. Untuk kepentingan perlindungan anak-anak, diharapkan para orangtua terutama kaum Ibu agar memiliki peran penting dalam membina dan mengawasi anak pada saat mengakses internet. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan narasumber Tenaga Ahli Menteri Bidang Kebijakan Digital, Deddy Permadi, SIP, MA, PhD yang membahas mengenai Literasi Digital untuk pengembangan ekonomi masyarakat, bagaimana meningkatkan kesejahteraan bersama melalui dunia maya.
Acara berlanjut hingga sore hari dengan kegiatan pembelajaran yang dipandu oleh instruktur dari Komunitas Digital Marketing. Para peserta yang merupakan anggota KIM dan para pelaku UMKM sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. (Ratna)

Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kota Tebing Tinggi

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi melaksanakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kota Tebing Tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 s/d 12 Mei 2017 dan diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari Tebing Tinggi, Batubara dan Kisaran. Dalam acara pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Pj. Walikota Tebing Tinggi, H.Zulkarnain, Kadis Kominfo Kota Tebing Tinggi, Ernawati Lubis dan turut hadir Anggota Komisi I DPR RI, Prananda Surya Paloh. Acara Pembukaan dilaksanak di Gedung Hj.Sawiyah Tebing Tinggi, Senin (9/5).

Dalam sambutannya Kepala BBPPKI Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi menyampaikan kegiatan bimtek dan sertifikasi ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia lulusan SMK, D1, D2 dan TIK bidang TIK agar mampu bersaing dalam mencari pekerjaan. Acara dibuka secara resmi oleh Pj. Walikota Tebing Tinggi, H. Zulkarnain, SH, Msi yang dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini dilaksanakan di Kota Tebing Tinggi dan berharap para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin karena sertifikasi merupakan bukti kompetensi standar yang dapat dimanfaatkan dalam mencari pekerjaan . Turut hadir dalam acara pembukaan ini anggota Komisi I DPR RI, Bpk. Prananda Surya Paloh yang memberikan motivasi kepada para peserta sertifikasi agar selalu berusaha meningkatkan kompetensi diri karena Teknologi Informasi dan Komunikasi itu berkembang sangat pesat dan jika para peserta tidak berusaha meningkatkan kemampuan diri maka akan jauh tertinggal dan tidak mampu bersaing dengan tenaga kerja lain.

Adapun klaster yang dapat dipilih oleh peserta sesuai dengan kompetensi masing-masing adalah Klaster Junior Programming, Klaster Practical Office Advanced, Klaster Junior Networking dan Klaster Help Desk. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 25 s.d 28 Mei 2017 dan Tempat Uji Kompetensi dilaksanakan di SMK Negeri 2 Tebing Tinggi dengan menggunakan fasilitas ruang laboratorium komputer. Uji kompetensi dilaksanakan oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya. (Ratna)