Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Ketapang

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Politeknik Negeri Ketapang, Dinas Kominfo Kab.Ketapang dan LSP Komputer Jakarta menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi berbasis SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kab. Ketapang. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari  dimulai dari tanggal 12 s.d 16 November 2019 di Politehnik Negeri Ketapang dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan D3 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kabupaten Ketapang dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan dan D3 bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 12 November 2019 yang dihadiri oleh, Direktur Politehnik Negeri Ketapang Bapak Endang Kusmana, SE,MM,AK,CA, Wakil Direktur Poltek Ketapang Martanto, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Dinas Kominfo Kab. Ketapang Merli Andika,S.Kom, Direktur LSP Komputer Jakarta diwakili Sofwan Hidayat, S.Si, MM, para Instruktur dan Assesor.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Indonesia akan menikmati bonus demografi pada tahun 2020-2030, namun menurut proyeksi ILO (International Labour Organization) hal itu tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga ahli, dari 113 juta tenaga kerja, kita hanya memiliki 13,4 juta tenaga ahli dan non ahli 100 juta. Oleh karena itu perlu adanya percepatan peningkatan SDM bidang TIK untuk menghadapi ekonomi digital dengan membentuk kompetensi pada level operator atau teknis guna mengawal  pencapaian tenaga ahli untuk  digital talentpreneur. Lanjutnya lagi, “Kegiatan bimtek vocasional SKKNI di Kabupaten Ketapang ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital bersamaan dengan kemajuan TIK tersebut. Melalui kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengharapkan terwujudnya sinergitas pelaksanaan program pengembangan SDM TIK dengan pemerintah Kab. Ketapang dalam upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan pengembangan SDM bidang TIK di setiap wilayah/daerah Indonesia”.

Fasilitasi bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Ketapang, Bapak Endang Kusmana, SE, MM, AK, CA, yang dalam sambutannya mengatakan, “Selama beberapa tahun ini kita dibuat teperangah oleh betapa dasyatnya disruption yang melanda sektor kehidupan kita, yang berakibat timbulnya tantangan dan ketidakpastian tapi juga kesempatan baru. Hal ini juga melanda perguruan tinggi termasuk Politeknik Negeri Ketapang. Untuk itulah langkah yang kini dilakukan adalah melakukan transformasi secara internal dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Upaya  untuk menjawab tantangan disruption ini maka manajemen melakukan langkah-langkah dengan memberdayakan TIK melalui layanan sistem informasi akedemik. Seluruh layanan mulai TA 2019/20120 ini sejak registrasi, perkulihan dan penilaian secara digital dilakukan melalui internet  maupun smartphone. Diselenggarakannya Bimtek dan sertifikasi SKKNI bidang TIK ini merupakan suatu kegiatan yang sangat berharga dan memberikan ilmu untuk meningkatkan skill kepada generasi muda. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya yang tentunya dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan. Pemerintah Kab. Ketapang sangat mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya. Dengan adanya program kerjasama Kementerian Kominfo dengan Politeknik Negeri Ketapang akan dapat mencetak SDM level teknis sehingga dapat meningkatkan daya  saing SDM Indonesia di bidang TIK”.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan

   BBPSDMP Kominfo Medan melaksanakan Sertifikasi berbasis SKKNI bidang TIK bagi Angkatan Kerja Muda di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, 20/08/2019, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Selatan. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari bertempat di SEM Hotel Teluk Dalam dan diikuti oleh peserta yang merupakan lulusan SMK, D3, dan S1 bidang TIK yang bukan hanya berasal dari Teluk Dalam saja, melainkan juga berasal dari daerah lain bahkan dari luar pulau Nias. Skema yang diujikan antara lain, Junior Technical Support, Junior Networking, Graphic Design, dan Junior Programming.

      Acara pembukaan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Nias Selatan, Bapak  Dr. Hilarius Duha, S.H., M.H., Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Nias Selatan, Bapak Deri Dohude, S.Ag., MM., dan Direktur LSP Komputer, Bapak Satria Gunayoman.

       Laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Selatan, Bapak Dery Dohude, dalam laporannya disebutkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya SKKNI saja, melainkan ada empat kegiatan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Nias Selatan yaitu Sosialiasi Dampak IT yang dilaksanakan di 2 (dua) lokasi yaitu SMPN 1 Teluk Dalam dan SMPN 1 Lolowao, dan terakhir adalah Pelatihan Dasar Komputer dan Internet bagi ASN dalam lingkup Pemkab Nias Selatan.

        Diharapkan dengan adanya kegiatan-kegiatan ini, siswa-siswi dan juga para ASN di lingkungan Pemkab Nias Selatan mampu berinternet secara kritis, sehat, dan aman, juga diharapkan mampu mengoperasikan perangkat komputer dan jaringan.

       Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan pada sambutannya mengatakan “Indonesia harus melihat MEA sebagai peluang yang terbuka untuk memperbaiki kualitas SDM yang ada dengan meningkatkan daya saing dan juga menyediakan pendidikan. Perkembangan TIK tidak hanya pada satu bagian saja bahkan telah berkembang di berbagai lini dan sektor kehidupan. Seperti otomatisasi, Artifisial Intelegensia, Internet of Things dan sebagainya yang dimana kita dipaksa untuk dapat mengembangkan SDM kita agar nantinya dapat dengan mudah menghadapi kemajuan teknologi pada bagian-bagian tersebut”.

    Selanjutnya Bupati Nias Selatan Bapak Hilarius Duha dalam sambutannya mengatakan “ Tumbuhnya Industri Teknologi Informasi di Indonesia memunculkan kebutuhan tenaga kerja yang cukup signifikan, terutama di sektor industri kesehatan, pertambangan, ritel, dan energi. Penggunaan teknologi informasi untuk melihat kebutuhan konsumen dan tren yang terjadi menjadi hal yang krusial dalam meningkatkan efisien dan daya saing perusahaan ”. Sebelum membuka kegiatan di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan secara resmi, Bapak Hilarius Duha menambahkan, “Bahwa dengan adanya kegiatan fasilitasi sertifikasi ini diharapkan, angkatan kerja muda Kabupaten Nias Selatan harus siap menghadapi persaingan yang semakin kompetitif dan komprehensif”.