Peran Perempuan (Ibu Rumah Tangga) Sebagai Pendamping Penggunaan Internet di Keluarga

Salah satu program kerja Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan adalah meningkatkan kompetensi TIK masyarakat Provinsi Sumatera Utara melalui kegiatan Pelatihan Pengenalan TIK dengan tema Peran Perempuan (Ibu Rumah Tangga) Sebagai Pendamping Penggunaan Internet di Keluarga pada tanggal 20-21 Januari 2021, dilaksanakan secara daring yang diikuti oleh 115 peserta dan secara luring diikuti oleh 25 peserta. Pelatihan secara luring dilaksanakan di Galeri Internet BBPSDMP Kominfo Medan, pesertanya adalah kaum perempuan yang berasal dari Aliansi Perempuan Perduli Indonesia, DPC Gradasi Medan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak serta Kecamatan Medan Tembung.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00 wib pagi secara daring oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi. Dalam sambutannya mengatakan bahwa kaum perempuan (ibu rumah tangga) diharapkan dapat menggunakan internet secara cerdas dan produktif agar mereka mendapat manfaat maksimal dari penggunaan internet secara aman dan tepat guna. Memaksimalkan penggunaan sosial media sebagai media promosi dan membangun personal branding suatu usaha yang dimiliki. Diharapkan ibu rumah tangga juga dapat membantu peningkatan kesejahteraan keluarga melalui penggunaan internet yang cerdas dan produktif.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan Ketua DPC Gradasi Kota Medan, Yoffie Andinata S.Pd., M.Si. secara daring sebagai narasumber yang menyampaikan materi women as the agent of society, indonesia bisa menjadi kuat apabila rumah tangga juga kuat karena peran perempuan (ibu) yang luar biasa dalam keluarga. Dalam hal ini perempuan memiliki niat yang kuat untuk melakukan perubahan dan mentransformasikan niat tersebut menjadi kenyataan. If you thing a problem is a problem it will be a problem. But if you thing a problem is a challenge it will be motivation, ujarnya.

Selanjutnya kegiatan pelatihan tentang Keamanan Pengunaan Sosial Media dan Facebook Ads disampaikan oleh instruktur M. Ikhsan Atsyauri AS, S.Kom, dari Gradasi DPC Kota Medan, yang menyampaikan bahwa banyak sekali layanan yang dapat digunakan ketika mengakses internet, namun banyak juga resiko yang dapat terjadi apabila dalam penggunaannya tidak dilakukan secara bijak.

Beberapa resiko yang dapat terjadi adalah identity theft, konten ilegal, pelanggaran hak cipta, cyber bullying dam cyber stalking. Untuk mencegah resiko tersebut para pengguna sosial media membatasi informasi yang bersifat pribadi dan lebih baik tidak dipublikasikan serta melakukan pemasangan aplikasi pencegah konten yang tidak dikehendaki. Penggunaan Facebook Ads memberikan kemudahan untuk merancang iklan sesuai dengan kebutuhan para pengiklan. Untuk membuat iklan di facebook dapat melalui tiga cara, yaitu membuat iklan dari pengelola iklan/ads manager, membuat iklan dari halaman facebook atau facebook fan page dan membuat iklan dengan power editor dengan menggunakan handphone.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta yang secara aktif dan antusias bertanya kepada para instruktur, baik yang dilakukan secara secara daring maupun luring.