BBPSDMP Kominfo Medan Mengikuti Upacara Virtual, Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-76 Tahun 2021

Lebih dari 50 ribu warganet dan sivitas Kementerian Komunikasi dan Informatika mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021 yang digelar dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/08/2021). Warganet dan sivitas Kementerian Kominfo mengikuti secara virtual dari media sosial Kementerian Kominfo.

Berdasarkan pantauan lebih dari 45 ribu warganet mengakses akun TikTok @kemkominfo, sementara yang menyaksikan dari akun Youtube @kemkominfoTV lebih dari 6.000 warganet. Dan akun zoom cloud meeting yang dominan dari sivitas Kementerian Kominfo sebanyak 1.000 peserta daring,

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh warganet dan mengucapkan selamat ulang tahun Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia.

“Terima kasih untuk semua rakyat Indonesia, pegawai dan ASN Kominfo. Dirgahayu Indonesia, sekali lagi Dirgahayu Indonesia selamat hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021,” ucapnya usai mengikuti Peringatan Detik-Detik Proklamasi secara virtual dari Press Room Kementerian Kominfo.

Menteri Johnny menyatakan optimistisme akan ketangguhan seluruh bangsa Indonesia di tengah pandemi Covid-19. “Tahun yang penuh tantangan tapi Indonesia bisa, Indonesia tangguh Indonesia tumbuh,” ungkapnya.

Menkominfo mengajak seluruh sivitas untuk tetap bekerja keras membangun negeri. “Marilah kita bersama-sama, Keluarga Besar Kominfo bekerja secara serius dan sungguh-sungguh untuk membangun Kominfo, membangun negeri kita, membangun masyarakat kita!” ajaknya.

Saat mengikuti upacara virtual itu, Menteri Johnny mengenakan Pakaian Adat Sikka, Flores Nusa Tenggara Timur. Pada bagian atas mengenakan Lesu Widin Tilun yaitu ikat kepala, sembar atau selempang yang disilangkan di dada, baju yang dikenakan disebut Labu, dan kain penutup tubuh bagian bawah yang disebut Lipa.

Upacara 17 Agustus 2021 ini juga diikuti oleh Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan melaui Aplikasi Cloud Zoom Meeting atau melalui Live Streaming Youtube.

Upacara Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2020 Secara Virtual

Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (01/10/2020). Upacara peringatan yang digelar dalam kondisi pandemi saat ini dihadiri oleh sejumlah perangkat upacara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Sementara hadir secara virtual adalah para pimpinan dan anggota lembaga negara, para menteri Kabinet Indonesia Maju, para gubernur, bupati, dan wali kota, para keluarga pahlawan revolusi, dan lainnya.

Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kolonel Kal Eri Ahmad Harahap. Sementara yang bertindak sebagai Perwira Upacara ialah Brigjen TNI Lismer Lumban Siantar. Rangkaian upacara dimulai dengan laporan Komandan Upacara kepada Presiden Joko Widodo yang bertindak sebagai Inspektur Upacara untuk kemudian berlanjut dengan mengheningkan cipta yang dipimpin Inspektur Upacara.

Dalam upacara peringatan pagi ini, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Bambang Soesatyo, membacakan naskah Pancasila. Setelahnya turut dibacakan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah La Nyalla Mattalitti.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani kemudian membacakan naskah Ikrar dan menandatangani naskah tersebut. Adapun Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy membacakan doa yang menjadi penutup rangkaian acara. Selepas upacara, Presiden bersama dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan para pimpinan lembaga tinggi negara yang hadir di lokasi sejenak mengunjungi Monumen Pancasila Sakti sebelum meninggalkan lokasi.

Melalui unggahannya di akun Twitter pribadi, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa bangsa Indonesia sepanjang sejarah berdirinya telah menghadapi berbagai tantangan di mana pandemi Covid-19 kini merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi bangsa.

Tantangan-tantangan tersebut dapat kita lewati berkat kekuatan persatuan dan persaudaraan bangsa yang dipandu oleh ideologi Pancasila. “Tantangan dan ujian dalam berbagai bentuk pernah dihadapi bangsa ini, dari zaman kemerdekaan, masa pembangunan, era globalisasi, sampai pandemi Covid-19 saat ini. Semua tantangan itu kita lewati berkat kekuatan persatuan dan persaudaraan bangsa yang dipandu ideologi Pancasila.

UPACARA MEMPERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2020

Istana Kepresidenan, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaksanakan upacara dalam memperingati Hari Lahir Pancasila pada hari Senin (01/6/2020), dimulai pada pukul 07.30 WIB. Upacara yang dilaksanakan secara virtual relay dengan menggunakan Aplikasi Zoom dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pada kondisi darurat pandemi COVID-19, dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo selaku pembina Upacara, Wakil Presiden Indonesia Bapak KH. Mahruf Amin, Ketua MPR RI Bapak Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Ibu Puan Maharani, Kepala BPIP Bapak Yudian Wahyudi dan Menko PMK Bapak Muhadjir Effendy. Turut hadir 500 pegawai di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Infomatika, dan diantaranya adalah pegawai di lingkungan Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan. Upacara ini juga dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia melalui kanal Youtube Kementerian Komunikasi dan Informastika TV.

Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo menyampaikan:

Di tengah pandemi Covid-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, nguji pengorbanan kita, menguji kedisiplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat dalam menghadapi semua ujian tersebut kita bersyukur bahwa pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakan kita semuanya, menggerakan persatuan kita dalam mengatasi semua tantangan, menggerakan rasa keperdulian kita untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan kegotongroyongan kita untuk meringankan beban seluruh anak negeri dan menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan setiap tantangan yang kita hadapi.

Nilai luhur Pancasila harus kita hadirkan secara nyata di kehidupan kita, Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan kita, nilai yang bekerja dalam kebijakan dan keputusan pemerintah, nilai yang hidup terus bergelora dan semangat dalam rakyat Indonesia”.

Bapak Joko Widodo juga meminta Penyelenggara Negara Pusat dan Daerah untuk terus meneguhkan kepedulian kita untuk masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras dan agama serta untuk memenuhi kewajiban kita melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Serta mengajak seluruh warga Indonesia dari Sabang sampai Marauke untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling membantu dan saling bergotongroyong serta selalu optimis bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang dalam menghadapi masalah tantangan yang menghadang, saling memperbaiki dan berdiri diatas kaki sendiri.