Konsiyering Pengembangan SDM Kominfo

Saat ini, fokus pembangunan sektor komunikasi dan informatika adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo (BBPSDMP) Medan menyelenggarakan kosinyering pengembangan  SDM Kominfo pada Jumat, 16 Maret 2018 di  Aula  Hotel Grand Pacific  di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, pejabat dan staf di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, Relawan TIK Bandung, Dr. Hendri Subiakto, Kepala BPPTIK Kominfo Cikarang Dr. Nusirwan, S.Ag, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Kab.Nunukan, Kepala Dinas Kominfo Paser, Kepala Dinas Kota Sibolga, Kepala Dinas Kabupaten Labuhan Batu.

Kepala BPPTIK Kominfo Cikarang Dr. Nusirwan, S.Ag, M.Si dalam paparannya mengenai pelatihan teknis bidang TIK pada Aparatur Sipil Negara (ASN) mengatakan  SDM merupakan  salah satu elemen penting dalam e-Government disamping telekomunikasi, infastruktur dan online service. Pengembangan kapasitas SDM bidang TIK merupakan salah  satu starategi  yang perlu dilaksanakan untuk mencapai  tujuan strategis e-Government  dan  merupakan  salah satu hak PNS, khususnya yang bidang tugasnya di bidang TIK. Hal ini juga berkenaan dengan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), yang menyebutkan bahwa pelatihan teknis diselenggarakan oleh lembaga pelatihan yang terakreditasi. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi teknis bidang TIK bagi ASN dan mendukung implementasi e-Government di Indonesia.

Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Kabupaten Bandung, Latif, pada kesempatan konsinyering tersebut mengatakan pihaknya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan media sosial sebagai wadah citizen journalism, termasuk melakukan aktivitas literasi TIK untuk menyebarkan informasi di sekitar mereka disertai dengan foto dan keterangannya. Informasi itu bisa diposting di Facebook, Instagram, Twitter, dan berbagai media sosial lainnya. Relawan TIK Bandung  bekerja sama dengan pemerintah daerah juga menggelar Bandung Barat Digital Festival. Kegiatan ini mengundang para pelajar, mahasiswa, santri serta menghadirkan para pakar di bidang informasi dan teknologi serta Relawan TIK untuk terus mengampanyekan penggunan internet secara sehat.

Kegiatan konsiyering SDM kominfo ditutup oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Hasil konsiyering tersebut diharapkan dapat  meningkatkan sinergitas dalam  pengembangan program SDM Kominfo dan memiliki semangat untuk maju dan berkontribusi bagi bangsa dan negara. Forum konsiyering disambut antusias oleh para peserta dengan menyampaikan usulan-usulan terkait program yang sudah dianggarkan di satker daerahnya. (marta)

Bimtek Literasi TIK Bagi Guru dan Siswa SMP

Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), bagi Guru sekolah dan siswa SMP dilaksanakan diruang Media Center BBPPKI Medan, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Febuari 2017. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam melaksanakan tugas disekolah. Kemajuan TIK harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan sebagai alat untuk mewujudkan bangsa yang cerdas dan maju. Bimtek Tanggal 17 Febuari 2017 dilaksanakan bagi guru sekolah dengan materi cara gampang membuat blog bagi guru dan siswa. Bimtek dibuka Kepala Bagian TU, Amal Hasyim, S. Sos. dalam sambutannya mengatakan, sekarang guru dituntut untuk banyak menulis tentang kegiatan atau kewajiban di sekolah, blog merupakan salah satu sarana bagi guru untuk mempraktekkan kemampuan menulis di era internet ini. Kemudian Kabid Program dan Evaluasi Abdul Rahman S.Sos, M.Si. menambahkan, internet dapat memberikan manfaat besar bagi pendidikan, meningkatkan pengetahuan, aspek kehidupan lainnya serta keberdayaan dalam meraih kualitas kehidupan yang lebih baik. Dengan meningkatnya penggunaan ponsel, telah merubah akses dan penggunaan media digital internet di kalangan remaja selalu tertarik untuk belajar hal-hal baru, namun tidak menyadari risiko yang dapat ditimbulkan. Undang-undang Informasidan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008 perangkat perateran yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik. “Mereka yang secara sengaja dan tanpa hak melakukan penyadapan atas informasi ,atau dokumen elektronik pada komputer atau alat elektronik milik orang lain akan dikenakan hukuman berupa penjara dan denda termasuk menyampaikan informasi yang tidak jelas”, ujarnya. Selanjutnya kegiatan ini dibimbing oleh narasumber Relawan TIK, Syurahbil degan materi pembuatan blog. Dari hasil bimtek literasi TIK ini diharapkan para guru dan siswa sudah bisa membuat blog. Karena dengan blog, kita dapat berbagi informasi atau pengetahuan di dunia maya, ujarnya. (martha)