BBPSDMP KOMINFO MEDAN GELAR UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 111 TAHUN 2019

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si memimpin upacara bendera memperingati  Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 Tahun 2019. Upacara digelar di halaman kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (20/5/2019). Dihadiri oleh Pejabat  Eselon III, Eselon IV, Fungsional Peneliti, Litkayasa, Pranata Humas serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan. Dengan mengambil Tema “Bangkit Untuk Bersatu” sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Menkominfo menyampaikan, Dalam naskah Sumpah Palapa yang ditemukan pada Kitab Pararaton tertulis: Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi Tan Tyun Amuktia Palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”. Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen telah cukup, asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama, yaitu kemerdekaan bangsa.

Lebih lanjut lagi Menkominfo menegaskan, butir ke lima dari nawacita kabinet presiden Joko Widodo dan wakil presiden Jusuf Kalla berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Pada awal tahun ini, visi tersebut mendapat penekanan lebih melalui amanat presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pada tahun-tahun sebelumnya. Melalui pembangunan manusia  yang terampil dan terdidik, pemerintah  ingin meningkatkan daya  saing ekonomi dan secara  simultan meningkatkan  kapasaitas sumber daya  manusianya.

Selain itu, Menkominfo menyampaikan, Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2019 ini harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas  diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri, kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia dan Pengembangan kapasitas sumber daya  manusia  juga harus diletakkan dalam konteks  pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan.

Saya haturkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang keseratus sebelas, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global. Upacara Hari Kebangkitan Nasional berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, Pembacaan Panca Prasetya Korpri, menyanyikan dua lagu wajib nasional “Padamu Negeri” dan “Satu Nusa Satu Bangsa” serta diakhiri  dengan doa.

BBPSDMP KOMINFO MEDAN GELAR UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA

Memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 1945, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan  melaksanakan upacara bendera yang dipimpin oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan  Drs. Irbar Samekto, M.Si,  selaku pembina upacara di aula Kantor BBPSDMP Kominfo Medan (Karena keadaan dilapangan Kantor BBPSDMP Kominfo Medan hujan), pada Sabtu (1/6/2019) pagi. Upacara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan diikuti sejumlah peserta upacara dari Pejabat  Eselon III, Eselon IV, Fungsional Peneliti, Litkayasa, Pranata Humas serta diikuti karyawan BBPSDMP Kominfo Medan.

Sambutan Presiden RI Joko Widodo yang dibacakan Pembina Upacara Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya Presiden RI menyampaikan, ”Selama 74 tahun Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Sungguh Pancasila  adalah berkah yang indah diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi Presiden RI menegaskan, para pendiri bangsa yang inklusif dan tidak chauvinis diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Maksudnya keberagamaan yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun “Taman Sari Kebudayaan” yang memungkinkan semua makhluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat. Dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk  bersama untuk menetapkan  Pancasila  sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara  yang kokoh, yang menjadi pondasi  dibangunnya  Indonesia bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Pada peringatan hari lahir pancasila di tahun 2019 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

Selain itu, Presiden RI menyampaikan, sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup dilebih dari 17.000 pulau dan semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa den bernegara. Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhineka Tunggal Ika dan bersatu menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin.

Upacara peringatan hari Lahir Pancasila berlangsung khidmat, dengan prosesi upacara peringatan hari lahir Pancasila ini dimulai dengan laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara, kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih dengan diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan Naskah Pancasila, pembacaan Naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh petugas upacara dan menyanyikan lagu Garuda Pancasila oleh seluruh peserta upacara serta diakhiri  dengan doa.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Deli Serdang dan Sekitarnya

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda di Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, yaitu mulai tanggal 26 s/d 30 Maret 2019, bertempat di Hotel Grand Sakura Medan. 60 peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3, dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, dan sekitarnya. Fasilitasi sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda bidang TIK dalam memperoleh sertifikat kompetensi.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari  Selasa (26/3)  dan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid; Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si; Direktur LSP TIK Indonesia, Ir. Edwin Suryosuptanto; dan para instruktur. Kabid Pengembangan SDM Kominfo, BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman, S.Sos, MSi selaku penanggung jawab kegiatan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan fasilitasi sertifikasi ini mengimplementasikan program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam nawacita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi  perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital.

Sementara itu, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam paparannya menjelaskan, Kementerian Kominfo telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi dan sekaligus merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. SKKNI bidang kominfo merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memfasilitasi sertifikasi kompetensi tenaga kerja bidang komunikasi dan informatika. Oleh karena itu, dalam mengikuti kegiatan ini peserta diharapkan dapat fokus agar setiap komponen yang diujikan dapat memenuhi standar kompetensi. Komponen kompetensi tersebut yakni meliputi sikap (attitude), pengetahuan (knowledge), dan keterampilan (skill). Dengan diselenggarakannya sertifikasi nasional berbasis SKKNI ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi diri, disiplin, kejujuran, dan memiliki daya saing tinggi dalam  mencari kerja dan menciptakan peluang kerja baru.

Bimtek Literasi TIK Bagi Pelaku UMKM dan Anggota KIM di Galang, Kabupaten Deli Serdang

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan (BBPSDMP Kominfo Medan) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Anggota Kawasan Industri Modern (KIM) pada hari Senin, 25 Maret 2019 di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid dan dihadiri oleh Sekretaris Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dra. Haryati, M.I.Kom; Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dan Kadis Kominfo Kabupaten Deli Serdang, Drs. Haris Binar Ginting.

Bimtek Literasi TIK bagi pelaku UMKM dan anggota KIM ini dihadiri oleh 100 peserta yang berasal dari Galang, Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan saat ini di Indonesia pengguna internet sangat aktif dalam berbagi informasi. Dalam era globalisasi seperti saat ini, TIK menjadi kekuatan perubahan terbesar dalam membuka pintu pengetahuan dan TIK juga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat termasuk pelaku UMKM dan anggota KIM. Kegiatan Bimtek literasi TIK bagi pelaku UMKM dan anggota KIM ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terutama pelaku UMKM dan anggota KIM terhadap perkembangan TIK yang begitu pesat. Sementara itu, Kadis Kominfo Kabupaten Deli Serdang, Drs. Haris Binar Ginting, mengapresiasi kegiatan Bimtek Literasi TIK bagi pelaku UMKM dan anggota KIM yang dilaksanakan BBPSDMP Kominfo Medan. Beliau berharap bahwa kemajuan TIK yang tidak dapat dihindari tidak menyebabkan masyarakat Kabupaten Deli Serdang tergilas zaman namun dapat terus meningkatkan kemampuannya untuk dapat bersaing dalam era digital.

Sekretaris Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dra. Haryati, M.I.Kom, mengatakan bahwa masyarakat yang sudah melek informasi merupakan salah satu ciri dari masyarakat informasi karena penduduknya sudah dapat mengakses informasi dengan mudah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjembatani kesenjangan informasi adalah dengan membangun titik akses komunitas dan membangun akses TIK terutama di lokasi yang penduduknya masih mengalami kesenjangan informasi.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, mengatakan bahwa perkembangan e-commerce begitu pesat. Satu dekade lalu kita tentu tidak menyangka perkembangan e-commerce akan sepesat ini. Hal ini dapat terjadi karena anak mudanya berpikir jauh ke depan, membaca perkembangan zaman dan terus berinovasi serta ditunjang oleh para pelaku usaha termasuk pelaku UMKM yang terus mengembangkan produknya dan berupaya melakukan peningkatan penjualan melalui e-commerce. Kegiatan bimtek literasi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh peserta.

Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bagi Anak Sekolah di Kabupaten Labuhan Batu

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu Utara bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan menyelenggarakan pengenalan TIK dengan konten internet sehat dan aman di sekolah MAN 1 Kabupaten Labuhanbatu Utara, Senin 13 Agustus 2018. Acara dibuka Bupati Labuhanbatu Utara yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Labuhanbatu Utara Drs.Sugeng. Acara dihadiri oleh Kepala Sekolah MAN 1 Kabupaten Labuhanbatu Utara Drs.Pangadilan Ritonga, M.Ag, Narasumber Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si dan Kabid. Pengembangan SDM Kominfo Medan Abdul Rahman Harahap, S. Sos, M. Si. Peserta berjumlah 50 orang peserta siswa/i dari sekolah MAN 1 Kabupaten Labuhan Batu Utara. Drs. Sugeng dalam sambutannya menyampaikan bahwa dilaksanakannya kegiatan tersebut bagi anak sekolah agar dapat mengetahui dampak penggunaan internet dan mampu menyaring informasi di internet dengan baik. Peserta diharapkan mampu membedakan mana yang termasuk ke dalam berita hoax dan mana yang tidak, begitu juga untuk tidak menyebarkan berita yang belum tentu benar karena bisa terancam UU ITE No 11 tahun 2008 dan perubahannya No 19 tahun 2016.

Pada kesempatan tersebut Kepala Sekolah MAN 1 Kabupaten Labuhanbatu Utara Bapak Drs. Pangadilan Ritonga, M. Ag juga mengharapkan kepada seluruh siswa/i agar dapat mengikuti rangkaian acara dan memperhatikan materi yang diberikan oleh narasumber dengan sebaik-baiknya diharapkan dapat menggunakan internet dengan sehat dan aman nantinya.

Sementara Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M. Si dalam sambutan mengatakan bahwa saat ini terdapat persaingan global, munculnya blok-blok perdagangan, untuk itu diperlukan SDM yang memiliki kompetensi diri untuk bersaing dan sebagai siswa/i harus dipersiapkan untuk dapat menyongsong revolusi industri keempat (4.0). Diharapkan kerjasama yang berkelanjutan dalam bidang pengembangan SDM dengan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat terus terjalin dengan baik. Materi kedua disampaikan oleh Kabid. Pengembangan SDM Kominfo Medan Abdul Rahman Harahap, S. Sos, M.Si dengan judul materi meredam Hoax dengan penguatan SDM.

Pada acara penutupan Kadis. Kominfo Kabupaten. Labuhanbatu Utara Drs. Sugeng menyampaikan kepada peserta agar dapat menghindari dampak buruk dari internet dan manggunakan internet dengan sehat, aman, berguna bagi diri sendiri seperti mengerjakan tugas sekolah ataupun menambah wawasan dan dapat mengaktualisasikannya di tengah-tengah masyarakat.

BIMTEK PENGENALAN TIK BAGI KALANGAN PEREMPUAN DI KISARAN, KABUPATEN ASAHAN

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Asahan pada tanggal 3 Mei 2018, melaksanakan kegiatan pengenalan TIK bagi masyarakat khususnya kaum Wanita dengan tema “Pemanfaatan TIK Untuk Pemberdayaan Wanita”. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Antariksa Kisaran. Kegiatan diikuti oleh 75 orang kaum wanita yaitu Pengurus TP PKK, Dharma Wanita Asahan, Pengajian Adziniyah Kecamatan Kisaran Timur dan Barat dan ibu-ibu wanita Gereja dari Kisaran dan sekitarnya. Acara dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Asahan, Jhon Hardi Nasution. Dalam sambutannya John Hardi Nasution menyampaikan bahwa peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam berbagai aspek kehidupan seiring dengan perkembangan TIK yang telah di implementasikan dalam berbagai bentuk tujuan yang beragam. ”Kemajuan teknologi ini telah menempatkan informasi sebagai sumber daya yang sangat penting dan perlu dikelola secara baik dan benar, ujarnya. Beliau juga  berpesan kepada peserta agar dalam penggunaan dan pemanfaatan internet dan jejaring sosial dapat memilah informasi mana yang benar  dan mana yang tidak benar (hoax).

Kegiatan pengenalan TIK juga dirangkai dengan penyerahan plakat dan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan BBPSDMP Kominfo Medan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kominfo Asahan,  Rahmad Hidayat Siregar, S.Sos., M.Si dan Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si.

Dalam kesempatan itu, Drs. Irbar Samekto, M.Si menyampaikan bahwa pengguna internet di Indonesia setiap tahun meningkat. Sesuai data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2017 pengguna internet di Indonesia mencapai 143,2 juta orang dengan 48% diantara adalah kaum perempuan. Oleh sebab itu mari gunakan dan manfaatkan internet secara bijak, sesuai dengan aturan dan etika. Kita perlu memahami UU No.11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta perubahannya undang undang Nomor 19 Tahun 2016, agar dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi tetap mengacu pada aturan dan etika.

PENGENALAN TIK BAGI KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT

      Balai Besar Pengembagan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan kegiatan pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Medan selama 2 (dua) hari pada tanggal 12-13 April 2017 di Aula BBPSDMP Kominfo Medan, Jln.Tombak No. 31 Medan.

      Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto M.Si, Kepala BPSDMP Kominfo Jakarta Drs. Parulian Sitompul, MA, Kepala BPSDMP Kominfo Bandung Dra. Betty Djuliati, Kepala BPSDMP Manado yang diwakili Marthen L.Rondunowo dan peserta Kelompok Informasi Masyarakat Kota Medan, Kamis, 12 April 2018.

       Kegiatan  pengenalan TIK kepada kelompok masyarakat Kota Medan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto M.Si, dalam sambutannya mengatakan Kelompok Informasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyampaikan informasi dan saling bersinergi terutama dalam menyampaikan informasi untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Perkembangan teknologi saat ini begitu cepat, hal ini sejalan dengan informasi yang didapatkan masyarakat. Kedepan pekembangan TIK semakin dinamis, cepat terbuka kepada masyarakat begitu juga dalam pelayanan e-government.

     Dalam laporan yang dibacakan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M,Si dalam laporanya  menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman kelompok infomasi masyarakat (KIM) dalam pemanfaatan TIK khususnya internet secara sehat dan aman dengan upaya  BBPSDMP Kominfo Medan membangun aksi positif  didunia maya.

      Dengan menghadirkan Instruktur berasal dari BBPSDMP Kominfo Medan dan instruktur dari Kabupaten Kota yang merupakan  lulusan Pelatihan Training of Trainer (ToT), angkatan I BBPSDMP bekerjasama dengan BBPTIK Cikarang. Materi yang disampaikan antara lain,penggunaan perangkat TIK, menggunakan search engine, aplikasi konten filtering, dan penggunaan aplikasi media sosial.

        Kegiatan tersebut ditutup Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto M.Si yang diwakili Ketua Panitia Penyelenggara Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M,Si. Diharapkan dengan diselenggarakan pengenalan TIK tersebut dapat meningkatkan kapasitas anggota KIM baik secara perseorangan maupun berkelompok dalam mengakses dan mengimplementasikan. Serta membangun jejaring dan mendeseminasikan informasi kepada pihak yang membutuhkan dalam rangka meningkatkan perekonomian.(marta)

Penyerahan Hasil Kerjasama Bidang Penelitian Antara BBPPKI Medan Dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumut

Kepala Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika (BBPPKI) Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Drs. Irbar Samekto M.Si  mengadakan kunjungan kerja dalam rangka penyerahan hasil kerjasama  bidang penelitian antara BBPPKI Medan dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian diserahkan oleh Kepala BBPPKI Medan kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara  Drs. H. MHD. Fitriyus, SH, MSP,  didampingi Kepala Bidang Publikasi dan Dokumentasi Drs.Arifuddini,MSi, Kasubbag Umum Parluhutan Siregar.S.Sos, Kasubid Dokumentasi Yusrizal, S.Kom Eng. Turut hadir dalam penyerahan hasil kerjasama tersebut Sekretaris  Dinas Kominfo Provsu H. M. ayub, SE, Kepala Bidang Aplikasi Telematika Dra. Eli Suhaeriyah M.Si, di ruang Rapat Kepala Dinas Kominfo Provsu, jumat (16/12/16)

Tujuan penyerahan hasil kerjasama bidang penelitian ke Dinas Kominfo Provinsi sumatera Utara untuk memberikan  masukan dan rekomendasi terkait dengan penerapan e-government di Sumatera Utara dan sebagai langkah perbaikan Aparatur Pemerintah Daerah dalam penerapan E-Government menuju Smart Province di Sumatera Utara.

Kepala BBPPKI Medan menjelaskan Kominfo berupaya bagaimana pemanfaatan e-government menuju smart province bisa dimanfaatkan masyarakat, hasil penelitian yang  sudah dilaksanakan  bisa bermakna berupa masukan dan dapat dijadikan rekomendasi secara menyeluruh baik dari kesiapan SDM maupun infrastrukturnya. Kebijakan akses jaringan menjadi dilema hal ini tergantung dengan operatornya yang menagani  aplikasi oleh karna itu perlu  menetapkan pejabat pengelola TIK yang mengawali smart province di Kabupaten/Kota Province Sumatera Utara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara  Drs. H. MHD. Fitriyus, SH, MSP menjelaskan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengalami perkembangan yang sangat cepat dan membawa dunia memasuki era baru yang lebih cepat. Pemanfaatan TIK di Sumut dibuat seperti target yaitu e-planing, e-budgetting dengan pelayanan satu pintu terpadu (PLSTP) dan di Bappeda sudah menerapkan pelayaanan e-governmnet untuk meningkatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat menjadi  lebih  baik.

Smart Province di 14 (empat belas) Kabupaten /Kota Province Sumatera Utara sudah lebih  maju dan sudah online dalam mengakses informasi mulai informasi dirumah sakit, banjir, dan segala informasi  yang dibutuhkan dalam mendukung program smart province. Penerapan Electronic Government, Smart Province Sumatera Utara masih rendah pada SDM pengelolahan TIK dan hambatan E-Government di Kab/Kota Provinsi Sumatera Utara perlu dilakukan bimbingan teknis akses jaringan TIK bagi ANS.

Dengan adanya hasil kerjasama bidang penelitian kesiapan pemerintah daerah  dalam implementasi e-government  untuk mendukung program smart province diharapkan hasil penelitian ini dapat memberi masukan kepada Pemerintah dalam pembuatan kebijakan dan pihak yang terkait di bidang Komunikasi dan Informatika dalam memberikan dan memenuhi  informasi kebutuhan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara.(marta)