Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Langsa

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  05 s/d 09 November 2019, bertempat di SMK Negeri 2 Langsa dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 06 November 2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Langsa yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.SI, Asisten Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Riza Fahlevi, S.STP., M.AP, Direktur LSP Komputer Jakarta, Ir. Besar Agung Martono, MM, DBA, diwakili oleh Satrya Gunayoman, Instruktur Rian Farta Wijaya, S.Kom, M.Kom, Saiful Bahril, S.Kom, M.Kom, Khairul, S. Kom, M.Kom dan Firdaus Nuzula, S.Kom, M.Kom.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada tiga kemajuan teknologi spesifik yaitu kecerdasan buatan, adopsi bigdata analitik yang meluas dan teknologi cloud. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”. Lanjutnya, “Mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2021, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan”.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Langsa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si Yanis Prianto, SE, M.Si, dalam  sambutannnya mengatakan, “Bimbingan dan Sertifikasi ini akan menghasilkan tenaga kerja yang handal dan teruji kompetensinya sehingga sanggup bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Saat ini kita sudah berada di era industri 4.0 yang salah satunya ditandai dengan digitalisasi dan otomasi yang akan mengubah struktur dan lapangan pekerjaan di Indonesia. Menurut riset PT. McKinsey Indonesia, pada tahun 2030 diperkirakan 23 juta pekerjaan di Indonesia bakal digantikan mesin otomasi. Analisis mereka menunjukkan 800 jenis pekerjaan dari 2.000 jenis pekerjaan yang dijadikan unit analisis rentan diganti otomasi yaitu jenis pekerjaan yang mengandalkan aktivitas fisik berulang dan pengolahan data. Potensi kehilangan pekerjaan tersebut akan tergantikan dengan terciptanya peluang pekerjaan baru yang diperkirakan akan mencapai 27 juta pekerjaan tambahan darii otomasi, artinya Indonesia akan mendapatkan keuntungan bersih dari sektor tenaga kerja sebanyak 4 juta pada tahun 2030”. Lanjutnya, “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan”. Tambahnya lagi, “Di dalam dunia kerja harus ada keterbukaan informasi agar dapat terjalin hubungan komunikasi yang baik di Kota Langsa dalam rangka pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)”. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kota Langsa dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya.

BBPSDMP Kominfo Medan Gelar “UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA KE 91” Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 yang dipimpin oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (28/10/2019) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan dan anak PKL di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Dengan mengambil tema “Bersama Kita Maju”, pentingnya Komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pengibaran bendera merah putih, pembacaan naskah Pancasila, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Ikrar Sumpah Pemuda, menyanyikan lagu wajib nasional Satu Nusa Satu Bangsa dan Bangun Pemuda Pemudi, Penyerahan SK Kenaikan Pangkat Peneliti Muda (IIIc) atas nama Moh. Muttaqin dan diakhiri dengan pembacaan doa.

GENERASI MILLENIAL HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0, GRADASI DAN TRIGUNA DHARMA GELAR SEMINAR NASIONAL

Generasi Digital Indonesia (Gradasi) bekerjasama dengan STMIK Triguna Darma mengadakan seminar nasional yang mengangkat tema “Generasi Millenial yang Digital Menghadapi Revolusi Industri 4.0 ”, bertempat di Aula STMIK Tri Guna Dharma, Kamis (3/10). Sebelum seminar acara didahului dengan pelantikan dan pengukuhan DPD Gradasi Provinsi Sumatera Utara periode 2019-2024, yang dalam hal ini Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, Drs. Irbar Samekto. M.Si, diberi kehormatan untuk melantik dan melakukan pengambilan sumpah jabatan para pengurus DPD Gradasi Provinsi Sumatera Utara tersebut. Setelah itu dilakukan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan STMIK Triguna Darma, BBPSDMP Kominfo Medan dengan Gradasi dan STMIK Triguna Darma dengan Gradasi.

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto. M.Si dalam paparannya menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2018 ada sekitar 154 juta masyarakat sudah penetrasi internet yang artinya 54 persen penduduk Indonesia sudah terindikasi tersentuh dengan internet, dan ini sudah melebihi ekspetasi dari Wordl Summit Information Society (WSIS) dari tahun 2003 yang merupakan pekerjaan rumah dari Kementerian Kominfo dan baru tercapai di tahun 2018.

Seminar ini diisi juga oleh para narasumber seperti Aditya yang merupakan seorang Creative Digital yang memberikan materi “Meraih Mimpi Menjadi Digital Creativepreneur Sukses”, dan motivator Yoffi Andinata yang membawakan materi “Motivasi Diri Meraih Kesuksesan di Era Digital”, dan di hadiri mahasiswa, akademisi dibidang digital dan juga penggiat digital yang ada di Medan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gradasi Sumut, Mukhlis Ramadhan, dalam laporannya mengatakan, “Tujuan diadakannya seminar nasional ini adalah untuk mengajak generasi muda seperti mahasiswa untuk mulai menghilangkan mindset konsumtif yang selama ini dilakukan. Saat ini seluruh aspek kehidupan sudah digital, oleh karena itu kami dari Gradasi dan Triguna Darma khusunya mahasiswa agar bisa mendapatkan ilmu dari seminar ini. Selama ini adanya kemajuan teknologi seperti banyaknya aplikasi, para anak-anak muda kebanyakan hanya sebagai penikmat dan di seminar tersebut ingin mengajak anak-anak muda untuk menjadi pecipta juga. Jadi tak hanya melulu menjadi penikmat, kita buktikan bahwa kita juga bisa menjadi pencipta dan ikut bergabung untuk kemajuan digital saat ini”.

Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa kerjasama dengan Triguna Darma dilakukan Gradasi bukan hanya pada seminar nasional tersebut saja melainkan beberapa kerjasama lainnya seperti mengirimkan mahasiswa untuk pelatihan desainer, programing hingga web design, kerjasama pelatihan perizinan yang tujuannya untuk mengembangkan bakat anak muda untuk go digital. Hal ini dilakukan karena Gradasi adalah wadah perkumpulan orang-orang kreatif yang mana pada dasarnya memiliki ilmu yang luar biasa dan memiliki keahlian masing-masing yang bergabung dan memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya anak muda. Salah satu rencana ke depan Gradasi di Sumut adalah akan membuat kampung digital dan sudah mulai menjajaki beberapa tempat.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Aceh Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Lhoksukon, Bidang Kominfo Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Aceh Utara dan LSP Komputer Jakarta menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi berbasis SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kab. Aceh Utara. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari  dimulai tanggal  22  s.d 26 Oktober 2019 di sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon dan diikuti oleh 65 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3, D4 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kabupaten  Aceh Utara dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2019 yang dihadiri oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon, Dra. Nurazizah, Ketua Jurusan TI Politeknik Lokseumawe Arhami, Kepala Bidang Kominfo Setda Kab. Aceh Utara, Yulizar, M.Si, Direktur LSP Komuputer Jakarta dan para Instruktur.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Menurut proyeksi ILO (International Labour Organization) Indonesia akan menikmati bonus demografi pada tahun 2020 – 2030, namun hal ini tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga ahli, dari 113 juta pekerja, kita hanya memiliki 13,4 juta tenaga ahli. Kerena itu perlu adanya percepatan peningkatan SDM bidang TIK untuk menghadapi ekonomi digital dengan membentuk kompetensi dalam level operator atau teknis guna mengawal  pencapaian tenaga ahli untuk  digital talentpreneur”. Lanjutnya lagi “Kegiatan bimtek vocasional SKKNI di Lhoksukon Kab. Aceh Utara ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital bersamaan dengan kemajuan TIK itu sendiri. Melalui kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengharapkan terwujudnya sinergitas pelaksanaan program pengembangan SDM TIK dengan pemerintah Kab. Aceh Utara dalam upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan pengembangan SDM bidang TIK di setiap wilayah/daerah di Indonesia”.

Fasilitasi bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, yang dalam sambutannya mengatakan, “Dengan adanya kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI bagi angkatan kerja muda bidang TIK di Kab Aceh utara ini akan dapat meningkatkan kompetensi lulusan SMK yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka penggangguran, serta mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang TIK. Kegiatan ini cukup strategis, terutama bagi para lulusan SMK, yang bisa mendapatkan sertifikat kompetensi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan adanya program kerjasama Kementerian Kominfo dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe juga diharapkan akan dapat mencetak talenta/SDM level teknis sehingga dapat meningkatkan daya  saing SDM Indonesia di bidang TIK dengan negara lain. Pemerintah Kab. Aceh Utara sangat mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya, karena sangat  bermanfaat bagi Kab. Aceh Utara dalam rangka memutus mata rantai pengangguran”.

Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Indonesia Di Kota Binjai

      Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Binjai Dan LSP Komputer melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang Kominfo bagi angkatan kerja muda di Kota Binjai. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari dimulai tanggal 8-12 Oktober 2019 bertempat di SMK Tunas Pelita Binjai dan diikuti oleh 71 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2,D3 bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berasal dari wilayah Kota Binjai dan sekitarnya. Skema yang diujikan dalam kegiatan kali ini adalah Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

     Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 09 Oktober 2019, yang dihadiri oleh Walikota Binjai yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, H. Ahmad Ilham, SH, M.AP, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Direktur LSP Komputer, diwakili oleh Taufik Akbar Fauji, Kepala Sekolah SMK Tuna Pelita Binjai, Emri Yurizal, S.Pd, Ketua Tim Leader  Binjai Smart City, Ing Heru Pranoto, ST.,M.Sc dan  para Instruktur.

   Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sangat penting bagi angkatan kerja muda, khususnya di Kota Binjai dan sekitarnya. Karena generasi muda yang sekarang pada tahun 2030 yang akan menjadi leadership di Kota Binjai, tentunya juga akan mempermudah dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Jumlah angkatan kerja Indonesia saat ini cukup besar tapi itu merupakan bonus demografi. Oleh karena itu peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital. Selain kegiatan sertifikasi SKKNI, Kementerian Kominfo juga melakukan kegiatan Digital Talent Scholarship (DTS) yang juga untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi yang mana hal ini merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. Melihat pentingnya kegiatan sertifikasi SKKNI bidang TIK ini, peserta diharapkan dapat serius mengikuti kegiatan ini sehingga nantinya memiliki kompetensi dan sertifikat”.

      Fasilitasi sertifikasi SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Walikota Binjai yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, H. Ahmad Ilham, SH,M.AP, dalam sambutannnya mengatakan, “Kegiatan bimtek dan sertifikasi SKKNI bagi angkatan kerja muda bidang TIK di kota Binjai ini sangat penting untuk mempersiapkan SDM yang ada yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan tingkah laku bidang TIK yang bersertifikasi SKKNI. Melalui kegiatan ini diharapkan angkatan kerja muda Kota Binjai dapat memanfaatkannya untuk mendukung pencarian lapangan pekerjaan. Dihimbau kepada semua peserta dagar apat mengikuti dan memanfatkan kegiatan ini dengan baik. Saya juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BBPPSDM Kominfo Medan yang telah melakukan kegiatan ini di Kota  Binjai”.

   Kepala Sekolah SMK Tunas Pelita Binjai, Emri Yurizal, S.Pd mengharapkan agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena akan memberikan bekal pengetahuan bagi mereka untuk memiliki kesiapan skill dalam memasuki lapangan pekerjaan. Saat ini Kota Binjai terus melakukan penerapan konsep “Smart City”, yaitu sebuah kota cerdas yang mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Untuk meraih masa depan yang lebih baik perlu dilakukannya kolaborasi antara dunia industri, akedemisi dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bagi era digital di masa depan.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Bukit Tinggi

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi  melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang Kominfo bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  27 s/d 31 Agustus 2019, bertempat di Hotel Grand Royal Denai dan diikuti oleh 60  peserta yang merupakan lulusan SMK,  D3 dan S1 bidang Kominfo yang berasal dari wilayah Kabupaten Darmasraya, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pariaman, Kota Padang dan Kota Bukit Tinggi. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Agustus  2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Bukit Tinggi, H. Irwandi, SH, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi Drs. Novri, M.Pd, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA, Instruktur Dr. Yuhefizar, S.Kom.,M.Kom, Taufik Gusman, M.DS, Lilik Suhery, S. Kom, M.Kom.

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada empat kemajuan teknologi spesifik yaitu internet seluler yang berkecepatan tinggi, kecerdasan buatan, adopsi big data analitik yang meluas dan teknologi cloud. Ke-4 hal tersebut ditetapkan akan mendominasi periode 2018-2022 sebagai pendorong yang secara positif mempengaruhi pertumbuhan bisnis. Mereka diapit oleh berbagai tren sosial-ekonomi yang mendorong terciptanya peluang bisnis seiring dengan penyebaran teknologi, seperti lintasan pertumbuhan ekonomi nasional dan perluasan pendidikan. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”.

Lanjutnya, mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2022, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan. Stabilitas keterampilan rata-rata global, proporsi keterampilan inti yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan sama, diperkirakan  sekitar 58%,  yang berarti perubahan rata-rata 42% untuk keterampilan tenaga kerja yang diperlukan selama periode 2018-2022.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bukit Tinggi H. Irwandi, SH, dalam  sambutannnya mengatakan, “Arus globalisasi yang sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia, disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin  canggih. Dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan serba  digitalisasi dan otomasisasi. Pada era globalisasi saat ini, penggunaan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan perkembangan teknologi informasi semakin hari semakin berkembang pesat. Saat ini Kota Bukit Tinggi berupaya melakukan percepatan untuk penerapan konsep “Smart City“, sebuah kota cerdas yang mempercepat pelayanan kepada  masyarakat. Pesatnya  perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, harus mampu kita siasati dengan  mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki skill dibidang TIK. Pemerintah Kota Bukit Tinggi memandang bimtek dan sertifikasi SKKNI bidang TIK merupakan suatu kegiatan yang sangat berharga, karena dengan bimtek dan sertifikasi TIK akan memberikan ilmu dan pengayaan untuk meningkatkan skill dari  generasi muda”.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi Drs. Novri, M.Pd, mengharapkan, “manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan. Selalu mencoba dan menerapkan prototype teknologi terbaru, dengan menggali bentuk kolaborasi baru dengan model sertifikasi atau pendidikan dalam ranah peningkatan digital skill. Untuk meraih  masa depan perlu dilakukannya kolaborasi antara dunia industri, akedemisi dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bagi era digital dimasa depan”.

BBPSDMP Kominfo Medan Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si memimpin upacara bendera memperingati hari ulang tahun Kemerdekaan RI Ke-74 tahun 2019. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Sabtu (17/8/2019) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya Menkominfo menyampaikan, “Bukan dengan pesawat tempur, kapal perang, tank-panser, kita merebut kemerdekaan. Bukan dengan emas permata yang tinggal petik di pohon, kita angkat ekonomi dari keterpurukan” ujarnya.

Lebih lanjut lagi Menkominfo menegaskan, ketika Republik Indonesia masih berusia  74 tahun, generasi baru lahir dalam buaian teknologi digital. Akses ke manapun ke ujung dunia ini semua ada dalam genggaman. Kita dihadapkan pada sejuta pilihan. Terbuka luas ruang belajar, banyak pula godaan untuk hanya mengejar hiburan. Lanskap ekonomi berubah dengan tiba-tiba. Ekonomi disebut-sebut sedang menuju era ketidakpastian, disrupsi, dan revolusi. Mereka yang menguasai teknologi dan cara bisnis yang baru memimpin di depan. Semoga kita waspada dan dapat merespons dengan penuh kesigapan dan kejelian.

Selain itu, Menkominfo menyampaikan, tahun ini, 74 tahun tepatnya tanggal 17 Agustus  2019, di hari peringatan kemerdekaan Republik ini, mari kita serap kecermerlangan dan semangat para pemuda pahlawan pendahulu kita.  Kita telikung keterbatasan agar justru menjadi kesempatan. Kita ubah lanskap ekonomi, mumpung sedang dalam tikungan menuju digital. Ekonomi digital memberi kita ruang untuk berusaha dengan cara-cara yang sama sekali baru. Tidak ada perbedaan antara muda-tua, kaya-dhuafa, warga kota-warga desa, kuliah-putus sekolah. Kecuali oleh mimpi dan kebaruan gagasan.

Dalam upacara ini, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan,  Drs. Irbar Samekto, M.Si menyerahkan tanda kehormatan Satya Lencana 10, 20 dan 30 tahun dari Presiden Republik Indonesia untuk para ASN di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan. Adapun para penerima tanda kehormatan Satya Lencana 30 tahun adalah Drs. Irbar Samekto, M.Si, Dra. Marthalina Sitanggang, penerima tanda kehormatan Satya Lencana 20 tahun adalah Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, Lahmuddin Harahap, SE, Budiman, S.Sos, Idawati Pandia, S.Sos dan penerima tanda kehormatan Satya Lencana 10 tahun adalah Yusrizal, S.Kom, M.Eng, Erwin Antonius Manurung, ST. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan selama ini.

Upacara hari ulang tahun peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara seperti pembacaan naskah Pancasila, pembacaan naskah Proklamasi RI, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Menyanyikan Lagu Nasional / Kebangsaan serta diakhiri  dengan doa.

Pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) di Kota Lhokseumawe

Pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) di Kota Lhokseumawe diikuti sebanyak 172 orang siswa SMK yang berasal dari berbagai daerah di Aceh, antara lain Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Lhokseumawe, dan Aceh Utara. Pembukaan DTS digelar di Auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Kampus Buket Rata, Lhokseumawe.

DTS yang merupakan program pelatihan dan sertifikasi digital ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Litbang SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe. Kegiatan ini akan berlangsung selama 30 hari mulai tanggal 1 sampai dengan 30 Juli 2019.

Para peserta akan diampu oleh instruktur-instruktur yang mempunyai skill atau keahlian khusus bidang IT yang didatangkan oleh Kementerian Kominfo. Nantinya peserta akan disertifikasi kompetensinya berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga keahliannya diakui secara nasional,” kata Ketua Panitia DTS, Muhammad Hatta, MT saat acara pembukaan, Rabu (3/7). Ia menjelaskan, ada empat bidang teknis yang akan diberikan kepada para peserta pelatihan DTS untuk dipilih yaitu Junior Mobile Programmer, Junior Graphic Designer, Intermediate Animator, dan Junior Web Developer.

Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib saat membuka pelatihan itu mengajak generasi milenial cerdas dalam memanfaatkan teknologi informasi, terlebih di era revolusi industri 4.0 saat ini. “Jadilah generasi yang maju dan cerdas, jangan sebagai generasi yang menjadi objek teknologi,” katanya seraya mencontohkan main game sampai berjam-jam dan lupa waktu sebagai bentuk kebiasan buruk. Menurutnya, jika dimanfaatkan secara benar, teknologi akan sangat berguna untuk kemajuan daerah. Bukan hanya terhadap perbaikan sistem layanan publik oleh pemerintah, tetapi juga dalam pertumbuhan ekonomi berbasis digital atau yang disebut sebagai ekonomi kreatif.

Direktur PNL, Rizal Syahyadi, ST, M.EngSc mengatakan, PNL akan terus berupaya mengembangkan pendidikan vokasional bagi masyarakat. Karenanya PNL sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian Kominfo yang telah memercayakan PNL melaksanakan pelatihan DTS bagi siswa-siswa SMK di Aceh.

Sementara itu, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Sumekto, M.Si mengharapkan semua peserta yang telah mengikuti pelatihan DTS dapat berkompeten nantinya. Sebab di akhir masa pelatihan peserta akan diuji kompetensinya sesuai bidang keahlian yang diambil masing-masing peserta. Selanjutnya beliau memaparkan, “Ke depan, semua bidang pekerjaan dan profesi akan ditangani dan dikendalikan dengan basis teknologi IT, baik dalam administrasi pemerintahan maupun  swasta. Misalnya, dalam pengembangan Smart City, E-commerce, juga pertumbuhan ekonomi digital yang kian pesat sekarang ini”.

Pembukaan pelatihan DTS tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf, SE, MM, sejumlah kepala SKPK Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe, Wakil Direktur PNL, sejumlah dosen PNL, dan pejabat dari BBPSDMP Kominfo Medan.

KOMINFO GELAR PEMBUKAAN PELATIHAN DIGITAL TALENT SCHOLARSHIP (DTS) DI POLITEKNIK NEGERI MEDAN TAHUN 2019

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Litbang SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2019, Vacation School Graduate Academy (VGA) di Aula Gedung Z Lt.V.Po­liteknik Negeri Medan, Jumat (5/7).

Kegiatan ini betujuan guna meningkatkan “kompetensi lulusan SMK serta untuk mengurangi angka pengangguran dan memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi”. Demikian disampaikan Wakil Direktur IV Polmed, Ir. Berta Ginting, M.T dalam sambutannya saat membuka kegiatan yang diikuti 175 peserta ini.

Peserta program akan dilatih di Pol­med secara intensif untuk menguasai hardskill dan softskill sesuai dengan pe­minat di bidang teknis yaitu Junior Network Administrator sebanyak 50 orang, Junior Mobile Programmer se­banyak 25 orang, Junior Graphic Designer sebanyak 50 orang, dan Junior Web Developer sebanyak 50 orang.

Kementerian Kominfo RI juga menyiap­kan kegiatan pasca pelatihan bagi peserta program. Targetnya untuk mempertemukan ke­ahlian yang dimiliki oleh talenta digital dengan “peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi”.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur IV Polmed, Ir. Berta Ginting, M.T menyampai­kan terima kasih kepada Kominfo atas kepercayaan kepada Politeknik Negeri Medan sebagai penyelenggara, dan ia berharap kepada seluruh peserta semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua pe­serta dan memperoleh sertifikat kom­petensi sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Polmed untuk waktu dan tenaga dalam proses pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) ini. Ia juga meng­ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang lulus dalam proses seleksi talenta digital ini, dan nantinya diharapkan semua adik-adik peserta 100 persen dinyatakan lulus dalam pelatihan ini.

Turut juga hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Wakil Direktur I Polmed, Nursiah, S.E., M.Si, Wakil Direktur III Polmed, Nisfan Bah­ri, S.T., M.T, serta jajaran Polmed dan Kepala Dinas Kominfo Provsu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Me­dan, serta jajaran dari Balai Besar Pengem­bangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan.

Konsinyering Penyusunan Program Kinerja BBPSDMP Kominfo Medan

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kinerja BBPSDMP Kominfo Medan tahun 2019, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan kegiatan konsinyering program kerja di Hotel Miyana Kabupaten Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara. Agenda ini diselenggarakan pada Kamis, 27 Juni 2019 s.d. Jumat, 28  Juni 2019, dengan dihadiri oleh pejabat eselon III, IV, para peneliti, dan seluruh staf di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan. Tujuan pelaksanaan kegiatan konsinyering ini adalah untuk mengkoordinasikan dan menyelesaikan program-program kerja yang telah ditargetkan untuk diselesaikan di semester pertama tahun 2019.

Salah satu bagian dari kegiatan konsinyering ini adalah Coaching  Penelitian Survei Indikator TIK yang dipandu oleh perwakilan tim peneliti dari Puslitbang Aptika yaitu Andry Rivan Sumara dan Feki Pangestu Wijaya. Coaching ini biasa dilakukan sebelum proses pengumpulan data penelitian survei indikator TIK turun ke lapangan.

Acara ini dibuka oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan saat ini Kementerian Kominfo merupakan lembaga yang berperan penting dalam perkembangan dunia komunikasi dan informatika nasional. Pertumbuhan yang masif di bidang ini pada tataran nasional memang melahirkan lembaga baru yang turut terlibat, misalnya kehadiran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga Kementerian Kominfo perlu menempatkan diri dengan baik mengingat tentu akan ada irisan dengan hadirnya lembaga baru. Kondisi ini juga menuntut Kementerian Kominfo untuk lebih meningkatkan pelayanan dengan meningkatkan kecepatan, kecermatan, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam bekerja.

Di akhir kegiatan konsinyering tersebut masing-masing bagian memaparkan hasil yang diselesaikan dalam kegiatan selama dua hari tersebut. Bagian Tata Usaha melalui Kabag Tata Usaha, Amal Hasyim, S.Sos, menyampaikan progress merapikan arsip surat-menyurat baik itu surat tugas, surat keluar, surat masuk, surat keputusan (SK) dan arsip lainnya; Bidang Pengembangan SDM Kominfo melalui Kabid. Pengembangan SDM Kominfo, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si memaparkan mengenai lokasi SKKNI bidang TIK dan rencana pelaksanaan Bimtek Literasi TIK di sejumlah daerah dan pembentukan tim pengawasan pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) yang akan mulai serentak tanggal 1 Juli 2019 di 5 (lima) wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan; Bidang Penelitian Kominfo melalui Kabid Penelitian Kominfo, Budiman S.Sos, memaparkan mengenai pengelolaan jurnal Pikom, yang edisi Juni tahun 2019 akan terbit di akhir Juni ini, pelaksanaan pengumpulan datan penelitian Indikator TIK yang akan dimulai Juli 2019, penelitian penyusunan Rencana Strategis TIK bagi Pemerintah Daerah dalam hal ini di Kab. Padang Lawas Utara yang saat ini masih dalam tahapan pengumpulan data dari SKPD setempat. penerbitan policy brief melalui Analisis Isu Media/Kajian Opini Publik yang telah rampung sampai dengan bulan Juni dan penyelesaian dokumen KNAPPP untuk manajemen mutu penelitian.

Pelaksanaan konsinyering ini diharapkan akan semakin mematangkan program-program kinerja BBPSDMP Kominfo Medan yang telah disusun dan dapat diselesaikan tepat waktu.