RAPAT ZOOM MEETING MENGENAI PRESENSI GEOTAGGING DI BBPSDMP KOMINFO MEDAN

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyelenggarakan rapat zoom meeting pada Senin, 27 April 2020, melauli aplikasi cloud zoom meeting. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membahas pelaksanaan jam masuk dan jam keluar pegawai selama bulan Ramadhan. Ketentuan jam kerja tersebut sesuai dengan SE Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika Nomor 7 Tahun 2020 tentang jam kerja di bulan ramadhan 1441 H dan pembatasan kegiatan berpergian keluar daerah atau mudik serta pelaksanaan presensi geogtagging bagi pegawai ASN di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Nota Dinas Sekretaris Badan Litbang Nomor: 349/BLSDM.1/KOMINFO/KP.07.01/04/2020 tanggal 29 April 2020 mengenai pemantauan tempat kedudukan para pegawai oleh atasannya selama presensi geotagging.

Bahwa waktu check in presensi geotagging dimulai pada pukul 05:00-11:59 WIB dan check out pada 12.01-22:00 WIB, hal ini harus dipatuhi oleh seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pemberlakuan presensi geotagging dimulai pada tanggal 1 Mei 2020, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si meminta agar seluruh pegawai BBPSDMP Kominfo Medan melaksanakan uji coba presensi geotagging dan menyesuaikan titiknya sebelum tanggal 1 Mei 2020. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan menyampaikan bahwa perhitungan tunjangan kinerja dan pemberian uang makan akan diberikan berdasarkan presensi geotagging.

Teknis pelaksanaan presensi geotagging tersebut akan dikoordinir dan dimonitoring oleh Kabag Tata Usaha. Jika terjadi down server (error) pada saat ingin melakukan presensi geotagging, agar melapor ke Kasubbag Umum dengan mengirimkan bukti screenshot dan Kasubbag Umum akan menindaklanjutinya dengan mengirimkan ke PDSI.

Dalam rapat yang dipimpin oleh kepala BBPSDMP Kominfo Medan tersebut, beliau juga menyampaikan terkait larangan mudik bagi ASN. Hal ini sesuai dengan SE Nomor 11 tahun 2020 tentang Pedoman Penjatuhan Hukuman Disiplin bagi ASN yang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah atau kegiatan mudik selama masa kedaruratan kesehatan masyarakat corona virus Disease 2019 (Covid-19). Beliau juga meminta agar ASN mematuhi terkait aturan larangan mudik tersebut.

Strategi Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Kepada Kaum Millenial

Keteladanan hidup para penyelenggara dan aparatur negara merupakan langkah yang paling strategis untuk mengajarkan kembali nilai-nilai utama Pancasila. Penekanannya adalah satunya antara kata dan perbuatan. Ketidaksesuaian antara kata dan perbuatan oleh penyelenggara negara menjadi penyebab sosialisasi dan edukasi Pancasila menjadi tidak efektif. Penyebab lainnya adalah ada upaya membenturkan Pancasila dengan Agama. Sementara di Indonesia ada banyak agama dan aliran kepercayaan. Agen-agen pembentur telah terlalu lama dibiarkan hidup secara bebas di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Fikarwin Zuska Sosiolog Universitas Sumatera Utara (USU) dalam Focus Group Discussion (FGD) “Pengembangan Strategi Komunikasi, Informasi dan Edukasi Implementasi Nilai-nilai Pancasila”  yang diselenggarakan oleh Tim Peneliti Pusat Litbang Aptika dan IKP Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di BBPSDMP Kominfo Medan Jalan Tombak No 31 Medan.

Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Provinsi Sumatra Utara Danil Sitorus mengatakan. hasil survei yang dilakukan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, bahwa 80 % responden kaum milenial memiliki pengetahuan tentang Pancasila hanya sebatas “Burung Garuda”. Hanya 10% yang menjawab bahwa Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas kaum milenial belum memahamil Pancasila. Danil menyarankan agar proses sosialisasi nilai-nilai Pancasila tidak dilakukan seperti selama ini yang monoton dan hanya sebatas ceramah (retorika). Pemerintah sebaiknya membina duta-duta Pancasila (sosok yang toleran) untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah melakukan sosialisasi nilai-nilai Pancasila ke daerah-daerah dan hasilnya dievaluasi secara berkala.

Untuk melihat sikap kaum milenial terhadap Pancasila influencer Kota Medan, Kinahar Uyak memakai analogi Mie Pecal dan Spageti. Pancasila diibaratkan seperti mie pecal yang tampilannya kuno dan tidak menarik. Berbeda dengan tampilan spageti yang lebih indah sehingga diminati. Namun dari segi rasa maka mie pecal lebih dipilih oleh kaum milenial khususnya di Kota Medan. Artinya, kaum milenial lebih fokus pada tampilan. Maka strategi komunikasi, informasi dan edukasi implementasi nilai-nilai Pancasila yang tepat untuk kaum milenial adalah seperti mengemas mie pecal dengan tampilan spageti. Filosofinya, Pancasila bisa hadir dalam bentuk spageti tetapi dengan rasa mie pecal. Dari sisi rasa, maka Pancasila adalah kebutuhan semua orang Indonesia. Warisan terbaik dari para pendahulu bangsa. Yang harus diperhatikan adalah bagaimana mengemas Pancasila lebih inovatif sesuai dengan keadaan zaman sekarang sehingga mudah diterima khususnya oleh kaum milenial. Mau tidak mau harus disesuaikan dengan minat kaum milenial sehingga mudah dicerna mereka.Kegiatan FGD ini dilaksanakan di Tiga kota yaitu Medan, Yogyakarta, dan Banjarmasin. FGD di Kota Medan diselenggarakan pada Jumat, 6 Maret 2020, Tim Peneliti menyampaikan bahwa saran dan pendapat dari narasumber pada FGD ini akan sangat bermanfaat untuk merumuskan strategi menanamkan nilai-nilai Pancasila bagi kaum milenial yang efektif dan efisien. Harapannya jelas, melestarikan nilai-nilai Pancasila dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Oktolina)

PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGEMBANGAN WEBSITE BAGI OPERATOR DESA DAN SISWA SMU

Balai Besar  Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyelenggarakan Pelatihan  Pembuatan dan Pengembangan Website Menggunakan Content Management System (CMS) WordPress  Bagi Operator Desa dan Siswa Sekolah Menengah Umum (SMU) pada Selasa, 17 Februari 2020, di Aula BBPSDMP Kominfo Medan. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi  pengelola website, khususnya operator desa di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dan operator kelurahan di Kecamatan Medan Timur Kota Medan serta para pelajar SMU yang berasal dari dua kecamatan tersebut.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penting bagi operator desa untuk memahami pembuatan dan pengembangan website, dan diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, operator desa dapat membuat sekaligus mengisi konten website desa tersebut, sehingga seluruh informasi, berita dan program-program desa, dapat dipublikasikan lebih luas.

Pelatihan yang diikuti oleh 42 orang peserta ini dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik, dengan dibimbing oleh dua orang instruktur, yaitu Alex Siregar, S.Kom dan Fachri Auliansyah, S.Kom. Materi yang diajarkan adalah cara membuat website dan database, memperbaharui data ,serta menambahkan berita.

Pelatihan diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test untuk melihat kemampuan awal dan akhir peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan.

Kegiatan ini ditutup oleh Kabid Pengembangan SDM Kominfo BBPSDMP Kominfo Medan, Bapak Abdul Rahman Harahap, S.Sos., M.Si.

PENGENALAN TIK DAN KEAMANAN INFORMASI BAGI PELAJAR DI KOTA MEDAN

  Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan (BBPSDMP Kominfo Medan) menyelenggarakan Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Keamanan Informasi bagi Pelajar di Kota Medan, pada hari Senin, 20 Januari 2020 di Aula BBPSDMP Kominfo Medan, Jl. Tombak No. 31, Kec. Medan Tembung. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si.

   Kegiatan Pengenalan TIK  dan Keamanan Informasi ini dihadiri oleh 100 peserta pelajar yang berasal dari SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, SMK Karya Bunda,  SMK Swasta Tengku Amir Hamzah Indrapura dan SMK Imelda Kota Medan. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Saat ini pengguna internet di Indonesia sangat aktif dalam berbagi informasi. Dalam era globalisasi seperti saat ini, TIK menjadi kekuatan perubahan terbesar dalam membuka pintu pengetahuan dan TIK juga bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Kegiatan Pengenalan TIK dan Keamanan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terutama bagi pelajar terhadap perkembangan TIK yang begitu pesat”.

    Lanjutnya, Kepala BBPSDMP Kominfi Medan mengatakan bahwa satu dekade lalu kita tentu tidak menyangka perkembangan pengenalan TIK akan sepesat ini. Hal ini dapat terjadi karena anak mudanya berpikir jauh ke depan, dapat membaca perkembangan zaman dan terus berinovasi. Beliau berharap Kegiatan Pengenalan TIK dan Keamanan Informasi ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta. Adapun topik yang dipaparkan dalam kegiatan ini yaitu Meredam Hoax dan Internet Sehat dan Aman yang dipaparkan oleh Drs. Irbar Samekto, M.Si; Tips dan Trik Keamanan Informasi yang dipaparkan oleh Alex Siregar, S.Kom; dan Pemanfaatan Media Sosial dan Instant Messaging Sebagai Nilai Tambah Ekonomis yang dipaparkan oleh Fachri Auliasnsyah, S.Kom.

Konsinyering Penyusunan Program Kerja BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2020

    Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja BBPSDMP Kominfo Medan tahun 2020, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan kegiatan konsinyering program kerja Tahun 2020 di Hotel Miyana, Jl. H. Anif No. 28, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 9-10 Januari 2020, dan dihadiri oleh seluruh pegawai di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, dengan tujuan untuk menyusun dan mengoordinasikan program kerja setiap bidang pada trimester pertama.

    Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, membuka kegiatan ini dengan memberi arahan mengenai peran penting Kementerian Kominfo dalam perkembangan komunikasi dan informatika nasional. Untuk itu, Kementerian Kominfo dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan peningkatan kecepatan, kecermatan, kedisplinan, dan keikhlasan dalam bekerja.

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan konsinyering ini diisi dengan pemaparan rencana kerja setiap bagian/bidang pada trimester pertama. Bagian Tata Usaha yang menangani urusan administrasi, menyampaikan rencana penerbitan SK, pengelolaan surat masuk dan surat keluar serta arsip dan dokumen lainnya yang diperlukan dalam pelaksanaan operasional instansi. Bidang Pengembangan SDM memaparkan rencana pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) dan Bimtek Literasi TIK, dalam hal jadwal dan lokasi penyelenggaraan, serta strategi yang dilakukan untuk mencapai target jumlah SDM TIK tersertifikasi sebanyak 1500 orang pada tahun 2020. Selain itu, bidang ini juga akan membentuk tim pengawas pelaksanaan DTS tersebut, yang akan berjalan secara serentak mulai tanggal 1 April 2020, di lima wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan. Bidang Penelitian Kominfo memaparkan beberapa program kerjanya, di antaranya adalah pelaksanaan dua kegiatan penelitian pada tahun 2020, yaitu Survei Penggunaan TIK serta Implikasinya Terhadap Aspek Pendidikan, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Masyarakat, dan penelitian Rencana Strategis TIK Bagi Pemerintah Daerah. Selain itu, Bidang Penelitian juga memaparkan timeline pengelolaan Jurnal PIKOM sebagai media publikasi ilmiah bagi para peneliti dan akademisi, rencana penerbitan policy brief yang akan menghasilkan output laporan setiap bulannya, serta penjaminan mutu penelitian sesuai dengan aturan dan SOP yang telah tercantum dalam dokumen KNAPPP.

     Dengan adanya pelaksanaan konsinyering ini diharapkan program-program kerja BBPSDMP Kominfo Medan yang telah disusun dapat menjadi lebih matang dan dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Workshop Cyber Security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hotel Miyana, Kabupaten Deli Serdang

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, melaksanakan Worshop Cyber Security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hotel Miyana, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli serdang, Hari Rabu, 20 November 2019. Dengan materi “Manajemen Keamanan Informasi Dalam Pengelolaan E-Goverment di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Workshop Cyber Security tersebut dihadiri Narasumber, Bapak Josua M. Sinambela, M.Eng, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, pegawai di lingkungan BBPSDMP kominfo Medan dan para peserta ASN dari Dinas Kominfo Provinsi Aceh, Dinas Kominfo Prov. Sumatera Utara, Dinas Kominfo Prov. Sumatera Barat, Dinas Kominfo Kota Banda Aceh, Kodam I Bukit Barisan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Utara, Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah, Dinas Kominfo Kabupaten Pidie, Dinas Kominfo Kab. Bireuen, Dinas Kominfo Subulussalam, Dinas Kominfo Kab. Aceh Singkil, Dinas Kominfo Kab. Aceh Tenggara, Dinas Kominfo Kota Langsa, Dinas Kominfo Kota Lhokseumawe, Dinas Kominfo Kota Medan, Dinas Kominfo Kab. Deli Serdang, Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi, Dinas Kominfo Kota Binjai, Dinas Kominfo Kab. Langkat, Dinas Kominfo Kab. Asahan, Dinas Kominfo Kota Tanjung Balai, Dinas Kominfo Kab. Batu Bara, Dinas Kominfo Kab. Tapanuli Selatan, Dinas Kominfo Kab. Padang Lawas Utara dan Dinas Kominfo Kab. Labuhan Batu.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan “Pentingnya kedepan mengenai workshop cyber security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Komunikasi media saat ini berada pada era masyarakat berpengetahuan dan harus bersiap menyambut era revolusi industri 4.0, sehingga kedepan kita akan memasuki masyarakat informasi. Kominfo sudah melaksanakan pengembangan SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kegiatan sertifikasi di bidang TIK”. Lanjutnya, “tema narasumber ‘Keamanan Informasi Pada Pemerintahan’ kerangka desainnya adalah untuk membangun kebebasan berekspresi terutama jurnalistik dalam menjamin keterbukaan informasi, pendidikan berkualitas untuk semua, menghormati keanekaragaman budaya dan bahasa, akses universal terhadap informasi dan pengetahuan menuju masyarakat berpengetahuan. Dimana suatu kelompok masyarakat yang setiap anggota masyarakatnya ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan menguasai keterampilan dasar yang diperlukan dan mendapatkan akses terhadap informasi”.

Laporan Ketua Pelaksana Kabid Pengembangan SDM Kominfo BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan  ini merupakan  wujud  upaya Balai Besar  Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan dalam meningkatkan kapasitas  SDM bidang komunikasi dan informatika khususnya pengelolaan konten website. Dengan menghadirkan 1 (satu) orang narasumber, Josua M. Sinambela, M.Eng dari Universitas Gajah Mada (Tehnik Informatika) yang  akan menyampaikan materi ‘Workshop Cyber Security yang dilaksanakan  dengan metode pelatihan  ceramah, diskusi dan praktek. Dengan  terlaksananya pelatihan tersebut diharapkan dapat  meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, dan sikap  peserta. serta  meningkatkan kualitas dan produktivitas  Lembaga Pengembangan SDM, Dinas Kominfo, dan juga akan meningkatkan kinerja dan pada gilirannya akan meningkatkan daya saing SDM bidang komunikasi  dan Informatika kearah lebih baik.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Langsa

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  05 s/d 09 November 2019, bertempat di SMK Negeri 2 Langsa dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 06 November 2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Langsa yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.SI, Asisten Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Riza Fahlevi, S.STP., M.AP, Direktur LSP Komputer Jakarta, Ir. Besar Agung Martono, MM, DBA, diwakili oleh Satrya Gunayoman, Instruktur Rian Farta Wijaya, S.Kom, M.Kom, Saiful Bahril, S.Kom, M.Kom, Khairul, S. Kom, M.Kom dan Firdaus Nuzula, S.Kom, M.Kom.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada tiga kemajuan teknologi spesifik yaitu kecerdasan buatan, adopsi bigdata analitik yang meluas dan teknologi cloud. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”. Lanjutnya, “Mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2021, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan”.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Langsa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si Yanis Prianto, SE, M.Si, dalam  sambutannnya mengatakan, “Bimbingan dan Sertifikasi ini akan menghasilkan tenaga kerja yang handal dan teruji kompetensinya sehingga sanggup bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Saat ini kita sudah berada di era industri 4.0 yang salah satunya ditandai dengan digitalisasi dan otomasi yang akan mengubah struktur dan lapangan pekerjaan di Indonesia. Menurut riset PT. McKinsey Indonesia, pada tahun 2030 diperkirakan 23 juta pekerjaan di Indonesia bakal digantikan mesin otomasi. Analisis mereka menunjukkan 800 jenis pekerjaan dari 2.000 jenis pekerjaan yang dijadikan unit analisis rentan diganti otomasi yaitu jenis pekerjaan yang mengandalkan aktivitas fisik berulang dan pengolahan data. Potensi kehilangan pekerjaan tersebut akan tergantikan dengan terciptanya peluang pekerjaan baru yang diperkirakan akan mencapai 27 juta pekerjaan tambahan darii otomasi, artinya Indonesia akan mendapatkan keuntungan bersih dari sektor tenaga kerja sebanyak 4 juta pada tahun 2030”. Lanjutnya, “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan”. Tambahnya lagi, “Di dalam dunia kerja harus ada keterbukaan informasi agar dapat terjalin hubungan komunikasi yang baik di Kota Langsa dalam rangka pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)”. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kota Langsa dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya.

BBPSDMP Kominfo Medan Gelar “UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA KE 91” Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 yang dipimpin oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (28/10/2019) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan dan anak PKL di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Dengan mengambil tema “Bersama Kita Maju”, pentingnya Komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pengibaran bendera merah putih, pembacaan naskah Pancasila, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Ikrar Sumpah Pemuda, menyanyikan lagu wajib nasional Satu Nusa Satu Bangsa dan Bangun Pemuda Pemudi, Penyerahan SK Kenaikan Pangkat Peneliti Muda (IIIc) atas nama Moh. Muttaqin dan diakhiri dengan pembacaan doa.

GENERASI MILLENIAL HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0, GRADASI DAN TRIGUNA DHARMA GELAR SEMINAR NASIONAL

Generasi Digital Indonesia (Gradasi) bekerjasama dengan STMIK Triguna Darma mengadakan seminar nasional yang mengangkat tema “Generasi Millenial yang Digital Menghadapi Revolusi Industri 4.0 ”, bertempat di Aula STMIK Tri Guna Dharma, Kamis (3/10). Sebelum seminar acara didahului dengan pelantikan dan pengukuhan DPD Gradasi Provinsi Sumatera Utara periode 2019-2024, yang dalam hal ini Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, Drs. Irbar Samekto. M.Si, diberi kehormatan untuk melantik dan melakukan pengambilan sumpah jabatan para pengurus DPD Gradasi Provinsi Sumatera Utara tersebut. Setelah itu dilakukan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama antara BBPSDMP Kominfo Medan dengan STMIK Triguna Darma, BBPSDMP Kominfo Medan dengan Gradasi dan STMIK Triguna Darma dengan Gradasi.

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto. M.Si dalam paparannya menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2018 ada sekitar 154 juta masyarakat sudah penetrasi internet yang artinya 54 persen penduduk Indonesia sudah terindikasi tersentuh dengan internet, dan ini sudah melebihi ekspetasi dari Wordl Summit Information Society (WSIS) dari tahun 2003 yang merupakan pekerjaan rumah dari Kementerian Kominfo dan baru tercapai di tahun 2018.

Seminar ini diisi juga oleh para narasumber seperti Aditya yang merupakan seorang Creative Digital yang memberikan materi “Meraih Mimpi Menjadi Digital Creativepreneur Sukses”, dan motivator Yoffi Andinata yang membawakan materi “Motivasi Diri Meraih Kesuksesan di Era Digital”, dan di hadiri mahasiswa, akademisi dibidang digital dan juga penggiat digital yang ada di Medan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gradasi Sumut, Mukhlis Ramadhan, dalam laporannya mengatakan, “Tujuan diadakannya seminar nasional ini adalah untuk mengajak generasi muda seperti mahasiswa untuk mulai menghilangkan mindset konsumtif yang selama ini dilakukan. Saat ini seluruh aspek kehidupan sudah digital, oleh karena itu kami dari Gradasi dan Triguna Darma khusunya mahasiswa agar bisa mendapatkan ilmu dari seminar ini. Selama ini adanya kemajuan teknologi seperti banyaknya aplikasi, para anak-anak muda kebanyakan hanya sebagai penikmat dan di seminar tersebut ingin mengajak anak-anak muda untuk menjadi pecipta juga. Jadi tak hanya melulu menjadi penikmat, kita buktikan bahwa kita juga bisa menjadi pencipta dan ikut bergabung untuk kemajuan digital saat ini”.

Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa kerjasama dengan Triguna Darma dilakukan Gradasi bukan hanya pada seminar nasional tersebut saja melainkan beberapa kerjasama lainnya seperti mengirimkan mahasiswa untuk pelatihan desainer, programing hingga web design, kerjasama pelatihan perizinan yang tujuannya untuk mengembangkan bakat anak muda untuk go digital. Hal ini dilakukan karena Gradasi adalah wadah perkumpulan orang-orang kreatif yang mana pada dasarnya memiliki ilmu yang luar biasa dan memiliki keahlian masing-masing yang bergabung dan memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya anak muda. Salah satu rencana ke depan Gradasi di Sumut adalah akan membuat kampung digital dan sudah mulai menjajaki beberapa tempat.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Aceh Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Lhoksukon, Bidang Kominfo Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Aceh Utara dan LSP Komputer Jakarta menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi berbasis SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kab. Aceh Utara. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari  dimulai tanggal  22  s.d 26 Oktober 2019 di sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon dan diikuti oleh 65 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3, D4 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kabupaten  Aceh Utara dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2019 yang dihadiri oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon, Dra. Nurazizah, Ketua Jurusan TI Politeknik Lokseumawe Arhami, Kepala Bidang Kominfo Setda Kab. Aceh Utara, Yulizar, M.Si, Direktur LSP Komuputer Jakarta dan para Instruktur.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Menurut proyeksi ILO (International Labour Organization) Indonesia akan menikmati bonus demografi pada tahun 2020 – 2030, namun hal ini tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga ahli, dari 113 juta pekerja, kita hanya memiliki 13,4 juta tenaga ahli. Kerena itu perlu adanya percepatan peningkatan SDM bidang TIK untuk menghadapi ekonomi digital dengan membentuk kompetensi dalam level operator atau teknis guna mengawal  pencapaian tenaga ahli untuk  digital talentpreneur”. Lanjutnya lagi “Kegiatan bimtek vocasional SKKNI di Lhoksukon Kab. Aceh Utara ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital bersamaan dengan kemajuan TIK itu sendiri. Melalui kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengharapkan terwujudnya sinergitas pelaksanaan program pengembangan SDM TIK dengan pemerintah Kab. Aceh Utara dalam upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan pengembangan SDM bidang TIK di setiap wilayah/daerah di Indonesia”.

Fasilitasi bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, yang dalam sambutannya mengatakan, “Dengan adanya kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI bagi angkatan kerja muda bidang TIK di Kab Aceh utara ini akan dapat meningkatkan kompetensi lulusan SMK yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka penggangguran, serta mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang TIK. Kegiatan ini cukup strategis, terutama bagi para lulusan SMK, yang bisa mendapatkan sertifikat kompetensi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan adanya program kerjasama Kementerian Kominfo dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe juga diharapkan akan dapat mencetak talenta/SDM level teknis sehingga dapat meningkatkan daya  saing SDM Indonesia di bidang TIK dengan negara lain. Pemerintah Kab. Aceh Utara sangat mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya, karena sangat  bermanfaat bagi Kab. Aceh Utara dalam rangka memutus mata rantai pengangguran”.