Konsinyering Penyusunan Program Kinerja BBPSDMP Kominfo Medan

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kinerja BBPSDMP Kominfo Medan tahun 2019, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan kegiatan konsinyering program kerja di Hotel Miyana Kabupaten Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara. Agenda ini diselenggarakan pada Kamis, 27 Juni 2019 s.d. Jumat, 28  Juni 2019, dengan dihadiri oleh pejabat eselon III, IV, para peneliti, dan seluruh staf di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan. Tujuan pelaksanaan kegiatan konsinyering ini adalah untuk mengkoordinasikan dan menyelesaikan program-program kerja yang telah ditargetkan untuk diselesaikan di semester pertama tahun 2019.

Salah satu bagian dari kegiatan konsinyering ini adalah Coaching  Penelitian Survei Indikator TIK yang dipandu oleh perwakilan tim peneliti dari Puslitbang Aptika yaitu Andry Rivan Sumara dan Feki Pangestu Wijaya. Coaching ini biasa dilakukan sebelum proses pengumpulan data penelitian survei indikator TIK turun ke lapangan.

Acara ini dibuka oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan saat ini Kementerian Kominfo merupakan lembaga yang berperan penting dalam perkembangan dunia komunikasi dan informatika nasional. Pertumbuhan yang masif di bidang ini pada tataran nasional memang melahirkan lembaga baru yang turut terlibat, misalnya kehadiran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga Kementerian Kominfo perlu menempatkan diri dengan baik mengingat tentu akan ada irisan dengan hadirnya lembaga baru. Kondisi ini juga menuntut Kementerian Kominfo untuk lebih meningkatkan pelayanan dengan meningkatkan kecepatan, kecermatan, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam bekerja.

Di akhir kegiatan konsinyering tersebut masing-masing bagian memaparkan hasil yang diselesaikan dalam kegiatan selama dua hari tersebut. Bagian Tata Usaha melalui Kabag Tata Usaha, Amal Hasyim, S.Sos, menyampaikan progress merapikan arsip surat-menyurat baik itu surat tugas, surat keluar, surat masuk, surat keputusan (SK) dan arsip lainnya; Bidang Pengembangan SDM Kominfo melalui Kabid. Pengembangan SDM Kominfo, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si memaparkan mengenai lokasi SKKNI bidang TIK dan rencana pelaksanaan Bimtek Literasi TIK di sejumlah daerah dan pembentukan tim pengawasan pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) yang akan mulai serentak tanggal 1 Juli 2019 di 5 (lima) wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan; Bidang Penelitian Kominfo melalui Kabid Penelitian Kominfo, Budiman S.Sos, memaparkan mengenai pengelolaan jurnal Pikom, yang edisi Juni tahun 2019 akan terbit di akhir Juni ini, pelaksanaan pengumpulan datan penelitian Indikator TIK yang akan dimulai Juli 2019, penelitian penyusunan Rencana Strategis TIK bagi Pemerintah Daerah dalam hal ini di Kab. Padang Lawas Utara yang saat ini masih dalam tahapan pengumpulan data dari SKPD setempat. penerbitan policy brief melalui Analisis Isu Media/Kajian Opini Publik yang telah rampung sampai dengan bulan Juni dan penyelesaian dokumen KNAPPP untuk manajemen mutu penelitian.

Pelaksanaan konsinyering ini diharapkan akan semakin mematangkan program-program kinerja BBPSDMP Kominfo Medan yang telah disusun dan dapat diselesaikan tepat waktu.

SERTIFIKASI SKKNI BIDANG TIK BAGI ANGKATAN KERJA MUDA DI KABUPATEN ACEH TENGAH

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 25 s/d 30 Juni 2019 melaksanakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini bertempat di Hotel Bayu Hill Takengon dan diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya.


Acara pembukaan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2019 dan dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof. Henri Subiakto, MA, Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Kadis Kominfo Aceh Tengah, Khaeruddin, ST, MM, Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan Harun Manzola, ST, MM, Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Arslan Abu Bakar. dan dibuka secara resmi oleh , Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar. Dalam laporan Drs. Irbar Samekto, M.Si selaku Kepala BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Sementara itu Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof. Henri Subiakto, MA mengatakan bahwa dengan adanya Revolusi Industri 4.0 maka peluang pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar dan hal ini merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan terhadap peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar. dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada BBPSDMP Kominfo Medan atas perhatian yang diberikan kepada pengembangan SDM bidang TIK di Kabupaten Aceh Tengah dan mengataka bahwa perkembangan TIK dewasa ini semakin membuka banyak peluang bagi angkatan kerja muda untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK dibuka secara resmi dengan harapan Sertifikasi ini dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kabupaten Aceh Tengah dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

BBPSDMP KOMINFO MEDAN GELAR UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 111 TAHUN 2019

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si memimpin upacara bendera memperingati  Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 Tahun 2019. Upacara digelar di halaman kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (20/5/2019). Dihadiri oleh Pejabat  Eselon III, Eselon IV, Fungsional Peneliti, Litkayasa, Pranata Humas serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan. Dengan mengambil Tema “Bangkit Untuk Bersatu” sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Menkominfo menyampaikan, Dalam naskah Sumpah Palapa yang ditemukan pada Kitab Pararaton tertulis: Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi Tan Tyun Amuktia Palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”. Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen telah cukup, asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama, yaitu kemerdekaan bangsa.

Lebih lanjut lagi Menkominfo menegaskan, butir ke lima dari nawacita kabinet presiden Joko Widodo dan wakil presiden Jusuf Kalla berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Pada awal tahun ini, visi tersebut mendapat penekanan lebih melalui amanat presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pada tahun-tahun sebelumnya. Melalui pembangunan manusia  yang terampil dan terdidik, pemerintah  ingin meningkatkan daya  saing ekonomi dan secara  simultan meningkatkan  kapasaitas sumber daya  manusianya.

Selain itu, Menkominfo menyampaikan, Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2019 ini harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas  diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri, kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia dan Pengembangan kapasitas sumber daya  manusia  juga harus diletakkan dalam konteks  pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan.

Saya haturkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang keseratus sebelas, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global. Upacara Hari Kebangkitan Nasional berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, Pembacaan Panca Prasetya Korpri, menyanyikan dua lagu wajib nasional “Padamu Negeri” dan “Satu Nusa Satu Bangsa” serta diakhiri  dengan doa.

BBPSDMP KOMINFO MEDAN GELAR UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA

Memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 1945, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan  melaksanakan upacara bendera yang dipimpin oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan  Drs. Irbar Samekto, M.Si,  selaku pembina upacara di aula Kantor BBPSDMP Kominfo Medan (Karena keadaan dilapangan Kantor BBPSDMP Kominfo Medan hujan), pada Sabtu (1/6/2019) pagi. Upacara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan diikuti sejumlah peserta upacara dari Pejabat  Eselon III, Eselon IV, Fungsional Peneliti, Litkayasa, Pranata Humas serta diikuti karyawan BBPSDMP Kominfo Medan.

Sambutan Presiden RI Joko Widodo yang dibacakan Pembina Upacara Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya Presiden RI menyampaikan, ”Selama 74 tahun Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Sungguh Pancasila  adalah berkah yang indah diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi Presiden RI menegaskan, para pendiri bangsa yang inklusif dan tidak chauvinis diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Maksudnya keberagamaan yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun “Taman Sari Kebudayaan” yang memungkinkan semua makhluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat. Dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk  bersama untuk menetapkan  Pancasila  sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara  yang kokoh, yang menjadi pondasi  dibangunnya  Indonesia bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Pada peringatan hari lahir pancasila di tahun 2019 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

Selain itu, Presiden RI menyampaikan, sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup dilebih dari 17.000 pulau dan semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa den bernegara. Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhineka Tunggal Ika dan bersatu menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin.

Upacara peringatan hari Lahir Pancasila berlangsung khidmat, dengan prosesi upacara peringatan hari lahir Pancasila ini dimulai dengan laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara, kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih dengan diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan Naskah Pancasila, pembacaan Naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh petugas upacara dan menyanyikan lagu Garuda Pancasila oleh seluruh peserta upacara serta diakhiri  dengan doa.

Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Aceh Besar

Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Aceh Besar dilaksanakan oleh Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari di Kabupaten Aceh Besar dan diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Acara pembukaan Bimtek dan Sertifikasi ini dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto MSi, Direktur LSP TIK Indonesia, Edwin Suryosaptanto, Kabid Media Informasi, Pos dan Telekomunikasi Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Besar, Drs. Amran, MSi dan para instruktur.

Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, MSi mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu angkatan kerja muda khususnya SDM bidang TIK yang belum memperoleh sertifikasi. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam mengembangkan program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam Nawa Cita yakni program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk membantu perluasan lapangan dan kesempatan kerja. Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi dalam sambutannya mengatakan bahwa persoalan kompetensi adalah persoalan yang sangat strategis, banyak komponen yang bisa dihadapi bila kita memiliki kompetensi yang tepat. Saat ini Indonesia berada pada posisi peringkat 34 di dunia dan masih di bawah empat negara Asean lainnya seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand dalam hal komtensi SDM-nya. Disampaikan juga tentang  bagaimana pentingnya TIK pada era globalisasi saat ini, semua aspek kehidupan baik ekonomi, pemerintahan, pendidikan dan kesehatan membutuhkan TIK, hal ini dapat kita lihat dengan bermunculan beberapa istilah seperti e-finance, e-government, e-learning, e-health yang semuanya itu membutuhkan tenaga kerja yang berkompeten di bidang TIK.

Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sangat penting bagi angkatan kerja muda dalam mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Dengan jumlah angkatan kerja yang cukup besar yang merupakan bonus demografi, sebenarnya merupakan peluang bagi Indonesia namun hal ini dapat menguntungkan bagi kita apabila tenaga kerjanya memiliki kompetensi dan produktif di bidangnya. Melihat pentingnya kegiatan sertifikasi SKKNI bidang TIK ini, peserta diharapkan dapat serius mengikuti  kegiatan ini sehingga nantinya memiliki kompetensi dan sertifikasi seperti yang diharapkan. Kegiatan ini diharapkan akan berdampak pada muncunya tenaga-tenaga kerja profesional di bidang TIK sekaligus juga akan dapat menciptakan peluang-peluang kerja baru sebagai enterpreneurship (wirausaha).

Seminar Proposal Penelitian Balai Besar Pengembangan SDM Dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar proposal penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2019, di Aula BBPSDMP Kominfo Medan (15/04/2019). Penelitian BBPSDMP Kominfo Medan tahun 2019 ini mengambil tema utama mengenai Pemanfaatan TIK pada UMKM yang tahun ini mengambil lokus hanya di Provinsi Sumatera Utara saja. Tema utama penelitian ini dijadikan penelitian kelompok yang menjadi semacam pohon penelitian yang selanjutnya diturunkan dan diikuti dengan penelitian mandiri masing-masing peneliti dengan mengambil segmen yang lebih khusus seperti kompetensi SDM, Digital Marketing dan Permodalan UMKM.

Seminar  tersebut  mengundang perwakilan Dinas Kominfo Provsu, Badan Litbang Provsu, LPPM UIN-SU dan Panca Budi sebagai peserta dengan menghadirkan narasumber, Prof. Dr Yusnadi, MS dan Dr. Dra. Hj. Nina Siti Salamaniah Siregar, M.Si. Kegiatan seminar  dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si, dalam  sambutannya  mengatakan, Peran UMKM di era digital saat ini sangat penting di dalam perekonomian negara. Dengan dibangunnya infrastruktur TIK Palapa Ring akan memicu pertumbuhan PDB menjadi 7%  dan ditargetka tahun 2025 Indonesia akan menjadi negara berpendapatan menengah di dunia. Disitulah UMKM berpeluang mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan TIK terutama dari sisi pemasarannya seperti pemanfaatan media sosial dan komunitas global lainnya yang ada di internet.

Forum seminar diisi dengan pemaparan proposal oleh 8 orang penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta, dan diakhiri dengan saran dan masukan dari narasumber sehingga penelitian yang akan dilaksanakan nantinya akan menghasilkan penelitian yang benar-benar memberikan kontribusi dalam penyusunan kebijakan dan dampak yang positif bagi stakeholder terkait.

SERTIFIKASI BERBASIS SKKNI BIDANG TIK BAGI ANGKATAN KERJA MUDA DI KOTA TEBING TINGGI

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi menggelar Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda pada hari Rabu (10/04/2019) di Hotel Malibou, Kota Tebing Tinggi.

Kegiatan ini dibuka oleh Walikota Tebing Tinggi yang diwakili oleh Asisten Adm. Umum Pemko Tebing Tinggi, H. Kamlan, SH, MM, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pendekatan e-government dan open-government adalah sebuah jawaban dari tuntutan dinamika saat ini, bukan sekedar konsumsi teknologi semata. Mengingat kecepatan dan keakuratan sistem pelayanan adalah langkah yang harus dilaksanakan.

Sesuai Peraturan Walikota Tebing Tinggi Nomor 39 tahun 2017 tentang pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi bahwa nantinya Dinas Kominfo akan dijadikan tempat data center dan command center, sehingga pelayanan publik, kewilayahan dan kinerja organisasi dapat ditampilkan dalam satu ruangan.
Kegiatan bimtek dan sertifikasi ini merupakan salah satu upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang siap dan terampil dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Pemkot Tebing Tinggi sangat mengapresiasi Kementerian Kominfo yang telah menyelenggarakan kegiatan ini secara rutin setiap tahun.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, menjelaskan tujuan dan sasaran kegiatan adalah untuk membantu angkatan kerja muda khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian sehingga melalui kegiatan ini diharapkan akan terwujud SDM angkatan kerja muda bidang kominfo yang memiliki kompetensi sekaligus membibit angkatan muda menuju Indonesia digital, sehingga angkatan kerja muda akan memiliki jati diri yang kuat dan bermakna bagi masyarakat dan negara.

Peserta Sertifikasi SKKNI ini sebanyak 59 orang yang terdiri dari lulusan SMK , D1, D2, dan D3 bidang TIK dengan skema Programmer, Networking, Technical Support dan Graphic Design. Pesertanya berasal dari Kota Tebinggi, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kab. Simalungun.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Deli Serdang dan Sekitarnya

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda di Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, yaitu mulai tanggal 26 s/d 30 Maret 2019, bertempat di Hotel Grand Sakura Medan. 60 peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3, dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, dan sekitarnya. Fasilitasi sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda bidang TIK dalam memperoleh sertifikat kompetensi.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari  Selasa (26/3)  dan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid; Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si; Direktur LSP TIK Indonesia, Ir. Edwin Suryosuptanto; dan para instruktur. Kabid Pengembangan SDM Kominfo, BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman, S.Sos, MSi selaku penanggung jawab kegiatan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan fasilitasi sertifikasi ini mengimplementasikan program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam nawacita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi  perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital.

Sementara itu, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam paparannya menjelaskan, Kementerian Kominfo telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi dan sekaligus merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. SKKNI bidang kominfo merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memfasilitasi sertifikasi kompetensi tenaga kerja bidang komunikasi dan informatika. Oleh karena itu, dalam mengikuti kegiatan ini peserta diharapkan dapat fokus agar setiap komponen yang diujikan dapat memenuhi standar kompetensi. Komponen kompetensi tersebut yakni meliputi sikap (attitude), pengetahuan (knowledge), dan keterampilan (skill). Dengan diselenggarakannya sertifikasi nasional berbasis SKKNI ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi diri, disiplin, kejujuran, dan memiliki daya saing tinggi dalam  mencari kerja dan menciptakan peluang kerja baru.

KIM MENUJU EKONOMI DIGITAL MAMPU MEMBERIKAN NILAI TAMBAH

Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera, Nouval Mahyar, SH, yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, membuka acara Workshop Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara (Diskominfo Provsu) dengan tema “KIM Berbasis Teknologi Informasi Jembatan Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi Anggotanya” di Hotel Grand Kanaya Medan, Kamis (14/03/2019).

Dalam sambutannya Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Nouval Mahyar, SH mengatakan, kegiatan workshop KIM se-Sumatera Utara ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia KIM di Sumatera Utara. KIM mempunyai peran besar dalam mendukung Pemerintahan Sumatera Utara, melalui penyampaian informasi-informasi yang positif kepada masyarakat, KIM dapat mengedukasi masyarakat. KIM sebagai agen informasi diharapkan dapat berperan menjadi jembatan peningkatan ekonomi masyarakat. KIM harus mampu memanfaatkan teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan KIM sendiri sehingga KIM dapat lebih produktif dan mampu memberikan nilai tambah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber, yakni: Eko Setiawan, SI.Kom, M.Med.Kom, Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur (Materi: Revitalisasi Tata Kelola dan Pemberdayaan Kim), Heri Dwi Utoyo, Dinas Kominfo Kota Surabaya (Materi: Peran Kim dalam literasi media sosial), Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan (Materi: Kim menuju ekonomi digital), , S.Si, M.Comp.Sc, Ketua ABDSI Kota Medan (Materi: Kim berbasis E-Community KUMKM) yang dipandu oleh Moderator Setia Pandia.

Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan selaku narasumber dalam paparanya, Kim menuju ekonomi digital, menjelaskan pemberdayaan informasi melalui Kim bisa dilakukan dengan cara two step flow model, perumusan kebijakan antara pemerintah, Kim dan masyarakat melalui literasi TIK. Literasi TIK adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan dan berbagi informasi dengan berpikir kritis, kreatif dan etis. Hal ini akan menjaga tentang kapan, mengapa dan bagaimana menggunakan TIK dengan cara bertanggung jawab. Kim dapat berperan mendorong perekonomian semakin baik melalui keleluasan mempromosikan produk usaha kecil melalui media sosial, blog maupun website atau membuat mempromosikan produksi sendiri dengan menggunakan sistim e- commerce”, Ujar Irbar.

Dari hasil paparan dari nara sumber Hj. Gadis Melani Rusli, SH, Kabid Pengelola Informasi Publik Dinas Kominfo Provsu, menyimpulkan fungsi dan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan bidang informasi dan komunikasi kepada masyarakat. Hal ini mengingat KIM sebagai agen penyebar informasi pembangunan dalam melakukan diseminasi informasi.

Turut hadir dalam acara ini, Perwakilan OPD Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Insan Pers dan Perwakilan KIM dari Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

SOSIALISASI INTERNET SEHAT BAGI KAUM WANITA DI KABUPATEN ASAHAN

Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Asahan mengundang Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan sebagai narasumber pada kegiatan Sosialisasi Internet Sehat Bagi Kaum Wanita Kab. Asahan yang dilaksanakan di Hotel Antariksa pada 12 Januari 2019 yang dihadiri oleh 4 orang narasumber yaitu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M. Si. Kepala Seksi Pengolahan Data Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara Junaidi Irwansyah, ST dan Dosen STMIK Royal Sumantri, MH dan Rizky Fauziah, S. Sos, M. Kom. Pada kegiatan ini berjumlah 71 orang yang terdiri dari Ibu-ibu PKK, Dharmawanita Pemkab. Asahan dan Ibu-ibu pengajian di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan.

Adapun acara sosialisasi ini dibuka oleh Bupati Kab. Asahan Bapak Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M. AP diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Asahan yaitu Bapak Rahmat Hidayat Siregar, S. Sos, M. Si. Beliau menyampaikan dalam sambutannya, pelaksanaan sosialisasi ini dilaksanakan agar para narasumber dapat membantu memberikan pemahaman dan penguasaan terhadap manfaat penggunaan internet serta pemahaman terhadap sisi negatifnya sehingga dapat terhindar dari hal tersebut dan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memanfaatkan internet dengan sehat dan aman bagi diri dan keluarga.

Selanjutnya pemaparan materi oleh para narasumber, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan menyampaikan materi yang berjudul “Pemanfaatan Internet; Berselancar; Berbagi dan Menerima Informasi dengan Bijak”.  Beliau meyampaikan bahwa di zaman sekarang ini, setiap orang harus memiliki email untuk memulai suatu hubungan internasional terlebih kepada kaum wanita khususnya Ibu-ibu yang hadir sebagai peserta agar dapat memanfaatkan penggunaan internet dengan kreatif dan bijak serta harus taat kepada UU ITE. Internet bagi kaum Ibu/Wanita tidak hanya sekedar media sosial saja, namun juga dapat memberikan penghasilan untuk itu pada tahap selanjutnya perlu diadakan Pelatihan TIK di Kab. Asahan agar mendorong Ibu-ibu untuk lebih kreatif lagi menggunakan internet yang dapat memberikan penghasilan. Untuk penangan dari kementerian kominfo terkait masalah ketidakbenaran informasi yang diterima, penipuan, ujaran kebencian ataupun konten-konten yang melanggar UU ITE, kaum Ibu atau siapapun dapat mengirimkan aduan konten dengan mengirimkan detail pengaduan dan alamat website lewat email aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Materi kedua dipaparkan oleh Kepala Seksi Pengolahan data Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, Bapak Junaidi Irwansyah, ST dengan judul materi “Internet Sehat dan Aman”. Beliau menyampaikan tips dan trik agar terhindar dari kejahatan-kejahatan yang kerap muncul di dunia maya khususnya bagi Ibu-ibu yang sering menjadi korban. Pemateri selanjutnya Dosen STMIK Royal Ibu Rizky Fauziah, S. Sos, M. Kom  dengan judul “Wanita Kader Internet Sehat Indonesia” menyampaikan bahwa seorang Ibu adalah sosok yang sangat berpengaruh di dalam keluarga, karena biasanya perkataan seorang Ibu selalu didengarkan oleh anak dan suaminya serta anggota lainnya, untuk itu seorang Ibu harus mampu menyaring informasi yang Ia terima dan mencari kebenaran terlbih dahulu sebelum menyampaikan sesuatu yang Ia temui di internet kepada keluarganya. Pemateri terakhir Dosen STMIK Royal Bapak Sumantri, MH menyampaikan materi yang berjudul “Cara Hadapi Hoax dan Kampanye Hitam di Media Sosial” menyampaikan agar para Ibu-ibu selalu waspada dan berhati-hati di dalam menggunakan internet dan agar selalu mengklarifikasi terlebih dahulu berita/informasi yang diterima di internet agar tidak menimbulkan korban dalam persoalan hukum. Sesi ini dipandu oleh Moderator Kabid.  Teknologi Informatika Dinas Kominfo kab. Asahan Bapak Zulkarnain, SE, M. Si yang sekaligus menjadi ketua panitia pelaksana kegiatan sosialisasi ini. Pemaparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Selanjutnya, acara sosialisasi ini ditutup oleh Kadis. Kominfo Kab. Asahan Bapak diwakili oleh Kabid  Teknologi Informatika Dinas Kominfo Kab. Asahan Bapak Zulkarnain, SE, M. Si. Beliau mangharapkan kepada seluruh peserta acara yang hadir agar setelah pulang dari kegiatan sosialisasi ini, peserta dapat menyebarkan informasi/pelajaran yang di dapat dari kegiatan ini kepada keluarga maupun masyarakat sekitar serta berperan aktif dalam upaya membantu menyediakan atau menyelenggarakan internet yang aman dan nyaman bagi anak, remaja, pribadi maupun masyarakat secara umum.