Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bagi Angkatan Kerja Muda di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya, melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan  kerja muda di Kota Tarakan. Fasilitasi Sertifikasi SKKNI tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari Kota Tarakan dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu  Junior Network Administrator, Junior Web Programming, Desain Grafis Junior, Desainer Multi Media, Digital Imaging.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dimulai pada tanggal 24 s.d. 26 Oktober 2018 bertempat di Hotel Lotus Tarakan yang diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1 , D2, D3,  dan S1,  bidang TIK. Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Pembukaan dilaksanakan pada Hari Rabu, tanggal 24 Oktober 2018, yang dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.Si, Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Tarakan, Muhammad Haris, SH, M.Hum, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tarakan, Direktur LSP TIK Indonesia Surabaya, Ir.Edwin Suryosaptanto,BBA, MBA, Kepala SMK Negeri 2 Tarakan diwakili oleh Zulfikar, para perwakilan perguruan tinggi/institut/sekolah tinggi, para instruktur dan assesor.

Sambutan Kepala Badan Litbang SDM Kominfo yang disampaikan oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si  dalam sambutannya mengatakan, yang memicu peningkatan pengembangan SDM bidang kominfo/TIK dalam rangka  menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis pengetahuan. Pertama, persaingan  yang semakin  tinggi  di era globalisasi ditandai dengan inovasi dan strategi   baru dari tiap negara, institusi dan individu. Kedua, penguatan blog perdagangan antar kawasan, seperti kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ketiga trending revolusi industri 4.0, saat ini sudah terasa cenderung berkembang khususnya dalam menangani/menggunakan kecerdasan buatan (artifical intellegent), rekayasa genetika dan teknologi lainnya.

Lanjutnya teknologi pada revolusi industri 4.0 akan mengubah struktur ekonomi dunia secara mendasar, termasuk efeknya pada tenaga kerja dan masa depan pekerjaaan yang mengakibatkan ketidaksetaraan pendapatan. Kegiatan bimtek vokasional SKKNI di Kota Tarakan ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital, bersamaan dengan tiga momentum besar tersebut, sehingga angkatan kerja muda  yang merupakan bonus demografi dalam masa Indonesia emas akan memiliki jati diri  yang kuat serta lebih bermakna bagi masyarakat dan negara.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Walikota Tarakan dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Tarakan, Mohammad Haris, SH, M.Hum dalam sambutannya mengatakan, di era  globalisasi sekarang dengan semakin pesatnya perkembangan pembangunan yang  memanfaatkan teknologi informasi diperlukan sumber daya manusia yang mampu  bersaing dan menguasai TIK. Untuk memenuhi SDM tersebut angkatan muda yang  sekarang disebut kaum milenial yang akan mampu menjawab dan berperan dalam persaingan tersebut. Sejalan dengan program pemerintah Kota Tarakan yang membangun kota  dengan cerdas yaitu Smart City. Smart City yang dimaksud antara lain Smart Living, Smart Economy, Smart Government, Smart People, Smart Mobility.

Badan Litbang SDM Kemkominfo mengharapkan adanya sinergitas pelaksanaan program  pengembangan SDM Kominfo bersama-sama dengan pemerintah Kota Tarakan dalam  upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan dalam pengembangan SDM  bidang kominfo di setiap wilayah/daerah di Indonesia.

BBPSDMP KOMINFO MEDAN GELAR UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE – 90 TAHUN 2018

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Amal Hasyim, S.Sos. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (29/10/2018) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Dengan mengambil tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kerangka NKRI.

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pembacaan naskah Pancasila, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Ikrar Sumpah Pemuda, menyanyikan lagu wajib nasional Satu Nusa Satu Bangsa serta diakhiri dengan doa.

LOMBA PEMENTASAN MEDIA TRADISIONAL PERTUNJUKAN RAKYAT TAHUN 2018

Dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan Kelompok Media Tradisional di bidang  Komunikasi  dan Informasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menggelar Lomba Pementasan Media Tradisional Pertunjukan Rakyat  Tahun 2018 di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Selasa, 16 Oktober 2018. Dengan  mengangkat Tema “Media Tradisional Pertunjukan Rakyat Sumut Sadar Teknologi Informasi dan Memelihara Kearifan Lokal”.

Lomba pementasan media  tradisional pertunjukan rakyat tersebut dinilai oleh Dewan Juri yang terdiri dari Budayawan Sumut, Syawaluddin, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto M,Si; dan Kadis Budaya dan Pariwisata, Hidayati. Kegiatan juga dihadiri para  tokoh seni, pimpinan sanggar budaya, para peserta lomba dari kabupaten/kota se-provinsi Sumatera Utara dan para insan pers. Maksud dan tujuan digelarnya lomba tersebut adalah untuk mengembangkan media tradisional yang mampu bersinergi dengan media-media lain dalam upaya memperlancar arus informasi di Provinsi Sumtera Utara dan memilih kelompok pertunjukan rakyat terbaik dan berprestasi tingkat Provinsi  Sumatera Utara  tahun 2018.

Perlombaan tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Provsu, Drs. H. Mhd. Fitriyus, SH, MSP.  Dalam sambutannya Gubsu yang dibacakan oleh Kadis Kominfo Provsu menyampaikan, bahwa pemenang perlombaan ini akan mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam Festival Nasional Pertunjukan Rakyat pada tanggal 28-29 Oktober 2018 di Serpong Banten, Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) merupakan event tahunan yang rutin digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas). Gubsu juga menambahkan agar peserta lomba pementasan media tradisional pertunjukan rakyat perwakilan Sumatera Utara dapat meraih juara pertama pada Festival Nasional Pertunjukan Rakyat yang diselenggarakan di Serpong Banten nanti.

Peserta lomba ini diikuti 15 kelompok Media Tradisional Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yaitu 1. Kota Medan, 2. Kota Tebing Tinggi, 3. Binjai, 4. Kab. Deli Serdang, 3.Kab. Serdang Bedagai, 4.Kab. Langkat, 5. Kab. Karo, 6. Kab. Pakpak Barat, 7. Kota Padang Sidempuan, 8. Kota Tanjung Balai, 9. Kab. Paluta, 10. Kab. Asahan, 11. Kab. Labuhan Batu, 12, Kab. Humbahas, 13. Kab. Labuhan Batu Utara dan 15. Kab. Samosir. Kegiatan ini diharapkan  dapat menjadi fasilitator bagi pemerintah untuk menyampaikan program-program dan kebijakan terbaru dalam pemerintahan kepada masyarakat demi terwujudnya visi Provinsi Sumatera Utara maju, aman dan bermartabat.

Setelah dilakukan penilaian terhadap satu-persatu peserta lomba pementasan media tradisional pertunjukan rakyat Sumatera Utara, dewan juri akhirnya menetapkan 3 (tiga) Kelompok Pertunjukan Rakyat Tradisional sebagai pemenang yaitu juara I dari Kota Medan, Juara II Kabupaten Deli Serdang dan juara III Kabupaten Asahan, sementara pada juara harapan I dari Kabupaten Serdang Bedagai, juara  harapan II dari Kabupaten  Langkat dan juara harapan III dari Kabupaten Paluta.

SERTIFIKASI NASIONAL BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI BERBASIS SKKNI DI BANDA ACEH

Dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta mengimplimentasikan Permen Kominfo No. 24 tahun 2015 tentang pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai amanat UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Medan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh menyelenggarakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda pada tanggal 25 s/d 27 September 2018 di Kota Banda Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari bertempat di Hotel Mekkah Banda Aceh dan diikuti oleh 60 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 25 September 2018 dan dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof. Dr. Henri Subiakto, MA, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi, Kadis Kominfo Kota Banda Aceh, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA dan dibuka secara resmi oleh oleh Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. Zainal Arifin. Dalam sambutannya Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo yang diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan, Ir. Arifin Saleh Lubis, MT mengatakan bahwa peluang pertumbuhan ekonomi terbuka lebar dengan adanya Revolusi Industri 4.0 yang merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. Zainal Arifin dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa perkembangan TIK membuka banyak peluang untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan dibuka secara resmi dengan harapan Fasilitasi Sertifikasi ini dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar mereka dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (Ratna)

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Pidie Provinsi Aceh

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie Provinsi Aceh dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK Surabaya, melaksanakan Fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan  kerja muda di Kabupaten Pidie. Fasilitasi Sertifikasi SKKNI tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Pidie dan Kota Banda Aceh.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dimulai pada tanggal 30 Agustus s.d. 01 September 2018 yang diikuti oleh 54 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1 , D2, D3,  dan S1,  bidang TIK. Pembukaan dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 30 Agustus 2018 dihadiri oleh Bupati Kabupaten Pidie yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Kabupaten Pidie, Bapak Bahrul Walidi, Kepala BBPPSDMP Kominfo Medan yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Amal Hasyim, S.Sos, Direktur LSP TIK Indonesia Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, BBA, MBA, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Pidie diwakili oleh Bapak Muzakkir.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara  resmi oleh Bupati Pidie dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Kabupaten Pidie, Bapak Bahrul Walidi. Dalam sambutannya mengatakan, diselenggarakannya sertifikasi SKKNI  ini memberikan konstribusi besar dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang TIK khususnya bagi calon tenaga kerja muda yang handal dan siap pakai. Lebih lanjut Barul Walidi menjelaskan hal ini sejalan dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Tranmigrasi RI Nomor 5 Tahun 2012 tentang Sistem Standarisasi Kompentensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sebagai salah satu rumusan kemampuan para tenaga kerja yang mencakup aspek pengetahuan keterampilan dan keahlian dan kemampuan serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan perundang-undangan. Kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-sebaiknya dan diharapkan lulus memperoleh sertifikat Standarisasi Kompentensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Pencerahan/pembekalan yang disampaikan oleh Nara Sumber Yusrizal,  S. Kom, M. Eng tentang fungsi TIK dalam segala bentuk termasuk dalam bidang ekonomi. Nara sumber dari LSP TIK Indonesia, Ir. Edwin Suryosuptanto, BBA, MBA dalam  paparannya menjelaskan tentang pentingnya TIK  pada masa sekarang ini, kompentensi kerja merupakan spesifikasi yang terdiri dari sikap kerja (attitude) pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) maka kepada peserta  dapat meningkatkan tiga hal tersebut dalam mengelola SDM TIK sehingga impelementasinya dapat mendukung tata kelola TIK di Kabupaten Pidie.

BIMBINGAN TEKNIS DAN SERTIFIKASI BERBASIS SKKNI BIDANG TIK BAGI ANGKATAN KERJA MUDA DI KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA

Penggunaan internet di Indonesia semakin meningkat dari masa ke masa dan akan semakin meningkat pada masa yang akan datang. Pemerintah juga telah membangun berbagai infrastruktur pendukung aksesibilitas internet secara menyeluruh melalui proyek palapa ring, yakni proyek yang menghubungkan pulau – pulau besar di negeri ini dengan menggunakan fiber optik. Proses negara ini dalam industri digital akan semakin diperhitungkan dunia manakala Indonesia pada tahun 2030 akan menjadi the big five GDP Forecast In Purchasing Power Parity. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Henri Subiakto, SH, MA, staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bidang Hukum dalam acara Pembukaan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Asahan Sumatera Utara, Selasa 2 Oktober 2018.

Menurut Henri, secara kasatmata perkembangan ekonomi digital akan menjadi tren menarik bagi Indonesia dan dipastikan akan menjadi penopang utama perekonomian nasional saat ini dan masa mendatang. Saat ini sektor budaya sosial pantas menjadi perhatian kita semua agar perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang diselaraskan dengan ekonomi dan perkembangan digitalisasi pada seluruh sektor kehidupan dapat menjadi selaras. Perkembangan Artificial Intelligence yang tertanam dalam platform Internet Of Thing akan memberi dampak besar dalam berbagai kondisi termasuk pada pengembangan sumber daya manusia. Upaya untuk hadir dan menjadi bagian dari perkembangan dan penerapan revolusi industri 4.0 bagi semua kalangan, khususnya bagi angkatan kerja adalah dengan meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan kreativitas diri. Dengan kreativitas tinggi maka, melesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk didalamnya revolusi industri 4.0 akan menjadi peluang besar bagi siapapun baik dari sisi karir, sosial dan finansial.

Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, Msi mengingatkan semua pihak untuk bersiap diri, ditengah hadirnya revolusi industri 4.0. Sebagaimana diketahui bahwa revolusi industri 4.0 akan mengedepankan penerapan Artificial Intelligence (AI) pada seluruh sistem dan kebutuhan manusia, termasuk didalamnya aplikasi robotic yang akan memberikan beberapa dampak bagi manusia, khususnya sumber daya manusianya. Ibarat kata, saat ini gerbong-gerbong industri teknologi tinggi sudah dibuka, dan akan kembali kepada diri kita sendiri, apakah kita akan menjadi bagian dari gerbong industri itu sendiri, atau hanya menjadi penonton dan tidak mendapatkan apa – apa, selain hanya sebagai user atau pengguna semata. Dengan bimbingan teknis dan uji kompetensi ini, diharapkan sinergisitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mengadvokasi kesiapan angkatan kerja menyongsong masifnya penerapan industri 4.0 akan menjadi lebih siap.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Asahan yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bapak Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, Msi mengatakan bahwa era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi secara global dipastikan juga akan menerpa Kabupaten Asahan. Secara birokrasi, Pemerintah Kabupaten Asahan harus siap dengan perkembangan apapun itu. Berbagai upaya telah dilakukan baik perbaikan infrastruktur, termasuk peningkatan sumber daya manusia. Upaya dan fasilitasi yang diberikan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam uji kompetensi ini akan menjadi tren sangat positif serta selaras dengan tujuan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah ini. Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 5/2012 tentang Sistem Standar Kompetensi Kerja Nasional telah dirumuskan tentang kemampuan standar angkatan kerja yang harus disepakati bersama. Untuk itu, kepada seluruh peserta yang merupakan angkatan kerja di Kabupaten Asahan ini untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, sehinga daya saing daerah ini akan didukung oleh sumber daya kompeten dan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan daerah ini terkait teknologi informasi dan komunikasi.

Secara umum, pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis SKKNI Bidang TIK di Kisaran, Kabupaten Asahan Sumatera Utara berjalan lancar. Acara yang diikuti 65 orang angkatan kerja bidang TIK dari berbagai kawasan di Kabupaten Asahan, beberapa pimpinan OPD Kabupaten Asahan, jajaran pimpinan dan asesor LSP Komputer Jakarta dan undangan dari berbagai pihak, diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat dan kreativitas semua pihak dalam menyongsong hadirnya berbagai teknologi informasi dan komunikasi yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi dalam menyonsong hadirnya ekonomi digital di negeri ini pada masa mendatang.

BBPSDMP KOMINFO MEDAN PERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tanggal 1 Oktober 2018 di Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, dengan tema Pancasila sebagai landasan kerja mencapai prestasi bangsa. Bertindak selaku pembina upacara Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M. Si dan diikuti oleh Pejabat Struktural, Staf dan Tenaga Pendukung BBPSDMP Kominfo Medan, bertempat di halaman  kantor BBPSDMP Kominfo Medan. Upacara diawali dengan mengheningkan cipta sebagai ucapan syukur atas perjuangan pahlawan bangsa, selanjutnya Kepala BBPPSDMP Kominfo Medan membacakan  naskah pancasila  yang diikuti peserta upacara.

Pada upacara Hari Kesaktian Pancasila ini dibacakan Ikrar Kesaktian Pancasila oleh Kepala Bidang Pengembangan  SDM Kominfo, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si. Upacara  berlangsung dengan  lancar dan penuh  suasana  khidmat.

Pemilihan Miss Internet Indonesia 2018 Sumatera Utara

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyelenggarakan pemilihan Miss Internet Indonesia 2018 di Sumatera Utara, Rabu (5/9/2018). Kegiatan ini diselenggarakan di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan. Dengan tujuan untuk mencari duta-duta yang akan mewakili dan membantu APJII dalam mensosialisasikan program-program APJII, supaya bisa berinternet yang bersih, selektif dan  aman.

Pemilihan Miss Internet Indonesia ini dibuka secara resmi oleh PJ. Gubernur Sumatera Utara Drs. Eko Subowo, MBA yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Bapak Nouval Mahyar, SH, M.Hum dan dihadiri Sekretaris Dinas Kominfo Provsu, H. M. Ayub SE, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si yang diwakili, Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, Kadis Pariwisata Medan Agus Suryono, Sekjen APJII Sumut Bambang Heru Wijaksono dan Staf APJII Sumut.

Sambutan PJ. Gubernur Sumatera Utara yang disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, H. Nouval Mahyar, SH, M.Hum mengatakan internet telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, semoga saja nantinya para peserta miss internet bisa  menjadi duta yang akan mensosialisasikan internet yang baik dan bermanfaat di masyarakat. Terutama dalam menyampaikan informasi tentang budaya melalui media sosial maupun sarana yang lain, sehingga informasi tersebut bisa sampai kepada masyarakat serta berguna dan dan membawa bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penyedia Jasa Internet  Indonesia (APJII) Sumut, Bambang Heru Wikjaksono mengatakan marilah kita berinternet dengan secara dewasa apapun yang kita buka, baik itu sharing, maupun posting menjadi tanggung jawab kita sendiri. Pemilihan Miss Internet merupakan kompetisi yang digelar oleh APJII sejak tahun 2017 untuk memilih Duta/Miss yang bertugas mengkampanyekan program-program APJII dan pemerintah.  Kompetisi ini dibuka untuk perempuan Indonesia dengan syarat harus mampu berbahasa inggris, dan berwawasan luas.

Pemerintah Sumatera Utara berharap Miss Internet dapat bersinergi, ikut terlibat dan berkolaborasi pada program-program pemerintah dalam mengedukasi masyarakat dalam masalah sosial, budaya, kerukunan beragama dan cinta tanah air. Untuk tahun 2018, pencarian finalis Miss Internet digelar di 12 kota termasuk Medan. Pada pemilihan di Medan terpilih Difa Putri Anriani dari Universitas Prima Indonesia Medan sebagai Miss Internet Sumut yang akan mewakili Sumut untuk berkompetisi di tingkat nasional. Diharapkan Miss internet yang terpilih  dapat membantu pemerintah dalam usaha pemerataan informasi dan komunikasi di Sumatera Utara.

Pembukaan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Deli Serdang 2018 Soroti Attitude Angkatan Kerja Indonesia

“Kekurangan (angkatan kerja) kita ada di attitude!”, demikian penegasan Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA., saat mengisi arahan dalam agenda pembukaan fasilitasi sertifikasi SKKNI angkatan kerja muda bidang TIK di Kabupaten Deli Serdang 6 hingga 8 September 2018. Attitude, yang jika diterjemahkan dalam komponen kompetensi sebagai sikap kerja, adalah satu dari tiga aspek penting yang membentuk kompetensi kerja. Selain sikap kerja, pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) juga menjadi hal yang harus diperhatikan.

Kekurangan dari  sisi sikap kerja, khususnya rasa kurang percaya diri, harus segera dibenahi mengingat Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain global di era ekonomi digital. Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada kurun 2020 hingga 2030, ketika angkatan kerja yang merupakan generasi millenials mencapai komposisi 70% populasi penduduk Indonesia. Indonesia juga memiliki potensi ekonomi digital yang besar melalui layanan jasa keuangan dan game. Jika Indonesia mampu memanfaatkan potensi-potensi tersebut, Bank Indonesia memprediksi sharing digital economy Indonesia akan mencapai 10% PDB bahkan Google meramalkan Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor satu di Asia Tenggara. Namun, Indonesia akan kehilangan kesempatan emas, jika gagal menyiapkan tenaga ahli. Manpower Indonesia yang akan berjumlah 113 juta tidak cukup diimbangi dengan ketersediaan expert hanya sebanyak 13,4 juta orang. Sertifikasi SKKNI menjadi salah satu cara yang ditempuh untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli yang kompeten.

Anggota Komisi I DPR RI, Meutya Viada Hafid, M.IP juga menyoroti aspek attitude dalam angkatan kerja Indonesia. Ia menekankan bahwa aset bangsa Indonesia yang paling penting adalah manusianya, sehingga investasi fisik harus dibarengi dengan investasi di sisi sumber daya manusia. Terlebih lagi, akses informasi saat ini masuk sebagai hak asasi sesuai amanat hasil amandemen II UUD 1945, maka kompetensi SDM yang menjadi pengawal hak asasi ini mutlak ditingkatkan, yaitu SDM TIK. SKKNI merupakan standar yang diakui di ASEAN sebagai standar angkatan kerja, sehingga angkatan kerja muda TIK yang berhasil lulus dalam sertifikasi ini akan memiliki kesempatan kerja yang lebih besar, yaitu dapat bekerja di negara-negara ASEAN. Namun di era globalisasi ini, angkatan kerja negara tetangga juga memiliki kesempatan yang sama untuk bisa masuk ke Indonesia jika mereka memiliki standar kompetensi setara SKKNI. Oleh karena itu, kelemahan angkatan kerja Indonesia, yaitu sikap kerja yang kurang percaya diri harus segera diperbaiki.

“Yakin bisa bersaing dengan tenaga kerja luar negeri?”, Meutya Hafid mencoba memotivasi peserta yang disambut dengan jawaban “Yakin!” dari pada peserta. Motivasi itu sekaligus mengakhiri sambutan Anggota Komisi I DPR RI tersebut. Meutya Hafid juga didaulat untuk membuka secara resmi acara fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2018.

Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo Bapak Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA dan Anggota Komisi I DPR RI Ibu Meutya Viada Hafid, M. IP. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Plt. Irjen III Kementerian Kominfo, Fajar Budianto; Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M. Si; Kepala Seksi Pengolahan Data Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, Junaidi Irwansyah, ST; Kepala Seksi Infrastruktur Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, Imron Pribadi, ST; Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Deli Serdang, Drs, Haris Binar Ginting; Direktur LSP Komputer, Ir. Besar Agung Martono, MM, DBA; Ketua APJII Sumatera Utara, Bambang Heru Wijaksono; dan CEO PT. Jualan Online Indonesia, Diatce G. Harahap. Fasilitasi sertifkasi SKKNI di Kabupaten Deli Serdang 2018 diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP KOMINFO) Medan dan diikuti oleh 65 peserta dari kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya. (mohm)

BBPSDMP Kominfo Medan Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 Tahun 2018

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si memimpin upacara bendera memperingati  hari ulang tahun Kemerekaan RI Ke-73 tahun 2018. Upacara digelar di halaman kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Jumat (17/8/2018) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Dalam sambutannya Menkominfo menyampaikan, “Tahun ini panji-panji dan umbul-umbul penghias perayaan kemerdekaan yang berkibar dilangit Ibu Pertiwi makin semarak karena bersanding dengan umbul-umbul dan spanduk penyambutan perhelatan Asian Games 2018. Sehari setelah peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekan kita, yaitu pada tanggal 18 Agustus 2018, bangsa kita dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games yang ke 18,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi Menkominfo menegaskan, ketika Republik Indonesia masih berusia  17 tahun, Presiden Soekarno dan para founding father bangsa ini menjadikan momentum Asian Games yang sama untuk menunjukan pada dunia bahwa Indonesia ada, Indonesia bisa. Asian Games tahun 1962 menjadi suatu pencapaian yang luar biasa. Stadion Utama Senayan yang kini bernama Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jembatan Semanggi, Hotel Indonesia, TVRI, adalah saksi-saksi ironik  yang menunjukan bahwa dalam kondisi apapun, kita adalah bangsa yang tangguh dan mampu memberikan  yang terbaik.

Selain itu, Menkominfo menyampaikan, tahun ini, 56 tahun kemudian, tepatnya tanggal 18 Agustus – 2 September 2018, bangsa ini akan kembali mengulang sejarah, kita kembali menjadi tuan rumah Asian Games ke-18. Kita, pelayan masyarakat dalam lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan segenap patner pemangku kepentingan, berkomitmen ikut memikul tanggung jawab untuk menggelorakan semangat berkompetisi dan bergembira dalam perhelatan olah raga tingkat Asia tersebut.

Dalam upacara ini, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan,  Drs. Irbar Samekto, M.Si menyerahkan tanda kehormatan Satya Lencana 10 dan 30 tahun dari Presiden Republik Indonesia, untuk para ASN di lingkungan  BBPSDMP Kominfo Medan. Adapun para penerima tanda kehormatan Satya Lencana 30 tahun adalah Burhanuddin Panjaitan SH, Drs. Ali Murthada M. Arifin, Hukeria Harianja, SH, M.Hum, Abu Bakar, dan penerima tanda kehormatan Satya Lencana 10 tahun adalah Ratna, SE, MS, Tristania RAP, M.IKom, Meilinia D. Ginting, S. Kom, Oktolina Simatupang, S.Sos. M.IKom, Jarudo Damanik, S.Kom. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan selama ini.

Upacara hari ulang tahun peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara seperti pembacaan naskah Pancasila, pembacaan naskah Proklamasi, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, serta diakhiri  dengan doa.