SEKJEN KOMINFO INGATKAN KEMBALI HAK DAN KEWAJIBAN ASN DENGAN NILAI-NILAI PANCASILA

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti, kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk menjaga negara dengan taat dan setia kepada Pancasila, UUD RI 1945, NKRI, dan pemerintah yang sah.

“Sebagai pegawai yang telah menerima hak-hak dari Pemerintah, kita ASN mau tidak mau, kita harus menjalankan kewajiban menjaga negara ini”, kata Niken dalam sambutannya sekaligus membuka acara “Sosialisasi Pemantapan Nilai-Nilai Pancasila Dikalangan ASN”, yang diselenggarakan Sekretariat Kementerian Komunikasi dan Informatika di Hotel Soechi Internasional Jalan Cirebon No.76A Medan (27/02/2020).

Menurut Ibu Rosarita Niken Widiastuti,  sebagai ASN   yang menerima hak  gaji, tunjangan, cuti, perlindungan  kesehatan, pensiun, dan pengembangan  kompetensi serta berbagai fasilitas lainnya,  harus menjalankan kewajibannya juga, karena ketentuan itu telah diatur dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.  Dalam UU tersebut diatur bahwa kewajiban  pertama ASN yaitu setia dan taat pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintah yang sah.  Kemudian yang kedua  menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, melaksanakan kebijakan pemerintah, menaati ketentuan peraturan perundang-undangan, melaksanakan tugas kedinasan, menunjukan integritas dan keteladanan, menyimpan rahasia jabatan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah RI,”

Ibu Rosarita Niken Widiastuti yang juga mantan  Dirut LPP RRI  itu mengatakan, untuk  meningkatkan kesadaran pegawai  terhadap nilai nilai pancasila tersebut,  Menpan RB   telah mengeluarkan  surat edaran kepada seluruh kementerian  dan lembaga, agar ASN tidak ikut terlibat dalam  kegiatan menyebarkan ujaran kebencian  terhadap 4 konsensus nasional yang sudah diikrarkan dalam sumpah dan janji  pada awal pengangkatan ASN. “Janji dan sumpah  yang kita  ikrarkan  saat diangkat menjadi ASN  harus dilaksanakan, dan tidak boleh dilanggar “ ujarnya.

Sekjen Niken juga mengimbau ASN untuk netral dalam Pemilihan Umum Presiden/Wakil Daerah/Wakil Rakyat, serta melarang PNS terlibat dalam aktivitas ujaran kebencian. “Larangan keterlibatan ASN dalam aktifitas ujaran kebencian antara lain dilarang mengikuti atau menghadiri kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, serta membenci Pancasila, UUD RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah. Selain itu, ASN juga dilarang menanggapi atau mendukung sebagai tanda setuju pendapat dengan memberikan likes, dislike, love, retweet, atau comment di media sosial. Untuk pelanggaran netralitas ASN dari larangan ujaran kebencian dapat dilaporkan melalui email disiplin@kominfo.go.id, yang disertai bukti-bukti antara lain berupa link, screenshoot dan lain-lain”, lanjutnya.

 Saat dikonfirmasi terkait jumlah pelanggaran yang dilakukan ASN yang terlibat dalam kegiatan ujaran kebencian di kalangan ASN, Niken menyebutkan  hingga saat ini  berdasarkan laporan  yang masuk dalam aplikasi yang dikelola Kementerian Kominfo jumlahnya  lebih dari 100 kasus. Dari kasus ASN yang dilaporkan  masih perlu klarifikasi dan pembuktian  yang lebih lanjut.

Dalam kegiatan ini juga menghadirkan sebagai  pembicara  Kasubdit Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kolonel Pas Drs. Sujatmiko, Staf Ahli Kemenkominfo, Zulfan Lindan. Diikuti kepala dan perwakilan pejabat struktural dari LPP RRI Sumatera Utara, TVRI Sumbar, TVRI Sumut, BBPSDMP Kominfo Medan dan Kepala Balmon Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit Medan.

WORKSHOP IMPLEMENTASI UU KIP & UU ITE DAN PENANDATANGANAN PERJANJIAN KERJASAMA DINAS KOMINFO KOTA SUBULUSSALAM DENGAN BBPSDMP KOMINFO MEDAN

Workshop Implementasi UU KIP & UU ITE dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Kominfo Kota Subulussalam dengan BBPSDMP Kominfo Medan telah dilaksanakan di Aula LPSE Setda Kota Subulussalam tanggal 20 Februari 2020. Dalam kesempatan itu Wakil Walikota Subulussalam mengatakan perjanjian kerjasama ini harus menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan SDM di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Peningkatan kompetensi SDM sangat penting bagi aparat, masyarakat dan pelajar, ditambah lagi adanya program smart city yang menjadi bagian dalam program peningkatan akses jaringan layanan informasi dan komunikasi bagi masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kota Subulussalam menyampaikan ucapan terimakasih kepada BBPSDMP Kominfo Medan yang telah menghadirkan Staf Ahli Menteri Prof. Dr. Henri Subiakto, SH, MA di Kota Subulussalam. Latar belakang dilakukannya Perjanjian Kerjasama ini adalah sebagai tindak lanjut pertemuan Kepala Diskominfo terdahulu dan juga kunjungan kami beberapa minggu yang lalu agar bisa dilakukan perjanjian kerjasama untuk kemajuan bidang komunikasi dan informatika di Kota Subulussalam. Alhamdulillah, respon cepat Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, permohonan kami bisa diterima dan ditindaklanjuti.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan dalam kesempatan ini mengatakan, “Anak anak kitalah yang akan menjadi aktor dan menjadi pemimpin Indonesia mendatang, untuk itu maka kita perlu menyiapkan mereka menjadi generasi emas Indonesia mendatang, seperti Kominfo yang telah menyiapkan beasiswa gratis. Selain itu era digital saat ini yang menjadi trending dengan penggunaan hp android dan perangkat lainnya menghadirkan hal yang menjadi perhatian kita karena maraknya muncul berita berita hoaks atau doksi istilah anyarnya yang menghantui kita, oleh karena itu kerjasama adalah dalam upaya meningkatkan pemahaman SDM untuk bijak dalam penggunaan perangkat TIK”.

Sedangkan Prof. Dr. Henri Subiakto, SH, MA, sebagai Narasumber pada Workshop Impelemntasi UU KIP & UU ITE dalam paparannya mengatakan bahwa banyak aparat atau pejabat yang kurang memahami terkait UU KIP dan UU ITE. Ketahuilah bahwa UU tersebut lahir pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhonoyono yang usulannya berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Era keterbukaan saat ini menjadi keharusan, suka atau tidak suka kita harus menerima sistem keterbukaan dan transparansi. Dengan adanya kritik maka kita akan lebih berhati hati, lebih bijaksana dan lebih cerdas dalam menghadapi sesuatu hal. Makna lahirnya UU KIP adalah untuk menjadikan kultur ketrbukaan. Mengelola informasi dilakukan oleh petugas yang dikenal dengan PPID atau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi. PPID ini harus mampu mengelola informasi dengan baik. Dengan sistem tata kelola informasi yang baik maka layanan informasi publik akan berjalan dengan baik dan mudah diakses.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon II, III dan Kepala Kampong, disamping itu juga turut hadir anggota DPRD Kota Subulussalam H. Zainuddin dan Jefri, Kasdim 0118/Subulussalam Mayor Inf. Ramdhan, SIP, Klasat Binmas Polres SubulussalamAKP Asmadi, Kasi barang Bukti Kejari Subulussalam Idham Kholid Daulay, SH.

PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGEMBANGAN WEBSITE BAGI OPERATOR DESA DAN SISWA SMU

Balai Besar  Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyelenggarakan Pelatihan  Pembuatan dan Pengembangan Website Menggunakan Content Management System (CMS) WordPress  Bagi Operator Desa dan Siswa Sekolah Menengah Umum (SMU) pada Selasa, 17 Februari 2020, di Aula BBPSDMP Kominfo Medan. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi  pengelola website, khususnya operator desa di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dan operator kelurahan di Kecamatan Medan Timur Kota Medan serta para pelajar SMU yang berasal dari dua kecamatan tersebut.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penting bagi operator desa untuk memahami pembuatan dan pengembangan website, dan diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, operator desa dapat membuat sekaligus mengisi konten website desa tersebut, sehingga seluruh informasi, berita dan program-program desa, dapat dipublikasikan lebih luas.

Pelatihan yang diikuti oleh 42 orang peserta ini dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik, dengan dibimbing oleh dua orang instruktur, yaitu Alex Siregar, S.Kom dan Fachri Auliansyah, S.Kom. Materi yang diajarkan adalah cara membuat website dan database, memperbaharui data ,serta menambahkan berita.

Pelatihan diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test untuk melihat kemampuan awal dan akhir peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan.

Kegiatan ini ditutup oleh Kabid Pengembangan SDM Kominfo BBPSDMP Kominfo Medan, Bapak Abdul Rahman Harahap, S.Sos., M.Si.

PENGENALAN TIK DAN KEAMANAN INFORMASI BAGI PELAJAR DI KOTA MEDAN

  Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan (BBPSDMP Kominfo Medan) menyelenggarakan Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Keamanan Informasi bagi Pelajar di Kota Medan, pada hari Senin, 20 Januari 2020 di Aula BBPSDMP Kominfo Medan, Jl. Tombak No. 31, Kec. Medan Tembung. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si.

   Kegiatan Pengenalan TIK  dan Keamanan Informasi ini dihadiri oleh 100 peserta pelajar yang berasal dari SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, SMK Karya Bunda,  SMK Swasta Tengku Amir Hamzah Indrapura dan SMK Imelda Kota Medan. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Saat ini pengguna internet di Indonesia sangat aktif dalam berbagi informasi. Dalam era globalisasi seperti saat ini, TIK menjadi kekuatan perubahan terbesar dalam membuka pintu pengetahuan dan TIK juga bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Kegiatan Pengenalan TIK dan Keamanan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terutama bagi pelajar terhadap perkembangan TIK yang begitu pesat”.

    Lanjutnya, Kepala BBPSDMP Kominfi Medan mengatakan bahwa satu dekade lalu kita tentu tidak menyangka perkembangan pengenalan TIK akan sepesat ini. Hal ini dapat terjadi karena anak mudanya berpikir jauh ke depan, dapat membaca perkembangan zaman dan terus berinovasi. Beliau berharap Kegiatan Pengenalan TIK dan Keamanan Informasi ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta. Adapun topik yang dipaparkan dalam kegiatan ini yaitu Meredam Hoax dan Internet Sehat dan Aman yang dipaparkan oleh Drs. Irbar Samekto, M.Si; Tips dan Trik Keamanan Informasi yang dipaparkan oleh Alex Siregar, S.Kom; dan Pemanfaatan Media Sosial dan Instant Messaging Sebagai Nilai Tambah Ekonomis yang dipaparkan oleh Fachri Auliasnsyah, S.Kom.

Konsinyering Penyusunan Program Kerja BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2020

    Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja BBPSDMP Kominfo Medan tahun 2020, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan kegiatan konsinyering program kerja Tahun 2020 di Hotel Miyana, Jl. H. Anif No. 28, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 9-10 Januari 2020, dan dihadiri oleh seluruh pegawai di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, dengan tujuan untuk menyusun dan mengoordinasikan program kerja setiap bidang pada trimester pertama.

    Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si, membuka kegiatan ini dengan memberi arahan mengenai peran penting Kementerian Kominfo dalam perkembangan komunikasi dan informatika nasional. Untuk itu, Kementerian Kominfo dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan peningkatan kecepatan, kecermatan, kedisplinan, dan keikhlasan dalam bekerja.

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan konsinyering ini diisi dengan pemaparan rencana kerja setiap bagian/bidang pada trimester pertama. Bagian Tata Usaha yang menangani urusan administrasi, menyampaikan rencana penerbitan SK, pengelolaan surat masuk dan surat keluar serta arsip dan dokumen lainnya yang diperlukan dalam pelaksanaan operasional instansi. Bidang Pengembangan SDM memaparkan rencana pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) dan Bimtek Literasi TIK, dalam hal jadwal dan lokasi penyelenggaraan, serta strategi yang dilakukan untuk mencapai target jumlah SDM TIK tersertifikasi sebanyak 1500 orang pada tahun 2020. Selain itu, bidang ini juga akan membentuk tim pengawas pelaksanaan DTS tersebut, yang akan berjalan secara serentak mulai tanggal 1 April 2020, di lima wilayah kerja BBPSDMP Kominfo Medan. Bidang Penelitian Kominfo memaparkan beberapa program kerjanya, di antaranya adalah pelaksanaan dua kegiatan penelitian pada tahun 2020, yaitu Survei Penggunaan TIK serta Implikasinya Terhadap Aspek Pendidikan, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Masyarakat, dan penelitian Rencana Strategis TIK Bagi Pemerintah Daerah. Selain itu, Bidang Penelitian juga memaparkan timeline pengelolaan Jurnal PIKOM sebagai media publikasi ilmiah bagi para peneliti dan akademisi, rencana penerbitan policy brief yang akan menghasilkan output laporan setiap bulannya, serta penjaminan mutu penelitian sesuai dengan aturan dan SOP yang telah tercantum dalam dokumen KNAPPP.

     Dengan adanya pelaksanaan konsinyering ini diharapkan program-program kerja BBPSDMP Kominfo Medan yang telah disusun dapat menjadi lebih matang dan dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Seminar Hasil Penelitian BBPSDMP Kominfo Medan di Kota Padang Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar hasil penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2019 di Hotel Ibis, Kota Padang, Hari Kamis, 28 November 2019. Dengan mengusung tema “Penyediaan Keberagaman Data Digital Aktual Untuk Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat”. Tujuan kegiatan seminar ini adalah untuk berbagi informasi tentang berbagai strategi peningkatan kemampuan peneliti dan penerapan hasil-hasil penelitian dalam pembuatan kebijakan secara nasional  maupun daerah. Seminar  tersebut  dihadiri Dinas Kominfo Kota Padang, Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Sidempuan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gunung Sitoli, Dinas Kominfo Kabupaten Padang Lawas Utara, Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, fungsional Peneliti dan menghadirkan narasumber sebagai reviewer Yuhefizar, S.Kom, M.Eng dan Dr. Emerald, S.Kom, M.Kom.

Kegiatan seminar  hasil penelitian ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si dalam  sambutannya  mengatakan, “Penelitian dan Big Data Analitik Tinjauan Pra Dasar Untuk Meningkatkan”, Nasa menyatakan, hari ini kami telah sukses mendarat kedelapan kalinya di Planet Mars dalam sejarah manusia. Insight (sejenis robot penjelajah), akan meneliti interior Mars dan akan memberi ilmu sains yang berharga saat kami mempersiapkan astronot ke bulan dan kemudian Mars, yang berjarak 481,6 juta kilometer dan akan menjadi rumah kedua penduduk bumi. Peryataan  tersebut  untuk memposisikan  betapa  peran  peneliti  amatlah  penting  manakalah hasil penelitian tersebut bermanfaat bagi lembaga/industri maupun masyarakat dan pemerintah pun mendukung dalam bentuk pengakuan serta anggaran penelitian yang lebih dari memadai. Saat ini, seiring dengan penggunan teknologi 4-5 G, teknologi digital telah memasuki barbagai  sisi kehidupan manusia, dengan kondisi demikian memberikan kesempatan metamorposis profesi peneliti menjadi digital researcher/peneliti digital. Profesi peneliti digital merupakan adaptasi dan antisipasi ke masa depan dimana Indonesia saat ini telah memasuki pasar bebas dan hasil  riset dunia dengan mudah ada dihadapan kita. Peneliti digital ini diharapkan dapat menjawab  tantangan Presiden RI Bapak Joko Widodo, tentang pemanfaatan lembaga riset agar  menghasilkan outcome hasil penelitian yang bernilai inovasi pada bidang teknologi, maka untuk pencapaian  tujuan  tersebut dibutuhkan penguatan kompetensi peneliti bidang kominfo yang diharapkan dapat beradaptasi terhadap era disrupsi dan kehadiran revolusi industri 4.0.

Seminar ini menghadirkan 1 (satu) orang penyaji yang menyampaikan materi:

  1. Meilinia D.Ginting, S.Kom : Survei Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Serta Implikasinya Terhadap Aspek Pendidikan, Sosial, Budaya dan Ekonomi Masyarakat 2019.

Forum seminar diawali dengan pemaparan hasil studi oleh penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta dan kemudian ulasan oleh pakar/reviewer. Dengan seminar ini diharapkan menjadikan hasil-hasil penelitian sebagai masukan penyusunan dan penyempurnaan kebijakan, dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial budaya khususnya bidang kominfo.

Seminar Hasil Penelitian Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Penelitian Komunikasi Dan Informatika Medan Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar seminar hasil penelitian BBPSDMP Kominfo Medan Tahun 2019 di Hotel Miyana, Kabupaten Deli Serdang, 21 November 2019. Dengan mengusung tema “Kontribusi E-Commerce dan E-Goverment di Era Digital untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”. Tujuan kegiatan seminar ini adalah untuk berbagi informasi tentang berbagai strategi peningkatan kemampuan peneliti dan penerapan hasil-hasil penelitian dalam pembuatan kebijakan secara nasional  maupun daerah. Seminar  tersebut  dihadiri Dinas Kominfo Provsu, Badan Litbang Provsu, Dinas Kominfo Kota Medan, Badan Litbang Kota Medan, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tanjung Balai, Dinas Koperasi UKM dan Ketenagakerjaan Kota Sibolga, Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Sidempuan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gunung Sitoli, Dinas Kominfo Kabupaten Padang Lawas Utara, Dinas Kominfo Kota Padang Madina, Ketua GRADASI Sumut, Ketua LPPM: USU, UNIMED, UIN-SU, UMSU, Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan, fungsional Peneliti dan menghadirkan narasumber sebagai reviewer Drs. Poltak Sihombing, M.Kom, Ph.D dan Dr. Dra. Nina Siti S.Siregar, M.Si dan pembicara mengenai ‘success story’ pelaku UKM, M. Taimiah Nasution, S.Pd.

Kegiatan seminar  hasil penelitian ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs.  Irbar Samekto, M.Si dalam  sambutannya  mengatakan, “Digitalisasi dan inovasi perspektif ke masa depan telah memperlihatkan betapa bangganya profesi peneliti, Nasa menyatakan, hari ini kami telah sukses mendarat kedelapan kalinya di Planet Mars dalam sejarah manusia. Insight (sejenis robot penjelajah), akan meneliti interior Mars dan akan memberi ilmu sains yang berharga saat kami mempersiapkan astronot ke bulan dan kemudian Mars, yang berjarak 481,6 juta kilometer dan akan menjadi rumah kedua penduduk bumi. Peryataan  tersebut  untuk memposisikan  betapa  peran  peneliti  amatlah  penting  manakalah hasil penelitian tersebut bermanfaat bagi lembaga/industri maupun masyarakat dan pemerintah pun mendukung dalam bentuk pengakuan serta anggaran penelitian yang lebih dari memadai. Saat ini, seiring dengan penggunan teknologi 4-5 G, teknologi digital telah memasuki barbagai  sisi kehidupan manusia, dengan kondisi demikian memberikan kesempatan metamorposis profesi peneliti menjadi digital researcher/peneliti digital. Profesi peneliti digital merupakan adaptasi dan antisipasi ke masa depan dimana Indonesia saat ini telah memasuki pasar bebas dan hasil  riset dunia dengan mudah ada dihadapan kita. Peneliti digital ini diharapkan dapat menjawab  tantangan Presiden RI Bapak Joko Widodo, tentang pemanfaatan lembaga riset agar  menghasilkan outcome hasil penelitian yang bernilai inovasi pada bidang teknologi, maka untuk pencapaian  tujuan  tersebut dibutuhkan penguatan kompetensi peneliti bidang kominfo yang diharapkan dapat beradaptasi terhadap era disrupsi dan kehadiran revolusi industri 4.0. Lanjutnya di Indonesia penggunaan penelitian sebagai dasar pembuatan kebijakan belum cukup membumi, meskipun peran serta peneliti dalam penyusunan peraturan perundang-undangan sebagai instrumen kebijakan telah dibuka melalui UU No 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan yang mengatur bahwa dalam penyusunan peraturan perundang-undangan juga harus melibatkan peneliti dan tenaga ahli. Namun permasalahannya saat ini  adalah relasi antara lembaga penelitian sebagai para pihak penyedia data dan hasil-hasil penelitian dengan pihak pengambil  kebijakan masih belum optimal. Penyebab utamanya adalah  kurangnya kualitas dan kuantitas penelitian yang relevan dengan prioritas kebijakan pemerintah, serta belum optimalnya akses pengambilan kebijakan terhadap hasil penelitian yang relevan”.

Seminar ini menghadirkan 4 (empat) orang penyaji yang menyampaikan materi:

  1. Muttaqin, ST, M.Eng: Penelitian Penyusunan Rencana Induk Pengembangan TIK Kabupaten Padang Lawas Utara.
  2. Burhanuddin Panjaitan, SH: Kesiapan Usaha Kecil Dalam Menghadapi E-Commerce di Sumatera Utara.
  3. Oktolina Simatupang, Sos, M.I.Kom: Pemanfaatan TIK dalam proses Bauran Pemasaran Oleh Usaha Mikro dan Kecil di Kota Gunungsitoli.
  4. Ratna, SE, MS: Persepsi Pelaku UMKM di Kota Tanjung Balai Terhadap Penggunaan Financial Technology.
  5. Idawati Pandia, S.Sos : Penggunaan Internet Untuk Pemasaran Produk UK Pallet di Kota Binjai.

Forum seminar diawali dengan pemaparan hasil studi oleh penyaji dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta dan kemudian ulasan oleh pakar/reviewer. Dengan seminar ini diharapkan menjadikan hasil-hasil penelitian sebagai masukan penyusunan dan penyempurnaan kebijakan, dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial budaya khususnya bidang kominfo.

Workshop Cyber Security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hotel Miyana, Kabupaten Deli Serdang

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, melaksanakan Worshop Cyber Security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hotel Miyana, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli serdang, Hari Rabu, 20 November 2019. Dengan materi “Manajemen Keamanan Informasi Dalam Pengelolaan E-Goverment di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Workshop Cyber Security tersebut dihadiri Narasumber, Bapak Josua M. Sinambela, M.Eng, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, pegawai di lingkungan BBPSDMP kominfo Medan dan para peserta ASN dari Dinas Kominfo Provinsi Aceh, Dinas Kominfo Prov. Sumatera Utara, Dinas Kominfo Prov. Sumatera Barat, Dinas Kominfo Kota Banda Aceh, Kodam I Bukit Barisan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Utara, Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah, Dinas Kominfo Kabupaten Pidie, Dinas Kominfo Kab. Bireuen, Dinas Kominfo Subulussalam, Dinas Kominfo Kab. Aceh Singkil, Dinas Kominfo Kab. Aceh Tenggara, Dinas Kominfo Kota Langsa, Dinas Kominfo Kota Lhokseumawe, Dinas Kominfo Kota Medan, Dinas Kominfo Kab. Deli Serdang, Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi, Dinas Kominfo Kota Binjai, Dinas Kominfo Kab. Langkat, Dinas Kominfo Kab. Asahan, Dinas Kominfo Kota Tanjung Balai, Dinas Kominfo Kab. Batu Bara, Dinas Kominfo Kab. Tapanuli Selatan, Dinas Kominfo Kab. Padang Lawas Utara dan Dinas Kominfo Kab. Labuhan Batu.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan “Pentingnya kedepan mengenai workshop cyber security bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Komunikasi media saat ini berada pada era masyarakat berpengetahuan dan harus bersiap menyambut era revolusi industri 4.0, sehingga kedepan kita akan memasuki masyarakat informasi. Kominfo sudah melaksanakan pengembangan SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kegiatan sertifikasi di bidang TIK”. Lanjutnya, “tema narasumber ‘Keamanan Informasi Pada Pemerintahan’ kerangka desainnya adalah untuk membangun kebebasan berekspresi terutama jurnalistik dalam menjamin keterbukaan informasi, pendidikan berkualitas untuk semua, menghormati keanekaragaman budaya dan bahasa, akses universal terhadap informasi dan pengetahuan menuju masyarakat berpengetahuan. Dimana suatu kelompok masyarakat yang setiap anggota masyarakatnya ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan menguasai keterampilan dasar yang diperlukan dan mendapatkan akses terhadap informasi”.

Laporan Ketua Pelaksana Kabid Pengembangan SDM Kominfo BBPSDMP Kominfo Medan, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan  ini merupakan  wujud  upaya Balai Besar  Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan dalam meningkatkan kapasitas  SDM bidang komunikasi dan informatika khususnya pengelolaan konten website. Dengan menghadirkan 1 (satu) orang narasumber, Josua M. Sinambela, M.Eng dari Universitas Gajah Mada (Tehnik Informatika) yang  akan menyampaikan materi ‘Workshop Cyber Security yang dilaksanakan  dengan metode pelatihan  ceramah, diskusi dan praktek. Dengan  terlaksananya pelatihan tersebut diharapkan dapat  meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, dan sikap  peserta. serta  meningkatkan kualitas dan produktivitas  Lembaga Pengembangan SDM, Dinas Kominfo, dan juga akan meningkatkan kinerja dan pada gilirannya akan meningkatkan daya saing SDM bidang komunikasi  dan Informatika kearah lebih baik.

Pelatihan Teknis Bidang TIK dan Kehumasan Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah 3T

Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikannya pada tanggal 20 Oktober 2019 yang lalu mengamanatkan lima poin penting, yaitu Pengembangan SDM, Pembangunan Infrastruktur, Simplifikasi Regulasi, Penyederhanaan Regulasi, dan Transformasi Ekonomi, dengan arah pembangunan SDM pada peningkatan kapasitas SDM baik individu maupun lembaga. Pengembangan SDM sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, didukung dengan aturan tambahan lainnya untuk membangun SDM Unggul Indonesia Maju.

Atas dasar aturan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi, Badan Litbang SDM, menyelenggarakan Pelatihan Teknis Bidang TIK dan Kehumasan Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Daerah 3T, yang akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 25-29 November 2019, di Hotel Ibis, Padang. Kegiatan ini  dibuka oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si, dan diikuti oleh 47 orang peserta dari Dinas Kominfo Kabupaten di tiga provinsi yang masuk dalam kategori Daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) menurut Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019.

Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan menyampaikan bahwa dari jumlah PNS Indonesia per 30 Juni 2019 sebanyak 4.286.918 PNS, terdapat 857.383 PNS yang perlu mendapatkan pelatihan teknis untuk mendukung berjalannya roda e-government di Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas SDM di daerah melalui penyelenggaraan pelatihan-pelatihan teknis sesuai dengan bidangnya.

Kegiatan pelatihan bagi ASN tahun 2019 ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi ASN pada bidang web design. Secara spesifik, dari pelatihan Web Design diharapkan para peserta mampu memahami konsep dan menguasai praktik membuat website, sedangkan untuk pelatihan kehumasan, diharapkan peserta mampu memahami perencanaan kegiatan humas, menguasai konsep persiapan seminar, konferensi, lokakarya, Master of Ceremony, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan kegiatan kehumasan. Kegiatan pelatihan ini diisi dengan materi oleh tim pengajar atau instruktur dari Universitas Andalas dan Politeknik Negeri Padang.

BBPSDMP Kominfo Medan Gelar “UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA KE 91” Tahun 2019

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 yang dipimpin oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. Upacara digelar di halaman Kantor BBPSDMP Kominfo Medan, Senin (28/10/2019) yang dihadiri Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan dan anak PKL di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan.

Dengan mengambil tema “Bersama Kita Maju”, pentingnya Komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda berlangsung khitmad, dengan rangkaian acara pengibaran bendera merah putih, pembacaan naskah Pancasila, pembacaan Undang-undang Dasar 1945, Ikrar Sumpah Pemuda, menyanyikan lagu wajib nasional Satu Nusa Satu Bangsa dan Bangun Pemuda Pemudi, Penyerahan SK Kenaikan Pangkat Peneliti Muda (IIIc) atas nama Moh. Muttaqin dan diakhiri dengan pembacaan doa.