Walikota Banda Aceh Menandatangani MoU DTS Dengan Kepala Badan Litbang SDM Kemenkominfo

Pemerintah Kota Banda Aceh menandatangani nota kesepakatan sinergi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) SDM Kementerian Kominfo. Banda Aceh merupakan salah satu kota terpilih untuk menjadi mitra Digital Talent Scholarship (DTS) 2022.

Dokumen MoU diteken oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Kepala Badan Litbang SDM Kemenkominfo Hary Budiarto, Kamis 23 Desember 2021, di Aula Balai Kota Banda Aceh. Di tempat yang sama, prosesi itu juga dilakukan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian.

Sementara secara daring, turut membubuhkan tanda tangan Bupati Bireuen Muzakkar A. Gani, Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, dan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.

Hary Budiarto mengatakan, program DTS merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Joko Widodo mengenai akselerasi transformasi digital. “Jadi setiap lembaga yang ada di Indonesia harus melakukan transformasi digital. Salah satu peran pentingnya adalah membuat SDM digital yang nantinya akan mengarah ke masyarakat digital.”

Setelah MoU ini, pihaknya akan segera melakukan pelatihan untuk tiga level. “Pertama untuk level pimpinan. Setiap pimpinan harus aware akan tata kelola digital, infrastrukturnya, dan kebijakan-kebijakan yang harus dilakukan. Ini akan kita latih bersama universitas-universitas terkenal,” ujarnya.

“Kedua diarahkan untuk talenta digital, dengan memberikan pelatihan skill kompetensi dari seluruh area fungsi digital, meliputi plot computing, cyber security, IOT, artificial intelligence, big data analytic, dan multimedia design untuk memenuhi kompetensi standar melalui proses sertifikasi,” ujarnya lagi.

Selanjutnya ditambahkan bahwa level ketiga adalah literasi digital yang mencakup dua kemampuan, yakni basic, dan intermediate digital skill dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan budaya dan etika digital. Bagaimana masyarakat aman masuk ke ruang digital, mengerti mengecek informasi hoaks, dan tidak mudah terkena cyber crime seperti pinjaman online dan lain sebagainya.

Pihaknya juga akan memasuki ranah wirausaha digital. Menurut Hary, salah satu penopang ekonomi digital adalah e-commerce. “Kita akan latih wirausahawan baru menggunakan teknologi digital, mulai dari marketing digital, mengemas produk agar bisa masuk market place, hingga cara mengekspor produknya, karena pasarnya bukan hanya lokal,” katanya.

Sementara dalam sambutannya, Wali Kota Aminullah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak atas pelaksanaan nota Kesepakatan ini, khususnya kepada Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo.

“Di era digitalisasi saat ini, pemerintah daerah harus berkolaborasi untuk keberhasilan pembangunan. Sudah saatnya kita harus bekerja bersama-sama menggandeng masyarakat dan stakeholder terkait jika ingin sukses dalam membangun daerah,” ujar Aminullah

Ia pun sangat berharap pelatihan dan peningkatan kapasitas tersebut akan berdampak besar terhadap kesiapan menuju era industri 4.0 dan menunjang implementasi smart city suatu daerah. “Melalui delapan skema pelatihan yang nantinya akan diakses oleh kurang lebih 2.650 peserta di Banda Aceh, tentunya akan menambah kuantitas dan kualitas masyarakat yang memiliki kemampuan untuk melakukan transformasi menuju era digital.

Aminullah meyakini, MoU tersebut akan menguntungkan semua pihak yang terlibat. “Nota Kesepatakan ini adalah komitmen dan momen yang tepat untuk saling belajar satu sama lain. Kami yakin, di era sekarang, dengan menguasai teknologi dan sinergitas akan menjadi kunci sukses kemajuan sebuah kota maupun kabupaten di Indonesia,” katanya.

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Irbar Samekto, Kadiskominfo dan Sandi Aceh Marwan Nusuf, dan para pejabat terkait di lingkungan Pemko Banda Aceh dan kabupaten/kota mitra DTS 2022.

PELATIHAN VSGA DI KOTA LHOKSEUMAWE

Pelatihan Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Kota Lhokseumawe, Aceh dilaksanakan selama 5 (lima) hari di SMKN 1 Lhokseumawe. Target dari pelatihan ini adalah lulusan SMK, Diploma 3 dan Diploma 4 yang belum bekerja dan memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan skema pelatihan masing-masing. VSGA di Kota Lhokseumawe memiliki 2 (dua) skema, yaitu Data Management Staff (DMF) dan Junior Network Administrator (JNA) dengan kuota 60 (enam puluh) orang. (21/12/2021)

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Walikota Lhokseumawe Bidang Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Dr. Ir. Tgk. Anwar, ST, MT, M.Ag, IPU, AER. Kemudian dihadiri oleh Dosen Universitas Malikulssaleh, Dr. Ibrahim Qamarius, SE, MSM dan Sekretaris Komisi A DPRK Lhokseumawe, Sudirman Amin, SE.

Dr. Ir. Tgk. Anwar, ST, MT, M.Ag, IPU, AER. dalam sambutannya menyampaikan pemerintah daerah bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, sangat serius dalam menggerakkan digitalisasi di segala bidang, terutama untuk mendorong kaum milenial yang melek IT.

“Menggunakan IT dengan baik dan benar agar meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah kota Lhokseumawe sebagai kota yang jumlah milenial cukup tinggi, sangat gembira dengan diadakannya VSGA di Lhokseumawe oleh BBPSDMP Kominfo Medan. Diharapkan dengan kegiatan ini bisa menghasilkan angkatan kerja yg handal di Bidang IT. Terimakasih atas semua dukungan dari segala pihak sehingga acara VSGA di kota Lhokseumawe berjalan lancar.” Ucap Tgk. Anwar

BBPSDMP Kominfo Medan: 92 Tahun Sumpah Pemuda, Makin Digital Makin Maju, Melalui Virtual

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengajak generasi muda mengikrarkan sumpah menguasai ruang digital. Johnny menegaskan Indonesia makin digital makin maju.

Hal itu disampaikan Johnny dalam pidato upacara peringatan ke-93 Hari Sumpah Pemuda di kantornya, Kamis (2/10/2021). Seluruh pegawai di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan mengikuti kegiatan ini melalui virtual melalui aplikasi zoom meeting.

“Wahai generasi muda! Generasi milenial, generasi Z, generasi Alpha! Seluruh putra dan putri Indonesia, Siapkan diri Anda untuk masuk ke babak baru dunia, kuasailah teknologi digital untuk memajukan perekonomian digital bangsa. Meraih titik prima di kancah perekonomian dunia,” ajak Menteri Johnny sebagaimana dilansir di laman Kominfo.

Menteri Johnny mengingatkan babak baru dunia pasca pandemi Covid-19 perlu dipersiapkan. Dia mengajak generasi muda menguasai teknologi dan ruang digital serta perekonomian digital.

Menurut Menteri Johnny, penguasaan atas ruang digital oleh generasi muda akan dapat memiliki manfaat bagi masyarakat Indonesia. Dia meminta generasi muda menunjukkan karya dan kontribusi terbaik.

“Mengiringi langkah kita untuk terus tumbuh di era digital dalam upaya mewujudkan Indonesia Terkoneksi: Makin Digital, Makin Maju!” tegas Johnny.

Semangat pemuda dalam Kongres Pemuda II, lanjut Johnny, mengikat gerak kepemudaan nasional dalam jalinan persatuan Sumpah Pemuda. Dia mengajak kembali menggelorakan semangat itu pada setiap diri generasi muda. “Hari ini, 93 tahun yang lalu, pemuda-pemudi Nusantara berkumpul menunjukkan khidmatnya dalam semangat perjuangan nasional,” ungkapnya.

Menurut Johnny, semangat yang tersemat dalam Sumpah Pemuda masih sangat relevan dengan nilai kegotongroyongan saat ini, terutama dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19. Semangat tersebut dia harap mampu berlanjut dalam mempersiapkan diri terhadap segala kondisi pasca pandemi.

Seminar Hasil Penelitian Tahun 2021

BBPSDMP Kominfo Medan menyelenggarakan seminar hasil penelitian tahun 2021 dengan tema “Pemanfaatan Media Sosial Dalam Membangun Ekonomi Digital Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19”, di Hotel Miyana, Deli Serdang (28/10). Indonesia saat ini sedang memasuki era digitalisasi di berbagai sektor. Dunia industri berubah dan bergeser seiring perkembangan internet dan revolusi digital melalui perkembangan inovasi dan otomatisasi di berbagai sektor. Kehadiran internet menciptakan ekonomi digital di berbagai belahan di dunia, dengan jumlah penduduk yang sangat besar Indonesia masih memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Bapak Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Penelitian ini dilaksanakan memang untuk mendesain ekonomi digital. Ekonomi digital saat ini tidak bisa terpisahkan dengan kementerian Kominfo karena dalam perencanaan strategis Kementerian Kominfo tahun 2020 sampai 2024 termasuk didalamnya peran TIK bagi perekonomian, dalam hal ini tidak hanya melulu tentang infrastruktur tetapi melalui platform dan turunannya. Dalam kurun waktu sampai tahun 2025, Indonesia diharapkan sudah bisa menjadi lima besar peringkat dunia dalam bidang ekonomi yang bisa disejajarkan dengan Uni Eropa, Amerika Serikat, Cina, Jepang dan negara lainnya. Dengan demikian ekonomi digital mempunyai nilai-nilai yang sangat strategis untuk bisa memberikan peningkatan pendapatan bagi Indonesia. Kekuatan media sosial menjadi hal yang tak tergantikan, mari kita lihat bagaimana posisi Facebook saat ini. Hampir semua media sosial mulai dari Instagram sampai dengan WhatsApp mungkin yang lainnya juga akan diakusisi oleh Facebook. “Selain itu dengan banyaknya keberagaman media sosial hampir sekitar 2,7 miliar pengguna yang mengakses Facebook setiap bulannya diseluruh dunia”, kata Irbar.

Paparan penelitian disampaikan oleh Peneliti Madya BBPSDMP Kominfo Medan, yaitu Budiman, S.Sos., Burhanuddin Panjaitan, SH, dan Moh. Muttaqin, ST.,M.Eng. Narasumber/Reviewer yang hadir pada kegiatan seminar tersebut dari akademisi dan pakar media sosial yaitu Dr. Poltak Sihombing, Dr. Dra. Hj. Nina Siti Salmaniah Siregar, M.Si dan H. Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMgt, PhD, CIMA. Masukan yang diberikan narasumber dan para peserta diharapkan dapat memberikan makna dan arahan terhadap kualitas penelitian yang akan dilaksanakan di tahun 2021 ini.

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy Bagi Pelaku Usaha Serdang Bedagai

Balai Besar Pengembangan Sumber  daya Manusia dan  Penelitian  Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Deli Serdang menyelenggarakan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) 07-08 September 2021 bertempat di Theme Park Hotel & Resort Pantai Cermin, Serdang  Bedagai, dengan peserta sebanyak 100 pelaku  Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Selasa (07/9/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asiten Kabupaten Sergang Bedagai Bidang Ekonomi Pembangunan Sosial, Ir. H.Kaharuddin, MM,  Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Serdang Bedagai, Akmal, AP, M.Si, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Kabupten Serdang Bedagai, Nasrul Aziz Siregar, Para Instruktur dan pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan DEA.

Dalam sambutannya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., mengatakan, “Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapat  amanat   yang sangat penting, kondisi kita yang saat ini yaitu bagaimana bisa melakukan percepatan   transformasi digital di Indonesia. Di era digital kondisi kedepan perlu melakukan  kegiatan yang berdasarkan jaringan internet ataupun  secara online, ada 5 (lima) pokok ditetapkan Bapak  Presiden agar Indonesia meraih posisi digital yaitu percepatan akses informasi; membangun roadmap digital disektor pendidikan, perdagangan, kelautan; punya satu data; menyediakan  kebutuhan talenta digital dan membuat regulasi”.

“Kementerian Kominfo menyelenggarakan pelatihan digital untuk kaum masyarakat dan pelaku UMKM terutama pada anak kaum milenial karena Bapak Presiden juga menetapkan bagian  utama ekonomi digital adalah UMKM yang akan memberikan semangat baru dan dapat menyediakan banyak area tenaga kerja. Kedepannya kita menghadapi era industri 4.0 yang kesemuanya ini akan serba otomatis. Dunia digital yang setiap hari semakin ramai seperti pengguna media sosial. Diharapkan melalui kegiatan ini akan dapat memberikan manfaat dalam pengembangan kewirausahaan digital dan menghasilkan pelaku UMKM yang berhasil”, ujar Irbar.

Bupati Serdang Bedagai yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Sosial, Ir. H. Kaharuddin, MM menyampaikan, “Pandemi Covid-19 membawa  dampak yang cukup besar hampir di segala sektor, salah satunya  pada  sektor ekonomi, tidak terkecuali pada UMKM yang ikut merasakan menurunnya omset penjualan  akibat  berkurangnya  daya beli masyarakat. UMKM  sebagai  penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga  kerja  tengah menghadapi penurunan produktifitas yang berdampak pada penurunan profit secara signifikan”.

UMKM merupakan salah satu potensi unggulan di Kabupaten Deli Serdang Bedagai, kita memiliki lebih dari 139.000 UMKM yang bergerak diberbagai sektor. Hal ini membuktikan  UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian, namun dari  sekian  banyak  UMKM  di Kabupaten Serdang Bedagai  masih  sangat  sedikit  yang memanfaatkan teknologi pemasaran. “Diharapkan kepada  peserta agar  mengikuti  kegiatan ini  dengan  serius dan fokus untuk menggali pengetahuan dan keterampilan teknologi digital yang disampaikan oleh para  narasumber yang ahli dibidangnya,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo dan Informatika  Kabupaten  Serdang Bedagai, Akmal, AP, M.Si dalam paparannya mengenai Peraturan dalam Berdigital (Keamanan). Beliau menjelaskan Pasal 45 UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan, melanggar kesusilaaan, perjudian, penghinaaan, pemerasan atau pengancaman. Ada 5 (lima) tips bersosial  media yaitu, lengkapi profil secukupnya saja, berhati-hatilah  ketika kopi darat, bijaklah  dalam mengungah  gambar, selektiflah memilih  teman, bijaklah dalam berbagi informasi baik itu mengemukakan pendapat dan berbagi informasi di sosisal media seperti Instagram, Facebook, Whastapp, Youtube dan lainnya. Dengan memanfaatkan media sosial sebagai  sarana  komunikasi digital, pelaku UMKM bisa menjangkau lebih  banyak  pembeli.

BBPSDMP Kominfo Medan Mengikuti Upacara Virtual, Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-76 Tahun 2021

Lebih dari 50 ribu warganet dan sivitas Kementerian Komunikasi dan Informatika mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021 yang digelar dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/08/2021). Warganet dan sivitas Kementerian Kominfo mengikuti secara virtual dari media sosial Kementerian Kominfo.

Berdasarkan pantauan lebih dari 45 ribu warganet mengakses akun TikTok @kemkominfo, sementara yang menyaksikan dari akun Youtube @kemkominfoTV lebih dari 6.000 warganet. Dan akun zoom cloud meeting yang dominan dari sivitas Kementerian Kominfo sebanyak 1.000 peserta daring,

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh warganet dan mengucapkan selamat ulang tahun Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia.

“Terima kasih untuk semua rakyat Indonesia, pegawai dan ASN Kominfo. Dirgahayu Indonesia, sekali lagi Dirgahayu Indonesia selamat hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021,” ucapnya usai mengikuti Peringatan Detik-Detik Proklamasi secara virtual dari Press Room Kementerian Kominfo.

Menteri Johnny menyatakan optimistisme akan ketangguhan seluruh bangsa Indonesia di tengah pandemi Covid-19. “Tahun yang penuh tantangan tapi Indonesia bisa, Indonesia tangguh Indonesia tumbuh,” ungkapnya.

Menkominfo mengajak seluruh sivitas untuk tetap bekerja keras membangun negeri. “Marilah kita bersama-sama, Keluarga Besar Kominfo bekerja secara serius dan sungguh-sungguh untuk membangun Kominfo, membangun negeri kita, membangun masyarakat kita!” ajaknya.

Saat mengikuti upacara virtual itu, Menteri Johnny mengenakan Pakaian Adat Sikka, Flores Nusa Tenggara Timur. Pada bagian atas mengenakan Lesu Widin Tilun yaitu ikat kepala, sembar atau selempang yang disilangkan di dada, baju yang dikenakan disebut Labu, dan kain penutup tubuh bagian bawah yang disebut Lipa.

Upacara 17 Agustus 2021 ini juga diikuti oleh Pejabat Struktural, Fungsional, serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan melaui Aplikasi Cloud Zoom Meeting atau melalui Live Streaming Youtube.

PELATIHAN VOCATIONAL SCHOOL GRADUATE ACADEMY (VSGA) DI KOTA DUMAI

Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul khususnya dibidang teknologi informasi (IT) BBPSDMP KOMINFO Medan mengadakan acara pelatihan VSGA di Kota Dumai. Acara tersebut berlangsung mulai tanggal 13 Juli s.d 17 Juli 2021.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Dumai, Drs. H. Khairil Adli, M.Si membuka secara resmi pelatihan Program Vocational School Graduate Academy (VSGA) ini bertempat di Ballroom Grand Zuri Hotel, yang pesertanya merupakan lulusan SMK, Diploma 3 dan 4, Selasa (13/07).

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya menjelaskan bahwa VSGA merupakan salah satu program Digital Talent Scholarship (DTS) Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo berupa  beasiswa pelatihan yang diberikan kepada lulusan SMK, SMA, D1, D2, D3, dan D4.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan talenta digital yang siap bersaing di pasar kerja teknologi Indonesia,” ucapnya.

Mewakili Walikota Dumai, Drs. H. Khairil Adli, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Dumai menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang pada kesempatan ini diselenggarakan oleh Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan.

Khairil Adli mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi penting dan strategis khususnya dalam rangka mewujudkan produktivitas bangsa dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Ini merupakan suatu keberkahan untuk para peserta pelatihan. Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan dapat menciptakan dan mengembangkan ide-ide kreatif serta mampu menciptakan inovasi dibidang digital untuk memajukan Kota Dumai yang kita cintai ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Kadiskominfo Kota Dumai meyampaikan bahwa generasi muda kita memiliki kapasitas dan kemampuan yang diperlukan untuk berkembang maju dibidang TIK. Pemerintah juga nantinya akan memberikan kesempatan dan fasilitas yang sangat luas dalam rangka mendukung peningkatan kualitas SDM di bidang TIK.

“Yang terpenting adalah kemauan, tekad, serta komitmen anak-anak kita untuk terus belajar, mengikuti perkembangan bidang TIK yang bergerak sangat cepat seiring perkembangan zaman,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pelatihan VSGA ini, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Dumai, Muhammad Saddam, S.STP, M.IP, Panitia Acara, Kurniawan M., S.Kom, M.Si, serta para instruktur.

DIGITAL ENTREPRENEUR ACADEMY (DEA) BBPSDMP KOMINFO MEDAN DI KOTA PADANG SIDEMPUAN

Tapanuli Selatan 3/6/21,  Pemberdayaan UMKM terbukti menjadi Penggerak Roda Perekonomian Nasional dengan kontribusi dan perannya dalam menyerap tenaga kerja lebih banyak dibandingkan entitas bisnis lainnya, membuktikan bahwa UMKM mampu menekan jumlah angka pengangguran dan kemiskinan. Permasalahan umum yang dihadapi UMKM seperti keterbatasan modal, SDM yang kurang kompoten di bidangnya dan penggunaan teknologi, perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk penguatan pasar UMKM terlebih di tengah pandemi covid yang berakibat merosotnya ekonomi nasional, ujar Amal Hasyim, S.Sos. Hal ini disampaikan beliau dalam sambutannya mewakili kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada pelatihan Digital Enterpreneur Academy (DEA) yang diselenggarakan BBPSDMP Kominfo Medan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan dengan tema “Penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Digital untuk Peningkatan Ekonomi Digital“ yang diadakan di Hotel Mega Permata, Padang Sidimpuan pada tanggal 3-4 Juni 2021 dengan jumlah peserta 70 orang. Dalam pelatihan ini setiap  peserta dilakukan Swap Test Covid pada tanggal 2 Juni 2021 sebelum pelaksanaan acara tersebut, dengan jumlah peserta 70 orang dinyatakan negatif.

Pembukaan acara DEA ini dibuka oleh Wakil Bupati Kab. Tapanuli Selatan, Rasyid Assaf Dongoran yang juga di hadiri oleh Kadis Kominfo serta Kadis Perdagangan, Koperasi dan UMKM kab. Tapanuli Selatan. Dalam Hal ini, Wakil Bupati Kab. Tapanuli Selatan menyampaikan kepada peserta pelatihan harus mempunyai keberanian, mampu melihat Pasar, Peluang Usaha dan Pasar serta membangunan Komunikasi sehingga terciptanya Pengusaha yang handal yang mandiri. Dan juga pelatihan ini diharapkan kepada peserta menjadi pelaku usaha yang handal di tengah pandemi saat ini. Dengan Materi dan Intruktur yang handal diharapkan para peserta dapat menerapkan dan mengembangkan UMKM ke arah yang lebih baik.

Salah satu faktor pendukung terciptanya Digitalisasi  Ekonomi dibutuhkan peningkatan Infrastruktur Komunikasi yang handal. Terdapat berbagai kendala untuk membangun infrastruktur di daerah terpencil, seperti di wilayah Tapanuli Selatan yang memiliki geografis berbukit dan bergunung tersebar di 15 kecamatan tidak terpusat di satu wilayah menjadi kendala dalam pembangunan infrastruktur digital. “Tapanuli Selatan tahun ini memperoleh bantuan BTS dari Kementerian Kominfo untuk daerah Non 3T sebanyak 5 titik  yang akan diusulkan untuk daerah blank spot yang diutamakan wilayah Kecamatan Aek Bilah dan Kecamatan Saipar Dolok Hole” ujar Drs. M Inganan Dalimunthe,  Kadis Kominfo Kab. Tapanuli Selatan.

Peningkatan pemanfaatan Marketplace untuk menguatkan ekosistem ekonomi Digital merupakan salah satu cara diharapkan penerapannya dari pelaku UMKM.  Sosial Media merupakan wadah pemamfaatan digitalisasi ekonomi yang bisa langsung diterapkan oleh pelaku UMKM dalam mempromosikan dan menjual produknya, seperti Facebook, IG, whatsapp, google business dan website. Hal ini disampaikan oleh Kadis Perdagangan, Ekonomi dan UMKM Daerah Kab. Tapanuli Selatan, Drs. Achmad Raja Nst, M.Si.

Dengan diadakannya pelatihan DEA ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan ekonomi digital, sehingga kendala dan tantangan yang dihadapi UMKM dapat teratasi dan terpecahkan, dengan faktor-faktor pendukung baik dari pemerintah maupun swasta. Terciptanya SDM yang handal dan didukung dengan infrastruktur yang memadai serta tercakup ke berbagai daerah, akan menciptakan penguatan UMKM digital untuk peningkatan ekonomi masyarakat, lanjut Achmad Raja Nst.

BBPSDMP Kominfo Medan Memperingati Upacara Kebangkitan Nasional Ke-113 Tahun 2021

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk menggalang kembali semangat kebangkitan sebagai bangsa yang tangguh. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menyatakan semangat kebangkitan nasional mengajarkan kepada setiap warga negara untuk selalu optimis menghadapi masa depan. Dalam era digital kali ini, semangat kebangkitan nasional menjadi bukti ketangguhan bangsa dalam menghadapi pandemi.

“Bangkit, kita bangsa yang tangguh!  Kita hadapi semua tantangan dan persoalan bersama-sama sebagai pewaris ketangguhan bangsa ini, tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah melanda secara global lebih dari setahun ini,” ujarnya dalam sambutan Upacara Bendera Peringatan ke-113 Hari Kebangkitan Nasional di Kantor Kementerian Kominfo Jakarta, Kamis (20/05/2021). Upacara yang sebagian besar diikuti secara virtual menggunakan Zoom Cloud Meeting dan dihadiri oleh Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto.,M.Si, para Koordinator dan Sub Koordinator, para fungsional serta karyawan di lingkungan BBPSDMP Kominfo Medan

Menteri Johnny mengajak seluruh warga negara untuk bersiap siaga dalam menghadapi ancaman gelombang baru pandemi Covid-19. “Sembari bersiaga menghadapi ancaman gelombang baru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan,” tandasnya.

Selain itu, pada saat bersamaan Menkominfo mengimbau agar senantiasa menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Terutama dalam menghadapi beredarnya disinformasi, misinformasi, malinformasi dan hoaks, Menkominfo mengajak masyarakat untuk tanggguh dalam menghadapi beragam tantangan selama masa pandemi.

“Hal ini ditujukan untuk menjaga kesatuan bangsa untuk menjaga kita sebagai suatu kesatuan sebagai bangsa. Mari kita manfaatkan ruang digital secara tepat dan secara bijak. Katakan tidak pada segala jenis hoaks, jenis ujaran kebencian, dan berbagai jenis penyalahgunaan ruang digital yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa dan diisi dengan hal-hal yang bermanfaat untuk kemajuan ekonomi secara khusus ekonomi digital yang berkembang dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Menteri Johnny juga mengajak masyarakat untuk tangguh dalam kebersamaan guna memulihkan ekonomi nasional Indonesia. Menurutnya, salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan adalah ekonomi digital. “Di tengah pandemi bisnis dagang berbasis digital ini bahkan diproyeksikan tumbuh 33,2% dari tahun sebelumnya tahun 2020 yang mencapai 253 triliun, menjadi 337 triliun pada tahun 2021 ini,” paparnya.

Menurut Menkominfo, peningkatan jumlah transaksi lewat e-commerce juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam mendorong akseptasi digital kepada masyarakat, serta terus mengakselerasi perkembangan finansial teknologi dan digital banking.

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, pandemi Covid-19 berhasil memaksa kita untuk mengubah kebiasaan kebiasaan kita secara drastis seperti interaksi fisik atau tatap muka di dunia nyata yang berpindah ke dunia virtual dengan memanfaatkan kemajuan teknologi telekomunikasi,” jelasnya.

Menkominfo menyebutkan dengan adanya pendemi seluruh dunia tanpa sadar melakukan perubahan atau pemanfaatan teknologi digital untuk melakukan berbagai aktivitas kehidupan dari non digital menjadi digital. Oleh karena itu, Menteri Johnny menilai peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi titik awal dalam membangun kesadaran untuk bergerak mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia.

“Hari Kebangkitan Nasional ini mengingatkan kita kepada semangat untuk bergerak sebagai bangsa dengan tanpa memandang perbedaan, suku, agama, ras, dan golongan. Mimpi kita untuk tancap gas memacu ekonomi dan kemajuan peradaban sebagai simbol kebangkitan bangsa menuju Indonesia digital, semakin digital, semakin maju,” ungkapnya.

Konsinyering Program Kerja BBPSDMP Kominfo Medan

Dalam rangka percepatan pelaksanaan program kerja sekaligus evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan melaksanakan kegiatan Konsinyering Program Kerja di Prime Plaza Hotel Kualanamu, Senin (10/5).

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si., membuka kegiatan ini secara virtual dan memberikan arahan agar setiap bidang membuat rencana aksi pelaksanaan program kerja agar bisa terlaksana hingga November tahun ini. Diharapkan semua bidang dapat memantau terus timeline kegiatan yang sudah dibuat agar berjalan sesuai jadwal rencana dan untuk pelaksanaan kegiatan yang turun kelapangan agar semua pihak tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Di akhir konsinyering ini diisi dengan pemaparan rencana aksi per Bidang, untuk bidang Pengembangan SDM memaparkan rencana pelaksanaan Digital Talent Scholarship (DTS) diman salah sataunya Digital Entrepreneurship Academy (DEA). Pelaksanaan DEA tahap satu akan berakhir di bulan Juni dan akan dilanjutkan DEA tahap 2. Begitu juga untuk pelaksanaan Thematic Academy (TA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) akan dilaksanakan sesuai dengan yang sudah dijadwalkan. Kegiatan Pengenalan TIK, dalam hal jadwal dan lokasi penyelenggaraan perlu dilakukan strategi yang tepat agar capaian target output bisa didapat.

Bidang Penelitian Kominfo menyampaikan milestone pelaksanaan pengumpulan data lapangan di beberapa kabupaten/kota sesuai dengan jumlah judul penelitian kelompok dan persiapan perlengkapan yang dibutuhkan untuk turun ke lapangan sesuai dengan standar protokol kesehatan.

Kegiatan ini dilakukan untuk menyusun rencana aksi berikutnya dalam rangka mencapai target realisasi anggaran sesuai dengan kontrak kerja dan penyusunan laporan pasca kegiatan sebelumnya. Dengan adanya pelaksanaan konsinyering ini diharapkan program-program kerja BBPSDMP Kominfo Medan dapat menjadi lebih matang dan dapat diselesaikan tepat waktu, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.