Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Ketapang

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Politeknik Negeri Ketapang, Dinas Kominfo Kab.Ketapang dan LSP Komputer Jakarta menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi berbasis SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kab. Ketapang. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari  dimulai dari tanggal 12 s.d 16 November 2019 di Politehnik Negeri Ketapang dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan D3 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kabupaten Ketapang dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan dan D3 bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 12 November 2019 yang dihadiri oleh, Direktur Politehnik Negeri Ketapang Bapak Endang Kusmana, SE,MM,AK,CA, Wakil Direktur Poltek Ketapang Martanto, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Dinas Kominfo Kab. Ketapang Merli Andika,S.Kom, Direktur LSP Komputer Jakarta diwakili Sofwan Hidayat, S.Si, MM, para Instruktur dan Assesor.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Indonesia akan menikmati bonus demografi pada tahun 2020-2030, namun menurut proyeksi ILO (International Labour Organization) hal itu tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga ahli, dari 113 juta tenaga kerja, kita hanya memiliki 13,4 juta tenaga ahli dan non ahli 100 juta. Oleh karena itu perlu adanya percepatan peningkatan SDM bidang TIK untuk menghadapi ekonomi digital dengan membentuk kompetensi pada level operator atau teknis guna mengawal  pencapaian tenaga ahli untuk  digital talentpreneur. Lanjutnya lagi, “Kegiatan bimtek vocasional SKKNI di Kabupaten Ketapang ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital bersamaan dengan kemajuan TIK tersebut. Melalui kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengharapkan terwujudnya sinergitas pelaksanaan program pengembangan SDM TIK dengan pemerintah Kab. Ketapang dalam upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan pengembangan SDM bidang TIK di setiap wilayah/daerah Indonesia”.

Fasilitasi bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Ketapang, Bapak Endang Kusmana, SE, MM, AK, CA, yang dalam sambutannya mengatakan, “Selama beberapa tahun ini kita dibuat teperangah oleh betapa dasyatnya disruption yang melanda sektor kehidupan kita, yang berakibat timbulnya tantangan dan ketidakpastian tapi juga kesempatan baru. Hal ini juga melanda perguruan tinggi termasuk Politeknik Negeri Ketapang. Untuk itulah langkah yang kini dilakukan adalah melakukan transformasi secara internal dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Upaya  untuk menjawab tantangan disruption ini maka manajemen melakukan langkah-langkah dengan memberdayakan TIK melalui layanan sistem informasi akedemik. Seluruh layanan mulai TA 2019/20120 ini sejak registrasi, perkulihan dan penilaian secara digital dilakukan melalui internet  maupun smartphone. Diselenggarakannya Bimtek dan sertifikasi SKKNI bidang TIK ini merupakan suatu kegiatan yang sangat berharga dan memberikan ilmu untuk meningkatkan skill kepada generasi muda. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya yang tentunya dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan. Pemerintah Kab. Ketapang sangat mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya. Dengan adanya program kerjasama Kementerian Kominfo dengan Politeknik Negeri Ketapang akan dapat mencetak SDM level teknis sehingga dapat meningkatkan daya  saing SDM Indonesia di bidang TIK”.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Langsa

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  05 s/d 09 November 2019, bertempat di SMK Negeri 2 Langsa dan diikuti oleh 66 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 06 November 2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Langsa yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Drs.Irbar Samekto, M.SI, Asisten Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Riza Fahlevi, S.STP., M.AP, Direktur LSP Komputer Jakarta, Ir. Besar Agung Martono, MM, DBA, diwakili oleh Satrya Gunayoman, Instruktur Rian Farta Wijaya, S.Kom, M.Kom, Saiful Bahril, S.Kom, M.Kom, Khairul, S. Kom, M.Kom dan Firdaus Nuzula, S.Kom, M.Kom.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada tiga kemajuan teknologi spesifik yaitu kecerdasan buatan, adopsi bigdata analitik yang meluas dan teknologi cloud. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”. Lanjutnya, “Mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2021, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan”.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Langsa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa, Yanis Prianto, SE, M.Si Yanis Prianto, SE, M.Si, dalam  sambutannnya mengatakan, “Bimbingan dan Sertifikasi ini akan menghasilkan tenaga kerja yang handal dan teruji kompetensinya sehingga sanggup bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Saat ini kita sudah berada di era industri 4.0 yang salah satunya ditandai dengan digitalisasi dan otomasi yang akan mengubah struktur dan lapangan pekerjaan di Indonesia. Menurut riset PT. McKinsey Indonesia, pada tahun 2030 diperkirakan 23 juta pekerjaan di Indonesia bakal digantikan mesin otomasi. Analisis mereka menunjukkan 800 jenis pekerjaan dari 2.000 jenis pekerjaan yang dijadikan unit analisis rentan diganti otomasi yaitu jenis pekerjaan yang mengandalkan aktivitas fisik berulang dan pengolahan data. Potensi kehilangan pekerjaan tersebut akan tergantikan dengan terciptanya peluang pekerjaan baru yang diperkirakan akan mencapai 27 juta pekerjaan tambahan darii otomasi, artinya Indonesia akan mendapatkan keuntungan bersih dari sektor tenaga kerja sebanyak 4 juta pada tahun 2030”. Lanjutnya, “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan”. Tambahnya lagi, “Di dalam dunia kerja harus ada keterbukaan informasi agar dapat terjalin hubungan komunikasi yang baik di Kota Langsa dalam rangka pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)”. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kota Langsa dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Labuhan Batu Utara

Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan pada tanggal 29 Oktober s/d 2 November 2019 melaksanakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini bertempat di Hotel Grans Labura Aek Kanopan dan diikuti oleh 53 peserta yang merupakan lulusan SMK, D3 dan S1 bidang TIK yang berasal dari Kabupaten Labuhan Batu Utara dan sekitarnya.

Acara pembukaan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2019 dan dihadiri oleh Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Kadis Kominfo Kabupaten Labuhan Batu Utara, Drs. Sugeng, Direktur LSP Komputer, Ir. Besar Agung Martono, MM dan dibuka secara resmi oleh oleh Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP. Dalam laporan Panitia, Abdul Rahman Harahap, S.Sos, M.Si selaku Kabid Pengembangan SDM BBPSDMP Kominfo Medan mengatakan Fasilitasi Sertifikasi SKKNI ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengembangan SDM angkatan kerja muda agar mereka dapat meningkatkan kompetensi diri dan memiliki daya saing tinggi dalam mencari kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto mengatakan bahwa dengan adanya Revolusi Industri 4.0 maka peluang pertumbuhan ekonomi semakin terbuka lebar dan hal ini merupakan hasil dari percepatan kemajuan pengetahuan dan teknologi yang inovatif, disamping e-commerce yang semakin memberikan harapan terhadap peningkatan perekonomian. Senada dengan hal tersebut, Asisten III Kabupaten Labuhan Batu Utara, Abdul Haris Rangkuti, MAP dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada BBPSDMP Kominfo Medan atas perhatian yang diberikan kepada pengembangan SDM bidang TIK di Kabupaten Labuhan Batu Utara dan mengatakan bahwa perkembangan TIK dewasa ini semakin membuka banyak peluang bagi angkatan kerja muda untuk bergerak maju, baik itu peluang untuk berwirausaha, peluang kerja maupun peluang untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Bagi Angkatan Kerja Muda Bidang TIK ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh para peserta agar angkatan kerja muda di Kabupaten Labuhan Batu Utara dapat meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing dengan angkatan kerja lainnya bahkan diharapkan para peserta mampu menciptakan peluang kerja baru sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Siak

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, Badan Litbang SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi angkatan kerja muda bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang pada kesempatan kali ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Siak dan Lembaga Sertifikasi Profesi Komputer bertempat di Hotel Mutiara, Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kegiatan ini berlangsung selama 5 (lima) hari dimulai dari tanggal 15 s.d. 19 Oktober 2019 dan diikuti oleh 60 (enam puluh) peserta yang berasal dari lulusan SMK, D1, D2, dan D3 bidang TIK di wilayah Kab. Siak dan sekitarnya.

Acara pembukaan yang digelar tanggal 15 Oktober 2019 dibuka secara resmi oleh Bupati Kab. Siak yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Siak, Bapak Drs. H. Arfan Usman, M. Pd,. Dalam sambutannya, Beliau mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan penghargaan bagi Pemerintah Kab. Siak karena Kab. Siak sedang berbenah menuju Smart Regency/City. Namun, dalam memaksimalkan Smart Regency/City ini Pemerintah Kabupaten Siak mengalami hambatan yaitu kekurangan SDM di Bidang TIK. Upaya perekrutan tenaga kerja bidang TIK sudah dilakukan, namun kuota yang terpenuhi hanya 10% dari yang diharapkan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjawab permasalahan/hambatan yang terjadi pada Pemerintah Kab. Siak dengan lahirnya SDM TIK yang tersertifikasi untuk mengisi kekurangan SDM Bidang TIK yang kompeten di Pemerintahan Kab. Siak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si memberikan sambutan, Beliau mengatakan pada tahun 2030, kompetensi ICT Skill tingkat advanced akan berkembang di bidang networking dan programming karena pada tahun tersebut pemanfaatan penggunaan TIK akan meningkat sebesar 55% menuju revolusi industri 4.0. Oleh sebab itu, Kementerian Kominfo menggencarkan sertifikasi kompetensi (SKKNI) dengan menyiapkan SDM TIK menuju MEA. Bagi peserta, nantinya diharapkan dapat membantu Pemerintah Kab. Siak dengan e-government dan Smart Regency/City. Beliau juga mengharapkan pada SKKNI tahun ini, tingkat kompetensi peserta di Kab. Siak dapat meningkat dari 2 tahun sebelumnya yaitu sebesar 70% dan tahun ini agar bisa ditingkatkan menjadi 90% atau lebih.

Dalam pelaksanaannya, bimtek dan sertifikasi ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu 3 (tiga) hari pembekalan oleh instruktur dan dilanjutkan dengan 2 (dua) hari uji kompetensi oleh Asesor dari LSP Komputer dengan skema yang diujikan yaitu  Junior Network Administrator, Junior Technical Network, Junior Programming, Junior Graphic Design, dan Junior Technical Support serta diakhiri dengan pembekalan entrepreneurship oleh Narasumber.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kabupaten Aceh Utara

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Lhoksukon, Bidang Kominfo Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Aceh Utara dan LSP Komputer Jakarta menyelenggarakan fasilitasi bimbingan teknis dan sertifikasi berbasis SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Kab. Aceh Utara. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari  dimulai tanggal  22  s.d 26 Oktober 2019 di sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon dan diikuti oleh 65 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3, D4 bidang TIK yang berasal dari wilayah Kabupaten  Aceh Utara dan sekitarnya. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2019 yang dihadiri oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lhoksukon, Dra. Nurazizah, Ketua Jurusan TI Politeknik Lokseumawe Arhami, Kepala Bidang Kominfo Setda Kab. Aceh Utara, Yulizar, M.Si, Direktur LSP Komuputer Jakarta dan para Instruktur.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Menurut proyeksi ILO (International Labour Organization) Indonesia akan menikmati bonus demografi pada tahun 2020 – 2030, namun hal ini tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga ahli, dari 113 juta pekerja, kita hanya memiliki 13,4 juta tenaga ahli. Kerena itu perlu adanya percepatan peningkatan SDM bidang TIK untuk menghadapi ekonomi digital dengan membentuk kompetensi dalam level operator atau teknis guna mengawal  pencapaian tenaga ahli untuk  digital talentpreneur”. Lanjutnya lagi “Kegiatan bimtek vocasional SKKNI di Lhoksukon Kab. Aceh Utara ini merupakan upaya untuk membibit angkatan kerja muda menuju Indonesia digital bersamaan dengan kemajuan TIK itu sendiri. Melalui kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo mengharapkan terwujudnya sinergitas pelaksanaan program pengembangan SDM TIK dengan pemerintah Kab. Aceh Utara dalam upaya mewujudkan pemerataan yang berkesinambungan pengembangan SDM bidang TIK di setiap wilayah/daerah di Indonesia”.

Fasilitasi bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, yang dalam sambutannya mengatakan, “Dengan adanya kegiatan bimtek dan sertifikasi berbasis SKKNI bagi angkatan kerja muda bidang TIK di Kab Aceh utara ini akan dapat meningkatkan kompetensi lulusan SMK yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka penggangguran, serta mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang TIK. Kegiatan ini cukup strategis, terutama bagi para lulusan SMK, yang bisa mendapatkan sertifikat kompetensi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan adanya program kerjasama Kementerian Kominfo dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe juga diharapkan akan dapat mencetak talenta/SDM level teknis sehingga dapat meningkatkan daya  saing SDM Indonesia di bidang TIK dengan negara lain. Pemerintah Kab. Aceh Utara sangat mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya, karena sangat  bermanfaat bagi Kab. Aceh Utara dalam rangka memutus mata rantai pengangguran”.

Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi SKKNI Bidang TIK Bagi Angkatan Kerja Muda Indonesia Di Kota Binjai

      Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Binjai Dan LSP Komputer melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang Kominfo bagi angkatan kerja muda di Kota Binjai. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari dimulai tanggal 8-12 Oktober 2019 bertempat di SMK Tunas Pelita Binjai dan diikuti oleh 71 peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2,D3 bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berasal dari wilayah Kota Binjai dan sekitarnya. Skema yang diujikan dalam kegiatan kali ini adalah Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Junior Graphic Design. Tujuan kegiatan ini adalah membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

     Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu, 09 Oktober 2019, yang dihadiri oleh Walikota Binjai yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, H. Ahmad Ilham, SH, M.AP, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.SI, Direktur LSP Komputer, diwakili oleh Taufik Akbar Fauji, Kepala Sekolah SMK Tuna Pelita Binjai, Emri Yurizal, S.Pd, Ketua Tim Leader  Binjai Smart City, Ing Heru Pranoto, ST.,M.Sc dan  para Instruktur.

   Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sangat penting bagi angkatan kerja muda, khususnya di Kota Binjai dan sekitarnya. Karena generasi muda yang sekarang pada tahun 2030 yang akan menjadi leadership di Kota Binjai, tentunya juga akan mempermudah dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Jumlah angkatan kerja Indonesia saat ini cukup besar tapi itu merupakan bonus demografi. Oleh karena itu peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital. Selain kegiatan sertifikasi SKKNI, Kementerian Kominfo juga melakukan kegiatan Digital Talent Scholarship (DTS) yang juga untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi yang mana hal ini merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. Melihat pentingnya kegiatan sertifikasi SKKNI bidang TIK ini, peserta diharapkan dapat serius mengikuti kegiatan ini sehingga nantinya memiliki kompetensi dan sertifikat”.

      Fasilitasi sertifikasi SKKNI ini dibuka secara resmi oleh Walikota Binjai yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, H. Ahmad Ilham, SH,M.AP, dalam sambutannnya mengatakan, “Kegiatan bimtek dan sertifikasi SKKNI bagi angkatan kerja muda bidang TIK di kota Binjai ini sangat penting untuk mempersiapkan SDM yang ada yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan tingkah laku bidang TIK yang bersertifikasi SKKNI. Melalui kegiatan ini diharapkan angkatan kerja muda Kota Binjai dapat memanfaatkannya untuk mendukung pencarian lapangan pekerjaan. Dihimbau kepada semua peserta dagar apat mengikuti dan memanfatkan kegiatan ini dengan baik. Saya juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BBPPSDM Kominfo Medan yang telah melakukan kegiatan ini di Kota  Binjai”.

   Kepala Sekolah SMK Tunas Pelita Binjai, Emri Yurizal, S.Pd mengharapkan agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena akan memberikan bekal pengetahuan bagi mereka untuk memiliki kesiapan skill dalam memasuki lapangan pekerjaan. Saat ini Kota Binjai terus melakukan penerapan konsep “Smart City”, yaitu sebuah kota cerdas yang mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Untuk meraih masa depan yang lebih baik perlu dilakukannya kolaborasi antara dunia industri, akedemisi dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bagi era digital di masa depan.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Informatika Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Batam

Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang TIK bagi angkatan Kerja Muda di Kota Batam. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari dimulai pada tanggal 17 s/d 21 September 2019 bertempat di Hotel 89 Batam dan diikuti oleh 62  peserta yang merupakan lulusan SMK, D1, D2, D3 dan S1 bidang TIK  yang berasal dari Kota Batam dan sekitarnya. Fasilitasi sertifikasi ini bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari  Selasa (17/9)  dan dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, DR. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, MSi, Kadis Kominfo Kota Batam, Salim, S.Sos, Msi, Direktur LSP Telematika, Victor Terinathe, dan para Instruktur. Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si selaku penanggung jawab kegiatan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan fasilitasi sertifikasi ini mengimplementasikan program “Indonesia Kerja” yang termaktub dalam  nawacita, yakni memperkuat daerah-daerah untuk memperkuat NKRI serta meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Peningkatan pengembangan SDM bidang TIK mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis digital. Kementerian Kominfo telah  melakukan  beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas SDM bidang TIK berbasis kompetensi dan merupakan kunci peningkatan daya saing nasional di era global. Sementara itu Kadis Kominfo Kota Batam, Bapak Salim, S.Sos, M.Si mengapresiasi BBPSDMP Kominfo Medan memilih Kota Batam sebagi tempat dilaksanakannya fasilitasi SKKNI ini, beliau juga mengatakan pengembangan kompetensi SDM di era Revolusi Industri 4.0 mutlak diperlukan, Dilaksanakannya SKKNI bidang TIK ini bertujuan untuk mewujudkan tenaga kerja bidang komunikasi dan informatika yang kompeten dan professional. Oleh karena itu peserta diharapkan fokus agar tercapai komponen kompetensi yakni sikap kerja yang merupakan satu dari tiga aspek penting yang membentuk kompetensi kerja.

Sementara itu Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, DR. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA dalam paparannya mengatakan dampak disrupsi digital sangat berpengaruh terhadap SDM di Indonesia. Berdasarkan riset Oxford Economic, pada tahun 2028 akan terdapat 9,5 juta job displaced jika tidak dilakukan shifting. Kondisi ketenagakerjaan di Indonesia saat ini mayoritas tenaga kerja Indonesia berpendidikan dan berketerampilan rendah namun era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan tenaga kerja hingga 2,1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025. Semua keterampilan di bidang teknologi baik yang dasar maupun lanjutan akan mengalami kenaikan permintaan yang substansial di masa mendatang karena itulah sikap kerja (attitude), pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill) juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Dengan terselenggaranya sertifikasi nasional berbasis SKKNI diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi  diri, disiplin dan memiliki daya saing tinggi dalam  mencari kerja dan menciptakan peluang kerja baru. (Ratna)

Sertifikasi Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Informatika di Kota Tarakan

Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Informatika yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari pada tanggal 10-14 September 2019 di Hotel Lotus Panaya. Peserta berjumlah 60 orang yang berasal dari Kota Tarakan dan sekitarnya dengan skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes pada tanggal 12 September 2019, dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tarakan Supriono, SE, M.Si, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Irbar Samekto, Kepala Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Banjarmasin Ricky Paat serta Organisasi Perangkat Daerah Kab.Tarakan.

Dalam sambutannya Walikota Tarakan menyampaikan Bimtek dan Sertifikasi SKKNI yang dilaksanakan dapat menjembatani dan mempermudah lulusan SMK, Diploma dan Sarjana untuk memasuki dunia kerja secara kompetitif. Era keterbukaan yang saat ini sedang kita hadapi merupakan peluang besar, apabila angkatan kerja dapat membekali dirinya bukan hanya dengan ijazah formal, namun juga dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang baik.

Walikota Tarakan mengapresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Kominfo melalui BBPSDMP Kominfo Medan yang telah melakukan fasilitasi sehingga bimtek dan sertifikasi dapat terlaksana, beliau juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius dan terus berupaya meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Sertifikasi SKKNI sejalan dengan visi terwujudnya Kota Tarakan sebagai kota maju dan sejahtera memalui Smart City, maka kita juga harus mulai berpikir tentang pembangunan SDM Informatika yang professional.

PELAKSANAAN PENUTUPAN PELATIHAN DIGITAL TALENT SCHOLARSHIP (DTS) DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2019

Sebanyak 127 orang berhasil mengikuti program pelatihan intensif di bidang teknologi, yaitu Digital Talent Scholarship (DTS) 2019 yang dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai tanggal 8 Juli – 8 September 2019. Hal ini disampaikan pada Closing Ceremony kegiatan ini oleh Wakil Rektor IV, Dr. Hizir di Aula FMIPA Unsyiah. (Senin, 9/9).

Digital Talent Scholarship 2019 merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Kegiatan ini adalah program beasiswa pelatihan intensif bagi 25.000 peserta, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi dalam menyongsong revolusi industri 4.0.

Kepala UPT TIK Unsyiah, Nazaruddin, S.Si., M. Eng.Sc dalam laporannya mengatakan, dalam kegiatan ini ada enam program yang ditawarkan kepada Unsyiah yaitu Big Data Anaytic, Artificial Inteligent, Machine Learning, Cloud Computing, Cyber Security dan Internet of Things.

Namun Unsyiah hanya menjalankan tiga program saja yaitu “Big Data Analytic, Cyber Security dan Internet of Things”. Program ini dijalankan dalam 36 sesi atau 144 jam pelajaran. Nazar juga menjelaskan, awalnya kegiatan ini diikuti oleh 185 orang yang terdiri dari 75 orang di bidang Big Data Analytic, 60 orang di bidang Cyber Security dan 50 orang bidang Internet of Things. “Namun dalam perjalananannya, jumlah tersebut berkurang sebanyak 58 orang, sehingga tinggal 127 orang berhasil melewati program ini. Dari 8 kelas, tinggal 7 kelas saja,” ucap Nazaruddin.

Peserta yang mengikuti program ini berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional dan swasta di Aceh. Yaitu, Universitas Malikussaleh, Politeknik Lhokseumawe, Politeknik Aceh, UIN Ar Raniry, Ubudiyah, Universitas Serambi Mekkah, STIMIK Bina Bangsa Lhokseumawe. Sementara dari Unsyiah, pesertanya berasal dari Fakultas Teknik dan FMIPA.

Sementara itu Wakil Rektor IV, Dr. Hizir Unsyah mengucapkan selamat kepada 127 orang yang berhasil mengikuti materi program ini. Beliau berharap, peserta yang lulus ini bisa memberikan kontribusi yang positif baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat. Mengingat, ilmu yang mereka peroleh melalui program ini adalah sesuatu yang sangat mahal. Apalagi di era revolusi industri seperti sekarang ini. “Semoga ilmu yang telah kalian dapatkan, bisa bermanfaat bagi masyarakat. Karena ilmu ini adalah bekal yang sangat penting untuk bisa bersaing di era digital sekarang ini”.

Fasilitasi Sertifikasi SKKNI Bidang Kominfo Bagi Angkatan Kerja Muda Di Kota Bukit Tinggi

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP Kominfo) Medan, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi  melaksanakan fasilitasi sertifikasi SKKNI bidang Kominfo bagi angkatan kerja muda. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari tersebut dimulai pada tanggal  27 s/d 31 Agustus 2019, bertempat di Hotel Grand Royal Denai dan diikuti oleh 60  peserta yang merupakan lulusan SMK,  D3 dan S1 bidang Kominfo yang berasal dari wilayah Kabupaten Darmasraya, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pariaman, Kota Padang dan Kota Bukit Tinggi. Skema yang diujikan yaitu Junior Programming, Junior Networking, Junior Technical Support dan Graphic Design.

Dengan tujuan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan sekolah menengah kejuruan bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Agustus  2019 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Bukit Tinggi, H. Irwandi, SH, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Drs. Irbar Samekto, M.SI, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi Drs. Novri, M.Pd, Direktur LSP TIK Surabaya, Ir. Edwin Suryosuptanto, MBA, Instruktur Dr. Yuhefizar, S.Kom.,M.Kom, Taufik Gusman, M.DS, Lilik Suhery, S. Kom, M.Kom.

Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Untuk mendorong perubahan, ada empat kemajuan teknologi spesifik yaitu internet seluler yang berkecepatan tinggi, kecerdasan buatan, adopsi big data analitik yang meluas dan teknologi cloud. Ke-4 hal tersebut ditetapkan akan mendominasi periode 2018-2022 sebagai pendorong yang secara positif mempengaruhi pertumbuhan bisnis. Mereka diapit oleh berbagai tren sosial-ekonomi yang mendorong terciptanya peluang bisnis seiring dengan penyebaran teknologi, seperti lintasan pertumbuhan ekonomi nasional dan perluasan pendidikan. Di negara berkembang khususnya langkah menuju ekonomi global yang lebih maju akan dicapai melalui kemajuan teknologi energi baru”.

Lanjutnya, mengingat gelombang teknologi dan tren baru yang menggangu model bisnis dan perubahan pembagian kerja antara pekerja dan mesin yang mengubah profil pekerjaan saat ini, sebagian besar pengusaha yang di survei mengharapkan pada tahun 2022, keterampilan yang diperlukan untuk melakukan sebagian besar pekerjaan akan berubah secara signifikan. Stabilitas keterampilan rata-rata global, proporsi keterampilan inti yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan sama, diperkirakan  sekitar 58%,  yang berarti perubahan rata-rata 42% untuk keterampilan tenaga kerja yang diperlukan selama periode 2018-2022.

Fasilitasi sertifikasi SKKNI dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bukit Tinggi H. Irwandi, SH, dalam  sambutannnya mengatakan, “Arus globalisasi yang sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia, disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin  canggih. Dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan serba  digitalisasi dan otomasisasi. Pada era globalisasi saat ini, penggunaan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan perkembangan teknologi informasi semakin hari semakin berkembang pesat. Saat ini Kota Bukit Tinggi berupaya melakukan percepatan untuk penerapan konsep “Smart City“, sebuah kota cerdas yang mempercepat pelayanan kepada  masyarakat. Pesatnya  perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, harus mampu kita siasati dengan  mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki skill dibidang TIK. Pemerintah Kota Bukit Tinggi memandang bimtek dan sertifikasi SKKNI bidang TIK merupakan suatu kegiatan yang sangat berharga, karena dengan bimtek dan sertifikasi TIK akan memberikan ilmu dan pengayaan untuk meningkatkan skill dari  generasi muda”.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukit Tinggi Drs. Novri, M.Pd, mengharapkan, “manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dapat memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan. Selalu mencoba dan menerapkan prototype teknologi terbaru, dengan menggali bentuk kolaborasi baru dengan model sertifikasi atau pendidikan dalam ranah peningkatan digital skill. Untuk meraih  masa depan perlu dilakukannya kolaborasi antara dunia industri, akedemisi dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bagi era digital dimasa depan”.